Adaptasi Fisik dan Psikososial pada Kehamilan

By Home Group 1

Adaptasi Fisik pada Kehamilan

Sistem Reproduksi .

Sistem Reproduksi: Uterus Berat uterus menjadi 20 kali dan kapasitasnya meningkat 500 kali Terjadi lightening pada akhirakhir kehamilan Pengaruh hormon estrogen dan progesteron: Ø Hipertrofi dan dilatasi otot Ø Penumpukan jaringan fibrosa dan elastik Ø Penambahan jumlah dan ukuran pembuluh darah vena Ø Dinding uterus semakin menipis Ø Uterus menjadi lunak dan tipis .

Sistem Reproduksi: Serviks • Konsistensi serviks lunak • Banyak mengandung jaringan ikat yang terdiri atas kolagen • Kanalis servikalis dipenuhi oleh mukus yang kental .

Sistem Reproduksi: Vagina  Terjadi produksimukosa vagina yang tebal. hipertrofi otot polos. disebut tanda Chadwick  pH vagina menjadi lebih basa.  Menimbulkan warna ungu kebiruan pada mukosa vagina dan serviks. dari 4 . dan pemanjangan vagina. jaringan ikat yang longgar.

 Vulva  Ovarium dan Tuba Fallopi  Vaskularisasi vulva meningkat dan warnanya menjadi lebih gelap  Ovulasi berhenti selama kehamilan  Tuba fallopi mengalami hipertrofi dan epitel mukosa menjadi gepeng   .

Sistem Integumen .

d nyeri yang tajam  Putting susu menjadi lebih menonjol dan keras  Keluar cairan jernih.Sistem Integumen: Payudara  Sensitivitas bervariasi. tumbuh lebih gelap. dari rasa geli ringan s. kolostrum  Area berpigmen di sekitar putting. areola. dan kelenjarkelenjar Montgomery menonjol keluar .

Perubahan mamae selama kehamilan Umur Kehamilan 3-4 minggu 6 minggu        Perubahan Rasa penuh pada payudara Terjadi pembesaran dan sedikit nyeri Pelebaran pembuluh darah vena disekitar mammae Kelenjar montgomery mulai tampak Penggelapan disekitar areola dan putting Colostrum sudah mulai dikeluarkan 8 minggu 12 minggu 16 minggu  .

 Perspirasi dan sekresi kelenjar lemak lebih aktif  .Sistem Reproduksi: Kulit  Striae gravidarum: terlihat pada abdomen dan bokong. dan terkadang terasa gatal.  Pigmentasi: Ø Linea nigra Ø Cholasma Ø Areola sekitar putting membesar dan warnanya menjadi lebih gelap.

Sistem Endokrin .

proliferasi dan meningkatkan vaskularisasi desidua. menstimulasi pertumbuhan duktus-duktus payudara. relaksasi miometrium) Human placental lactogen/HPL (meningkatkan metabolisme untuk nutrisi fetus terutama metabolisme glukosa dan lemak .Sistem Endokrin: Ovarium dan Plasenta     Korpus luteum mulai menghasilkan estrogen dan progesterone Estrogen (menstimulasi pertumbuhan otot-otot uterus dan membuat sensitif terhadap oksitosin. pertumbuhan puting susu. hiperpigmentasi) Progesteron (mempengaruhi jaringan-jaringan yang dipengaruhi estrogen.

P CO2 memenurun. dan pH meningkat (menjadi lebih basa)  . kelebihan basa (HCO3 atau bikarbonat) menurun.Sistem Endokrin: Kelenjar Tiroid     BMR meningkat hampir 20% dan kelenjar tiroid membesar Perasaan lemah dan letih sebagian besar disebabkan peningkatan aktivitas metabolic Keseimbangan Asam-Basa Sekitar minggu ke-10 gestasi terjadi penurunan tekanan CO2 sekitar 5 mmHg Progesteron dapat meningkatkan sensitivitas reseptor pusat nafas sehingga volume tidal menigkat.

terutama bagian kortikal yang membentuk kortin Sist em End okri n: Kel enj ar Pitu itar y  Lobus anterior dari kelenjar pituitary mengalami sedikit pembesaran selama kehamilan dan terus menghasilkan semua hormone tropic.serta pembentukan prolaktin meningkat   . tetapi dengan jumlah yang sedikit berbeda  Hormon pertumbuhan berkurang dan hormon melanotropik meningkat. Kel enj ar Adr ena l  Ukuran kelenjar adrenal meningkat selama kehamilan.

 Kelenjar Paratiroid  Pankreas  Meningkat selama minggu ke-15 sampai ke-30 pada masa kehamilan ketika kebutuhan kalsium janin lebih besar  Menghasilkan lebih banyak insulin untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat  lan dan IgM meningkat selama kehamilan karena adanya peningkatan .

Sistem Perkemihan Awal kehamilan → Laju filtrasi glomerulus dan aliran plasma ginjal meningkat dan menurun pada akhir kehamilan 6-12 mg → BAK cenderung menetap > 12 mg → perubahan jaringan bagian bawah rongga panggul → ↑ frekuensi BAK dari biasanya. >16 minggu → pembesaran uterus→ ureter dilatasi untuk menampung banyaknya urin Ukuran ginjal sedikit bertambah besar. vaskularisasi meningkat karena pengaruh progesterone Glukosaria (kadar glukosa dalam urin) meningkat pada kehamilan .

↑ volume darah 25-30%. sel darah merah bertambah 33% dan hemoglobin sampai 15% →hemodilusi Denyut nadi ↑ CO ↑ terjadi edema pada kaki. vulva dan saluran anal.Perubahan Sistem Kardiovaskular        Curah jantung ↑ 30% . sehingga beresiko terjadi varises vena dan sering hemoroid Posisi terlentang→ supine hypotensi syndrome .50% mg ke 32 gestasi kemudian menurun sampai sktr 20% pd minggu ke 40.

Perubahan Sistem Muskuloskeletal ↑BB ibu hamil → postur dan cara berjalan wanita berubah ↑ distensi abdomen → panggul miring ke depan. . Pusat gravitasi wanita bergeser ke depan. penurunan tonus otot perut.

panjang paru-paru berkurang.Paru-paru dan Pernapasan  ↑ kadar estrogen → ligamen pada kerangka iga berelaksasi → ekspansi rongga dada meningkat  Karena rahim membesar. Tinggi diafragma bergeser 4cm selama masa hamil  .Perubahan Sistem Pernapasan a. Kerangka iga bagian bawah tampak melebar.

dan ambilan oksigen meningkat   . pernafasan dada menggantikan pernafasan perut dan penurunan diafragma saat inspirasi menjadi semakin sulit  Kecepatan pernapasan dan kapasitas vital tidak berubah. Volume tidal.Dengan semakin tuanya kehamilan. volume ventilator permenit.

hilangnya indera perasa penciuman   . dispnea. Membran mukosa  Bengkak seperti alergi pada membrane mukosa menyebabkan gejala sesak.b. perdarahan hidung. hidung tersumbat. sakit tenggorokan.

Perubahan Sistem Gastrointestinal • Perubahan posisi lambung dan usus akibat perkembangan uterus • ↓ tonus dan motilitas saluran gastro intestinal → waktu pengosongan lambung menjadi lebih lama • Penyerapan makanan ↑ • Terjadi konstipasi → ↑ terjadinya haemoroid • Adanya refluks sekret-sekret asam ke esofagus → terjadinya pirosis (nyeri ulu hati) • .

dan peristaltik balik.  . dan membengkak.    ↑ produksi estrogen → ↓ sekresi HCl ↑ produksi progesteron → tonus dan motilitas otot ↓ → regurgitasi esofagus. Tidak ada peningkatan sekresi saliva. ↑ waktu pengosongan lambung. berongga. tapi ibu mengeluhkan ptialisme (kelebihan saliva). Gusi hiperemi.

Perubahan Sistem Persarafan  a. tangan. Saraf perifer  dapat menyebabkan scrodysesthesia. dan kaku pada semua bagian lengan. atau numbness. atau jarijari  Lordosis dorsolumbar dapat menyebabkan nyeri akibat tarikan pada saraf atau kompresi akar saraf  Akroestesia (rasa baal dan gatal di . tingling.

Peningkatan berat badan  20 minggu pertama mengalami penambahan BB sekitar 2. Otak  Swing mood lebih sering terjadi  Nyeri kepala  Terkadang wanita tidak menerima kehamilannya.5 kg adalah :    .b. dan mungkin terjadi psikosis c.5 kg  20 minggu berikutnya terjadi penambahan sekitar 9 kg  Kemungkinan penambahan BB hingga maksimal 12.

6 0.4 1.4 3.5 1.5 .9 0.8 0.Berat badan (kg) Janin Plasenta Cairan amnion Peningkatan berat uterus Peningkatan berat payudara Peningkatan volume darah Cairan ekstra seluler Lemak 3-4 0.

ADAPTASI PSIKOSOSIAL PADA KEHAMILAN .

TRIMESTER I (Minggu ke 1 – 13) .

Trimester ke 2 (Minggu ke 14 – 26) .

Trimester ke 3 (Minggu ke 27 – kehamilan cukup bulan) .

Transisi Peran Maternal .

Adaptasi Paternal .

.

pertanyaan Mariska: keguguran. suatu kelahiran anak atau apa????? Jawab: s  .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful