Anda di halaman 1dari 21

Fungsi Pendapatan

Pendapatan total (Total Revenue atau TR) adalah merupakan


hasil kali antara jumlah barang yang dijual (Q) dengan
harganya (P). Fungsi pendapatan ditulis secara matematis
sebagai berikut:

TR = f (Q) = PxQ

Bentuk kurva fungsi TR tergantung dari hubungan fungsional


dengan variabel Q yang diberikan.
Pada pasar persaingan sempurna, fungsi TR akan berbentuk
garis lurus.
Pada pasar monopoli fungsi TR akan berbentuk parabola.
Average Ravenue
Pendapatan rata-rata (Average Revenue atau AR). Pendapatan
rata-rata tersebut merupakan TR dibagi dengan jumlah barang
(Q).
TR P.Q
AR   P
Q Q

Marginal Revenue
Pendapatan Marginal (Marginal Revenue atau MR).
Pendapatan marginal tersebut merupakan pertambahan total
pendapatan (∆TR) dibagi dengan pertambahan kuantitas
(∆Q):
TR TR 2  TR 1
MR  
Q Q 2  Q1
Fungsi permintaan suatu barang yang dihadapi perusahaan
monopolistik dicerminkan dengan persamaan:
P = 10 - Q .
Carilah:
a. Bagaimanakah bentuk fungsi pendapatan total?
b. Pada tingkat produksi berapa unit pendapatan total akan
maksimum?
c. Hitunglah pendapatan rata-rata pada tingkat output tersebut
d. Gambarkan fungsi pendapatan total dan pendapatan rata-rata
e. Hitung Pendapatan Marginal Q = 4 ke Q = 5
Jawab:
a. Fungsi permintaan adalah
TR = PxQ
= (10 - Q)xQ
= 10Q - Q2
b. Tingkat produksi akan maksimum ketika terjadi di titik
puncak/ekstrim.
Q= -b
2a
= - 10 = 5
2.(-1)
Ketika Q = 5 maka TRmax = 10(5)-52 =50-25=25
c. Pendapatan rata-rata (AR) adalah
TR 25
AR   5
Q 5
d. Pendapatan Marginal (MR) adalah
TR 2  TR 1 25  24
MR   1
Q2  Q1 54

TR1 = 10(4) – (4)2 = 24


TR2 = 10(5) – (5)2 = 25
e.
Gambar
Fungsi Biaya

Biaya Total (Total Cost atau TC) dapat diartikan sebagai


besarnya biaya yang dikeluarkan oleh produsen atau
perusahaan untuk memproduksi barang atau jasa. TC terbagi
menjadi 2 (dua), yaitu Total Biaya Tetap (Total Fixed Cost atau
TFC) dan Biaya Variabel (Total Variable Cost atau TVC).

Biaya tetap adalah biaya yang tidak dipengaruhi oleh


besarnya produksi. Sedangkan biaya variabel adalah biaya
yang dipengaruhi oleh besarnya produksi. Secara matematis,
bentuk fungsi biaya total (TC) dapat ditulis sebagai berikut:

TC = f (Q) = FC + VC
Biaya rata-rata (Average Cost atau AC) adalah total biaya dibagi
dengan jumlah barang yang diproduksi. Secara matematis dapat
ditulis sebagai berikut:
TC TFC TVC
AC   
Q Q Q

AC = AFC + AVC

AFC = Average Fixed Cost


AVC = Average Variable Cost

Biaya rata-rata memiliki kemungkinan berbeda untuk setiap


tingkat produksi barang. Hal tersebut tergantung dari bentuk
fungsi biayanya sendiri. Pola hubungan variabel biaya total dan
variabel kuantitas barang dapat berbentuk fungsi linier dan
fungsi non linier (kuadrat atau kubik)
Marginal Cost
Biaya marginal adalah perubahan biaya total sebagai akibat
perubahan kuantitas produksi sebesar satu satuan
TC TC 2  TC1
MC  
Q Q2  Q1

Contoh:
Biaya total yang dikeluarkan oleh seorang produsen dicerminkan
oleh persamaan TC = Q2 - 6Q + 12.
a. Pada tingkat berapa unit biaya total minimum.
b. Hitunglah besarnya biaya total
c. Biaya rata-rata pada tingkat produksi tersebut dan gambarkan
d. Biaya Marginal dari Q = 3 dan Q = 4.
Jawab Diketahui:
a = 1 b = -6 c = 12
a. Biaya minimum terjadi ketika Q = -(b/2a) sehingga
Q = - (-6/2) = 3 unit.
Pada Q = 3

b. TC Min  ( 3) 2
 6(3)  12  3
C. Biaya Rata-rata (AC) = TC/Q = 3/3 = 1

D. Marginal Cost
3 2
MC  1
43
TC1  (3) 2  6(3)  12  3
TC 2  (4) 2  6( 4)  12  2
Keuntungan, Kerugian dan Pulang Pokok
• Analisis Pulang Pokok (break-even) yaitu suatu
konsep yang digunakan untuk menganalisis
jumlah minimum produk yang harus dihasilkan
atau terjual agar perusahaan tidak mengalami
kerugian. Keadaan pulang pokok (profit nol, π
= 0 ) terjadi apabila TR = TC ; perusahaan tidak
memperoleh keuntungan tetapi tidak pula
menderita kerugian.
Secara grafik hal ini ditunjukkan oleh
perpotongan antara kurva TR dan kurva TC.
C, R C= c(Q)

TPP

R = r (Q)

TPP

Q
0
Q1 Q2 Q3 Q4
!
• Tingkat produksi Q1 dan Q4 mencerminkan keadaan pulang
pokok, sebab penerimaan total sama dengan pengeluaran
(biaya) total, TR = TC.
• Area disebelah kiri Q1 dan sebelah kanan Q4 mencerminkan
keadaan rugi, sebab penerimaan total lebih kecil dari
pengeluaran total, TR < TC.
• Sedangkan area diantara Q1 dan Q4 mencerminkan keadaan
untung, sebab penerimaan total lebih besar dari pengeluaran
total, TR > TC.
• Tingkat produksi Q3 mencerminkan tingkat produksi yang
memberikan penerimaan total maksimum.
• Besar kecilnya keuntungan dicerminkan oleh besar kecilnya
selisih positif antara TR dan TC. Keuntungan maksimum tidak
selalu terjadi saat TR maksimum atau TC minimum.
Contoh:
Dapat dicatat bahwa harga barang yang diproduksi
dicerminkan oleh persamaan P = 8 - Q sedangkan biaya rata-
rata per unit produk adalah sama besar dengan satu unit
produknya (AC = Q). Berapa Q agar dapat mencapai laba
maksimum?
Jawab
Diketahui:
Pendapatan total: TR = P x Q = (8-Q) Q = 8Q – Q2
Biaya total: TC = AC x Q = Q x Q = Q2
Laba π = TR – TC = 8Q – Q2 – Q2 = 8Q – 2Q2
 b  ( 8)
Q max   2
2a 2.2

Laba max  8( 2)  2( 2) 2  8
Contoh Soal :
Penerimaan total yang diperoleh sebuah perusahaan
ditunjukkan oleh persamaan R = -0,1Q2 + 20Q, sedangkan
biaya total yang dikeluarkan C = 0,25Q3 – 3Q2 + 7Q + 20.
Hitunglah profit perusahaan ini jika dihasilkan dan terjual
barang sebanyak 10 dan 20 unit ?
Penyelesaian
π = R – C = -0,1Q2 + 20Q – 0,25Q3 + 3Q2 – 7Q – 20
π = – 0,25Q3 + 2,9Q2 + 13Q – 20

Q = 10  π = – 0,25(1000) + 2,9(100) + 13(10) – 20


= –250 + 290 +130 – 20 = 150 (keuntungan )
Q = 20  π = – 0,25(8000) + 2,9(400) + 13(20) – 20
= –2000 + 1160 +260 – 20 = – 600 (kerugian )
Contoh Soal :
Penerimaan total yang diperoleh suatu perusahaan ditunjukkan oleh
fungsi R = – 0,1Q2 + 300Q, sedangkan biaya total yang dikeluarkannya
C = 0,3Q2 – 720Q + 600.000. Hitunglah :
a. Tingkat produksi yang menghasilkan penerimaan total
maksimum ?
b. Tingkat produksi yang menunjukkan biaya total
minimum ?
c. Manakah yang lebih baik bagi perusahaan, berproduksi
menguntungkan berproduksi pada tingkat produksi yang
menghasilkan penerimaan total maksimum atau biaya
total minimum ?
Penyelesaian
R = – 0,1Q2 + 300Q
C = 0,3Q2 – 720Q + 600.000
- b - 300
Q   1500 unit
a. R maksimum terjadi pada 2a - 0,2

- b 720
Q   1200 unit
b. C minimum terjadi pada 2a 0,6
a. π pada R maksimum
Q = 1500  π = – 0,4Q2 + 1020Q – 600.000
= – 0,4(1500)2 + 1020(1500) – 600.000
= 30.000
π pada C minimum
Q = 1200  π = – 0,4Q2 + 1020Q – 600.000
= – 0,4(1200)2 + 1020(1200) – 600.000
= 30.000