Anda di halaman 1dari 11

Pengertian


Trauma muskuloskeletal adalah suatu keadaan ketika
seseorang mengalami cedera pada tulang, sendi dan otot
karena salah satu sebab. Kecelakaan lalu lintas, olahraga dan
kecelakaan industri merupakan penyebab utama dari trauma
muskuloskeletal.
tulang dapat diklasifikasikan berdasarkan
bentuknya, yaitu :
a.Tulang panjang
Merupakan tulang yang lebih panjang dari lebarnya dan ditemukan di ekstermitas
atas dan bawah. Seperti humerus, radius, ulna, femur, tibia, fibula, metatarsal,
metakarpal dan falangs merupakan tulang panjang.
b.Tulang pendek


Misalnya karpal dan tarsal yang tidak memiliki axis yang panjang serta berbentuk
kubus.
c.Tulang pipih
Misalnya rusuk, kranium, skapula dan beberapa bagian dari pelvis girdle dimana
tulang ini melindungi bagian tubuh yang lunak dan memberikan permukaan yang
luas untuk melekatnya otot.
d. Tulang irregular
Memiliki berbagai macam bentuk, seperti tulang belakang, osikel telinga, tulang
wajah dan pelvis. Tulang ireguler mirip dengan tulang lain dalam struktur dan
komposisi. (Joyce M Black, 2014)
Etiologi


 Fraktur
fraktur adalah kelebihan beban mekanis pada suatu tulang, saat
tekanan yang diberikan pada tulang terlalu banyak dibandingkan yang
mampu ditanggunya. 
 Strain
Penyebab dari strain bisa dari trauma langsung maupun tidak langsung
misalnya (jatuh dan tumbukan pada badan) yang mendorong sendi
keluar dari posisinya kemudian meregang
 Sprain
Penyebab sprain sama dengan strain yaitu trauma langsung dan trauma
tidak langsung. 
Manifestasi klinis
A. Fraktur
 Deformitas
 Nyeri 
 Pembengkakkan atau edema

 Hematom atau memar
 Kehilangan fungsi dan kelainan gerak
B. Strain
 Nyeri
 Kelemahan otot
 Pada sprain parah, otot atau tendon mengalami ruptur secara
parsial atau komplet bahkan dapat menyebabkan kelumpuhan
pasien akibat hilangya fungsi otot.
C. Sprain
 Adanya robekan pada ligament
 Nyeri
 Hematoma atau memar
Patofisiologi

1. Fraktur


Keparahan dari fraktur bergantung pada gaya yang
menyebabkan fraktur, jika ambang fraktur suatu tulang
hanya sedikit terlewati, maka tulang mungkin hanya retak
saja dan bukan patah.
2. Strain
Kerusakan pada jaringan otot karena trauma langsung
maupun trauma tidak langsung, cedera ini terjadi akibat
otot tertarik pada arah yang salah, kontraksi otot yang
berlebihan.
3. Sprain
Adanya tekanan eksternal yang berlebihan menyebabkan
suatu masalah yang disebut sprain yang terutama terjadi
pada ligamen.
Jenis- jenis fraktur

1. Fraktur Tertutup (Simple Fracture)
Fraktur tertutup adalah keadaan patah tulang tanpa
disertai hilangnya integritas kulit. Fraktur tertutup
biasanya disertai dengan pembengkakan dan hematom.
2. Fraktur Terbuka (Compound Fracture)
Fraktur terbuka adalah keadaan patah tulang yang
disertai gangguan integritas kulit. Fraktur terbuka
dapat ditemukan dengan mudah pada penderita
trauma.
Tipe Fraktur
 Fraktur Trasversal


Garis frakturnya memotong melintang dari arah luar sampai menembus
bagian tengah secara tegak lurus dari tulang biasanya disebabkan oleh
kecelakaan langsung.
 Fraktur Greenstick
Terjadi pada anak dimana tulang masih bisa dibengkokan seperti dahan
yang masih muda dan garis frakturnya melintang lurus pada bagian luar
dari tulang perpendicular sampai batas tengah tulang.
 Fraktur Spiral
Biasanya terjadi karena kecelakaan memutar (terpelintir) dan garis
frakturnya tidak rata
 Fraktur Oblique
Garis fraktur melintang pada tulang tegak lurus dan oblik.
 Fraktur Comminuted
Dimana tulang terbagi menjadi lebih dari dua bagian.
Pemeriksaan Penunjang

 X-ray
 Scan tulang

 Arteriogram
 Kretinin
 Profil koagulas
Penatalaksanaan
a. Fraktur
 Imobilisasi
 Reduksi 
 Traksi
b. Strain
 Istirahat, kompres dengan air dingin  dan elevasi (RICE) untuk 24-48 jam
pertama
 Perbaikan bedah mungkin diperlukan jika robekan terjadi pada hubungan
tendon-tulang
 Pemasangan balut tekan
c. Sprain
 Istirahat akan mencegah cedera tambahan dan mempercepat penyembuhan
 Meniggikan bagian yang sakit akan mengontrol pembengkakkan
 Kompres air dingin, diberikan secara intermiten 20-30 menit selama 24-48
jam pertama setelah cedera.
MAKASIH SAYY..