Anda di halaman 1dari 14

KELOMPOK 2

PSIKOPEND
1. Elrrefi luthfia Azzahra (19312241004)
2. Widya Aprilia Mujiarsih (19312241005)
3. Malinda Puspita Sari (19312241006)
Pengertian Remaja
• Istilah remaja berasal dari kata latin yaitu “adolescere” (kata
bendanya, adolescentia yang berarti remaja) yang berarti
tumbuh menjadi dewasa. Istilah remaja, seperti yang
dipergunakan saat ini, mempunyai arti yang sangat luas
mencakup kematangan mental, emosional, sosial dan fisik
pandangan ini diungkapkan oleh Piaget .
• Dengan demikian, masa remaja adalah masa dimana anak
tumbuh menjadi dewasa, dari anak-anak menuju ke arah
pribadi orang dewasa. Masa ini ditandai oleh adanya
perubahan-perubahan biologis sehingga membawa akibat
yang tidak sedikit terhadap sikap, perilaku, kesehatan serta
kepribadian remaja.
Perkembangan remaja

Fase perkembangan remaja merupakan pusat


perhatian. Hal ini karena masa remaja
merupakan masa transisi dari masa kanak-
kanak ke masa dewasa.
tipe perkembangan
Perkembangan Fisik Perubahan Emosi

dipengaruhi oleh 3 faktor yaitu mood swing merupakan salah satu


genetik, gizi, dan variasi individu. ciri perubahan emosi pada anak
Diantara ketiga faktor tersebut yang menjelang dewasa, antara anak
memegang peranan penting yaitu perempuan dan anak laki-laki
genetik. perubahan emosinya sama saja, yang
membedakan hanyalah wujud
ekspresinya.
tahap-tahap perkembangan remaja
Masa Pra
Masa Akhir
Pubertas(10-13 Pubertas
tahun)
(usia 17-18 tahun)

Periode
Masa Pubertas
Remaja
Adolesen
(usia 14-16
tahun) (19-21 tahun)
Masa pra pubertas
Masa remaja awal berada pada rentang usia 10-13 tahun ditandai
dengan adanya peningkatan yang cepat dari pertumbuhan dan
pematangan fisik, sehingga intelektual dan emosional pada masa
remaja awal ini sebagian besar pada penilaian kembali dan
restrukturisasi dari jati diri. Pada tahap remaja awal ini
penerimaan kelompok sebaya sangatlah penting
masa pubertas
Masa remaja madya berada pada rentang usia 14-16 tahun ditandai
dengan hampir lengkapnya pertumbuhan pubertas, dimana
timbulnya keterampilanketerampilan berpikir yang baru, adanya
peningkatan terhadap persiapan datangnya masa dewasa, serta
keinginan untuk memaksimalkan emosional dan psikologis dengan
orang tua
masa
akhir 1) Minat menunjukkan kematangan terhadap
fungsi-fungsi intelek.

pubertas
2) Ego lebih mengarah pada mencari
kesempatan untuk bersatu dengan orang lain
dalam mencari pengalaman baru.
Masa remaja akhir berada pada 3) Terbentuk identitas seksual yang permanen
rentang usia 16-19 tahun. Masa atau tidak akan berubah lagi.
ini merupakan masa konsolidasi 4) Egosentrisme (terlalu memusatkan
menuju periode dewasa dan perhatian pada diri sendiri) diganti dengan
ditandai dengan pencapain lima keseimbangan antara kepentingan diri sendiri
hal, yaitu: dengan orang lain.
remaja
(adolesen)
Secara psikologis, masa remaja adalah usia dimana individu
berintraksi dengan masyarakat dewasa, usia dimana mereka tidak
lagi dibawah tingkat orang-orang yang lebih tua, namun berada
dalam tingkat yang sama. Masa remaja (adolesen) merupakan masa
perkembangan transisi antara masa anak-anak dan masa dewasa
yang mencakup perubahan biologis, kognitif, dan social emosional.
Usia remaja ini dimulai dari 10 sampai 13 tahun dan berakhir pada
usia 18 sampai 22 tahun atau dimulai ketika anak sudah matang
secara seksual dan berakhir ketika mencapai matang secara hukum.
GAN
KOGNITIF
REMAJA
Perkembangan kognitif
adalah perubahan
kemampuan mental seperti
belajar, memori, menalar,
berpikir, dan bahasa
PERKEMBANGAN EMOSI
REMAJA

Masa remaja merupakan puncak emosionalitas, yaitu


perkembangan emosi yang tinggi. Pertumbuhan fisik,
terutama organ-organ seksual mempengaruhi
berkembangnya emosi atau perasaan-perasaan dan
dorongan-dorongan baru yang dialami sebelumnya, seperti
perasaan cinta, rindu, dan keinginan untuk berkenalan
lebih dekat dengan lawan jenis
Perkembangan moral pada remaja
❖ Perkembangan moral adalah mencakup perkembangan pikiran,
perasaan, dan perilaku menurut aturan atau kebiasaan mengenai hal-
hal yang seharusnya dilakukan seseorang ketika berinteraksi dengan
orang lain (Hurlock).
APA ITU MORAL
❖ Moralitas remaja “lebih matang” jika dibandingkan dengan usia ?
anak, karena hasil pengalaman yang didapat dan dari interaksi sosial
remaja dengan orang tua, guru, teman sebaya, atau orang dewasa
lainnya. Mereka sudah lebih mengenal tentang nilai-nilai moral atau
konsep-konsep moralitas.
PERKEMBAN
GAN SOSIAL
REMAJA
❖ Perkembangan sosial berarti perubahan
dalam berhubungan dengan orang lain.

❖ Remaja mudah sekali hanyut dalam


rangsangan sosial yang negatif karena
tidak selektif memilih teman atau
kelompok sebayanya. Bila teman atau
kelompok sebayanya memiliki life-style
yang buruk bahkan melanggar hukum
dan ajaran agama (seperti minum-
minuman keras, mengkonsumsi zat
adiktif, dan seks bebas)
Terimakasih,
tetap semangat
☺ CREDITS: This presentation template was created by
Slidesgo, including icons by Flaticon, and infographics &
images by Freepik.

Anda mungkin juga menyukai