Anda di halaman 1dari 37

STRATEGI DALAM

PENDEKATAN
PROMOSI
KESEHATAN
Basuki Widiyanto S.Kep, Ns, MPH
Content of list
1. Strategi global
2. Strategi Otawa Charter
3. Pendekatan medical
4. Perubahan perilaku
5. Education
6. Berpusat pada klien
7. Perubahan sosial
Strategi adalah pendekatan secara
keseluruhan yang berkaitan dengan
pelaksanaan gagasan, perencanaan,
dan eksekusi sebuah aktivitas dalam
kurun waktu tertentu

Strategi Promosi Kesehatan adalah


cara atau langkah yang diperlukan
untuk mencapai, memperlancar,
atau mempercepat pencapaian
tujuan promosi kesehatan.
SASARAN PROM-KES MENURUT
TATANAN
Tatanan Sasaran Sasaran Sasaran Program
PHBS Primer sekunder Tersier Prioritas

Rumah •Ibu Kader Kader KIA


tangga •Anggota PKK PKK Gizi
keluarga Toma Toma Kes-
Toga Toga Lingk
LSM LSM Gaya
hidup
JPKM

BERSAMBUNG
SASARAN PROM-KES MENURUT
TATANAN
Tatanan Sasaran Sasaran Sasaran Program
PHBS Primer sekunder Tersier Prioritas

Institusi Seluruh  Guru,  KaSek, Gizi


Pendidikan siswa &  dosen Dekan Kes-
mahasiswa  Karyawn  Pengelol Lingk
 OSIS a sek. Gaya
 BP3  Pemilik hidup
Sekolah
 Pengelola JPKM
kantin

BERSAMBUNG
SASARAN PROM-KES MENURUT
TATANAN
Tatann Sasaran Sasaran Sasaran Progrm
PHBS Primer sekunder Tersier Priortas

Tempat Seluruh Pengurus/  Pengelol Kes-


kerja karyawn Serikat a Lingk
Pekerja  Pemilik Gaya
perusaha hidup
an

BERSAMBUNG
SASARAN PROM-KES MENURUT
TATANAN
Tatana Sasaran Sasaran Sasaran Program
n Primer seknder Tersier Prioritas
PHBS

Tempat  Pengunjung o Karyawan  Kepala Kes-


Umum  Pengguna o Pengelola Daerah Lingk
jasa Gaya
hidup

BERSAMBUNG
SASARAN PROM-KES MENURUT
TATANAN
Tatann Sasarn Sasaran Sasaran Program
Prioritas
PHBS Primer sekunder Tersier

Sarana Petugas Organisasi  Pimpinan/ Kes-


kesehatan kesehatan Profesi Kes. Direktur Lingk
 Kelompok  Ka.Daerah Gaya
Peduli Kes.  BAPPEDA hidup
 DPRD
1. Strategi Global
Advokasi

Bina Suasana/
Strategi Global
dukungan sosial

Diperkenalkan oleh WHO


tahun 1984 Gerakan
masyarakat
1.1 Advokasi

• Advokasi menurut Mansour Faqih adalah media atau


cara yang digunakan dalam rangka mencapai suatu
tujuan tertentu.
• Advokasi lebih merupakan suatu usaha sistematis dan
terorganisir untuk mempengaruhi dan mendesakkan
terjadinya perubahan dalam kebijakan publik secara
bertahap maju
• Advokasi adalah kegiatan untuk meyakinkan para
penentu kebijakan atau para pembuat keputusan
sehingga mereka memberikan dukungan baik kebijakan,
fasilitas, maupun dana terhadap program yang
ditawarkan
Sasaran Advokasi

Penentu kebijakan Pembuat keputusan


(policy maker) (decision maker)
Mendapatkan Mendapatkan
komitmen politik dukungan kebijakan
(political comitment) (policy support)

Tujuan
Advokasi
Mendapatkan Mendapatkan
dukungan masyarakat dukungan system
(social acceptence) (system support)
Lobi politik
(political
lobbying)

Perkumpulan Bentuk
Seminar/
(asosiasi) Kegiatan presentase
peminat
Advokasi

Media
Meyakinkan

(credible)

Prioritas tinggi
(high priority) Hal yang Layak
(feasible)
penting dalam
advokasi

Penting (urgent)
Relevan
STRATEGI PROMOSI KESEHATAN:
ENAM (6) LANGKAH ADVOKASI (JHU-
DepKes, 2000)

1. MELAKUKAN ANALISIS
2. MENYUSUN STRATEGI
3. MENGGALANG KEMITRAAN
(MOBILISASI)
4. PELAKSANAAN / TINDAKAN
5. EVALUASI
6. KESINAMBUNGAN PROSES

BERSAMBUNG
STRATEGI PROMOSI KESEHATAN:
ENAM (6) LANGKAH ADVOKASI
(JHU), a.l.
1. MENGANALISIS
 Identifikasi masalah ?
 Kebijakan yang ada ?
 Program komunikasi yang ada ?
 Perubahan kebijakan yang diinginkan ?
 Mitra kerja (stake holders) yg terkait policy ?
 Jejaring utk penentu policy + pesan yg tepat ?
 Sumber daya yang ada ?
STRATEGI PROMOSI KESEHATAN
secara ringkas
STRATEGI SASARAN HASIL TATANAN
UTAMA

ADVOKASI Sasaran tertier KEBIJAKAN •Rumah Tangga


(Advocacy) DPRD, Ka Daerah BERWAWASAN •Institusi
KESEHATAN Pendidikan
•Tempat Kerja
BINA Sasaran sekunder: •Tempat Umum
SUASANA Toma, PKK, Kader KEMITRAAN & •Sarana
(Social OPINI Kesehatan
Support)

PEMBER Sasaran primer


DAYAAN -Individu GERAKAN
(Empower -Unit kerja MASYARAKAT
ment) MANDIRI
STRATEGI PROMOSI KESEHATAN
1. ADVOKASI -PHBS
SASARAN METODE HASIL YANG
Komunikasi persuasif: DIHARAPKAN

Penentu kebijakan -seminar sehari -Kebijakan publik,


DPRD, Pimpinan -lobby, Petisi -peraturan,
perusahaan / -orientasi, Negosiasi -perundangan,
organisasi -dukungan, fasilitas
-Coffee morning, dll
MASYARAKAT : -Advokasi lewat media -Koalisi
-LSM, PKK, Kader -Pemasaran sosial, KIE -jaringan kerja,
-Org. profesi, -kampanye, -Kemitraan
-sarasehan, dll
-media massa
MASYARAKAT luas: KIE dalam acara Kebijakan dlm
Individu / kepala formal (rembug desa, tatanan rumah
peringatan hari besar, tangga, RT, RW --
keluarga /
hari Kes), informal
RT/RW/Desa desa
BERSAMBUNG
STRATEGI PROMOSI KESEHATAN
BEDA RUMUSAN PESAN ADVOKASI VS PENYAJIAN
ILMIAH
(DepKes, 2000)

ADVOKASI KES. PENYAJIAN ILMIAH


6. Dahulukan kesimpulan 6. Uraian dulu, baru
7. Banyak fakta & gambaran kesimpulan
tak perlu 7. Bukti yang mendukung
8. Persiapan & kegiatan yg sangat penting
cepat & tepat 8. Persiapan & penelitian
9.Selebriti dapat dukung yang buru-buru tidak
kegiatan
akan berharga
10. Percaya bahwa
kebenaran politis itu 9. Selebriti tidak berperanan
subyektif 10. Kebenaran ilmiah
dipercaya objektif
1.2 Bina Suasana/dukungan
sosial
Bina Suasana/dukungan social adalah upaya menciptakan
opini yang mendorong individu dalam masyarakat agar
mau melakukan perilaku yang diperkenalkan.

Bina suasana individu


Individu tokoh Bina suasana kelompok
masyarakat >
berpengaruh & Kelompok Bina suasana
masyarakat seperti masyarakat umum
paling dekat pengurus RT/RW,
dengan majelis pengajian, Masyarakat
masyarakat perkumpulan seni, umum >
organisasi (profesi,
mahasiswa, membina
pemuda) melalui media
STRATEGI PROMOSI KESEHATAN: BINA SUASANA (SOCIAL
SUPPORT)
--Menjalin kemitraan dg berbagai kelompok utk pembentukan opini publik.
SASARAN METODE HASIL YANG
DIHARAPKAN

Tokoh Agama / To- -Studi Banding -Norma sosial


Masyarakat -Pertemuan berkala -kondisi / situasi
-Kunjungan lapangan kondusif utk PHBS
-kampanye
Dunia -Lokakarya mini -Kemitraan
Usaha/Swasta -Sarasehan, Disk.Meja -kondisi / situasi
Bundar, Pem-Sosial kondusif utk PHBS
LSM, PKK, Kader, -Pelatihan, Penyuluhan -jaringan kerja,
dll -Malam seni tradisional -Koalisi
Org. Profesi, -Semiloka -Kemitraan
Media massa -Konferensi Pers -Norma sosial
-Dialog terbuka
STRATEGI PROMOSI KESEHATAN:
BINA SUASANA (SOCIAL SUPPORT)
(DepKes,2000)
Untuk kelanggengan & kesinambungan BINA
SUASANA, diperlukan:

 Forum komunikasi
 Dokumen & data yg. Up to date
 Mengikuti perkembangan masyarakat
 Hubungan terbuka, serasi, dinamis
 Menumbuhkan keciptaan terhadap kesehatan
 Memanfaatkan kegiatan & sumber daya yg dukung
PHBS
 Adanya umpan balik & penghargaan
1.3 Gerakan/ Pemberdayaan
Masyarakat

Membantu sasaran berubah


Pemberdayaan > proses dari tidak tahu menjadi
pemberian informasi tahu, dari tahu menjadi
secara terus-menerus & mau, dari mau menjadi
bersinambungan mampu melaksanakan
Gerakan mengikuti perilaku yg diperintahkan
masyarakat/pemb perkembangan sasaran
e rdayaan
(empowerment)
Meningkatkan
perilaku sehat

Bergotong royong
meningkatkan kes Meningkatkan
lingkungan peran serta
Tujuan gerakan/ masyarakat
pemberdayaan
masyarakat

Meningkatkan
Mendapat
ketrampilan dlm
kemudahan utk
memelihara kes.
menjaga kes. &
lingkungan
Prinsip Pemberdayaan
Masyarakat
Menumbuh Mengembangkan
Menumbuhkan gotong-royong
kembangkan potensi
kontribusi
masy.

Promosi,
Bekerjasama pendidikan, Upaya kemitraan
dengan masy. pelatihan
memanfaatkan
potensi setempat

Desentralisasi (sesuai
denga budaya setempat)
Model Pemberdayaan Masyarakat
• Pemberdayaan pimpinan masyarakat, mis : sarahsehan
• Pengembangan upaya kes. Bersumber daya masy. Mis;
posyandu, polindes
• Pemberdayaan sarana masy, mis; dana sehat
• Pemberdayaan sarana masy, mis; sumur/ jamban
komunitas
• Peningkatan pengetahuan masy. Mis; lomba pengolahan
makanan balita dll
• Pengembangan teknologi tepat guna, mis
penyederhanaan deteksi dini kanker
Indikator Keberhasilan Pemberdayaan
Masyarakat (Depkes RI, 2007)
INPUT PROSES OUTPUT

Jumlah SDM, Jumlah &


dana & jenis kegiatan Jumlah pimpinan
sarana yg dilakukan masyarakat yg
berperan aktif,
jumlah rumah yg
sehat
STRATEGI PROMOSI KESEHATAN (DepKes,2000):
Dua Cara Pendekatan dalam
GERAKAN MASYARAKAT
(EMPOWERMENT)

1. PENDEKATAN MAKRO, yaitu:

 Membangun komitmen di setiap jenjang


 Membangun masyarakat (Critical Mass)
 Menyediakan juklak & biaya operasional
 Memonitor & evaluasi serta koordinasi

BERSAMBUNG
STRATEGI PROMOSI KESEHATAN (DepKes,2000):
Dua Cara Pendekatan dalam
GERAKAN MASYARAKAT (EMPOWERMENT)

2. Pendekatan MIKRO, yaitu:


Menggali potensi yang belum disadari masy.
 Membuat model-model percontohan dan prototipe
pengembangan masyarakat
 Dikembangkan beberapa tolak ukur keberhasilan
PHBS sesuai sikon setempat

BERSAMBUNG
2. Strategi Ottawa
Charter
Pendekatan promosi kesehatan yang terdiri dari 5
strategi :
1. Kebijakan berwawasan kesehatan (health public
policy)

2. Lingkungan yang mendukung (supportive


environtment)
3.
3. Reorientasi pelayanan kesehatan (reorient
health service)

4. Keterampilan Individu (personal skill)

5. Gerakan masyarakat (community


action)
3. Strategi Pendekatan
Medis
Pendekatan
Metode
Tujuan SPM > persuasive/paternalistic
membebaskan intervensi
(memberitahu ortu utk
dari penyakit & kedokteran utk
membawa anaknya ke pel
kecacatan mencegah &
kes utk imunisasi,
meringankan
penggunaan alat KB utk
kesakitan
PUS)
4. Strategi Perubahan
Perilaku > hasil pengalaman &
Perilaku
proses interaksi dengan
lingkungan yg terwujud dlm
bentuk pengetahuan, sikap &
tindakan
Mengadopsi gaya
hidup sehat mis ;
olahraga, tidak
Tujuan > mengubah merokok, makan
sikap & perilaku makanan sehat dll.
individu maupun
Perilaku adalah masyarakat agar
respon (motoric, meniru perilaku
fisiologis, kognitif hidup sehat
& afektif).
5. Strategi
Edukasi
Pendekatan edukasi/pendidikan
> bertujuan memberikan informasi
kes. & memastikan
pengetahuan/pemahaman tsb
diterapkan.

Mis ; program pendidikan kes. Di


sekolah ttg pergaualan bebas, PSK
diberi penyuluhan ttg kondom utk
mencegah HIV/AIDS
Edukasi/ Pendidikan
Kesehatan
Input (sasaran pendidikan)

Proses (upaya yg dilakukan


mempengaruhi orang lain)

Output (melakukan hal yg


diharap)
6. Berpusat pada
klien
Pemberdayaan diri
masyarakat/klien
merupakan sentral dari
Klien dianggap sejajar > tujuan pendekatan ini.
mempunyai pengetahuan,
keterampilan & kemampuan Mis ; isu anti merokok-
berkontribusi serta adanya isu ini- masyarakat
Bekerjasama dengan klien >
mempunyai hak mutlak utk mampu mengidentifikasi
menidentifikasi apa yg
mengontrol tujuan kesehatan yang ingin mereka ketahui
ingin diketahui & dilakukan
mereka sendiri & lakukan terkait isu ini.
> memilih keputusan sesuai
dengan kepentingan &
keinginan.
7. Perubahan
sosial
Memberikan nilai Tujuan > melakukan Cth ; Ibu hamil minum air
penting bagi hak perubahan pada yg berasal dari tanah yg
demokrasi untuk lingkungan fisik, social tercemar oleh limbah
mengubah & ekonomi sehingga pabrik > aksi social
masyarakat agar terjadi peningkatan dilakukan agar air tanah
mempunyai derajat kesehatan tidak tercemar.
komitmen pd
kesehatan
THANK YOU!

Anda mungkin juga menyukai