Ass. Wr. Wb.

ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN PP NO 29 1986
ABDOEL KHOLIK

DAMPAK LINGKUNGAN DI INDONESIA

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL): Hasil studi mengenai DAMPAK suatu kegiatan yg direncanakan terhadap lingkungan hidup, yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan

Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL): Telaahan secara cermat dan mendalam tentang dampak penting suatu kegiatan yang direncanakan

Dampak Penting: Perubahan yg sangat mendasar yang diakibatkan oleh suatu kegiatan

AMDAL
Proses Penyusunan AMDAL:

1. 2. 3. 4. 5.

PIL: Penyajian Informasi Lingkungan Kerangka Acuan bagi penyusunan AMDAL Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) RKL: Rencana Pengelolaan Lingkungan RPL: Rencana Pemantauan Lingkungan

1. 2.

ANDAL: dokumen hasil penelaahan Dampak Penting Rona Lingkungan: Keadaan dan kondisi lingkungan rencana lokasi suatu kegiatan

rona lingkungan tempat kegiatan. kemungkinan timbulnya dampak lingkungan tempat kegiatan.PIL: Penyajian Informasi Lingkungan PIL: Telaahan secara garis besar tentang rencana kegiatan yang akan dilaksanakan. . rencana tindakan pengendalian dampak negatif. kemungkinan timbulnya dampak lingkungan oleh kegiatan. .

SEL: STUDI EVALUASI LINGKUNGAN Telaahan secara cermat dan mendalam tentang dampak penting suatu kegiatan yang sedang dilaksanakan. .

8. 3. 5. 4. hewan dan jasad renik Pembuatan dan penggunaan bahan hayati dan non-hayati Penerapan teknologi yg diperkirakan mempunyai potensi besar untuk mempengaruhi lingkungan . baik yg terbarui maupun yg tidak terbarui Proses dan kegiatan yg secara potensial dpt menimbulkan pemborosan. 7. 2. kerusakan dan kemerosotan pemanfaatan sumberdaya alam Proses dan kegiatan yg hasilnya dpt mempengaruhi lingkungan sosial dan budaya Proses dan kegiatan yg hasilnya dpt mempengaruhi pelestarian kawasan konservasi SDA dan atau perlindungan cagar budaya Introduksi jenis tumbuhan. apabila kegiatan itu merupakan: 1.Suatu rencana KEGIATAN yg mengakibatkan DALI wajib dibuatkan PIL nya. 6. Pengubahan bentuk lahan dan atau bentang alam Eksploitasi sumberdaya alam.

5. 6. pandangan dan/atau cara hidup masyarakat setempat Kegiatan yg proses dan hasilnya menimbulkan pencemaran. jalan KA. bendungan. 2. 4. keruskaan kawasan konservasi alam dan/atau pencemaran benda cagar budaya Introduksi jenis tumbuhan baru atau jasad renik yg dpt menimbulkan jenis penyakit baru thd tanaman. 3. 7. 8.Rencana KEGIATAN KEGIATAN yg berpotensi menimbulkan dampak penting 1. Pembuatan jalan. pembukaan hutan Kegiatan pertambangan dan eksploitasi hutan Pemanfaatan tanah yg tidak diikuti dg usaha konservasi dan penggunaan energi yg tdk diikuti dg teknologi yg mengefisienkan pemakaiannya Kegiatan yg menimbulkan perubahan atau pergeseran struktur tata nilai. introduksi suatu jenis hewan baru yg dpt mempengaruhi kehidupan hewan yg telah ada Penggunaan bahan hayati dan non-hayati Penerapan teknologi yg dpt menimbulkan dampak negatif thd kesehatan .

Luas wilayah persebaran dampak 3. Lamanya dampak berlangsung 4. Berbalik (reversible) atau tidak berbaliknya dampak . wajib dilengkapi dengan AMDAL . DAMPAK PENTING suatu kegiatan thd lingkungan ditentukan oleh: 1. Jumlah manusia yg akan terkena dampak 2. Sifat kumulatif dampak 7. Intensitas dampak 5. Banyaknya komponen lingkungan lainnya yg akan terkena dampak 6.AMDAL Setiap rencana KEGIATAN yang diperkirakan mempunyai dampak penting thd lingkungan.

.RKL: Rencana Pengelolaan Lingkungan . .

Pemantauan oleh pemrakarsa kegiatan 2.RPL: Rencana Pemantauan Lingkungan Dalam RPL dicantumkan: 1. Pemantauan oleh Menteri Lingkungan Hidup Pemantauan meliputi Evaluasi Perubahan Lingkungan. Pemantauan oleh pemerintah daerah 3. Hasil pemantauan dapat digunakan untuk merekayasa teknologi baru untuk pengendalian DALI . Pemantauan oleh instansi yg bertanggung-jawab 4.

Nama dan alamat lengkap penyusunan PIL Uraian singkat Rencana Kegiatan Pembangunan Uraian Singkat Rona Lingkungan Awal Evaluasi Dampak Lingkungan dan Penanganannya Daftar Pustaka Biodata Penyusun PIL II. Nama dan alamat lengkap pemrakarsa kegiatan 2. V.PIL: Penyajian Informasi Lingkungan I. PIL disusun sebagai berikut: Identitas Pemrakarsa 1. III IV. VI. .

keahlian. Diklat bagi tenagakerja b. Tenagakerja: Jumlah. permukiman. Peralatan yg digunakan 5. Tahap Konstruksi 1. Tahap Pasca Konstruksi 1. Bahan-bahan yang digunakan 6. Luas area yg digunakan kegiatan 4. Cara pelaksanaan kegiatan 3. Rancangan umum kegiatan dan jadwalnya 2. Jenis bahan yang digunakan dan Kapasitas produksi 4. Hubungan dengan kegiatan lain .PIL: Penyajian Informasi Lingkungan RENCANA KEGIATAN PEMBANGUNAN 1. asal-usul. Uraian ttg rencana Kegiatan: a. Jenis Rencana Kegiatan 2. Jenis peralatan yg digunakan 3. dll 7. Rencana Lokasi yg tepat dari Rencana Kegiatan 3. Perkiraan Umur Kegiatan 4. Tenaga kerja 5. Cara proses produksi 2.

Hal lain yg dianggap perlu . 7. 5. rawa. Jenis dilindungi SOSEK & SOSBUD: Profil penduduk. 3. Topografi. Struktur Geologi HIDROLOGI: Sungai. IKLIM: Tipe Iklim. 6. pola aliran. Curah hujan. Keadaan & warisan sosial-budaya. kesesuaian tanah. tata ruang dan landuse. Tanah dan Lahan: Jenis tanah. kualitas udara FISIOGRAFI: Morfologi. peruntukan air lainnya HIDR0-OSEANOGRAFI: POLA HIDRO-DINAMIKA KELAUTAN Ruang. keadaan angin. sumber air minum-cuci-mandi. 4. Suhu. RONA LINGKUNGAN AWAL. kestabilan lahan. resapan air. 2. struktur dan tekstur.PIL: Penyajian Informasi Lingkungan 1. peruntukan lahan BIOLOGI: Flora dan Fauna: Jenis darat / air. danau. Sikap & persepsi masyarakat thd pembangunan. debit aliran.

Batas Wilayah Studi 2. BIAYA BAB VII. TUJUAN STUDI 1. Komponen lingkungan yg ditelaah 3. Maksud dan Tujuan 2. Peraturan perundnagan yang berlaku 2. WAKTU PELAKSANAAN BAB VIII. Kaitan rencana kegiatan dg dampak penting yg mungkin ditimbulkan 4. PENDAHULUAN 1.KA AMDAL Kerangka Acuan AMDAL disusun sbb: BAB I. Rencana kegiatan yg harus ditelaah dampaknya BAB IV. Uraian mengenai tujuan dan kegunaan rencana kegiatan BAB II. Kebijaksanaan pelaksanaan pengelolaan lingkungan 3. DAFTAR PUSTAKA . Kegunaan BAB III. TIM STUDI ANDAL BAB VI. METODOLOGI BAB V. RUANG LINGKUP STUDI 1.

warisan alam & budaya. hutan. Memelihara dan meningkatkan keserasian kualitas LH 3. Lapangan dan kesempatan kerja 3. Rencana kegiatan harus bertujuan : a. Hasil produksi dan limbah 5. Kelembagaan dan citra masa depan kehidupan manusia dan lingkungan . Komponen Lingkungan yg ingin dipertahankan. Sebagai ruang hidup yg harus dipelihara bahkan ditingkatkan kualitasnya 4. Sebagai tempat sumberdaya alam yg perlu dilestarikan kemampuannya b. Rencana Pengelolaan Lingkungan c. Pemanfaatan sumberdaya alam 4. Studi ANDAL harus dapat memberikan: a. dijaga dan dilestarikan keberadaannya.KA AMDAL WAWASAN LINGKUNGAN bagi PENYUSUN KA 1. : Sumber air. Komponen lingkungan yng mungkin mengalami perubahan: a. Alternatif rencana kegiatan b. kesehatan & kenyamanan lingkungan. kualitas udara. Lingkungan mempunyai dua fungsi: a. dll b. Rencana Pemantauan Lingkungan 2. Komponen lingkungan yg akan berubah oleh rencana kegiatan: 1. Kualitas manusia 7. Modal pembangunan 6. Taraf hidup masyarakat 2. daya dukung lingkungan. Melestarikan kemampuan sumberdaya alam b. Lahan dan tanah.

Maksud dan Tujuan b. Gangguan migrasi hewan h. RENCANA KEGIATAN 1. Perusakan wilayah rawan. Gangguan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat i. situs. Daya serap tanah terhadap air e. Tahap Konstruksi 3. Bahaya banjir. 4. Tahap Pra-Konstruksi 2. 2. Latar Belakang 2. Tahap Pasca Konstruksi BAB III «««. . Kesenjangan dalm masyarakat j. Tahapan Pelaksanaan Rencana KEgiatan: 1. Ketidak-stabilan lahan / lereng c. dan Alternatif Rencana Kegiatan dan Komponen Kegiatannya Komponen rencana kegiatan yg diperkirakan menimbulkan masalah LH: a. Kegunaan 3. Tujuan Studi a. pencemaran lingkungan d. 3. Ruang Lingkup Studi 4.ANDAL BAB I.. Penggundulan vegetasi penutup lahan f. Keperluan. PENDAHULUAN 1. Pelongsoran tanah b. Maksud dan Tujuan Kegunaan. Perusakan habitat satwa liar g. dll. Metodologi BAB II.

4. Satwa liar langka. 5. RONA LINGKUNGAN HIDUP AWAL Komponen LH yg memiliki arti penting a. keadaan sosek dan sosbud masyarakat Data & informasi Rona Lingkungan Hidup Awal: 1.ANDAL BAB III. Lahan dan Tanah Flora dan Fauna Sosial-Budana dan Sosial-ekonomi .l. 2. 7. lahan sengketa. Iklim Fisiografi Hidrologi Hidro-oseanografi Ruang. 6. rona lingkungan dg keindahan alam yg terkenal. 3. peninggalan arkeologi.

Iklim: Perubahan iklim dan kualitas udara. Kualitas air tanah 4.. Beberapa topik «««««. . penimbunan. TATA-RUANG a. Pola sedimentasi dan interaksi udara dan laut 5. pembuangan sampah 3. Perubahan kedalaman perairan d. Pembahasan mengenai dampak penting 2. Gangguan aliran sungai. Perubahan pola hidro-dinamika kelautan c. penambahan aliran air ke zona banjir c. Pembentukan genangan air f. Hidro-oseanografi a. Modifikasi lahan akibat penggalian. Kestabilan lereng: erosi. Perubahan kualitas air laut b. ««««. PERKIRAAN DAMPAK PENTING 1. runoff. banjir c. Fisiografi: a. Kualitas air permukaan dan sedimentasi g. Perubahan arah aliran dan pola aliran. Hidrologi: a. Debit banjir dan efek merusaknya e. tanah longsor. dll b. Kestabilan geologis. perubahan tinggi muka air dan badan air b. Bentuk lahan yg unik d.ANDAL BAB IV. 1. Kategorisasi dampak penting 3. gangguan kebisingan dan getaran 2.

stratisifikasi sosial. air. tata ruang dan landuse. dll e. dan SDA lainnya 6. infrastruktur ekonomi masyarakat b. dll . Lahan peninggalan sejarah alam. Perubahan dalam pemanfaatan lahan. dll d. Perikehidupan sehari-hari. SOSEK dan SOSBUD a. Flora dan Fauna a. Keindahan alam dan kesempatan untuk menikmatinya c. dll d. adat-istiadat. norma. 5. Perencanaan pengembangan wilayah. jalur hijau. integrasi dan kohesi pokmas. Keadaan pusat bisnis. Tataruang. dll c. dan pola mobilitas penduduk c. a. tempat hidup satwa. tata nilai. tata air. dan SDA lainnya b. Arah dan migrasi hewan. Kerusakan komunitas tumbuhan.ANDAL BAB IV. Distribusi kekuasaan. Kondisi tatanan kelembagaan sosial masyarakat f. hutan lindung. dll b. Kematian hewan dan kepunahan satwa langka 7. ekosistem unik. Struktur penduduk. tempat mencari makan.

Analisis bencana dan analisis risiko bencana BAB VI. Pendekatan ekonomi b. Alternatif pendekatan pengendalian dampak negatif: a. hubungan antar dampak-penting: antagonistik-sinergistik. EVALUASI DAMPAK PENTING 1. Ciri dampak penting: Positif-negatif. LAMPIRAN . Hubungan sebab-akibat (kausatif) antara kegiatan dan dampaknya 2. Alternatif pengelolaan dan pemantauan lingkungan 7. identifikasi perubahan yg diinginkan dan perubahan lain mungkin akan terjadi akibat kegiatan pembangunan 4. Ambang batas dampak penting 3. POKMAS yang akan terkena dampak. masa berlangsungnya.ANDAL BAB V. Pendekatan ekelembagaan 6. BAHAN PUSTAKA BAB VII. Pendekatan Teknologi c. Kemungkinan daerah sebaran dampak penting 5.

Membatasi atau mengisolasi limbah 2. Sistem daur ulang limbah 5. Pendayagunaan bahan baku unt mengurangi pemborosan SDA . Pencegahan erosi dengan terasering atau cover-crop 2. mengurangi. misalnya: a. Mencegah. Netralisasi limbah dg penambahan zat kimia tertentu 3. Pendekatan Teknologi Cara-cara teknologi unt menangani dampak lingkungan. Penggunaan bahan baku/bahan tambahan yg tdk menghasilkan limbah BBB b. Reklamasi lahan rusak 3. Penanggulangan limbah BBB: 1.RKL RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN Pendekatan Pengelolaan Lingkungan: 1. dan memperbaiki kerusakan serta menanggulangi pemborosan SDA 1. Pengubahan proses unt mencegah /mengurangi volume limbah 4.

Kemudahan dan keringanan kredit bank untuk pembelian peralatan DALI 5. Mencegah atau mengurangi dampak yg mengakibatkan keterasingan e. Penanggulangan masal SOSEKBUD: a. Bagi POKMAS yg terkena dampak negatif diprioritaskan unt DIKLAT c. Menangani mobilitas vertikal dari kelompok tertentu yg dpt memicu kecemburuan sosial . Keringanan bea masuk peralatan pengendali pencemaran 4. Sistem imbalan atau ganti rugi bagi penduduk yang dipindahkan b. misalnya: 1. Pengendalian masalah sosial yg telah ada dan yg akan timbul f. Pendekatan ekonomi Bantuan ekonomi yg diperlukan oleh pemrakarsa dari pemerintah unt menanggulangi dampak lingkungan. Prioritas penggunaan tenagakerja setempat sesuai keahliannya d.RKL RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN 2. 2. Permintaan bantuan pemerintah unt menanggulangi DALI Kemudahan prosedur pengadaan peralatan import 3.

Kerjasama antar instansi yg relevan dg pengelolaan LH 2. Pendekatan Institusional Cara-cara institusional untuk mengembangkan pengelolaan lingkungan terpadu. .RKL RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN 3. misalnya: sistem 1. Kerjasama antar negaraatau antar daerah dalam pengendalian dampak lingkungan . Pengembangan peraturan-perundangan yg menunjang pengelolaan LH 3. Pengembangan pengawasan intern dan ekstern yg meliputi pengawasan oleh pemerintah dan oleh masyarakat 4.

Meningkatkan dayaguna dampak positif agar diperoleh manfaat yg lebih besar . meliputi: a. Faktor Lingkungan yg terkena dampak Biogeofisik-kimia Sosial ekonomi Sosial-budaya b.RKL RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN Rencana Pengelolaan Lingkungan. Bobot dan tolok ukur dampak: Dibandingkan dengan Nilai Ambang Batas yang berlaku d. Pembuatan cerobong asap yang cukup tinggi 3. misalnya: penggunaan bahan bakar minyak berkadar belerang tinggi c. Upaya Pengelolaan Lingkungan: MISALNYA 1. Sumber dampak: Komponen kegiatan yang dapat menjadi sumber dampak. Penggunaan bahan baku yg tidak menghasilkan limbah BBB 2.

bidang tugas masing-masing. .RKL RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN Pelaksanaan Pengelolaan Lingkungan 1. dan tata kerjanya Pembiayaan unt melaksanakan RKL. kaitan tugas dan job-deskripsi yang ditangani masing-masing Unit organisasi yang bertanggung-jawab untuk pelaksanaan RKL. meliputi: biaya investasi peralatan. biaya personal & operasional. yang mencakup: Struktur organisasi & personalianya. 2. 3. dan biaya pendidikan/pelatihan ketrampilan operasional . Kelembagaan yg akan terkait dg pengelolaan lingkungan.

RKL RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN Pengawasan Pengelolaan Lingkungan Uraian tentang instansi yg akan berperan sbg pengawas bagi terlaksananya RKL Instansi yg terlibat mungkin lebih dari satu instansi dan masing-masing akan bertugas mengawasi sesuai dengan bidang yg menjadi wewenang dan tanggung-jawabnya .

sosial ekonomi dan sosial-budaya. Tolok Ukur Dampak Tolok ukur ini dpt meliputi aspek bio-geo-fisik. pemantauan sumber dampak dilakukan thd kadar sulfur dan nitrogen pd BBM. Misalnya tolok ukur biogeofisik dari pencemaran udara akibat SOx dan NOx adalah penurunan pH air dalam badan perairan sebagai akibat dari adanya hujan asam. Periode Pemantauan Saat pemantauan dilakukan dan lama waktu yg diperlukan untuk memantau suatu jenis dampak . Lokasi Lokasi (peta) yg tepat untuk memantau dampak 5. Sedangkan tolok ukur aspek sosekbud adalah penurunan hasil tangkapan ikan oleh petani ikan sbg akibat dari terjadinya hujan asam. Faktor Lingkungan yg dipantau Pemantauan faktor lingkungan dpt dilakukan thd sumber dampak lingkungan dan akibat yg ditimbulkan oleh dampak tsb thd lingkungan Misalnya pencemaran udara akibat SOx dan NOx. Sedangkan pemantauan akibat dari dampak lingkungan dpt dilakukan dg mengukur pH air (badan air) sbg akibat pencemaran SOx dan NOx 3. Jenis Dampak Penting Uraian ttg jenis dampak penting dan dampak lain yg akan dipantau. 4. misalnya pencemaran udara oleh SOx dan NOx akibat penggunaan bahan bakar minyak dg kadar belerang yg tinggi 2.RPL RENCANA PEMANTAUAN LINGKUNGAN Ruang Lingkup RPL: 1.

wewenang dan tanggung-jawabnya 2.RPL RENCANA PEMANTAUAN LINGKUNGAN Pelaksanaan Pemantauan Lingkungan 1. Uraian ttg kelembagaan yg akan mengurus pelaksanaan pemantauan lingkungan. Kelembagaan yg mendaya-gunakan hasil pemantauan . dan melakukan pengawasan thd pelaksanaan pemantauan lingkungan .

URAIAN SINGKAT KEGIATAN 1. Jenis kegiatan yg sudah berjalan .--------. budaya masuarakat sekitar .disebut KEGIATAN 2.PEL PENYAJIAN EVALUASI LINGKUNGAN PEL kegiatan yg sudah berjalan: Susunannya I. Uraian garis besar ttg kegiatan a. Jarak lokasi kegiatan thd kegiatan lain 2. Tahap Konstruksi b. IDENTITAS PRMRAKARSA II. Perkiraan umur kegiatan 4. Tahap pasca konstruksi 5. Hubungan dg kegiatan lain 1. Pengaruh kegiatan thed aspek sosial-ekonomi. Lokasi kegiatan 3. Kegiatan lainnya di sekitar kegiatan 4. Sumber lain yg terkena dampak kegiatan 3.

sosek. keadaan angin. Flora dan Fauna 7. Suhu udara. 2. Tanah dan Lahan 6. 1. VI. Hidro-oseanografi 5.PEL PENYAJIAN EVALUASI LINGKUNGAN III. Evaluasi berat-ringan atau besar-kecilnya DALI serta penanganannya V. SOSEK dan SOSBUD IV. Uraian singkat rona lingkungan Iklim : Tipe iklim. curah hujan. BAHAN PUSTAKA BIODATA PENYUSUN PEL . struktur geologi 3. Ruang. kualitas udara Fisiografi: Morfologi. Hidrologi: 4. dan sosbud masyuarakat sekitar 2. Perkiraan dampak thd faktor bio-geo-fisik-kimia. topograsi. EVALUASI DAMPAK LINGKUNGAN DAN PENANGANNYA 1.

RUANG LINGKUP STUDI 1. Kebijaksanaan pelaksanaan pengelolaan lingkungan 3. Kaitan antara kegiatan dengan dampak penting yg mungkin timbul dan yg sudah timbul 4. TUJUAN STUDI 1. Aspek lingkungan yg ditelaah . PENDAHULUAN Uraian latar belakang dilaksanakannya SEL ditinjau dari: 1.KA SEL Kerangka Acuan Studi Evaluasi LINGKUNGAN KEGIATAN YANG SUDAH BERJALAN BAB I. Kegunaan BAB III. Maksud dan Tujuan 2. Uraian singkat mengenai tujuan dan kegunaan BAB II. Batas wilayah studi 2. Peraturan-perundangan yg berlaku 2.

KA SEL Kerangka Acuan Studi Evaluasi LINGKUNGAN BAB IV. DAFTAR PUSTAKA . TIM PENYUSUN SEL BAB VI. METODOLOGI BAB V. WAKTU PELAKSANAAN BAB VIII. BIAYA BAB VII.

PENDAHULUAN 1. KEGIATAN YG SUDAH BERJALAN 1. Latar Belakang 2. Maksud dan Tujuan 2. EVALUASI DAMPAK PENTING . Tujuan Studi 3.SEL STUDI EVALUASI LINGKUNGAN KEGIATAN YANG SUDAH BERJALAN BAB I. Ruang Lingkup SEL 4. Kegunaan. Metodologi BAB II. Uraian kegiatan dan komponen kegiatannya BAB III. RONA LINGKUNGAN HIDUP PD SAAT STUDI DILAKUKAN Bab IV. DAMPAK PENTING YG SUDAH ADA DAN YG MUNGKIN AKAN TIMBUL BAB V. Keperluan. Alternatif 3.

nasional atau internasional Pendekatan pengendalian dampak negatif dan pengembangan dampak positif: Pendekatan teknologi. Hubungan sebab akibat antara kegiatan yg sudah berjalan dan rona lingkungan hidup dengan dampak positif dan negatif yang timbul dan mungkin akan timbul Ciri-ciri dampak penting: positif atau negatif. 3. regional. Lokal. EVALUASI DAMPAK PENTING 1. BAB V. BIODATA PENYUSUSN SEL . ambang batas dampak penting. BAB VI. Pendekatan EKonomi. antagosnistik atau sinergis. dll Luasnya daerah sebaran dampak. LAMPIRAN BABA VIII. 5. 4.SEL STUDI EVALUASI LINGKUNGAN . terus-menerus atau tidak. Pendakatan Institusional Alternatif pengelolaan dan pemantauan lingkungan 2. BAHAN PUSTALA BAB VII.

Metode analisis & penelitiannya Metode Penyajian dan Komunikasinya .Konsep ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN Metode pendugaan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful