Anda di halaman 1dari 16

HEEL

EFFECT
KELOMPOK 8

Maura Azka Kamilia


Stefhani Syarifuddin
Tsaltsah Khoiriyah
Varaz Chaniago
Vina Nursolikah

2
PENGERTIAN HEEL
EFFECT
PENGERTIAN
Heel Effect adalah reduksi intensitas sinar-X terhadap
permukaan anoda dari lapangan sinar-X (Bushberg,
2001),
Sedangkan menurut Bushong (2001), Heel Effect adalah
konsekuensi akibat prinsip garis fokus bahwa intensitas
radiasi sinar-X pada sisi katoda akan lebih besar
dibandingkan pada sisi anoda. Intensitas sinar-X yang
emisikan melewati kemiringan “heel” target direduksi
karena lebih panjang melewati garis edar target oleh
karena itu sebagian emisi sinar-X diserap oleh bahan
target.

4
PROSES
TERJADINYA HEEL
EFFECT
Proses terjadinya Heel Effect

Foton A keluar pada sisi anoda, sedangkan


foton B keluar pada sisi katoda. Jarak yang
harus ditempuh foton A menembus lebih besar
dibandingkan dengan foton B. Foton yang
paling banyak mengalami penyerapan dalah
foton C. Foton D keluar dan diabsorbsi oleh
housing. Foton E keluar menuju sisi anoda
tetapi diserap oleh material anoda itu sendiri.
foton F keluar kesisi katoda karena melalui Gambar: Pembentukan Foton pada Target (Carlton, 2001)
penyerapan yang pendek Keterangan :
1 = Foton
2 = Arah gelombang foton
 

6
Proses terjadinya Heel Effect

Keterangan :
Titik a : Intensitas pada sisi anoda
Titik b : Intensitas pada pusat sinar
Titik c : Intensitas pada sisi katoda
Sumbu x : Variasi intensitas
Sumbu y : Intensitas sinar-X
d : Tabung sinar-X
 
Gambar di samping menunjukan suatu contoh bagaimana
sinar-X bervariasi sepanjang garis u-v. Kurva yang terbentuk
adalah yang tidak simetris antara sisi kanan dan sisi kiri dari
sumbu sinar.
Gambar: Kurva Distribusi Intensitas Sinar-X (Meredith, 1977)

7
FAKTOR-FAKTOR
YANG
MEMPENGARUHI
HEEL EFFECT
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Heel Effect

▫ Ukuran Focal Spot ▫ Sudut Target

Pemilihan satu atau Focal Spot yang lain Sudut target adalah sudut yang dibentuk oleh
umumnya dibuat dengan mA station permukaan target dengan garis vertikal, sudut
selector pada operating console. focal yang biasa digunakan dalam tabung sinar-X
spot kecil digunakan pada kondisi mA kira- adalah antara 7-20 derajat. Rata-rata dalam
kira 300 mA ke bawah, sedangkan Focal diagnostik adalah 17 derajat dari garis vertikal.
Spot besar digunakan pada kondisi mA kira- Kemiringan target berpengaruh terhadap heel
kira 400 mA ke atas (Bushong, 2001). effect, semakin curam kemiringan target
menyebabkan heel effect semakin besar
(Carroll, 1985).

9
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Heel Effect

o Keausan Permukaan Target


Ditandai dengan berlubangnya
permukaan target, terjadi karena umur
target dan beban terlalu besar.
Hubungan keausan target dengan heel
effect adalah seperti pada gambar di Gambar tersebut menunjukan interaksi antara elektron
dengan bahan target di kedalaman tertentu tetapi pada
samping:
gambar b mempunyai titik interaksi lebih dalam
dibandingkan gambar a karena adanya lubang pada
permukaan anoda gambar b.

10
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Heel
Effect

Pada variasi FFD dan


o Variasi FFD dan Luas Lapangan kemiringan sinar-X
Penyinaran diagram diatas
menunjukan arah sinar-X
Semakin ditampakkan ketika dari target anoda
menggunakan FFD yang relatif kecil, diam dengan sudut 20
menggunakan film besar dan bagian derajat. Garis horisontal
tubuh yang memiliki ketebalan merupakan panjang film
seragam atau soft tissue (Carroll, dan garis vertikal
1987). menyatakan jarak fokus ke
film (FFD).

11
PENGUKURAN
HEEL EFFECT

12
PENGUKURAN HEEL
EFFECT
Pengukuran adalah kegiatan pengumpulan
data, pengumpulan data ini harus diolah dulu
supaya dapat tampil secara terintegrasi dan
ilmiah.
Pengukuran dibagi menjadi dua yaitu
Pengukuran secara langsung dan
Pengukuran secara tidak langsung.

13
PENGUKURAN HEEL EFFECT

o Pengukuran Heel Effect Secara Langsung

Pengukuran langsung adalah pengukuran yang dilakukan dengan cara


membandingkan langsung sesuatu yang akan diukur dengan sebuah standar yang
dipakai sebagai alat ukurnya. Misalnya seseorang mengukur panjang seutas tali, ia
akan membandingkan panjang tali itu dengan mistar yang dimilikinya (Sugata,
1992), samahalnya yang di kemukakan Mutiara (2004), pengukuran langsung adalah
pengukuran yang dilakukan untuk mendapatkan nilai hasil pengukuran secara
langsung.

Pengukuran heel effect secara langsung bisa dilakukan


menggunakan ionization chamber dan TLD (Thermoluminescent dosemeters).
Pengukuran menggunakan TLD, mengukur dengan menyerab radiasi

14
PENGUKURAN HEEL EFFECT

o Pengukuran Heel Effect Secara Tidak


Langsung Menurut Carroll (1987), Pengukuran Heel Effect dapat
dilakukan dengan menggunakan film radiograf
Pengukuran tidak langsung adalah dengan diekspos. Satu sisi film berada pada sisi anoda
pengukuran yang dilakukan apabila nilai dan sisi lainya berada pada sisi katoda.
hasil ukuran tidak mungkin didapatkan
langsung. Nilai hasil ukuran yang dicari Ketika pengukuran dilakukan menggunakan film,
didapatkan berdasarkan hubungan fungsional maka film harus diletakan tegak lurus terhadap sumbu
tertentu dari beberapa hasil pengukuran anoda-katoda. Step wedge sebaiknya diletakkan
langsung. Contohnya adalah mengukur tinggi sepanjang sumbu anoda-katoda karena perubahan
berdasarkan hasil pengukuran sudut dan intensitas yang terlalu kecil dapat terorientasikan
jarak. (Grey, 1983). 

15
TERIMA
KASIH!
16