Anda di halaman 1dari 8

KB IUD

OLEH :

LOZALIA
NPM : 2026040016.P
PENGERTIAN IUD
IUD (Intra Uterine Device) adalah alat
kontrasepsi yang disisipkan ke dalam
rahim.
Cara Kerja
 Menghambat kemampuan sperma masuk ketuba fallopi.
 Mempengaruhi fertilisasi sebelum ovum mencapai kavum
uteri.
 Mencegah sperma dan ovum bertemu.
 Sperma sulit masuk ke dalam alat reproduksi perempuan dan
mengurangi kemampuan sperma untuk fertilisasi.
 Mencegah implantasi telur dalam uterus. (Sarwono, 2007)
Indikasi
 Usia reproduktif
 Keadaan nulipara
 Menginginkan menggunakan kontrasepsi jangka panjang
 Menyusui yang menginginkan menggunakan kontrasepsi
 Setelah melahirkan dan tidak menyusui bayinya
 Setelah mengalami abortus dan tidak terlihat adanya infeksi
Resiko rendah dari IMS
Kontraindikasi
 Kehamilan.
 Penyakit kelamin (gonorrhoe, sipilis, AIDS, dsb).
 Perdarahan dari kemaluan yang tidak diketahui penyebabnya.
 Tumor jinak atau ganas dalam rahim.
 Kelainan bawaan rahim.
 Penyakit gula (diabetes militus).
 Penyakit kurang darah.
 Belum pernah melahirkan.
 Adanya perkiraan hamil.
 Kelainan alat kandungan bagian dalam seperti: perdarahan yang tidak
normal dari alat kemaluan, perdarahan di leher rahim, dan kanker rahim
 Ukuran rongga rahim kurang dari 5 cm (Saifuddin, 2014).
Keuntungan
 Efektifitasnya tinggi.
 Sangat efektif karena tidak perlu lagi mengingat-ingat
 Tidak mempengaruhi hubungan seksual
 Meningkatkan kenyamanan seksual karena tidak perlu takut
untuk hamil
 Tidak mempengaruhi kualitas dan volume ASI
 Dapat dipasang segera setelah melahirkan atau sesudah abortus
(apabila tidak terjadi infeksi).
 Membantu mencegah kehamilan ektopik (Saifuddin. AB, 2015).
Kerugian
 Perubahan siklus haid (umumnya pada 3 bulan pertama dan akan
berkurang setelah 3 bulan)
 Haid lebih lama dan banyak
 Perdarahan (spotting) antara menstruasi,
 Saat haid lebih sakit ( Handayani, 2014)