Anda di halaman 1dari 35

PRINSIP PENYELAMATAN

PADA SUDUT TINGGI


TUJUAN PEMBELAJARAN

Pada bagian terakhir ini, harus dapat


menjelaskan gambaran sebagai berikut :
 Filosofi penyelamatan
 Tiga alat dasar dalam tali temali
penyelamatan
 Faktor penyelamatan
 Faktor penyebab jatuh
 Analisis tali penyelamatan
TINGKAT KOMPETENSI
PERTOLONGAN DARURAT

Penelitian – jangan melampaui

Pemberi arahan – masuk akal, tanggapan

Pelatihan – Pilihan resiko terberat

Penyelamatan – Pilihan resiko teringan


3 ALAT-ALAT YANG MENDASAR DALAM
TALI PENYELAMATAN (3 FUNDAMENTAL
TOOLS IN ROPE RESCUE)

 Perputaran
 Pergeseran
 Faktor Manusia
GRAVITASI (GRAVITY)

 Memberikan definisi tentang penyelamat


diantara 2 objek masyarakat
 Ketertarikan masa- masa yang terbesar,
ketertarikan penyelamatan yang besar
 Gravitasi adalah suatu yang bagus dan
merupakan alat yang sangat penting
 Semua itu merupakan mesin dalam sistem
tali penyelamatan
GRAVITASI (GRAVITY)

 Define as the force between 2 objects of


mass
 Mass is attractive - the greater the mass,
the greater the attraction force
 Gravity is our finest & most important
tool
 It is the engine in rope rescue system
PERGESERAN (FRICTION )

 Memberikan definisi tentang keberadaan suatu


gerakan diantara 2 badan yang saling
berhubungan
 Pergeseran seimbang yang baik akibat gravitasi
 Menyerap panas dan menyebarkannya ke
sekitar
 Pergeseran yang buruk ketidak akuran K. nots
 pemotongan dan pembakaran
FAKTOR MANUSIA
 Keahlian yang mendukung –
pengetahuan, kerjasama
 menggabungkan hidup – memelihara
keinginan – kegugupan – ketakutan
 belajar kerja dengan tongkat pasti untuk
mengatasi ketakutan
 kita harus mengontrol keinginan, tidak
menilai buruk keahlian
HUBUNGAN
(CORRELATION )

 Untuk menyempurnakan tali tugas- tugas


penyelamat, kita harus memiliki hubungan
kerjasama yang mendukung dengan
semua alat-alat
 Alat-alat tambahan yang sederhana,
terhubung kepada alat-alat utama
HUBUNGAN
(CORRELATION )

 3 alat penting bagi


kita – gravitasi,
pergeseran dan
faktor-faktor manusia,
harus serasi dalam
perintah untuk efek
keamanan rutin,
pengalaman tingkat
tinggi
HUBUNGAN
(CORRELATION )

tali penyelamat harus terus baik


kecuali semua memiliki arti yang
lain diselesaikan tugas- tugas yang
dimiliki akan ditolak
Faktor Keamanan

 Sebuah komponen, faktor penyelamatan (SF) minimal


terbagi lurus akan maksimal harapan penyelamat akan
diatas itu
 E.9 tali yang kuat adalah 1000 pounds dan berat beban
1000 pounds, komponen FS berbanding 1 : 1
Catatan: 1 pound (1b) = 0.45 kg
1 pound force (lbf) = 4.5 N
Faktor Keamanan

 Faktor Keamanan Sistem Statis


(SSSF)

 Faktor Keamanan Sistem Dinamis


(DSSF)
SSSF

 Sistem yang statis merupakan faktor


keselamatan
 Faktor keselamatan, Sistem dinamis
 Faktor keamanan merupakan sistem
keselamatan ketika semua komponen
sudah dipertimbangkan
 Sistem terdiri dari banyak jaringan individu
DSSF

 Dinamis atau melihat sistem bergerak, ditambah


beban dalam 2 arah
• Lambat, beban yang di kontrol
• Guncangan beban yang tidak terkontrol
 Test guncangan beban yang terlihat hebat
meningkatkan kekuatan pada sistem Keunggulan
Sistem yang statis merupakan faktor
keselamatan (SSSF) dibutuhkan untuk
menurunkan kemungkinan dari kegagalan sistem
STANDAR KEAMANAN
PENYELAMATAN ( STANDARD OF
SAFETY )

 NFPA standar 1983 kekuatan khusus garis


pendukung hidup sampai 15 waktu beban
 NFPA 1983 mengartikan beban seseorang
sampai 300 lb - Perwakilan yang baik rata-rata
pemadam kebakaran dengan semua lingkaran
roda gigi
STANDAR KEAMANAN
PENYELAMATAN ( STANDARD OF
SAFETY )
STANDAR KEAMANAN
PENYELAMATAN ( STANDARD OF
SAFETY )

 Lihat kembali di atas


• Sistem pokok kembali keatas melalui sistem yang
baik
• Tali rangkap atau sistem pembatalan
 Periksa dan periksa kembali
• Sistem Pertemanan – bekerja dalam secara
berpasangan atau dengan kantor penyelamatan
yang terpisah
• Sistem Sentuh – sentuh bagian-bagian lain ketika
pemeriksaan set – up
FAKTOR PENYEBAB
JATUH (FALL FACTOR)

 Pengertian
mendefinisikan sebagai
pemutusan kejatuhan
itu adalah ungkapan
dari kesimpulan rasio
oleh bagian jarak jatuh
dengan jauhnya tali
yang digunakan untuk
menahan jatuh
ANALISIS SISTEM TALI
PENYELAMATAN (RESCUE ROPE
SYSTEM ANALYSIS)

 Analisis titik kritis

 Test penggunaan peluit

 Analisis papan tulis


ANALISIS TITIK KRITIS
(CRITICAL POINT ANALYSIS)

 Melihat semua komponen dan menambah


pertanyaan – pertanyaan mengapa
komponen gagal, mungkin disebabkan
kegagalan dari sistem itu yang
mengakibatkan terjadinya bencana besar.
 Apabila ditemukan titik kritis, maka harus
dihilangkan atau di back up
TEST PELUIT
(WHISTLE TEST)

 Faktor apa dari sistem yang kita miliki,


jika semua petugas pergi pada saat yang
bersamaan
 Seharusnya beban tidak akan jatuh jika
ini tidak terjadi
WHITE BOARD ANALYSIS

 Menentukan penyelamatan yang lainnya,


komponen dasar searah itu digunakan
dalam sistem
 Evaluasi kedua, beban statis dan dinamis
• Analisis beban statis
• Analisis beban dinamis
• Pengontrolan beban dinamis
• Guncangan beban
ANALISIS BEBAN STATIS
(STATIC LOAD ANALYSIS)

 Memerlukan gambar di luar


sistem
 Menentukan kelemahan
jaringan
 Menentukan / menetapkan
SSSF
 Bagaimana meningkatkan
SSSF
ANALISIS BEBAN STATIS
(STATIC LOAD ANALYSIS)

 Sistem dengan CD
ANALISIS BEBAN DINAMIS
(DYNAMIC LOAD ANALYSIS)

 Sistem penyelamatan merupakan sistem


yang bergerak
 Pengenalan secara berjalan pada beban
yang sifatnya dinamis didalam sistem
PENGECEKAN BEBAN DINAMIS
(CONTROLLED DYNAMIC LOADS)

 Sejak terjadi operasi normal ketika beban rendah atau


meningkat
 Ketika turun, penyebab utama adalah gravitasi
 Kelancaran, pengontrolan yang lemah akan terbatas pada
kekuatan sistem yang tertutup terhadap beban yang
berlebih
 Ketika kekuatan total meningkat, berat beban menjadi
bercabang, pergeseran bertambah
PENGECEKAN BEBAN DINAMIS
(CONTROLLED DYNAMIC LOADS)

 Kelebihan beban atau berhenti (macet)


GUNCANGAN BEBAN
(SHOCK LOADS )

 Beban dinamis tidak terkontrol atau


beban terguncang terjadi ketika beban
merosot diatas tali yang kendur.
 Garis pemberhentian akan diterima,
barang terguncang jika garis utama
dibiarkan
 Sistem dapat menjadi pembangun
dengan ditambah penyerapan
guncangan
FAKTOR MANUSIA
(HUMAN FACTOR)

 Tidak akan menjadi bagian perhitungan faktor


keamanan
 Tingkatan latihan dan tim yang berpengalaman
 Sistem yang kompleks
 Kemampuan sistem dan fungsi penyelamatan
ketika datang kondisi gangguan (gelap, hujan,
angin, tergesa-gesa)
FAKTOR MANUSIA
(HUMAN FACTOR)

 Sederhana dan lebih mudah dari sistem


pilihan terakhir, kesalahan manusia
disebabkan oleh kegagalan sistem
KELEBIHAN
(REDUNDANCY)

 Kelebihan dari masalah


 2 mengangkat jangkar !
2 carabiners ! 2 tali
 Kapan untuk berhenti ?
PENGGUNAAN TALI
(ROPE USAGE)

 Tali akan rusak dan tidak bisa digunakan jika :


• Tali tidak kelihatan rusak
• Tali tidak terbuka, terkena panas,nyala api
langsung mengenai atau bergeseran/ tergores.
• Tali tidak terbuka, hingga terkena benda cair,
padat, gas, kabut atau asap, zat kimia atau
material lain yang dapat membuat tali rusak.
PENGGUNAAN TALI
(ROPE USAGE)

 Catat sejarah penggunaan tiap-tiap tali


 Simpan rekaman jarak tiap-tiap tali
• Tidak turun x jarak turun x 1.66
 Jangan memberikan tali ketika jarak tali
tidak terjangkau
Kesimpulan