Anda di halaman 1dari 29

rangka apendikular

Sistem gerak bawah


Sistem gerak atas
Rangka apendikular adalah rangka tambahan yang
menyusun alat gerak, yaitu tangan dan kaki. bagian dari
kerangka ini mencakup tungkai bawah dan atas,
gelang bahu, dan gelang panggul.
Umumnya, kerangka manusia di sokong oleh struktur seperti ligamen, tendon, otot
dan organ manusia yang lain. sejumlah 206 tulang membentuk sistem kerangka
manusia dewasa. Rangka tubuh manusia dibagi menjadi dua yaitu rangka aksial dan
apendikular, kali ini akan membahas salah satu dari kedua rangka tersebut yaitu
rangka apendikular. Rangka apendikular berjumlah 126 buah, meliputi gelang bahu,
anggota gerak atas, gelang panggul dan anggota gerak bawah.
Secara garis besar rangka apendikuler menyusun
alat gerak seperti tangan dan kaki. Rangka
Apendikuler terdiri atas tungkai atas (tulang anggota
depan) dan tungkai bawah (tulang anggota
belakang). Tungkai atas berhubungan dengan tulang
aksial pada bahu. Bahu manusia tersusun atas
tulang selangka dan tulang belikat. Tungkai bawah
berhubungan dengan tulang aksial pada bagian
gelang panggul .
1. Gelang bahu ( pektoral)
Gelang bahu merupakan persendian yang menghubungkan lengan
dengan badan. Pergelangan bahu memiliki mangkuk yang tidak
sempurna karena bagian belakangnya terbuka. Gelang bahu tersusun
dari dua macam tulang, yaitu scapula (tulang belikat) dan klavikula
(tulang selangka).

• Skapula (tulang belikat), berbentuk pipih hampir segitiga dan


memiliki tonjolan berbentuk seperti paruh gagak. Skapula terdapat
dibagian punggung sebelah luar atas dan berfungsi sebagai tempat
perlekatan sebagian otot dinding dada dan lengan.
• Klavikula (tulang selangka), berbentuk panjang sedikit bengkok
hampir menyerupai huruf S, berfungsi sebagai tempat melekatnya
otot leher, toraks, punggung dan lengan.
 
Anggota gerak atas tersusun dari tulang humerus,
radius, ulna, karpal, metacarpal  dan falangus.
2. Anggota gerak atas
1. Humeris ( tulang pangkal lengan)

Berbentuk panjang seperti tongkat,


dengan bagian bagian ujung yang
berhubugan dengan bahu memebentuk
kepala sendi yang bundar di sebut
kaput humeri.
2. Radius ( tulang pengupil)
Berbentuk panjang, dan terletak lateral
(sebelah sisi) sejajar dengan ibu jari.
Bagian dataran sendi yang
menghubungkan radius dan humerus
berbentuk bundar sehingga lengan bawah
dapat berputar atau telungkup.
• Pada ujung atas terdapat bagian yang sangat khas yaitu
bonggol tulang yang bundar, disebut caput radii (kepala
radius). Permukaan caput akan bersendi dengan capitulum
di tulang lengan atas. Keliling caput akan bersendi dengan
tulang hasta. Di dekat caput, terdapat struktur kasar yang
disebut tuberositas radii.
• Badan tulang pengumpil memiliki pinggir interosseus (yang
menghadap ke tulang hasta) yang tajam.
• Pada ujung bawah terdapat penonjolan processus
styloideus ke arah distal. Di permukaan posterior, terdapat
struktur kasar yang kecil yang disebut tuberculum dorsalis.
3. Ulna ( tulang hasta )
Berbentuk panjang dan merupakan tulang bawah yang
bentuknya sejajar dengan jari kelingking
• Tulang hasta dibentuk dari tiga pusat yaitu pada badan
tulang, bagian bawah (inferior), dan atas dari olecranon. 
Osifikasi (pembentukan tulang) dimulai dari bagian tengah
badan tulang pada janin berumur delapan minggu. Pada
saat mendekati kelahiran, mulai dibentuk tulang hasta yang
sejati. Pada anak-anak umur empat tahun, pertumbuhan
tulang dimulai dari tengah kepala tulang. Pada umur
sepuluh tahun, terjadi pertumbuhan di olecranon. Pada
umur enambelas tahun, bagian superior tulang sudah
benar-benar bersendi dengan humerus, dan pada bagian
bawah terjadi pada usia kira-kira duapuluh tahun.
4. Karpal ( tulang pergelangan tangan )
Terdiri atas 8 tulang yang tersusun dalam 2
baris. Karpal merupakan tulang-tulang
pendek yang berbentuk berbeda-beda.
Yaitu, bulat, segitiga, bulan sabit, segi
banyak, seperti kacang, berkepala, dan
berkait.
6. Falangus
Tersusun dari tulang pipa pendek, dan berjumlah 14
buah, ( 3 ruas pada masing2 jari dan 2 ruas pada
masing2 ibu jari)
3. Pelvis ( gelang panggul)
Gelang panggul terdiri atas tiga pasang tulang yang bersatu, yaitu
tulang usus ( tulang ilium) tulang kemaluan ( pubis) tulang duduk
(iskium) .
Gelang panggul berfungsi untuk menyangga berat tubuh serta
melindungi bagian dalam rongga pelvis yang berisi organ kandung
kemih ( vesika urinaria) dan alat-alat kandungan pada wanita.
• 1.tulang usus berfungsi untuk melindungi sistem
ekskresi, sistem pencernaan dan pinggul2. tulang
duduk berfungsi untuk menyangga tulang tulang
kecil lainnya yg ada di sekitar panggul3. tulang
kemaluan berfungsi untuk memudahkan organ
reproduksi tersebut dlm melakukan
tugasnyaSimak lebih lanjut di Brainly.co.id -
https://brainly.co.id/tugas/16772816#readmore
5. Metakarpal
Terdiri atas tulang pipa pendek
berjumlah 5 buah, dan
berhubungan dengan tulang
pergelangan tangan dan tulang
jari
4. Anggota gerak bawah
Anggota gerak bawah terdiri dari femur(tulang
paha),tibia ( tulang kering),fibula ( tulang
betis),patela ( tulang tempurung lutut) tarsal ( tulang
pergelangan kaki) metatarsal( tulang telapak kaki)
dan falangus ( tulang jari kaki)
 femur ( TULANG PAHA )
Merupakan tulang pipa terpanjang dan terbesar.
Pangkal tulang dekat gelang panggul,
membentuk kepala sendi yang disebut kaput
femoris. Bagian ujungnya membentuk
persendian lutut.
 Tibia ( tulang kering)
merupakan tulang pipa terbesar setelah tulang
paha, ikut menopang berat tubuh, bagian
pangkal membentuk persendian lutut dengan
femur dan pada bagian ujung bawah terdapat
tonjolan yang disebut meleolous medial ( mata
kaki dalam)
 patela ( tulang tempurung lutut )
merupakan tulang pipi berbentuk segitiga yang
sudutnya membulat.
Tarsal ( tulang pergelangan kaki)
Terdiri atas 7 tulang kecil pada setiap kaki, yaitu
satu tulang loncat ( talus), satu tulang berbentuk
kapal ( navikular ), satu tulang berbentuk dadu
( kuboid ) dan 3 tulang kuneiformis berbentuk
baji.
Metatarsal
Terdiri atas lima tulang pipa berbentuk bulat
panjang. Metatarsal pertama merupakan
metatarsal yang lebar pendek dan panjang.
Falangus ( tulang jari kaki)
Terdiri atas tulang pendek berjumlah 14 buah
pada setiap kaki. Setiap jari kaki terdiri atas 3
ruas tulang, kecuali ibu jari yang hanya memiliki
2 ruas saja.
1. Maria ivone angelica mukin
2. yohanes f. Bogar
3. Melva margareth canalini darato
4. petrus mario dasantos
5. Laurensia stefania

Anda mungkin juga menyukai