Anda di halaman 1dari 11

“GAMBARAN KLINIS PADA IBU

SARCOMA”
MATA KULIAH ASUHAN KEBIDANAN PATOLOGI IBU DAN ANAK

OLEH :
KELOMPOK IV
 
NI KADEK MITA WIDIARI (P07124218004)
NI PUTU HARISTA DIANDARI (P07124218006)
PENDAHULUAN

• Pola penyakit penyebab kematian saat ini terjadi peralihan yang


semula disebabkan oleh penyakit menular menjadi penyakit tidak
menular (non communicable disease) termasuk diantaranya penyakit
yang disebabkan oleh keganasan.
• Sarkoma jaringan lunak adalah tumor ganas yang berasal dari jaringan
mesenchym yang terdapat pada kerangka tubuh, kepala, leher dan
ekstremitas kecuali tulang dan tulang rawan.
PENGERTIAN
• Sarkoma adalah jenis tumor ganas (kanker), sejenis kanker yang
muncul dari transformasi sel jaringan ikat. Yang termasuk jaringan
ikat ialah tulang rawan, lemak, pembuluh darah, saraf, tendon, dan
lapisan tulang pada sendi. Sarkoma adalah jaringan ikat primer yang
berarti tumor ini muncul di jaringan ikat
FAKTOR PENYEBAB

• Adanya kelainan genetik seperti retinoblastoma,


neurobiromatosis, sindrom gardner, retinoblastoma, atau sindrom Li-
Fraumeni
• Faktor turunan atau ada anggota keluarga yang menderita kanker
sarkoma
• Memiliki riwayat penyakit tulang, seperti penyakit Paget
• Sering terpapar radiasi, mulai dari radiasi nuklir hingga radiasi
radioterapi
• Terkena paparan zat kimia seperti arsenic, hebisida, dan dioksin.
KLASIFIKASI
– Hemangiosarcoma ialah sarcoma – Hemangiosarcoma ialah sarcoma
yang terjadi pada pembuluh darah. yang terjadi pada Osteosarcoma
ialah sarcoma yang terjadi pada
– Liposarcoma ialah sarcoma yang
tulang.
terjadi pada jaringan lemak.
– Angiosarcoma ialah sarcoma
Liposarcoma umumnya muncul
dari paha, belakang lutut, atau
yang terjadi pada pembuluh getah
bening atau sel darah.
perut.
– Fibrosarcoma ialah sarcoma
– Leimyosarcoma ialah sarcoma
yang terjadi pada jaringan ikat
yang terjadi pada jaringan otot
fibrosa. Sarcoma jenis ini
polos.
biasanya dimulai pada lengan,
– Rhabdomyosarcoma ialah tungkai, atau batang tubuh.
sarcoma yang terjadi pada – Gastrointestinal stromal tumor,
jaringan ikat dan otot. ialah terjadi pada saluran
pencernaan.
TINGKAT KEPARAHAN
– Stadium 1A, yaitu ukuran sel kanker sebesar 5 cm atau lebih
kecil dan masih terlihat seperti sel yang normal. Selain itu,
belum ada penyebaran, baik ke kelenjar getah bening terdekat
maupun organ yang jauh.
– Stadium 1B, yaitu ukuran sel kanker sebesar 5 cm atau bisa
lebih besar dari 15 cm, dan belum tampak seperti sel abnormal.
Disamping itu, sel kanker belum menyebar, baik ke kelenjar
getah bening atau organ yang jauh.
– Stadium 2, yaitu ukuran sel kanker sebesar 5 cm atau lebih
kecil, namun sudah terlihat seperti sel abnormal dengan
pertumbuhan yang cepat. Belum ada penyebaran ke kelenjar
getah bening atau organ yang jauh letaknya.
TINGKAT KEPARAHAN
– Stadium 3A, yaitu ukuran sel kanker lebih besar dari 5 cm,
namun kurang dari 10 cm. Sel kanker jelas menunjukkan tanda
sebagai sel abnormal dengan pertumbuhan cepat. Belum ada
penyebaran ke kelenjar getah bening terdekat maupun organ lain
yang jauh.
– Stadium 3B, yaitu ukuran sel kanker sudah terlihat seperti sel
abnormal dengan perkembangan yang cepat, meskipun belum
ada penyebaran ke kelenjar getah bening yang dekat maupun
organ yang jauh.
– Stadium 4, yaitu ukuran kanker bisa sebesar apa pun dan kanker
sudah menyebar ke jaringan getah bening terdekat atau sudah
meluas hingga ke organ yang jauh, seperti paru-paru.
PENATALAKSANAAN
• Pemeriksaan Klinis → anamnesa
• Pemeriksaan Fisik ↓
Pemeriksaan status generalis untuk menilai keadaan umum
penderita dan tanda-tanda metastasis pada paru, hati dan tulang.
Pemeriksaan status lokatis
• Pemeriksaan Penunjang → foto polos, MRI/CT SCAN, Angiografi, foto
thorak, USGH hepar, biopsi
• Pengobatan : operasi, kemoterapi, radio terapi, terapi target
FAKTOR RISIKO
• Sindrom yang diturunkan : risiko kanker dapat diturunkan dari orang tua ke
anak. Contoh sindrom yang meningkatkan risiko sarkoma termasuk
retinoblastoma familial dan neurofibromatosis tipe 1.
• Terapi radiasi untuk kanker : Perawatan radiasi untuk kanker meningkatkan
risiko mengembangkan sarkoma di kemudian hari.
• Pembengkakan kronis (limfedema) : Limfedema adalah pembengkakan
yang disebabkan oleh cadangan cairan getah bening yang terjadi ketika
sistem limfatik tersumbat atau rusak. Ini meningkatkan risiko jenis sarkoma
yang disebut angiosarcoma.
LANJUTAN
• Paparan bahan kimia : Bahan kimia tertentu, seperti beberapa bahan kimia
industri dan herbisida, dapat meningkatkan risiko sarkoma yang
mempengaruhi hati.
• Paparan virus : Virus yang disebut human herpesvirus 8 dapat
meningkatkan risiko jenis sarkoma yang disebut sarkoma kaposi pada orang
dengan sistem kekebalan yang lemah.
SIMPULAN
• Sarkoma adalah jenis kanker yang dapat terjadi di berbagai lokasi di tubuh.
• Sarkoma adalah istilah umum untuk kelompok luas kanker yang dimulai di
tulang dan di jaringan lunak (juga disebut ikat/sarkoma jaringan lunak).
• Sarkoma jaringan lunak terbentuk di jaringan yang menghubungkan,
mendukung, dan mengelilingi struktur tubuh lainnya. Ini termasuk otot,
lemak, pembuluh darah, saraf, tendon dan lapisan sendi.
• Perawatan untuk sarkoma bervariasi tergantung pada jenis sarkoma, lokasi
dan faktor lainnya.