Anda di halaman 1dari 34

MATEMATIKA III

• DIFERENSIAL
- Diferensial Fungsi Sederhana
- Diferensial Implisit
- Diferensial Parsial
- Diferensial Fungsi dari Fungsi
• INTEGRAL
- Integral Tertentu
- Integral Taktentu
- Integral Parsial
IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT
Diferensial
Fungsi Sederhana

IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT


Materi Yang Dipelajari
• Kuosien Diferensi dan Derivatif
• Kaidah- Kaidah Diferensiasi
• Hakikat Derivatif dan Diferensial
• Derivatif dari Derivatif
• Hubungan antara Fungsi dan Derivatifnya
- Fungsi menaik dan fungsi menurun
- Titik ekstrim fungsi parabolik
- Titik ekstrim dan titik belok fungsi kubik

IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT


Kuosien Diferensi dan Derivatif
• y = f(x) dan terdapat tambahan variabel
bebas x sebesar ∆x
• Maka :

y  f ( x)
y  y  f ( x  x)
y  f ( x  x)  y
y  f ( x  x)  f ( x) (1)

IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT


• ∆ x adalah tambahan x, sedangkan ∆ y
adalah tambahan y akibat adanya
tambahan x. Jadi ∆y timbul karena
adanya ∆x.
• Apabila pada persamaan (1) ruas kiri
dan ruas kanan sama-sama dibagi ∆x,
maka diperoleh

y f ( x  x)  f ( x)

x x

IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT


• Bentuk ∆y/ ∆x inilah yang disebut sebagai
hasil bagi perbedaan atau kuosien diferensi
(difference quotient), yang mencerminkan
tingkat perubahan rata-rata variabel terikat
y terhadap perubahan variabel bebas x
• Proses penurunan fungsi disebut juga
proses diferensiasi  merupakan
penentuan limit suatu kuosien diferensi (∆x
sangat kecil)
• Hasil proses diferensiasi dinamakan
turunan atau derivatif (derivative).
IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT
Jika y = f(x)
Maka kuosien diferensinya :

y f ( x  x)  f ( x)

x x
lim y lim f ( x  x)  f ( x)

x  0 x x  0 x

IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT


Penotasian
• Cara penotasian dari turunan suatu fungsi
dapat dilakukan dengan beberapa macam :
Paling lazim
digunakan

lim y dy df ( x)
 y  f ' ( x)  y x  f x ( x) 
'

x  0 x dx dx

∆x sangat kecil maka = ∆y / ∆x

Kuosien diferensi ∆y/ ∆x slope / lereng dari


garis kurva y = f(x)
IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT
Kaidah-Kaidah Diferensiasi
1. Diferensiasi konstanta
Jika y = k, dimana k adalah konstanta, maka dy/dx
=0
contoh : y = 5  dy/dx = 0
2. Diferensiasi fungsi pangkat
Jika y = xn, dimana n adalah konstanta, maka dy/dx
= nxn-1
contoh : y=x3dy/dx=3x3-1=3x2

IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT


3. Diferensiasi perkalian konstanta dengan fungsi
Jika y = kv, dimana v = h(x),
 dy/dx = k dv/dx
contoh : y = 5x3  dy/dx = 5(3x2) = 15x2

4. Diferensiasi pembagian konstanta dengan fungsi


jika y = k/v, dimana v=h(x), maka :

dy kdv / dx

dx v2

2 2
5 dy 5(3x ) 15 x
contoh : y  3 ,   3 2   6
x dx (x ) x
IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT
5. Diferensiasi Penjumlahan/Pengurangan
jika y = u + v,
dimana u = g(x) dan v = h(x)

maka dy/dx = du/dx + dv/dx

contoh : y = 4x2 + x3  u = 4x2 du/dx = 8x


 v = x3 dv/dx = 3x2
dy/dx =du/dx + dv/dx = 8x + 3x2

IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT


6. Diferensiasi Perkalian fungsi
Jika y = uv, dimana u = g(x) dan v = h(x)
dy dv du
maka  u v
dx dx dx

contoh : y  ( 4 x 2 )( x 3 )
dy dv du
u v
dx dx dx
 ( 4 x )(3 x )  ( x )(8 x )
2 2 3

 12 x 4  8 x 4  20 x 4
IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT
7. Diferensiasi pembagian fungsi
Jika y = u/v. dimana u = g(x) dan v = h(x)

du dv
v u
dy
maka   dx 2 dx
dx v
2
4x
contoh : y  3
x
du dv
v u
dy dx dx ( x 3
)(8 x )  ( 4 x 2
)(3 x 2
)
 2
 3 2
dx v (x )
8 x 4  12 x 4 4 2
6
 2
 4 x
x x
IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT
8. Diferensiasi Fungsi komposit
Jika y=f(u) sedangkan u=g(x),dengan bentuk lain
y=f{g(x)}, maka :
dy dy du
 
dx du dx
contoh : y  (4 x 3  5) 2  misal : u  4 x 3  5  y  u 2
du 2 dy
 12 x ,  2u
dx du
dy dy du
   2u (12 x 2 )  2(4 x 3  5)(12 x 2 )  96 x 5  120 x 2
dx du dx
IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT
IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT
ef(x) maka dy/dx = ef(x).f'(x)

• y = e2x+1
f(x) = 2x+1
f'(x) = 2
maka f’ = e2x+1 . 2 = 2e2x+1

IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT


9. Diferensiasi fungsi berpangkat
Jika y=un, dimana u=g(x) dan n adalah konstanta, maka dy/dx =nun-1 .
(du/dx)

Contoh :

du
y  (4 x  5) ,  misal : u  4 x  5 
3 2
 12 x 3
2

dx
dy n 1 du
 nu   2(4 x  5)(12 x )  96 x  120 x
3 2 5 2

dx dx
IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT
10. Diferensiasi fungsi logaritmik
Jika y = alogx, maka

dy 1

dx x ln a
dy 1 1
contoh : y  log 2,  
5

dx x ln a 2 ln 5

IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT


12.Diferensiasi fungsi komposit-logaritmik-berpangkat
Jika y = (alogu)n, dimana u = g(x) dan n adalah konstanta,
maka :
dy dy a log e du
  
dx du u dx
contoh : y  (log 5 x ) 2 3

du
misalkan u  5 x  2
 10 x
dx
dy 2 2  log e 
 3(log 5 x )  2 
(10 x )
dx  5x 
30 x (log 5 x 2 ) 2 log e 6
 2
 (log 5 x ) log e
2 2

5 xIR.HJ.RA. SRI MARTINI, MTx


13. Diferensiasi fungsi logaritmik-Napier
Jika y = ln x, maka dy/dx = 1/x
Contoh : y = ln 5, dy/dx = 1/x = 1/5

14. Diferensiasi fungsi Komposit-Logaritmik-Napier


Jika y = ln u, dimana u = g(x), maka :

dy 1 du
 
dx u dx
 x 3
contoh : y  ln 
 x2
( x  3) du 5
misalkan : u   
( x  2) dx ( x  2) 2
dy 1 du ( x  2) 5 5
     2
dx u dx ( x  3) ( x  2)
IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT
2
( x  x  6)
15. Diferensiasi fungsi Komposit-Logaritmik-
Napier-berpangkat
Jika y = (ln u)n, dimana u = g(x) dan n : konstanta
Maka :

dy dy 1 du
  
dx du u dx
contoh : y  (ln 5 x 2 ) 3
du
misalkan u  5 x  2
 10 x
dx
dy 2 2 1  6
 3(ln 5 x )  2 (10 x)  (ln 5 x 2 ) 2
dx  5x  x
IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT
16. Diferensiasi fungsi eksponensial

Jika y = ax, dimana a : konstanta, maka :dy/dx = ax ln a


Contoh : y = 5x,

dy
 a ln a  5 ln 5
x x

dx
dy
Dalam hal y  e , maka  e juga,
xx

dx
sebab ln e  1
IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT
17. Diferensasi fungsi komposit - eksponensial
Jika y = au dimana u = g(x), maka :

dy du
 a ln a
u

dx dx
3 x2 4 du
Contoh : y  9 misalkan u  3 x  4 
2
 6x
dx
dy du 3 x2 4 3 x2 4
 a ln a
u
9 (ln 9)(6 x)  (6 x)9 ln 9
dx dx
dy u du
Kasus Khusus : dalam hal y  e , maka
u
e
dx dx

IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT


18. Diferensiasi fungsi kompleks
Jika y = uv, dimana u =g(x) dan v =h(x)
Maka :
dy v 1 du dv
 vu   u  ln u 
v

dx dx dx
x3
contoh : y  4 x , misalkan : u  4 x  du / dx  4
v  x 3  dv / dx  3x 2
dy v 1 du dv
 vu   u  ln u 
v

dx dx dx
x 3 1 x3
 ( x )4 x
3
(4)  4 x ln 4 x(3x 2 )
x3  2 x3  2
 16 x  12 x ln 4 x
x 3 2
 4x (4  3 ln 4 x)
IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT
19. Diferensiasi fungsi balikan
Jika y = f(x) dan x = g(y) adalah fungsi-fungsi yang saling
berbalikan (inverse functions)
Maka :

dy 1

dx dy / dx
contoh :
x  5 y  0,5 y 4

dy dy 1 1
 5 2y 
3
 
dx dx dy / dx (5  2 y )
3
IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT
Diferensial Implisit

IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT


Jika f (x, y)=0 merupakan fungsi implisit sejati
(tidak mungkin dieksplisitkan), dy/dx dapat
diperoleh dengan mendiferensiasikan suku demi
suku, dengan menganggap y sebagai fungsi dari x
contoh :
dy
4 xy  x  2 y  0, tentukan
2 2

dx
dy dy
8 xy  4 y  2x  2
2
0
dx dx
dy
 8 xy  2  2 x  4 y 2
dx
dy 2 x  4 y 2 x  2 y2
 
dx 8 xy  2 xy  1SRI MARTINI, MT
4IR.HJ.RA.
QUIZ 1
• TENTUKAN dy/dx dari :
1. Y = (3x3 + 2x2 + 5x + 2)
2. Y= 2x2 Sin (3x3 + 2x2 )

IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT


IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT
DIFERENSIAL PARSIAL
 
1. Derivatif fungsi dua perubah
2. Derivatif parsial tingkat n
3. Diferensial Total

IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT


Derivatif Fungsi dua Perubah

Derivatif Parsial.
Diketahui z = f(x,y) fungsi dengan dua variabel
independen x dan y. Karena x dan y
independen maka :
(i ). x berubah-ubah sedangkan y tertentu.
(ii). y berubah - ubah sedangkan x tertentu.
tertentu

IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT


Jika x berubah-ubah dan y tertentu maka z
merupakan fungsi x , derivatif parsial z = f(x,y)
terhadap x sbb :
f ( x  x, y)  f ( x, y)
f x ( x, y)  lim
x 0 x

Jika y berubah-ubah dan x tertentu maka z


merupakan fungsi
y, derivatif parsial z = f(x,y) terhadap y sbb :
z f ( x , y  y )  f ( x , y )
 f y ( x, y)  lim
y y  0 y

disebut derivatif parsial z = f (x,y) terhadap y.


IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT
IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT
IR.HJ.RA. SRI MARTINI, MT

Anda mungkin juga menyukai