Anda di halaman 1dari 39

MANAJEMEN PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN

ANEMIA PADA IBU HAMIL DAN REMAJA PUTRI

Ir. Mursalim,MPH
DIREKTORAT GIZI MASYARAKAT, KEMENKES RI

Disampaikan pada Pertemuan Orientasi Petugas dalam Penanggulangn Anemia


pada Ibu Hamil dan Remaja Putri Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah
Palangkaraya, 20-22 Maret 2019
Pencegahan dan Penanggulangan Anemia
pada Remaja Putri dan Ibu Hamil

A. Kelompok Masyarakat

Sumber: Modifikasi Endang A, dkk


Pencegahan dan Penanggulangan Anemia
pada Remaja Putri

B. Sekolah

Sumber: Modifikasi Endang A, dkk


Manajemen Suplementasi TTD
(Penyediaan oleh Dit. Oblik Ditjen Kefarmasian dan Alkes)
Manajemen Satu
Manajemen Satu
Pintu
Pintu

A.Perencanaan
B. Penyediaan
kebutuhan kapsul

Dukungan
F. Dukungan C. Penyimpanan
F. Manajemen Terpadu
Pemantauan Manajemen Terpadu dan
Pemantauan
dan Evaluasi Pendistribusian
dan Evaluasi

E. Pencatatan D. Pemberian
dan Pelaporan

Sumber: Ditjen Kefarmasian dan Alkes, 2016


Manajemen Suplementasi TTD

A. Perencanaan Kebutuhan
1. Perhitungan sasaran
a. Institusi pendidikan (SMP dan SMA atau sederajat)
• Tingkat Kabupaten dan Kota: Data Sasaran Program Pembangunan Kesehatan
2015-2019
• Puskesmas dan sekolah: Data Pokok Pendidikan (DAPODIK)
b. Puskesmas :
- Data sasaran ibu hamil di Tk. Desa/Kelurahan
- Data sasaran ibu hamil Tk. Puskesmas yg merupakan rekapitulasi data
desa/kelurahan
c. Dinkes Kab/Kota dan Propinsi :
- Data proyeksi yang diperoleh dari BPS atau kab/kota yang digunakan untuk
perencanaan pengadaan TTD
Manajemen Suplementasi TTD

2. Perhitungan kebutuhan dalam 1 tahun


• Buffer stock 10%
TTD = (Jumlah sasaran x 52 tablet) + 10%

Contoh perhitungan kebutuhan TTD rematri:


• Jumlah sasaran rematri misalkan 1000 orang
•Jumlah TTD yang dibutuhkan adalah 1000 rematri x 52 tablet = 52.000
tablet
•Kebutuhan tidak teduga atau sebagai buffer stock adalah 10% x 52.000
tablet = 5.200 tablet
• Maka jumlah kebutuhan TTD adalah 52.000 + 5.200 = 57.200 tablet
Manajemen Suplementasi TTD

2. Perhitungan kebutuhan dalam 1 tahun


• Buffer stock 10%
TTD = (Jumlah sasaran x 90 tablet) + 10%

Contoh perhitungan kebutuhan TTD Bumil:


• Jumlah sasaran ibu hamil misalkan 1000 orang
•Jumlah TTD yang dibutuhkan adalah 1000 ibu hamil x 90 tablet = 90.000 tablet
•Kebutuhan tidak teduga atau sebagai buffer stock adalah 10% x 90.000 tablet =
9.000 tablet
• Maka jumlah kebutuhan TTD adalah 90.000 + 9000 = 99.000 tablet
Manajemen Suplementasi TTD

B. Mekanisme Penyediaan TTD

a. TTD Program
• Pengadaan oleh pemerintah
• Sumber dana: APBN, APBD
• Puskesmas -> Petugas Gizi Dinkes Kab dan Kota-> IFK -> IF Provinsi
-> Dirjen Kefarmasian Alkes Kemenkes
Manajemen Suplementasi TTD

B. Mekanisme Penyediaan TTD

b. TTD Mandiri
• Kementerian lain
• Perusahaan
• Masyarakat
Manajemen Suplementasi TTD

Alur Penyediaan TTD Mandiri


Rematri dan
Bumil Perusahaan

Kelompok lainnya
Apotek/ (Karang Taruna,
Toko obat KUA/tempat
ibadah, LSM, dll)

UKBM
(Sekolah/UKS, Pos
Upaya Kesehatan
Kerja (UKK),
Poskesdes,
Posyandu)

,
Manajemen Suplementasi TTD

C. Penyimpanan dan Pendistribusian


1. Penyimpanan
• Sesuai standar penyimpanan obat (sejuk, tidak terkena sinar matahari
langsung, kemasan tertutup rapat)
2. Pendistribusian
a. TTD program
• Ditjen Kefarmasian dan Alkes -> IF Provinsi -> IFK -> gudang farmasi
puskesmas -> . Dan untuk TTD Rematri >>> Sekolah

b. TTD mandiri
• UKBM, klinik perusahaan, apotek/toko obat, kelompok lainnya (karang
taruna, tempat ibadah, LSM, dll)
Manajemen Suplementasi TTD

D. Cara Pemberian TTD


Blanked approach
1. TTD program
• Ibu Hamil , Dosis pemberian minimal 90 tablet selama kehamilan
• Rematri usia 12-18 tahun di sekolah
• Frekuensi: 1 tablet setiap minggu sepanjang tahun
• Menentukan hari minum TTD setiap minggunya utk di sekolah
• Saat libur sekolah TTD diberikan sebelum libur sekolah
PEMBERIAN TTD PADA REMAJA PUTRI,
WUS DAN IBU HAMIL

1 tablet per minggu sepanjang tahun


Pemberian TTD di sekolah dilakukan pada
remaja putri usia 12-18 tahun dengan
menentukan hari minum bersama di sekolah
Pemberian TTD pada WUS di tempat kerja
menggunakan TTD yang disediakan oleh institusi
atau mandiri
Pemberian TTD pada Ibu Hamil di Posyandu dan
Fasyankes, minimal 90 tablet selama kehamilan
Tablet Tambah Darah mengandung 60 mg besi elemental
dan 0.4 mg asam folat

Diberikan secara blanked approach

TTD sangat aman dikonsumsi dan sangat dianjurkan bagi remaja putri
dan ibu hamil untuk mencegah kekurangan zat besi dan asam folat
Blanket Approach

* Prevalensi defisiensi zat besi =


2.5 x Anemia Gizi Besi
* Lebih cost-effective

16
KEBUTUHAN TABLET TAMBAH DARAH (TTD)

No PRO PINSI TTD Rematri +


Remaja Putri (12-18 Thn) TTD untuk IBU HAMIL
Bumil
Sasaran Tab Sasaran Tab. Total Tablet

1 ACEH 68,093 2,964,707 121,344 7,956,208 10,920,915


2 SUMUT 196,559 10,221,076 319,702 27,337,111 37,558,187
3 SUMBAR 70,915 5,531,346 115,103 2,500,000 8,031,346
4 RIAU 89,429 169,817 2,500,000 2,500,000
5 JAMBI 34,611 1,799,759 78,613 7,075,170 8,874,929
6 SUMSEL 104,755 0 168,842 11,973,089 11,973,089
7 BENGKULU 24,631 695,512 38,955 1,877,362 2,572,874
8 LAMPUNG 101,716 5,289,233 159,693 13,142,959 18,432,192
9 BABEL 17,491 500,000 28,595 0 500,000
10 KEP.RIAU 24,567 1,167,165 43,502 0 1,167,165
11 DKI JAKARTA 103,832 2,900,000 177,926 1,748,430 4,648,430
12 JAW A BARAT 592,765 0 918,003 0 0
13 JAW A TENGAH 400,828 5,000,000 556,193 25,000,000 30,000,000
14 DI YOGYAKARTA 63,562 46,986 5,294,832 5,294,832
15 JAW A TIMUR 439,155 22,836,035 596,506 53,685,536 76,521,571
16 BANTEN 150,167 2,755,181 253,216 11,205,779 13,960,959
17 BALI 48,106 3,734,725 67,686 6,091,704 9,826,429
18 NTB 272,685 13,088,856 128,212 11,539,044 24,627,900
19 NTT 80,449 2,160,935 143,912 7,416,274 9,577,209
20 KALBAR 63,941 3,166,623 105,593 5,750,000 8,916,623
21 KALTENG 32,501 1,690,077 56,193 5,057,411 6,747,488
22 KALSEL 49,998 1,361,837 84,955 3,428,524 4,790,361
23 KALTIM 43,285 2,250,809 78,274 7,044,687 9,295,496
24 KALTARA 8,737 454,348 12,686 1,750,000 2,204,348
25 SULUT 29,214 1,536,524 42,976 4,121,770 5,658,294
26 SULTENG 37,226 1,935,745 65,759 2,533,860 4,469,605
27 SULSEL 114,930 0 176,822 11,923,380 11,923,380
28 SULTRA 36,389 1,892,229 65,194 2,402,354 4,294,583
29 GORONTALO 15,363 76,045 24,881 750,000 826,045
30 SULBAR 18,484 576,918 34,131 1,000,000 1,961,157
31 MALUKU 24,952 1,297,514 46,440 4,179,582 5,477,096
32 MALUKU UTARA 17,179 0 30,445 1,370,009 1,370,009
33 PAPUA BARAT 12,183 801,645 22,670 2,147,670 2,949,315
34 PAPUA 43,509 78,420 3,000,000 3,000,000
Buffer Stok Pusat 10% 16,676,528 45,239,273 59,011,360
JUMLAH 3,432,204 114,361,372 5,058,242 298,042,017 409,883,186

Sumber data : Data sasaran Program Pembangunan Kesehatan 2017, Pusdatin


Manajemen Suplementasi TTD

E. Pencatatan dan Pelaporan

1. Pencatatan
• Kartu Suplementasi Gizi

• Buku Rapor Kesehatanku


Manajemen Suplementasi TTD

E. Pencatatan dan Pelaporan

2.Pelaporan

Frekuensi pelaporan dari


semua tingkatan dilakukan
setiap 3 bulan sekali

Perhitungan cakupan:
• Cakupan TTD pada rematri
dihitung jika rematri menerima
TTD satu kali setiap minggu.
Manajemen Suplementasi TTD

F. Pemantauan dan Evaluasi


Integrasi Suplementasi TTD
Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat

A. Promosi
Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat
Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat

B. Pemberdayaan Masyarakat
Pencatatan dan Pelaporan TTD Ibu Hamil

Alur Pencatatan dan Pelaporan :


Alur pelaporan dilakukan secara berjenjang mulai dari posyandu,
Desa/polindes/poskesdes, Puskesmas, Dinkes kab/Kota, Dinkes Propinsi
sampai Pusat.
Pencatatan dan pelaporan dilakukan secara berjenjang :
1. Posyandu >>> oleh Kader
2. Desa >>> oleh Bidan Di Desa
3. Puskesmas >>>> oleh petugas gizi Puskesmas, direkap dari laporan desa
dan catatan pemberian TTD di poli KIA (pd kegiatan ANC)
4. Dinkes Kab/Kota >>> oleh petugas gizi Kab/Kota, utk cakupan program,
dan pencatatan ketersediaan dan TTD yang didistribusikan oleh pengelola
farmasi Dinkeskab/kota.
TERIMA KASIH