Anda di halaman 1dari 27

KELOMPOK 7

•Bimo Marwanto
•Fauziah Nurhayani

•Maghfira Brahmania

•Salwa Hanifa Nurhadi


LANGKAH-LANGKAH
MELAKUKAN EDUKASI,
PENYULUHAN, DAN
NASEHAT/KONSELING GIZI
DENGAN MEDIA
TRADISIONAL
Pengertian Penyuluhan
menjelaskan mengenai segala informasi yang ingin
disampaikan kepada kelompoksasaran yang akan
menerima manfaat penyuluhan (beneficiaries),
sehingga merekabenar-benar memahami seperti
yang dimaksud oleh penyuluh.

Penyuluhan tidak boleh bersifat searah tapi harus


komunikasi timbal balik (bersifatdua arah dan
aktif) agar aspirasi masyarakat diketahui
Pengertian Konseling

serangkaian kegiatan sebagai proses komunikasi 2


(dua) arah untuk menanamkan dan meningkatkan
pengertian, sikap dan perilaku sehingga membantu
klien / pasien mengenali dan mengatasi masalah
gizi melalu ipengaturan makanan dan minuman
yang dilaksanakan oleh nutrisionis/dietisien
Pengertian Edukasi, Penyuluhan, dan Konseling Gizi

Penyuluhan gizi menurut Suharjo (2003) adalah


pendekatan edukatif yang menghasilkan perilaku
individu atau masyarakat yang diperlukan dalam
peningkatan atau mempertahankan gizi baik.
Langkah-langkah dalam penyuluhan dan konseling
gizi :

Dalam buku Penuntun Konseling Gizi, karya


Cornelia et al , ada 4 langkah kegiatan evaluasi
penyuluhan dan konseling gizi, yaitu :

1.Monitoring Perkembangan
Monitoring ini dilakukan oleh pesuluh atau konselor
dalam memantau perkembangan kliennya
hal ini dapat dilakukan dengan :
a. Mengecek pemahaman dan ketaatan diet klien
b. Menentukan apakah intervensi dilakukan sesuai
dengan rencana
c. Menentukan apakah status gizi klien tetap atau
berubah
d. Mengumpulkan informasi yang menunjukan
alasan tidak adanya perkembangan dari kondisi
klien
2.Mengukur hasil

Dalam proses Asuhan Gizi Standar hal yang diukur


tergambar pada komponen tanda atau gejala dari
diagnosis gizi. Sehingga, kita dapat memilih
indikator sesuai dengan gejala, tujuan intervensi,
dan diagnosis medis.
3.Evaluasi Hasil
Kegiatan evaluasi hasil ini merupakan kegiatan
dengan membandingkan antara data terbaru
dengan data sebelumnya. Dalam evaluasi hasil
ini bertujuan untuk menilai keberhasilan
penyuluhan dan konseling gizi, sehingga kita
dapat mengetahui tingkat keberhasilan atau
bahkan kegagalan.
Pada evaluasi hasil ini terbagi menjadi 2 tahap,
yaitu :

a.Evaluasi proses(Jangka Pendek):


Dalam melakukan evaluasi proses hal yang
diperhatikan adalah partisipasi klien,kesesuaian
materi dan metode yang digunakan dalam
menyampaikan materi, dan waktu yang
digunakan.
b.Evaluasi Dampak(Jangka Panjang) :
Evaluasi dampak lebih ditujukan untuk melihat
keberhasilan konselor atau penyuluh, hal ini
dapat diketahui dari apakah klien melakukan
kunjungan ulang, ketepatan asupan gizi yang
disarankan,dan apakah terjadi perubahan perilaku
positif klien terhadap makanan dan kesehatan.
Tujuan Penyuluhan Gizi :

1.      Terbentuknya sikap positif terhadap gizi.

2.      Terbentuknya pengetahuan tentang gizi.

3.      Adanya motivasi untuk mengetahui lebih lanjut


tentang hal-hal yang berkaitan dengan gizi.

4.      Terjadinya perubahan prilaku yang lebih baik.


Menurut Coseteng dan Nemenzo :

media tradisional sebagai bentuk-bentuk verbal,


gerakan, lisan, dan visual yang dikenal rakyat,
diterima, dan diperdengarkan atau
dipertunjukkan oleh dan/atau untuk mereka
dengan maksud menghibur, menjelaskan,
mengajar, dan mendidik.
Sifat Umum Media Tradisional :
 mudah diterima
 relevan dengan budaya yang ada

 menghibur

 menggunakan bahasa lokal

 fleksibel

 memiliki kemampuan untuk mengulangi pesan

yang dibawanya
 komunikasi dua arah
media tradisional tampil dalam bentuk nyanyian
rakyat, tarian rakyat, musik instrumental rakyat,
drama rakyat, pidato rakyat dan semua kesenian
rakyat apakah berupa produk sastra, visual ataupun
pertunjukkan
Contoh media tradisional
 tudung sipulung (duduk bersama)
 ma’bulo sibatang (kumpul bersama dalam sebuah
pondok bambu) di Sulawesi Selatan
 selapanan (peringatan pada hari ke-35 kelahiran)
di Jawa Tengah
 sebuah instrumen tradisional seperti kentongan
yang masih banyak digunakan di Jawa.
Kelebihan Media Tradisional
 tumbuh dan berkembang di masyarakat, sehingga
dianggap sebagai bagian atau cermin kehidupan
masyarakat desa.
 Media massa modern harus dinikmati dengan
jenjang dan pengetahuan tertentu, sedangkan media
tradisional bisa dinikmati oleh semua kalangan.
 Seni tradisional sifatnya lebih menghibur sehingga
lebih mempengaruhi sikap masyakarat.
Hambatan dalam seni dan media tradisional:

 Sejalan dengan tingkat perkembangan masyarakat


yang kian maju dan modern, akan terancam
eksistensinya.
 Peran serta pemerintah sangat kecil, padahal seni
tradisional menjadi salah satu sumber devisa yang
dapat diandalkan.
 Media massa kurang tertarik memberitakan seni
tradisional.
Peran Media Tradisional dalam Sistem
Komunikasi
 Bersifat menghibur
 membawa pesan-pesan yang membangun
 menjalankan fungsi pendidikan
 dapat digunakan untuk menyampaikan
pengetahuan kepada khalayak (warga masyarakat)
 dapat menanamkan dan mengukuhkan nilai-nilai
budaya, norma sosial, dan falsafah sosial.
Wayang
 Wayang dalam arti bahasa berarti bayangan, ialah
semacam seni drama, di mana boneka-boneka
digerakkan oleh seorang dalang dan bayangan
boneka-boneka itu ditangkap di atas kelir.

 Pertunjukkan tersebut selalu menekankan


perjuangan yang baik melawan yang buruk
Wayang
 Pertunjukkan wayang biasanya disampaikan dalam
bahasa daerah misalnya, bahasa Jawa, Sunda, atau
Bali yang diiringi nyanyian dan musik yang
spesifik.

 Wayang mengajarkan cara memperoleh


pengetahuan, kedamaian pikiran, dan sikap positif
yang diperlukan untuk mencapai kesempurnaan
hidup.
 Wayang dapat dijadikan sebagai media penyuluhan.

 Penggunaan wayang sebagai media


penyuluhan dilakukan melalui kegiatan bercerita.
Penyuluh cukup menceritakan kisah pewayangan
yang mengandung nilai kebaikan serta mengajarkan
karakter tokoh wayang tersebut untuk diteladani dan
dijadikan sebagai sumber motivasi
Kelebihan yang dimiliki oleh wayang :

1.  Wayang bersifat acceptable.
2.  Wayang bersifat timeless (cerita yang
memiliki kesamaan dari waktu ke waktu)
3.  Wayang ini tidak membutuhkan banyak biaya
seperti media lain serta praktis  dan efisien.
Jenis Jenis Wayang :
1. Wayang Purwa
2. Wayang Madya 
3. Wayang Gedog
4. Wayang Krucil / Wayang Klitik
5. Wayang Golek
6. Wayang Perjuangan / Wayang Suluh
7. Wayang Topeng
8. Wayang Wong / Wayang Orang
9. Wayang Beber
Opera
 Opera adalah sebuah bentuk seni, dari pentasan
panggung dramatis sampai pentasan musik.

 Dalam mementaskan sandiwara, opera memakai


elemen khas teater seperti pemandangan, pakaian, dan
akting.

 Namun kata-kata dalam opera dinyanyikan tidak


dituturkan. Penyanyi ditemani oleh ansambel musik,
dari ansambel pembantu yang kecil hingga orkestra
simfoni penuh.
 Opera dinyanyikan biasanya dengan suara yang tinggi.

 pada penyanyi pria dapat dibedakan menjadi "tenor", "


baritone", dan "bass". Untuk penyanyi wanita
"soprano", " mezzo-soprano", dan "contralto".

 Seni visual, seperti melukis, dilaksanakan untuk


membuat tontonan visual di panggung, yang dianggap
sebagai sebagian penting pentasan panggung.
TERIMA KASIH