Anda di halaman 1dari 16

m 

    

   

     

      
Pengantar
2 Penelitian pada dasarnya merupakan upaya untuk memperoleh
jawaban atas suatu fenomena
2 Seringkali, pada prosesnya, upaya yang dilakukan peneliti
menghadapi sejumlah tantangan, antara lain:
2 Godaan pragmatisme
2 Plagiarisme
2 Manipulasi data
2 Rekayasa simpulan, dll.
2 Keseluruhan tantangan tsb terkait dengan isu etika dalam
penelitian
2 Peneliti berkewajiban menjaga keseimbangan antara proses
penelitian dengan nilai-nilai etika yang berlaku, baik dalam
masyarakat, komunitas ilmiah, maupun pihak lain yang
berkepentingan dengan hasil penelitian tsb
`tika dan Peneliti
2 `tika dalam penelitian bermula dan berakhir dalam diri individu
peneliti
2 Nilai-nilai moral yang ada dalam diri peneliti akan membantu
dalam menentukan batas-batas perilaku untuk mencegah
penyimpangan etika
2 Peneliti menghadapi sejumlah tantangan: peningkatan karir,
prestise, transfer ilmu dan pengetahuan, peningkatan popularitas,
kebanggaan diri, dll. yang menyebabkan peneliti tergoda untuk
mencari jalan pintas
2 Di sisi lain, hukuman terhadap pelanggaran etika hanya bisa
diterapkan bila kasus tsb ditemukan atau bila ada pihak yang
mengadukan kasus tsb
2 Sebaliknya, peneliti yang konsisten menerapkan etika seringkali
tidak memperoleh penghargaan yang setimpal
ñanggung Jawab Peneliti

  
ingkup `tika Penelitian
 Keterbukaan informasi mengenai maksud, tujuan,
dan metode penelitian
Perlakuan terhadap  aminan perlindungan kerahasiaan
subyek yang diteliti:  aminan perlindungan terhadap hak asasi subyek
 Dll

ubungan peneliti  ubungan peneliti dengan penyandang dana


 ubungan peneliti dengan pemerintah/pihak
dengan pihak otoritas terkait izin penelitian
otoritas:  Dll

Tanggung jawab peneliti  Kejujuran dan pengakuan terhadap properti


terhadap komunitas intelektual pihak lain
akademik dan  Publikasi hasil penelitian
masyarakat yang lebih  Penggunaan hasil penelitian
luas  Dll.
Jenis-jenis Pelanggaran `tika
2 Penyimpangan ilmiah terjadi manakala peneliti
memalsukan atau merekayasa data atau metode penelitian,
atau menyontek karya orang lain.
2 Pelanggaran etis, tapi tidak melanggar hukum
terjadi dalam beberapa kasus plagiatisme yang dilakukan
oleh seseorang terhadap karyanya sendiri
2 Pelanggaran dalam penelitian yang disebabkan oleh
faktor otoritas/kekuasaan misalnya, dalam bentuk
eksploitasi asisten peneliti oleh supervisor atau kepala
peneliti; penelitian yang mengeksploitasi subyek yang
diteliti; dll.
ñipologi Aspek egal dan Moral dalam Penelitian

 !"
#$ $
 
  


 

 
#
   #

  "
#
$ $

   

#
 !"
   
Penyimpangan Ilmiah
2 Terjadi manakala peneliti memalsukan atau merekayasa
data atau metode penelitian, atau menyontek karya orang
lain.
Pelanggaran ini meliputi:
2 Pemalsuan penelitian: peneliti memalsukan data, membuat data
sendiri, atau berbohong tentang metode yang digunakannya
2 Plagiarisme: peneliti mencuri ide atau tulisan orang lain, atau
mengutip karya orang lain tanpa mencantumkannya sebagai
sumber kutipan.
Praktik plagiarisme juga mencakup pencurian karya peneliti lain,
misalnya asisten peneliti, mahasiswa, dan menyatakan suatu karya
orang lain sebagai karyanya
Plagiarisme atau Bukan
Plagiarisme Bukan Plagiarisme
3. Mengakui tulisan orang lain sebagai 3. Menggunakan informasi yang berupa
tulisan sendiri, fakta umum.
2. Mengakui gagasan orang lain sebagai 2. Menuliskan kembali (dengan mengubah
pemikiran sendiri kalimat atau parafrase) opini orang lain
3. Mengakui temuan orang lain sebagai dengan memberikan sumber jelas.
kepunyaan sendiri 3. Mengutip secukupnya tulisan orang lain
4. Mengakui karya kelompok sebagai dengan memberikan tanda batas jelas
kepunyaan atau hasil sendiri, bagian kutipan dan menuliskan
5. Menyajikan tulisan yang sama dalam sumbernya.
kesempatan yang berbeda tanpa
menyebutkan asal-usulnya
6. Meringkas dan memparafrasekan
(mengutip tak langsung) tanpa
menyebutkan sumbernya, dan
7. Meringkas dan memparafrasekan
dengan menyebut sumbernya, tetapi
rangkaian kalimat dan pilihan katanya
masih terlalu sama dengan sumbernya.
Y     %&&
ñipe-tipe Plagiarisme
2 Plagiarisme tidak sengaja (w   
ww ),
yaitu plagiarisme yang terjadi karena ketidaktahuan
(w
 ) terutama adalah ketidaktahuan dalam
cara menggunakan dokumentasi, mengutip dan
melakukan parafrase
2 Plagiariasme sengaja ( w 
ww ), adalah
tindakan plagiarisme dengan niat jahat untuk mencuri
atau secara sengaja menjiplak karya orang lain demi
kepentingan diri sendiri dan umumnya juga untuk
kepentingan jangka pendek, misalnya, agar cepat lulus
Aturan Pengutipan
2 Kata-kata secara apa adanya (  ) dari pengarang atau dari
publikasi resmi harus dikutip
2 ika keterangan waktu (  ) dari sebuah kutipan tidak sesuai dengan
konteks ketika kutipan itu dipergunakan, jika tidak ada ucapan (lafal)
khusus yang harus dipergunakan, misalnya, atau dalam kejadian tertentu
sangat dibutuhkan, sisipan (w  w ) dapat dipergunakan dalam
materi kutipan. Akan tetapi, semua sisipan hendaknya disertakan dalam
dua tanda kurung persegi [...], bukan    (...), untuk
menunjukkan bahwa kata-kata dalam dokumen asli telah diubah atau
bahwa kata-kata tersebut telah ditambahkan.
2 Ketika kutipan terlalu panjang, atau ketika mahasiswa hanya ingin
menggunakan porsi tertentu yang diipilihnya, mahasiswa diperbolehkan
untuk menghilangkan bagian tertentu dari dokumen asli. Prosedur ini
dinamakan  w w (pembuangan kata)Prosedur ini harus dipergunakan
dengan cara yang sangat cermat (), sehingga nada, makna dan
tujuan dari ekstrak yang asli tidak berubah. Untuk menunjukkan  w w ,
tiga titik ketukan harus disisipkan (ǥ)
ñeknik Parafrase
2 Artinya, peneliti mengambil ide atau gagasan orang
lain, dan kemudian mengungkapkannya dengan
kalimat atau kata-kata sendiri
2 Cara melakukan parafrase:
2 Baca dan baca kembali bagian kalimat dari sumber asli
yang hendak dikutip agar anda sungguh-sungguh
memahami artinya
2 Kesampingkan bagian kalimat dari sumber asli di atas,
dan tulislah kalimat atau kata-kata sendiri dalam
sebuah kartu catatan.
2 Buatlah catatan ringkas di bawah parafrase yang anda buat
untuk mengingatkan anda kelak bagaimana anda telah
membayangkan materi yang anda pergunakan sebagai bahan
untuk dikutip. Di atas kartu catatan, tulislah kata-kata kunci
atau prase untuk menunjukkan pokok masalah dari parafrase
anda.
2 Periksa kembali susunan kalimat yang anda buat dengan
susunan kalimat aslinya untuk memastikan bahwa versi dari
susunan kalimat yang anda buat secara akurat mengungkapkan
semua informasi penting dalam sebuah bentuk yang baru.
2 Pergunakan tanda kutipan untuk mengidentifikasi istilah atau
ungkapan yang unik yang sudah anda pinjam atau anda ambil
secara persis dari sumber tersebut.
2 angan lupa mencatat asal sumber (termasuk halaman) dalam
kartu catatan anda sehingga anda dapat menyebutkannya
secara mudah jika anda memutuskan untuk memasukkannya ke
dalam tulisan anda.
Prinsip-prinsip `tika dalam Penelitian
2 Tanggung jawab etik terletak pada diri peneliti
2 angan mengeksploitasi subyek yang diteliti atau rekan
kerja dalam tim penelitian untuk kepentingan sendiri
2 Informasi tentang tujuan penelitian harus
diberitahukan pada subyek yang diteliti
2 Peneliti harus menghormati dan menjamin privasi,
kerahasiaan, dan anonimitas subyek/informan
2 angan mempermalukan atau mengintimidasi subyek
2 Membatasi informasi bisa dilakukan sepanjang tidak
melanggar etika
2 Gunakan metode penelitian yang sesuai dengan topik
2 Identifikasi dan hilangkan akibat-akibat yang tidak
diinginkan terhadap subyek
2 indari pengulangan dalam melakukan penelitian dan
publikasi hasil penelitian
2 Tegaskan posisi peneliti kepada sponsor, batas-batas etika apa
yang digunakan
2 Kerjasama dan koordinasi dengan pihak berwenang di lokasi
penelitian
2 Publikasikan rincian penelitian ketika menyebarluaskan hasil
penelitian
2 Buat interpretasi hasil penelitian yang konsisten dengan data
2 Gunakan standar metodologi agar akurasi terjamin
2 angan lakukan penelitian dengan sembunyi-sembunyi
Pustaka
2 Burns, Robert B. 2000. ?  w     .
USA: Longman.
2 Bryman, Alan. 2004. Y w    ‰ ford: ‰ ford
University Press.
2 Neumann, Lawrence. 37. Y w    
 ww  ww  . USA: Alley and
Bacon.
2 ‰Sullivan, `lizabeth Ann dan Gary R. Rassel. 35.  
    w w w   . USA: Longman.
2 Utorodewo, Felicia, dkk. 2007. ë ?   wY

   w  ? w. akarta: Lembaga Penerbit F`UI.
2 www.filsafat.ugm.ac.id/aw/Plagiat.doc