Ass. Wr. Wb.

ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN PP NO 29 1986
ABDOEL KHOLIK

DAMPAK LINGKUNGAN DI INDONESIA

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL): Hasil studi mengenai DAMPAK suatu kegiatan yg direncanakan terhadap lingkungan hidup, yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan

Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL): Telaahan secara cermat dan mendalam tentang dampak penting suatu kegiatan yang direncanakan

Dampak Penting: Perubahan yg sangat mendasar yang diakibatkan oleh suatu kegiatan

AMDAL
Proses Penyusunan AMDAL:

1. 2. 3. 4. 5.

PIL: Penyajian Informasi Lingkungan Kerangka Acuan bagi penyusunan AMDAL Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) RKL: Rencana Pengelolaan Lingkungan RPL: Rencana Pemantauan Lingkungan

1. 2.

ANDAL: dokumen hasil penelaahan Dampak Penting Rona Lingkungan: Keadaan dan kondisi lingkungan rencana lokasi suatu kegiatan

kemungkinan timbulnya dampak lingkungan tempat kegiatan. rencana tindakan pengendalian dampak negatif. . rona lingkungan tempat kegiatan. . kemungkinan timbulnya dampak lingkungan oleh kegiatan.PIL: Penyajian Informasi Lingkungan PIL: Telaahan secara garis besar tentang rencana kegiatan yang akan dilaksanakan.

.SEL: STUDI EVALUASI LINGKUNGAN Telaahan secara cermat dan mendalam tentang dampak penting suatu kegiatan yang sedang dilaksanakan.

Pengubahan bentuk lahan dan atau bentang alam Eksploitasi sumberdaya alam. 8. 7. 4. hewan dan jasad renik Pembuatan dan penggunaan bahan hayati dan non-hayati Penerapan teknologi yg diperkirakan mempunyai potensi besar untuk mempengaruhi lingkungan . apabila kegiatan itu merupakan: 1. 6. 3.Suatu rencana KEGIATAN yg mengakibatkan DALI wajib dibuatkan PIL nya. 2. 5. kerusakan dan kemerosotan pemanfaatan sumberdaya alam Proses dan kegiatan yg hasilnya dpt mempengaruhi lingkungan sosial dan budaya Proses dan kegiatan yg hasilnya dpt mempengaruhi pelestarian kawasan konservasi SDA dan atau perlindungan cagar budaya Introduksi jenis tumbuhan. baik yg terbarui maupun yg tidak terbarui Proses dan kegiatan yg secara potensial dpt menimbulkan pemborosan.

6. 8.Rencana KEGIATAN KEGIATAN yg berpotensi menimbulkan dampak penting 1. keruskaan kawasan konservasi alam dan/atau pencemaran benda cagar budaya Introduksi jenis tumbuhan baru atau jasad renik yg dpt menimbulkan jenis penyakit baru thd tanaman. Pembuatan jalan. jalan KA. introduksi suatu jenis hewan baru yg dpt mempengaruhi kehidupan hewan yg telah ada Penggunaan bahan hayati dan non-hayati Penerapan teknologi yg dpt menimbulkan dampak negatif thd kesehatan . 4. pandangan dan/atau cara hidup masyarakat setempat Kegiatan yg proses dan hasilnya menimbulkan pencemaran. bendungan. 5. 2. pembukaan hutan Kegiatan pertambangan dan eksploitasi hutan Pemanfaatan tanah yg tidak diikuti dg usaha konservasi dan penggunaan energi yg tdk diikuti dg teknologi yg mengefisienkan pemakaiannya Kegiatan yg menimbulkan perubahan atau pergeseran struktur tata nilai. 7. 3.

wajib dilengkapi dengan AMDAL . Intensitas dampak 5. Banyaknya komponen lingkungan lainnya yg akan terkena dampak 6. Lamanya dampak berlangsung 4. Sifat kumulatif dampak 7. Berbalik (reversible) atau tidak berbaliknya dampak . Luas wilayah persebaran dampak 3.AMDAL Setiap rencana KEGIATAN yang diperkirakan mempunyai dampak penting thd lingkungan. DAMPAK PENTING suatu kegiatan thd lingkungan ditentukan oleh: 1. Jumlah manusia yg akan terkena dampak 2.

.RKL: Rencana Pengelolaan Lingkungan . .

Pemantauan oleh Menteri Lingkungan Hidup Pemantauan meliputi Evaluasi Perubahan Lingkungan.RPL: Rencana Pemantauan Lingkungan Dalam RPL dicantumkan: 1. Pemantauan oleh instansi yg bertanggung-jawab 4. Hasil pemantauan dapat digunakan untuk merekayasa teknologi baru untuk pengendalian DALI . Pemantauan oleh pemerintah daerah 3. Pemantauan oleh pemrakarsa kegiatan 2.

Nama dan alamat lengkap pemrakarsa kegiatan 2.PIL: Penyajian Informasi Lingkungan I. Nama dan alamat lengkap penyusunan PIL Uraian singkat Rencana Kegiatan Pembangunan Uraian Singkat Rona Lingkungan Awal Evaluasi Dampak Lingkungan dan Penanganannya Daftar Pustaka Biodata Penyusun PIL II. VI. V. . PIL disusun sebagai berikut: Identitas Pemrakarsa 1. III IV.

asal-usul. Hubungan dengan kegiatan lain . Diklat bagi tenagakerja b. Jenis bahan yang digunakan dan Kapasitas produksi 4. Cara pelaksanaan kegiatan 3. Bahan-bahan yang digunakan 6. Rencana Lokasi yg tepat dari Rencana Kegiatan 3. Jenis peralatan yg digunakan 3.PIL: Penyajian Informasi Lingkungan RENCANA KEGIATAN PEMBANGUNAN 1. Tenagakerja: Jumlah. Tahap Konstruksi 1. keahlian. dll 7. Luas area yg digunakan kegiatan 4. Peralatan yg digunakan 5. Uraian ttg rencana Kegiatan: a. Tahap Pasca Konstruksi 1. Jenis Rencana Kegiatan 2. Cara proses produksi 2. Perkiraan Umur Kegiatan 4. Tenaga kerja 5. Rancangan umum kegiatan dan jadwalnya 2. permukiman.

struktur dan tekstur. Suhu.PIL: Penyajian Informasi Lingkungan 1. resapan air. debit aliran. 4. peruntukan lahan BIOLOGI: Flora dan Fauna: Jenis darat / air. peruntukan air lainnya HIDR0-OSEANOGRAFI: POLA HIDRO-DINAMIKA KELAUTAN Ruang. danau. kesesuaian tanah. rawa. Topografi. 2. pola aliran. 6. Hal lain yg dianggap perlu . tata ruang dan landuse. kualitas udara FISIOGRAFI: Morfologi. IKLIM: Tipe Iklim. Struktur Geologi HIDROLOGI: Sungai. Tanah dan Lahan: Jenis tanah. RONA LINGKUNGAN AWAL. Curah hujan. kestabilan lahan. Keadaan & warisan sosial-budaya. 5. 3. sumber air minum-cuci-mandi. Jenis dilindungi SOSEK & SOSBUD: Profil penduduk. Sikap & persepsi masyarakat thd pembangunan. 7. keadaan angin.

KA AMDAL Kerangka Acuan AMDAL disusun sbb: BAB I. Kaitan rencana kegiatan dg dampak penting yg mungkin ditimbulkan 4. Kebijaksanaan pelaksanaan pengelolaan lingkungan 3. Maksud dan Tujuan 2. Komponen lingkungan yg ditelaah 3. Rencana kegiatan yg harus ditelaah dampaknya BAB IV. DAFTAR PUSTAKA . Peraturan perundnagan yang berlaku 2. METODOLOGI BAB V. Kegunaan BAB III. WAKTU PELAKSANAAN BAB VIII. Batas Wilayah Studi 2. TIM STUDI ANDAL BAB VI. BIAYA BAB VII. TUJUAN STUDI 1. Uraian mengenai tujuan dan kegunaan rencana kegiatan BAB II. PENDAHULUAN 1. RUANG LINGKUP STUDI 1.

daya dukung lingkungan. Memelihara dan meningkatkan keserasian kualitas LH 3. kesehatan & kenyamanan lingkungan. Modal pembangunan 6. Pemanfaatan sumberdaya alam 4. warisan alam & budaya. Hasil produksi dan limbah 5. Sebagai tempat sumberdaya alam yg perlu dilestarikan kemampuannya b. Kualitas manusia 7. Lahan dan tanah. dll b. Lingkungan mempunyai dua fungsi: a. Lapangan dan kesempatan kerja 3. Sebagai ruang hidup yg harus dipelihara bahkan ditingkatkan kualitasnya 4. Komponen lingkungan yng mungkin mengalami perubahan: a. : Sumber air. Kelembagaan dan citra masa depan kehidupan manusia dan lingkungan . Studi ANDAL harus dapat memberikan: a. dijaga dan dilestarikan keberadaannya. Komponen lingkungan yg akan berubah oleh rencana kegiatan: 1. Taraf hidup masyarakat 2. Melestarikan kemampuan sumberdaya alam b. hutan. Rencana kegiatan harus bertujuan : a.KA AMDAL WAWASAN LINGKUNGAN bagi PENYUSUN KA 1. Alternatif rencana kegiatan b. Rencana Pemantauan Lingkungan 2. Rencana Pengelolaan Lingkungan c. kualitas udara. Komponen Lingkungan yg ingin dipertahankan.

RENCANA KEGIATAN 1. situs. Bahaya banjir. Tahap Pra-Konstruksi 2. Metodologi BAB II. 2. Gangguan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat i. Latar Belakang 2. Kesenjangan dalm masyarakat j. . Ketidak-stabilan lahan / lereng c. Daya serap tanah terhadap air e. Maksud dan Tujuan Kegunaan. Tujuan Studi a.. Ruang Lingkup Studi 4. Pelongsoran tanah b. PENDAHULUAN 1. 3. 4. Kegunaan 3. Perusakan habitat satwa liar g. Perusakan wilayah rawan.ANDAL BAB I. Penggundulan vegetasi penutup lahan f. dll. Tahapan Pelaksanaan Rencana KEgiatan: 1. Maksud dan Tujuan b. pencemaran lingkungan d. Keperluan. Tahap Konstruksi 3. Gangguan migrasi hewan h. dan Alternatif Rencana Kegiatan dan Komponen Kegiatannya Komponen rencana kegiatan yg diperkirakan menimbulkan masalah LH: a. Tahap Pasca Konstruksi BAB III «««.

7. 6. lahan sengketa. peninggalan arkeologi.ANDAL BAB III. 3. RONA LINGKUNGAN HIDUP AWAL Komponen LH yg memiliki arti penting a. Lahan dan Tanah Flora dan Fauna Sosial-Budana dan Sosial-ekonomi . 5. Iklim Fisiografi Hidrologi Hidro-oseanografi Ruang. rona lingkungan dg keindahan alam yg terkenal.l. 4. 2. keadaan sosek dan sosbud masyarakat Data & informasi Rona Lingkungan Hidup Awal: 1. Satwa liar langka.

runoff. perubahan tinggi muka air dan badan air b. Iklim: Perubahan iklim dan kualitas udara. penimbunan. Modifikasi lahan akibat penggalian. Bentuk lahan yg unik d. Kualitas air permukaan dan sedimentasi g. Kestabilan geologis. Kualitas air tanah 4. penambahan aliran air ke zona banjir c. gangguan kebisingan dan getaran 2. Hidro-oseanografi a.. pembuangan sampah 3. 1. Perubahan pola hidro-dinamika kelautan c. dll b. PERKIRAAN DAMPAK PENTING 1. Pembahasan mengenai dampak penting 2. ««««. Kategorisasi dampak penting 3. Debit banjir dan efek merusaknya e. Perubahan arah aliran dan pola aliran. Pola sedimentasi dan interaksi udara dan laut 5. Beberapa topik «««««. Pembentukan genangan air f. Fisiografi: a. TATA-RUANG a. tanah longsor. Gangguan aliran sungai. .ANDAL BAB IV. Perubahan kualitas air laut b. Hidrologi: a. Perubahan kedalaman perairan d. Kestabilan lereng: erosi. banjir c.

dll d. dll e. dll d. tata nilai. Flora dan Fauna a. Keindahan alam dan kesempatan untuk menikmatinya c. Keadaan pusat bisnis. integrasi dan kohesi pokmas. Perubahan dalam pemanfaatan lahan. dll c. jalur hijau. tempat mencari makan. Kerusakan komunitas tumbuhan. Struktur penduduk. 5. adat-istiadat. Tataruang. tata air. air. tempat hidup satwa.ANDAL BAB IV. dll b. dan SDA lainnya 6. Kondisi tatanan kelembagaan sosial masyarakat f. dan pola mobilitas penduduk c. infrastruktur ekonomi masyarakat b. Perikehidupan sehari-hari. tata ruang dan landuse. stratisifikasi sosial. Arah dan migrasi hewan. Kematian hewan dan kepunahan satwa langka 7. hutan lindung. Lahan peninggalan sejarah alam. a. Distribusi kekuasaan. dan SDA lainnya b. norma. dll . ekosistem unik. Perencanaan pengembangan wilayah. SOSEK dan SOSBUD a.

Analisis bencana dan analisis risiko bencana BAB VI. hubungan antar dampak-penting: antagonistik-sinergistik. Pendekatan Teknologi c. Alternatif pendekatan pengendalian dampak negatif: a. BAHAN PUSTAKA BAB VII. Pendekatan ekonomi b. Ambang batas dampak penting 3.ANDAL BAB V. LAMPIRAN . Kemungkinan daerah sebaran dampak penting 5. Hubungan sebab-akibat (kausatif) antara kegiatan dan dampaknya 2. Pendekatan ekelembagaan 6. Ciri dampak penting: Positif-negatif. EVALUASI DAMPAK PENTING 1. POKMAS yang akan terkena dampak. identifikasi perubahan yg diinginkan dan perubahan lain mungkin akan terjadi akibat kegiatan pembangunan 4. Alternatif pengelolaan dan pemantauan lingkungan 7. masa berlangsungnya.

Netralisasi limbah dg penambahan zat kimia tertentu 3. Pengubahan proses unt mencegah /mengurangi volume limbah 4. misalnya: a. Sistem daur ulang limbah 5.RKL RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN Pendekatan Pengelolaan Lingkungan: 1. Penanggulangan limbah BBB: 1. dan memperbaiki kerusakan serta menanggulangi pemborosan SDA 1. Pencegahan erosi dengan terasering atau cover-crop 2. Membatasi atau mengisolasi limbah 2. Penggunaan bahan baku/bahan tambahan yg tdk menghasilkan limbah BBB b. Reklamasi lahan rusak 3. Mencegah. Pendayagunaan bahan baku unt mengurangi pemborosan SDA . mengurangi. Pendekatan Teknologi Cara-cara teknologi unt menangani dampak lingkungan.

Bagi POKMAS yg terkena dampak negatif diprioritaskan unt DIKLAT c. 2. Pengendalian masalah sosial yg telah ada dan yg akan timbul f.RKL RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN 2. Menangani mobilitas vertikal dari kelompok tertentu yg dpt memicu kecemburuan sosial . Prioritas penggunaan tenagakerja setempat sesuai keahliannya d. Permintaan bantuan pemerintah unt menanggulangi DALI Kemudahan prosedur pengadaan peralatan import 3. Kemudahan dan keringanan kredit bank untuk pembelian peralatan DALI 5. Sistem imbalan atau ganti rugi bagi penduduk yang dipindahkan b. Penanggulangan masal SOSEKBUD: a. misalnya: 1. Mencegah atau mengurangi dampak yg mengakibatkan keterasingan e. Pendekatan ekonomi Bantuan ekonomi yg diperlukan oleh pemrakarsa dari pemerintah unt menanggulangi dampak lingkungan. Keringanan bea masuk peralatan pengendali pencemaran 4.

Kerjasama antar negaraatau antar daerah dalam pengendalian dampak lingkungan . misalnya: sistem 1. Kerjasama antar instansi yg relevan dg pengelolaan LH 2. Pendekatan Institusional Cara-cara institusional untuk mengembangkan pengelolaan lingkungan terpadu.RKL RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN 3. . Pengembangan peraturan-perundangan yg menunjang pengelolaan LH 3. Pengembangan pengawasan intern dan ekstern yg meliputi pengawasan oleh pemerintah dan oleh masyarakat 4.

Upaya Pengelolaan Lingkungan: MISALNYA 1.RKL RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN Rencana Pengelolaan Lingkungan. Meningkatkan dayaguna dampak positif agar diperoleh manfaat yg lebih besar . Bobot dan tolok ukur dampak: Dibandingkan dengan Nilai Ambang Batas yang berlaku d. Sumber dampak: Komponen kegiatan yang dapat menjadi sumber dampak. meliputi: a. misalnya: penggunaan bahan bakar minyak berkadar belerang tinggi c. Penggunaan bahan baku yg tidak menghasilkan limbah BBB 2. Pembuatan cerobong asap yang cukup tinggi 3. Faktor Lingkungan yg terkena dampak Biogeofisik-kimia Sosial ekonomi Sosial-budaya b.

dan tata kerjanya Pembiayaan unt melaksanakan RKL. dan biaya pendidikan/pelatihan ketrampilan operasional . meliputi: biaya investasi peralatan. kaitan tugas dan job-deskripsi yang ditangani masing-masing Unit organisasi yang bertanggung-jawab untuk pelaksanaan RKL. 3. biaya personal & operasional.RKL RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN Pelaksanaan Pengelolaan Lingkungan 1. . yang mencakup: Struktur organisasi & personalianya. bidang tugas masing-masing. Kelembagaan yg akan terkait dg pengelolaan lingkungan. 2.

RKL RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN Pengawasan Pengelolaan Lingkungan Uraian tentang instansi yg akan berperan sbg pengawas bagi terlaksananya RKL Instansi yg terlibat mungkin lebih dari satu instansi dan masing-masing akan bertugas mengawasi sesuai dengan bidang yg menjadi wewenang dan tanggung-jawabnya .

sosial ekonomi dan sosial-budaya. Periode Pemantauan Saat pemantauan dilakukan dan lama waktu yg diperlukan untuk memantau suatu jenis dampak . 4. misalnya pencemaran udara oleh SOx dan NOx akibat penggunaan bahan bakar minyak dg kadar belerang yg tinggi 2. Faktor Lingkungan yg dipantau Pemantauan faktor lingkungan dpt dilakukan thd sumber dampak lingkungan dan akibat yg ditimbulkan oleh dampak tsb thd lingkungan Misalnya pencemaran udara akibat SOx dan NOx. Jenis Dampak Penting Uraian ttg jenis dampak penting dan dampak lain yg akan dipantau. Sedangkan pemantauan akibat dari dampak lingkungan dpt dilakukan dg mengukur pH air (badan air) sbg akibat pencemaran SOx dan NOx 3. Sedangkan tolok ukur aspek sosekbud adalah penurunan hasil tangkapan ikan oleh petani ikan sbg akibat dari terjadinya hujan asam.RPL RENCANA PEMANTAUAN LINGKUNGAN Ruang Lingkup RPL: 1. pemantauan sumber dampak dilakukan thd kadar sulfur dan nitrogen pd BBM. Lokasi Lokasi (peta) yg tepat untuk memantau dampak 5. Tolok Ukur Dampak Tolok ukur ini dpt meliputi aspek bio-geo-fisik. Misalnya tolok ukur biogeofisik dari pencemaran udara akibat SOx dan NOx adalah penurunan pH air dalam badan perairan sebagai akibat dari adanya hujan asam.

dan melakukan pengawasan thd pelaksanaan pemantauan lingkungan . wewenang dan tanggung-jawabnya 2.RPL RENCANA PEMANTAUAN LINGKUNGAN Pelaksanaan Pemantauan Lingkungan 1. Kelembagaan yg mendaya-gunakan hasil pemantauan . Uraian ttg kelembagaan yg akan mengurus pelaksanaan pemantauan lingkungan.

Lokasi kegiatan 3.PEL PENYAJIAN EVALUASI LINGKUNGAN PEL kegiatan yg sudah berjalan: Susunannya I. Sumber lain yg terkena dampak kegiatan 3.disebut KEGIATAN 2. Hubungan dg kegiatan lain 1. Tahap pasca konstruksi 5. Kegiatan lainnya di sekitar kegiatan 4. budaya masuarakat sekitar . Pengaruh kegiatan thed aspek sosial-ekonomi. Jarak lokasi kegiatan thd kegiatan lain 2. Jenis kegiatan yg sudah berjalan . IDENTITAS PRMRAKARSA II. Tahap Konstruksi b. URAIAN SINGKAT KEGIATAN 1.--------. Perkiraan umur kegiatan 4. Uraian garis besar ttg kegiatan a.

PEL PENYAJIAN EVALUASI LINGKUNGAN III. keadaan angin. SOSEK dan SOSBUD IV. kualitas udara Fisiografi: Morfologi. curah hujan. topograsi. EVALUASI DAMPAK LINGKUNGAN DAN PENANGANNYA 1. BAHAN PUSTAKA BIODATA PENYUSUN PEL . VI. sosek. Ruang. Perkiraan dampak thd faktor bio-geo-fisik-kimia. Evaluasi berat-ringan atau besar-kecilnya DALI serta penanganannya V. Hidrologi: 4. 1. dan sosbud masyuarakat sekitar 2. Uraian singkat rona lingkungan Iklim : Tipe iklim. Tanah dan Lahan 6. Flora dan Fauna 7. Suhu udara. 2. Hidro-oseanografi 5. struktur geologi 3.

RUANG LINGKUP STUDI 1.KA SEL Kerangka Acuan Studi Evaluasi LINGKUNGAN KEGIATAN YANG SUDAH BERJALAN BAB I. PENDAHULUAN Uraian latar belakang dilaksanakannya SEL ditinjau dari: 1. TUJUAN STUDI 1. Peraturan-perundangan yg berlaku 2. Batas wilayah studi 2. Kebijaksanaan pelaksanaan pengelolaan lingkungan 3. Uraian singkat mengenai tujuan dan kegunaan BAB II. Aspek lingkungan yg ditelaah . Kegunaan BAB III. Kaitan antara kegiatan dengan dampak penting yg mungkin timbul dan yg sudah timbul 4. Maksud dan Tujuan 2.

TIM PENYUSUN SEL BAB VI.KA SEL Kerangka Acuan Studi Evaluasi LINGKUNGAN BAB IV. DAFTAR PUSTAKA . METODOLOGI BAB V. BIAYA BAB VII. WAKTU PELAKSANAAN BAB VIII.

Latar Belakang 2. Kegunaan. Metodologi BAB II. Maksud dan Tujuan 2. Alternatif 3. DAMPAK PENTING YG SUDAH ADA DAN YG MUNGKIN AKAN TIMBUL BAB V. EVALUASI DAMPAK PENTING . Tujuan Studi 3. Keperluan.SEL STUDI EVALUASI LINGKUNGAN KEGIATAN YANG SUDAH BERJALAN BAB I. Ruang Lingkup SEL 4. KEGIATAN YG SUDAH BERJALAN 1. Uraian kegiatan dan komponen kegiatannya BAB III. PENDAHULUAN 1. RONA LINGKUNGAN HIDUP PD SAAT STUDI DILAKUKAN Bab IV.

BAB V. BAB VI. nasional atau internasional Pendekatan pengendalian dampak negatif dan pengembangan dampak positif: Pendekatan teknologi.SEL STUDI EVALUASI LINGKUNGAN . 5. Pendakatan Institusional Alternatif pengelolaan dan pemantauan lingkungan 2. terus-menerus atau tidak. BAHAN PUSTALA BAB VII. Hubungan sebab akibat antara kegiatan yg sudah berjalan dan rona lingkungan hidup dengan dampak positif dan negatif yang timbul dan mungkin akan timbul Ciri-ciri dampak penting: positif atau negatif. 4. Pendekatan EKonomi. 3. regional. dll Luasnya daerah sebaran dampak. Lokal. LAMPIRAN BABA VIII. BIODATA PENYUSUSN SEL . EVALUASI DAMPAK PENTING 1. ambang batas dampak penting. antagosnistik atau sinergis.

Konsep ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN Metode pendugaan. Metode analisis & penelitiannya Metode Penyajian dan Komunikasinya .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful