Anda di halaman 1dari 5

MANDI WAJIB

Disusun oleh :
1. Ana Fais
2. Putty Annisa Kaharudin (20200410370011)

Teknik Kimia
Kelas C-Pindahan
Tahun ajaran 2020/2021
SEBAB-SEBAB MANDI WAJIB
Sebab-Sebab Mandi Wajib Alasan seseorang Harus Mandi
Wajib/Mandi Junub antara lain:

1. Bersetubuh, baik keluar mani ataupun tidak


2. Keluar mani, baik keluarnya karena bermimpi ataupun
sebab lain dengan sengaja atau tidak, dengan perbuatan
sendiri atau bukan
3. Selesai haid (menstruasi)
4. Melahirkan (wiladah) dan pasca melahirkan (nifas)
5. Mati. Orang Islam yang mati, fardu kifayah atas muslimin
yang hidup memandikannya, kecuali orang yang mati
syahid
Tata Cara Mandi Wajib
Fardlu mandi wajib antara lain sebagai berikut :
1) Niat untuk mensucikan diri dari hadats besar
2) Menghilangkan najis
3) Meratakan air ke seluruh badan dengan cara menyiramkannya

Sedangkan yang disunahkan dalam mandi wajib adalah sebagai berikut :


1) Membaca basmallah
2) Menghilangkan kotoran dan najis yang ada pada badan
3) Membersihkan kemaluan atau beristinja
4) Berwudlu dengan sempurna dan membersihkan lipatanlipatan pada anggota
wudhu
5) Membasuh kepala dengan meratakan air keseluruh tubuh
6) Mendahulukan anggota badan sebelah kanan
7) Membasuh berulang seluruh badan sebanyak tiga kali
8) Menghadap kiblat, dan tidak menyeka badan tanpa udzur
9) Tidak berbicara kecuali ada kebutuhan
Rukun Mandi

Rukun Mandi
a. Niat “bagi orang yang junub hendaklah berniat
(menyengaja) menghilangkan hadas
junubnya, perempuan yang haid atau nifas
hendaklah ia berniat menghilangkan hadar
kotorannya
b. Mengalirkan air keseluruh tubuh
Cara-cara Mandi Dalam pelaksanaan mandi

Dalam melaksanakan semua macam mandi, tidak ada perbedaan kecuali pada niat.
Mandi tartibi(secara berurutan)
a. membasuh kepala dan leher.
b. Lalu membasuh setengah badan bagian kanan
c. Kemudian membasuh setengah badan bagian kiri.

Mandi irtimasi (menyelam):


1. Dengan niat mandi, membenamkan diri secara se-kaligus ke dalam air sehingga
seluruh badan dan kepala berada di dalam air.
2. Atau membenamkan diri secara bertahap ke dalam air, sampai pada akhirnya seluruh
badan dan kepala berada di dalam air.
3. Atau masuk ke dalam air, kemudian menggerakkan badan dengan niat mandi.

Mandi bisa dikerjakan dengan dua cara; tartibi dan irtimasi. Pada mandi tartibi,
pertama-tama membasuh kepala dan leher, kemudian setengah badan bagian kanan,
dan setelah itu setengah badan bagian kiri. Pada mandi irtimasi, seluruh badan dan
kepala berada di dalam air secara sekaligus. Oleh karena itu, untuk mela-kukan mandi
irtimasi, diperlukan air yang cukup supaya bisa memasukkan seluruh badan dan kepala
ke dalamnya.