Anda di halaman 1dari 32

H2 TABK

Pengantar TABK &


Pengenalan Power Query

DIKLAT TEKNIK AUDIT BERBANTUAN KOMPUTER


Ciawi, 22 Maret 2021
Tujuan Pembelajaran
Mampu menjelaskan dan melaksanakan TABK
PENGARUH PERKEMBANGAN
TEKNOLOGI INFORMASI
PERBEDAAN PEMROSESAN SECARA
MANUAL DAN PEMROSESAN KOMPUTER
● Jejak-jejak transaksi (transaction trails) pemrosesan manual sangat
berbeda dengan pemrosesan komputer.
○ Jejak transaksi manual berupa ”kertas” dengan paraf, tanda tangan dan tanda thick
mark.
○ Jejak pemrosesan komputer tidak tampak dalam bentuk kertas namun tersedia dalam
bentuk yang dapat dibaca komputer.
● Pemrosesan transaksi secara seragam (uniform processing of transaction).
○ Pemrosesan komputer menempatkan transaksi sejenis pada instruksi pemrosesan
yang sama. Sehingga menghilangkan terjadinya kesalahan tulis yang biasa terjadi pada
proses manual.
○ Sebaliknya, kesalahan proses komputer akan mengakibatkan kesalahan seragam pada
transaksi yang sama.
AUDIT TANPA
KOMPUTER (AUDIT
ARROUND COMPUTER
PENDEKATAN AUDIT
BERBASIS KOMPUTER
AUDIT DENGAN
KOMPUTER (CAAT)
Proses Normal Sitem Auditi

Input Output
Aplikasi Sistem
Transaksi Sistem

B andingkan
SKEMA AUDIT TANPA KOMPUTER
Auditi
Auditi

Pengujian Hasil yg
Manual Diharapkan Metode audit ini dapat diterapkan
Proses Pengauditan dalam kondisi:
• Dokumen sumber/masukan tersedia
dalam bahasa nonmesin yang dapat
dipahami dan mudah diperoleh
auditor.
• Keluaran mudah diperoleh dan mudah
ditelusuri kaitannya dengan dokumen
sumber/masukan.
• Sistem informasi menggunakan
aplikasi yang telah umum digunakan,
diakui keandalannya, dan digunakan
secara massal oleh banyak organisasi.
AUDIT DENGAN KOMPUTER
• Auditor memanfaatkan komputer sebagai alat bantu pelaksanaan audit
(Computer Assisted Audit Techniques/CAAT).
• Bentuk awal pendekatan ini adalah pemanfaatan kemampuan komputer
sebagai alat untuk melakukan dokumentasi, perhitungan, perbandingan dan
sebagainya dalam proses audit
• Audit dengan komputer yang bertujuan untuk menguji pemrosesan data
oleh sistem aplikasi komputer auditi disebut sebagai audit melalui
komputer/auditing through computer.
• Dalam perkembangannya, teknik audit berbantuan komputer mengarah
pada penggunaan komputer dan software untuk mengotomatisasi prosedur
audit
TEKNIK AUDIT YANG UMUM DIGUNAKAN
Analisis Cross footing
Observasi/pengamatan Vouching
Permintaan informasi Trasir
Evaluasi Scanning
Investigasi Rekonsiliasi
Verifikasi Konfirmasi
Cek Pembandingan
Uji/Test Inventarisasi/opname
Footing Inspeksi
Pengertian TABK/ CAAT

Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK) adalah pengumpulan


bahan bukti audit dengan menggunakan perangkat komputer.
• aplikasi yang bersifat generik, atau aplikasi yang dirancang khusus
untuk audit

• Digunakan baik dalam tahapan evaluasi pengendalian ataupun


pengujian substansi.
Alur Pelaksanaan Audit Berbasis Risiko & TABK
Start
TABK

Pahami auditi
T
Cukup?

Nilai risiko auditi Y


Uji efektivitas/
Uji substantive/
implementasi
Pelajari rancangan Kembangkan temuan
pengendalian
pengendalian
T
efektif?
Nilai kecukupan
rancangan Y
pengendalian Simpulkan
Pengujian Pengendalian

Pengendalian Akses Fisik,


Pengendalian Akses Logis, dan
Pengendalian Penyimpanan Data.
Tujuan Penggunaan TABK/ CAAT
1. Analisis Data, untuk pemahaman tentang karakter
populasi data dan mengidentifikasikan anomali data.
2. Menguji efektivitas sistem pengendalian.
3. Menguji aspek ‘balancing’ antar akun-akun yang
berkaitan.
4. Menguji kebenaran perhitungan yang telah dilakukan
oleh sistem auditi.
Jenis Pendekatan pada TABK
Audit Internal Secara Elektronik
Fokus
data file interogation (DFI) Pembahasan
uji data Teknik Audit
embedded audit module Berbantuan
(EAM) Komputer

Jenis Test data (TD)


TABK
parallel simulation (PS)
uji sistem Integrated Test Facilities (ITF)
Program Code Comparison
(PCC)
Program Code Review (PCR)
Audit Internal Secara Elektronik
Data File Interogation (DFI)
• DFI merupakan Teknik untuk mereviu data dan informasi atau file dalam
komputer dengan menggunakan software audit.
• DFI mengandalkan kecepatan dan keandalan komputer agar auditor dapat
menangani data yang volumenya sangat banyak.
• DFI dapat disebut juga Generalized Audit Software (GAS), a.l:
• Audit Command Languange (ACL),
• Interactive Data Evaluation and Analysis (IDEA)
• Microsoft Excel
Audit Internal Secara Elektronik
EAM
• embedded audit module (EAM)
Tahapan dalam TABK
1. Mengidentifikasi tujuan, data yang dibutuhkan, dan
sumber data
2. Mengekstrasi data
3. Melakukan analisis dan pengujian data
4. Dokumentasi dan penyusunan simpulan hasil audit
TAHAPAN TABK
pahami proses
data elektronik
PDE

tentukan data

Tahapan TABK

peroleh data

analisa data
Tahapan TABK
Pemilihan data ini harus sesuai dengan
tujuan audit yang telah ditetapkan.

Menentukan Permintaan data hendaknya ditujukan kepada


personil yang tepat dengan menggunakan
Data formulir atau sarana komunikasi lain yang
resmi, untuk menghindari kesalahpahaman
dan dapat digunakan sebagai alat kendali
mengenai kebenaran data yang akan diterima
auditor dari auditi
Tahapan TABK
Tahapan TABK
Auditor dapat menyaring, meringkas,
menggabung, dan menampilkan data
tertentu untuk memenuhi tujuan audit.

Menganalisis Auditor juga dapat memilih sampel


Data untuk, menguji, identifikasi indikasi
kecurangan, dan membuat berbagai
teknik analisis, termasuk identifikasi
dan analisis risiko.
Simpulan TABK
Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK) merupakan salah
satu teknik pengumpulan bukti audit yang menjadi bagian
tidak terpisahkan dari langkah kerja audit lainnya dalam
upaya mencapai tujuan audit.

Pada umumnya, simpulan hasil TABK belum dapat


dipergunakan sebagai dasar penyusunan notisi hasil audit.
• Simpulan hasil TABK ini masih membutuhkan langkah
kerja atau bukti tambahan sebagai dasar penyusunan
notisi hasil audit.
Simpulan TABK tergantung tujuan
pemanfaatan TABK
Tujuan TABK Simpulan hasil TABK

Analisis data Simpulan hasil analisis

Uji efektivitas SPI Tindak lanjut yang harus


dilakukan tim audit atas
simpulan tersebut
Uji akun LKP

Simpulan hasil pengujian


Uji kebenaran
perhitungan
COMPUTER ASSISTED AUDIT TECHNIQUE
● “technology-based audit” atau “Computer Assisted Audit Technique (CAAT)”
: automatisasi teknik audit, antara lain seperti Generalized Audit Software
(GAS), pengujian data otomatis, audit program terkomputerisasi, dan audit
sistem.
(ISACA (Information Systems Audit and Control Association))
● Beberapa CAAT yang biasa digunakan antara lain Generalized Audit
Software (GAS), yaitu software serbaguna yang dapat melakukan berbagai
tugas auditor seperti pemilihan sample, pencocokan, penghitungan ulang
dan pelaporan.
● Beberapa aplikasi yang dapat dipergunakan sebagai perangkat lunak audit:
Microsoft Excel Power Query, Microsoft Power Bussiness Intelegence, Audit
Command Language (ACL), IDEA, dan sebagainya.
● Microsoft Excel Power Query
Kelebihan :
1. Mudah dipergunakan dan free (bebas) sepanjang telah
memiliki lisensi Microsoft Excel.
2. Mudah dipelajari dan user friendly
3. Mampu mengolah jutaan baris data (Microsoft Excel mampu
menampilkan dan mengolah data secara efektif pada data
yang jumlah barisnya tidak lebih dari 1.048.576 baris)
4. Setiap tahapan langkah transformasi, data dapat disimpan.
5. Keamanan data sumber terjaga.
Tahapan Umum Penggunaan Microsoft
Excel Power Query
Power Query (pada Microsoft Excel)
Extract adalah tahapan di mana Power Query mengekstrak atau mengambil data sesuai kebutuhan auditor dari
berbagai sumber yang tersedia seperti dalam format text, csv, Excel ataupun file database lainnya

Transform adalah tahap auditor menyortir dan mengklasifikasi sesuai kebutuhan analisis. Tahapan ini merupakan
proses di mana Microsoft Excel Power Query membantu auditor untuk melakukan transformasi data dari berbagai
sumber agar siap untuk dianalisis

Load adalah tahap dimana atas data yang telah disiapkan tersebut dinaikkan ke dalam lembar kerja.
• Auditor dapat mempersiapkan data-data yang akan diolah ke dalam display di mana setiap proses analisis
tinggal mengambil sesuai kebutuhan.
• Auditor harus memperhatikan kapasitas data yang diolah. Jika data yang diolah di bawah satu juta baris, maka
proses Load dapat dilakukan pada worksheet Microsoft Excel (Pivot Table dan Chart) biasa, namun jika data
yang diolah melebihi satu juta baris, maka proses load dilakukan melalu Data Model (Power Pivot, Power View,
dan Power Map).

Analyze yaitu merupakan tahapan mempergunakan Power Query sebagai alat analisis sesuai dengan kebutuhan
tujuan audit

Report, yaitu hasil analisis dapat diekspor menjadi kertas kerja yang kemudian dijadikan sebagai Kertas Kerja Audit
● Audit Command Language
Beberapa kemampuan ACL :
● Mudah dalam penggunaan. ACL for Windows mudah dipergunakan (user friendly)
● Built-in audit dan analisis data secara fungsional. ACL for Windows didukung
dengan kemampuan analisis untuk keperluan audit/pemeriksaan seperti: analisis
statistik, menghitung total, stratifikasi, sortir, index, dan lain lain.
● Kemampuan menangani file yang tidak terbatas. ACL for Windows mampu
menangani berbagai jenis file dengan ukuran file yang tidak terbatas.
● Kemampuan untuk membaca berbagai macam tipe data. ACL for Windows dapat
membaca file yang berasal dari berbagai format antara lain: Flate Sequential dBase
(DBS), Text (TXT), Delimited, Print, ODBC (Microsoft Acces Database, Oracle).
● Kemampuan untuk mengeksport hasil audit ke berbagai macam format data
antara lain: Plain Text (TXT), dBase III (DBF), Delimited (DEL), Excel (XLS), Lotus
(WKS), Word (DOC) dan WordPerfect (WP).
SEKIAN