Anda di halaman 1dari 7

ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN

PENDEKATAN MASALAH
SPIRITUALITAS DAN RELIGIUSITAS
PADA KELOMPOK LANSIA
Spiritual juga diartikan sebagai inti dari manusia yang memasuki
dan mempengaruhi kehidupannya dan dimanifestasikan dalam
pemikiran dan perilaku serta dalam hubungannya dengan diri
sendiri, alam, orang lain dan Tuhan (Padilla, 2013).
Religiusitas merupakan penghayatan keagamaan dan kedalaman
kepercayaan yang diekspresikan dengan melakukan ibadah sehari-
hari, berdoa, dan membaca kitab suci.
Konsep Kesehatan Spiritual

Harmoni dan batin


Energi Kepercayaan nurani

Realitas
Trasendensi diri
Eksitensial

Keyakinan dan
Keterhubungan
nilai
 
Hubungan antara Spiritualitas dan Religiusitas
dengan Kesehatan-sakit

Menuntun
Sumber
kebiasaan
dukungan
sehari-hari

Sumber
konflik
 
Askep dengan Pendekatan Masalah Spiritual dan
Religiusitas pada Kelompok Lansia
1. Kesiapan meningkatkan religiusitas b.d menyatakan keinginan meningkatkan kebiasaan
religious yang dulu dijalankan.
NOC :
- Kesehatan spiritual
- Kualitas keyakinan
- Pengalaman spiritual
- Perasaan kedamaian
- Kemampuan beribadah
NIC :
- Dukungan spiritual
- Gunakan komunikasi terapeutik dalam membangun hubungan saling percaya serta caring
- Perlakukan individu dengan hormat dan bermartabat
2. Hambatan religiusitas b.d krisis akhir kehidupan
NOC :
- Harapan
- Mengungkap masa depan yang positif
- Mengungkapkan keyakinan
- Mengungkapkan kepercayaan pada diri sendiri
NIC:
- Peningkatan ritual keagamaan
- Identifikasi keinginan pasien terhadap ekspresi keagamaan.
- Berikan rekaman video atau audio tentang pelayanan keagamaan, jika
tersedia.
3. Distress spiritual b.d kejadian hidup tak terduga.
NOC :
- Kontrol kecemasan diri
- Memantau intensitas kecemasan
- Mengurangi rangsang lingkungan ketika cemas
- Menggunakan teknik relaksasi atau menguranmgi kecemasan
NIC :
- Pengurangan kecemasan
- Gunakan pendekatan yang tenang dan meyakinkan
- Berada disisi klien untuk meningkatkan rasa aman dan mengurangi
ketakutan.