Anda di halaman 1dari 25

Arum Munawaroh

Faulya Nurmala Arova


Nur Aziza
Nur Qomariyah
• Istilah kontemporer dari kelompok
pengetahuan luas yang berasal dari rasa ingin
tahu tersebut setelah menggunakan metode
penelitian untuk menambah pengetahuan
tsb, baik dengan alasan teoritis maupun
praktis.
• Etnomedisin adalah suatu cabang dari ilmu
antropologi medis yang berhadapan dengan
studi tentang kedokteran atau obat
tradisional tidak hanya yang sudah tertulis.
 Perhatian ditujukan kepada tingkatan teoritis,
yang meliputi sifat dari sistem-sistem medis
pribumi dan khususnya, konsep-konsep
tentang kausalitas penyakit yang mendasari
• Dikotomi istilah ilmiah- primitif, barat-
non barat, modern- tradisional
• Dahulu : penulis tidak merasa terganggu
karena mereka merasa meneliti
masyarakat primitif maka wajar saja.
• Sekarang : mulai dirasa merendahkan
• Diganti dengan istilah : penyakit
kebudayaan yang khas, dll.
• Akhirnya, dialihkan dari kerangka tipe2
masyarakat ke kerangka etiologi
 Dalam etnomedisin, foster dan anderson
menyebutkan 2 kategori besar dari sistem-
sistem dalam menjelaskan adanya penyakit
yaitu :
1. Personalistik
2. Naturalistik
 Sistem personalistik adalah suatu sistem
dimana penyakit (illnes) disebabkan oleh
intervensi dari suatu agen yang aktif, yang
dapat berupa makhluk supranatural, yang
bukan manusia, maupun makhluk manusia
(dukun)
 Orang yang sakit adalah korbannya.
 Sistem naturalistik dimana penyakit ( illness)
dsebabkan oleh adanya gangguan
keseimbangan dalam tubuh.
 Unsur- unsur yang tetap seperti panas,

dingin, cairan tubuh harus selalu seimbang


dalam kondisi umur dan individu.
 Berdasarkan sejumlah agen yang
bertanggung jawab atas suatu kondisi
khusus yang yang dapat melintasi alam
supranatural dan natural.
 Masyarakat tidak mengenal konsep

kecelakaan.
 Ditonjolkan dalam data-data medis dan

kesehatan yang tercatat dalam etnografi


klasik tentang masyarakat –masyarakat
primitif.
• Keadaan sehat sesuai dengan model
keseimbangan.
• Apabila unsur- unsur dasar dalam tubuh
manusia berada dalam keadaan seimbang
menurut usia & kondisi individu, maka
tercapailah keadaan sehat. Apabila
terganggu oleh kekuatan alam ( panas,
dingin, atau emosi yang kuat) maka
terjadilah penyakit.
 Bagian terbesar dari penjelasan dan
pelaksanaannya mewakili warisan dari tradisi
besar medis dalam peradaban tinggi klasik,
terutama dari yunani, india, dan cina, yang
lalu disederhanakan dan dibuat umum.
 Patologi humoral
 Pengobatan ayurveda
 Pengobatan tradisional Cina
 Berdasarkan atas konsep “ humor” (cairan)
dalam tubuh manusia.
 Ditemukan dalam teori Yunani ttg 4 unsur:

tanah, air, udara, dan api.


 Ditambah oleh konsep paralel ttg 4 kualitas :

panas, dingin, kering, dan lembab.


 Darah ( panas dan lembab)
 Flegma atau lendir ( dingin dan lembab)
 Empedu hitam ( dingin dan kering)
 Empedu kuning ( panas dan kering)

Tubuh manusia mengandung darah, flegma,


empedu kuning, dan empedu hitam.
• Menurutnya : alam semesta terdiri dari 4
unsur yang sama seperti Yunani ( bumi, air,
api, udara) ditambah unsur ke-5,eter ( ether)
• Tubuh manusia juga mempunyai 3 humor
yaitu dosha ( tridosha) : flegma ( cairan
lendir), empedu ( cairan empedu), angin
(saluran pencernaan)
• Sehat ; apabila ke-3 dosha tersebut dalam
keadaan seimbang
• Sakit; apabila 1 atau lebih dosha tdk berfungsi
sebagaimana mestinya.
 Dikenal dengan pasangan yin dan yang,
karena dianggap sebagai unsur primordial
darimana alam semesta berputar tidaklah
mengherankan bahwa mereka memiliki
sejumlah kualitas.
 Unsur yin mewakili segala unsur yang negatif
 Unsur yang mewakili segala unsur yang

positif.
 Yang bersumber dari luar dan yin dari dalam.
 Ahli filsafat cina mengakui adanya 5 unsur
yaitu: air, api, logam, kayu, dan bumi.
 Contoh pengobatan tradisional Cina:
 akupuntur ( terapi dingin) untuk penyakit

yang disebabkan oleh kelebihan unsur yang.


 Moxibustion ( terapi panas) untuk penyakit

yang disebabkan oleh unsur yin.


 Pengalaman- pengalaman emosional yang
kuat seperti : iri, takut, sedih, malu, dapat
mengakibatkan penyakit.
• Etiologi personalistik : membutuhkan jenis
penyembuh tertentu, seorang shaman atau
peramal lain, tidak hanya penyebab langsung
dari penyakit tapi juga siapa yang berada di
belakang penyebab trsbt.
• Etiologi naturalistik : memerlukan jenis
penyembuh lain, yakni tabib atau ahli ramuan
yang mengetahui tentang obat-obatan dan
pengobatan laik yang akan memulihkan
keseimbangan badan.

Personalistik : lebih komprehensif, merupakan
suatu kasus khusus dalam penjelasan tentang
segala kemalangan.
Naturalistik : lebih terbatas pada masalah
penyakit tertentu.
• Dalam sistem naturalistik: prosedur
pengobatan jarang bersifat ritual, dan unsur-
unsur religi sedikit selkali berperanan
didalamnya. Tidak pernah seorang
penyembuh disebut imam.
• Sistem personalistik: pengorbanan2 dan
saji2an dimaksudkan untuk berdamai dengan
makhluk2 yang bertanggung jawab atas
terjadinya penyakit tersebut.
• Naturalistik : penyakit biasanya dijelaskan
melalui penyebab tunggal, contoh : kelebihan
panas atau dingin dalam tubuh, yang telah
mengacaukan keseimbangan alamiah.
• Personalistik : lebih kompleks, bahwa dua
tingkatan kausalitas atau lebih dapat
dibedakan,dan dalam usaha penyembuhan,
tingkatan-tingkatan ini harus diperhitungkan
• Yang dapat dibedakan yaitu antara agen
personal (dukun sihir, hantu atau dewa) dan
tehnik yang digunakan (pemasukan objek dll)
 Personalistik membutuhkan penyembuh yang
memiliki kekuatan supranatural atau
kekuatan ramalan magic.
 Dalam sistem naturalistik tidak ditemukan

shaman dan dukun sihir, penyembuh


cenderung untuk menjadi “dokter” dalam arti
mereka telah mempelajari keterampilan
melalui observasi dan praktek
• Personalistik ; diinginkan shaman atau
dukun sihir yang mempunyai kekuatan
besar, untuk dapat mengidentifikasi agen
penyebab. Pengobatan terhadap gejala
penyakit termasuk kepentingan ke-2
• Naturalistik : berkenaan dengan
penyembuh, diagnosis merupakan hal
yang kurang penting. Penentuan tentang
penyebab dilakukan oleh pasien atau
anggota keluarganya.
• Awalnya, personalistik- naturalistik cocok
bagi pengobatan rakyat Amerika.
• Etiologi personalistik : mencakup
kepercayaan yang luas terhadap ilmu sihir,
mata jahat, dan penyakit akibat hukuman
Tuhan atas dosa- dosa yang diperbuat
• Naturalistik : meliputi kepercayaan bahwa
dingin dalam berbagai cara dapat
menyebabkan penyakit.
 Akhirnya, dalam mengamati pengobatan
rakyat Amerika, orang merasakan bahwa
etiologi- etiologi personalistik dan
pengobatan yang berhubungan dengannya
menjadi semakin maju dibandingkan dengan
etiologi- etiologi naturalistik