KEMITRAAN USAHA PERTANIAN

Oleh R.HERMAWAN, SP, MP STPP YOGYAKARTA

Indikator Hasil Belajar 
Setelah

mengikuti Pelatihan peserta dapat menjelaskan prinsip-prinsip kemitraan dan Teknik Negoisasi dalam kemitraan usaha

POKOK BAHASAN 
Prinsip-prinsip Kemitraan

Usaha pertanian  Teknik Negoisasi dalam kemitraan Usaha

WAKTU 3X45 menit = 135 menit

KEMITRAAN AGRIBISNIS  Kemitraan Agribisnis adalah bentuk kerjasama antara usaha kecil dan usaha menengah atau usaha besar disertai pembinaan dan pengembangan dengan memperhatikan prinsip dan saling memerlukan dan saling memperkuat serta saling menguntungkan. .

Tujuan yang ingin dicapai  Meningkatkan usaha kecil dan masyarakat  Meningkatkan perolehan nilai tambah bagi pelaku kemitraan  Meningkatkan pemerataan dan pemberdayaan masyarakat dan usaha kecil  Meningkatkan pertumbuhan ekonomi pedesaan. wilayah dan nasional  Memperluas kesempatan kerja  Meningkatkan ketahanan ekonomi nasional .

Prinsip Kemitraan  SALING MEMBUTUHKAN  SALING MENDUKUNG DAN MENGUATKAN  SALING MENGUNTUNGKAN .

.

Dasar Kemitraan  Kebutuhan bersama/yang bermitra  Persoalan usaha  Manfaat bersama .

Proses Pengembangan Kemitraan  Memulai membangun hubungan dengan calon mitra  Mengerti kondisi bisnis pihak yang bermitra  Mengembangkan strategi dan menilai detail bisnis  Mengembangkan program  Memulai pelaksanaan  Memonitor dan mengevaluasi perkembangan .

Pentingnya membentuk kemitraan  Usaha kecil berorientasi pasar dan komersial  Kendala-kendala usaha terpecahkan  Ada kepedulian usaha menengah dan besar .

bimbingan teknologi. kerjasama antar pengusaha kecil untuk dukung pasokan produksi kepada pengusaha besar. bimbingan SDM. pengembangan profesionalime SDM . menjamin pembelian hasil produksi.Peranan pelaku Kemitraan  Pengusaha besar melaksanakan pembinaan dan pengembangan. penyandang dana/penjamin kredit. saprodi. promosi hasil produksi  Pengusaha kecil menerapkan teknologi dan kesepakatan dengan pengusaha besar.

Pola Kemitraan  Tidak langsung: pembinaan tanpa ada kaitan dengan keg usahanya sendiri  Langsung : pembinaan ada kaitan dengan kegiatan usahanya .

. pemasaran . modal. menampung. modal. 1. pemb teknologi. bimb.tanpa kredit saprodi . saprodi. olah hasil. tdk mengusahakan usaha sendiri. pasar.Pola penghela : Inti perencanaan. pembinaan pada pelayanan teknologi. menampung hasil.Pola Pengelola: Inti tdk budidaya. saprodi. Pola Kemitraan Vertikal:Membagi Resiko ke unit dibawahnya Pola Inti-Plasma: . olah hasil.PIR: Inti usaha sendiri.

merk dagang . Pola Sub kontrak: 2 kel mitra memproduksi kebutuhan pasar perusahaan besar (ada kontrak bersama) 3. Pola Waralaba:Hak lisensi.2. Pola Dagang Umum: Kontrak antar pedagang 4.

3. 2. 1. Pola Kemitraan Horisontal: Bersamasama menghadapi saingan dari luar walaupun mereka sendiri melakukan persaingan sehat Penciptaan barang bersama Tukar menukar pengalaman. informasi Kontrak kerjasama untuk melakukan tender .

JEJARING USAHA  Jaringan Bisnis jangka panjang berasaskan tolong menolong dan saling percaya .

TEKNIK NEGOSIASI DALAM KEMITRAAN USAHA PERTANIAN  Negosiasi/perundingan untuk mencapai perjanjian/kesepakatan .

Syarat Negosiasi  Ada isu yang bisa dinegosiasikan  Ada kemauan untuk mengambil dan memberi  Ada kepercayaan satu sama lain  Setiap pelaku mempunyai wewenang yang cukup untuk mengikat .

Prinsip melakukan Negoisasi  Pisahkan kehendak pribadi dengan isu pembicaraan  Fokus pada kepentingan bukan kedudukan  Kembangkan pilihan yang menguntungkan kedua belah pihak  Tetap pada kriteria objektif .

Pendekatan Negosiasi/ Pola pelaksanaan negosiasi  Perang tawar menawar (kekuatan)  Pemecahan masalah bersama (kepercayaan) .

Prinsip dasar Negosiasi  Pemecahan masalah  Tujuan dicapai dengan efisien dan tepat waktu  Lembut menghadapi orang  Percaya setiap orang  Perhatian dan keinginan semua orang  Jangan memberi kata mati  Kembangkan berbagai alternatif  Tidak memihak  Hasil tdk untuk memojokkan orang .

Output Negosiasi  Draft kontrak/kontrak bisnis .

strategi. Konsesi/yang dikorbankan. Permasalahan.Tahapan Proses Negosiasi  Persiapan (Prioritas penentuan sasaran. kelompok perundingan)  Bersoal Jawab ( yang sebaiknya dihindarkan dan dilakukan)  Mengusulkan (rencana usulan sesuai kebutuhan dan pemecahan masalah)  Tawar Menawar (acuan logis dan objektif) .

prinsip dan dasar kemitraan usaha pertanian Jelaskan Proses. Jelaskan Tujuan. 3. 4. dasar negosiasi dalam kemitraan usaha pertanian Jelaskan syarat dan pola pelaksanaan negosiasi dalam kemitraan usaha pertanian . prinsip.Pre test/Post test 1. 2. peranan dan pola kemitraan usaha pertanian Jelaskan Konsep.

mendiskusikan tentang Analisis Kemitraan Usaha  Sedangkan 10 peserta disebar ke masingmasing kelompok. . untuk mengamati proses negoisasi yang dilakukan oleh kelompok kemitraan.Diskusi Kelompok  Kelompok dibagi menjadi 5 kelompok @ 4 peserta.

 Untuk Kelompok diskusi Analisis Kemitraan Usaha: Jenis Kemitraan : Perusahaan Mitra :1. 3. Buat Matriks Kemitraan . 2.

8. 11. 10. 4. Usaha Kecil Menengah Besar Tujuan yg ingin dicapai Kebutuhan Dukungan Peran Penguatan Keuntungan Persoalan sebelum bermitra Manfaat Peranan Kemitraan Awal proses kemitraan Bentuk Pembinaan/pengemb Macam kerjasama . 2.Materi 1. 3. 6. 9. 5. 7.

Pola kemitraan (Langsung/tidak langsung). Sub kontrak. (vertikal/horisontal) Vertikal : Pola Inti Plasma.Kesimpulan. Uraikan: 1. Pola dagang. Gambarkan bagan kemitraan dan jejaring usaha yang anda diskusikan 2. Waralaba Horisontal WAKTU DISKUSI : 45 menit  . Proses Pengembangan kemitraan 3.

kepercayaan. ada tidaknya kepemihakan. bersoal jawab. Pola pelaksanaan: Perang tawar menawar/pemecahan masalah bersama 5. ada alternatif pemecahan. kelembutan. kepercayaan.Menilai proses Negosiasi 1. tawar menawar  . Syarat Negosiasi : Masalah. wewenang 3. Proses : Persiapan. Bidang negosiasi : Perjanjian/kesepakatan 2. hasil diskusi sesuai keinginan semua peserta.Untuk pengamat negosiasi: . pemojokan peserta 4. mengusulkan. kemauan. Prinsip dasar: ketepatan waktu.

Penugasan/individu  Buat tugas diskusi kemitraan menjadi tugas individu yang real .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful