Anda di halaman 1dari 21

MECKEL’S DIVERTICULUM

EDI IKHSAN
Definisi

Divertikulum Meckel adalah kelainan congenital


yang paling umum dari usus kecil, disebabkan
oleh penyerapan yang tidak lengkap dari
duktus vitelline (duktus omphalomesentericus).
Rule of 2s
1) 2% (of the population). 
2) 2 feet (from the ileocaecal valve). 
3) 2 inches (in length). 
4) 2% are symptomatic. 
5) 2 types of common ectopic tissue (gastric and
pancreatic). 
6) 2 years is the most common age at clinical
presentation. 
7) 2 times more boys are affected.
Patofisiologi

Pada Awal kehidupan, embrio/janin menerima


nutrisi dari kantung kuning telur melalui duktus
vitelline.
Proses normalDuktus (saluran) vitelline
mengalami penyempitan progresif dan biasanya
akan menghilang dengan usia kehamilan 7
minggu.
Karena saluran vitaline gagal diserap/ menghilang,
terdapat jaringan sisa di dalam
salurandivertikulum berkembang.
Gejala Klinis
Sebagian besar orang yang menderita divertikulum
Meckel tidak menunjukkan gejala.

Jika gejala memang terjadi, biasanya muncul sebelum


usia dua tahun.
 pendarahan dari anus yang tidak sakit menyakitkan
seperti melena
 diikuti oleh obstruksi usus, volvulus dan intususepsi.
Gejala Klinis
 divertikulitis Meckel dapat hadir dengan gejala mirip
appendicitis akutasakit di daerah epigastrium
bersama dengan kembung di daerah epigastrium.
 Sebagian besar perdarahan terjadi tanpa gejala awal
dan berhenti secara spontan. Gejala dapat sangat
menyakitkan sehingga sering keliru sebagai sakit perut
akibat gastritis atau sembelit.
Pemeriksaan

 Tes spesifik Sodium Tc-Pertechnetate, Scan ini


mendeteksi mukosa lambung, karena sekitar 50%
dari divertikula Meckel memiliki sel lambung
ektopik atau sel pankreas ditampilkan sebagai
tempat yang jauh dari lambung.
Sensitivitas pada anak 85% dan spesifitas 95%,
pada dewasa kurang akurat
 · Bila scan pada orang dewasa negatif kontras
usus halus (Barium enema)
 Indikasi arteriografi—>perdarahan akut rectum
Penatalaksanaan
Pengobatan dengan pembedahanreseksi
laparoskopiPada pasien dengan perdarahan, strangulasi
usus, perforasi usus, atau obstruksi usus
pengobatan melibatkan reseksi bedah diverticulum Meckel
sendiri bersama dengan segmen usus yang berdekatan.
pada pasien tanpa ada komplikasi reseksi bedah
diverticulum Meckel sajadiverticulectomy sederhana.

Mencari divertikulum Meckel dalam setiap kasus usus buntu /


laparotomi harus dilakukan, dan jika ditemukan,
diverticulectomy Meckel atau reseksi harus dilakukan untuk
menghindari komplikasi sekunder yang timbul darinya
Indikasi Meckel diverticulectomy
 Eksisi divertikel meckel dilakukan jika
divertikel menjadi penyebab dari acute
abdomen
 Divertikel mekel pada banyak kasus tidak
bergejala
 Adanya gastric mucose pada divertikel
menyebabkan ulkus dengan perdarahan
masif saluran cerna, BAB merah, inflamasi
atau perforasi dengan peritonitis, khususnya
anak – anak.
Indikasi Laparoskopik pada
divertikel meckel
 mengkonfirmasi keberadaan Divertikel
Meckel saat diagnostik pra operasi yang
meragukan.
Prosedur meckel diverticulectomy
 Dilakukan midline incision.
 Kemudian ileum terminal dengan divertikel
mekel ditarik dengan Babcock forceps untuk
stabilisasi.
 Tampak divertikel meckel sekitar 20 – 30 cum
dari ileocecal valve.
 Jika tampak mesodiverticulum, maka
dibebaskan dan dipisahkan dengan
hemostat, lalu diligasi sebagai mesoapendix.
Prosedur meckel diverticulectomy

 Jika divertikel tampak lebar, maka dieksisi


secara oblique atau diklem menyilang dari
basis dengan V – shape excision, atau reseksi
segmental hingga ileum dengan end to end
anastomosis.
 Dasar dari divertikel diklem double dengan
non crushing Potts-type clamps secara
transversus atau diagonal melewati usus.
 Kemudian dilakukan eksisi dengan scapel.
Meckel diverticulectomy

 Dilakukan traction suture, A ke B dengan silk


00 pada permukaan serosal dari dinding
intestinal tepat di bagian luar ujung insisi.
 Saat diikat, jahitan A ke B ini menstabilkan
dinding usus selama tindakan.
 Jahitan dengan silk dilakukan pada ujung
tempat insisi dan bagian bawah clamp dijahit
dengan jahitan matras horizontal.
 Clamp dilepaskan, jahitan diikat, dan dinding
usus yang lebih dieksisi.
Meckel diverticulectomy

 Lapisan dalam usus (inner layer) dijahit


dengan jahitan matras, dan lapisan luar usus
(outer layer) dijahit dengan jahitan matras
horizontal.
 Patensi lumen dites menggunakan jari jempol
dan telunjuk dokter bedah.
 Terkadang ahli bedah memotong divertikel
menggunakan stapling instrument.
 Meseterium divertikel dipisahkan dan
pembuluh darahnya diligasi.
Meckel diverticulectomy

 Divertikel tampak terhampar melintang ke


axis usus menggunakan jahitan pada kedua
sisi, lalu dilakukan stapling secara linear.
 Setelah removal divertikel, transverse staple
line dijahit dengan jahitan matras, lalu ahli
bedah memeriksa patensi dan kekuatan
jahitan.
 Kemudian lapisan ditutup lapis demi lapis.
Laparoskopik diverticulectomy

 Dalam anestesi umum, dilakukan insisi


infraumbilikal atau supraumbilikal.
 Linea alba di insisi dan peritoneum dibuka
dengan penglihatan langsung.
 Dengan trocar 5 atau 10-
mm, telescope dimasukkan lewat umbilikal
port, melewati rectus fascia.
Laparokopik diverticulectomy

 Inspeksi rongga peritoneal inisial


dilakukan.Satu atau 2 buah port berukuran 3-
5mm dapat dimasukkan melalui bagian kiri
dan kanan abdomen.
 Ketika sudah didapatkan, Divertikel Meckel 
dapat dikeluarkan melalui port umbilikal.
Laparokopik diverticulectomy

 Pembuluh vitelline didiseksi dengan


elektrokauter atau dimasukkan dalam
dua endoloop yang diletakkan di pangkal
Divertikel Meckel.
 reseksi dilakukan dengan menggunakan
GIA endostapler.
Komplikasi
Risiko komplikasi berkisar 4-25% dalam berbagai penelitian.
Komplikasi bermanifestasi sebagai berikut:
 Ulkus
 Perdarahan20-30% 
 Obstruksi usus20-25%
 Diverticulitis10-20% 
 Perforasi
 Umbilical anomalies10% fistula, sinus, cysts, and fibrous
bands antara diverticulum dan umbilicus.
 Neoplasma 4-5% leiomyoma paling sering,kemudian
leiomyosarcoma, carcinoid tumor, dan fibroma. 
Terima Kasih