Anda di halaman 1dari 12

TEORI

ETIKA BISNIS
OLEH :

KELOMPOK 1
M.ILHAM PRATAMA 7183520007
DANDI ABDUL HALIM 7182220015
GILANG SURYABUANA 7183520014
PENGERTIAN ETIKA BISNIS
Ada banyak pengertian etika bisnis, tetapi ada 2 definisi menurut para ahli yang dianggap
paling tepat yaitu :
• Andrew Crane: “Etika bisnis adalah studi tentang situasi bisnis, kegiatan, dan keputusan
di mana masalah benar dan salah dibahas.”
• Raymond C. Baumhart: “Etika bisnis adalah etika tanggung jawab. Seorang pengusaha
harus berjanji bahwa ia tidak akan membahayakan dengan sengaja.”
Dalam perusahaan, etika bisnis dapat membentuk nilai, norma serta perilaku karyawan
atau pimpinan. Etika bisnis diperlukan untuk menjalin hubungan yang adil dan sehat
dengan pelanggan atau mitra kerja, masyarakat serta pemegang saham.

Sumber : Agoes, Sukrisno. Ardana, I Cenik. 2013. Etika Bisnis Dan Profesi. Jakarta: Salemba Empat.
PRINSIP-PRINSIP ETIKA BISNIS
1.) Prinsip saling menguntungkan. Artinya setiap kegiatan bisnis yang dilakukan,
harus menguntungkan atau memberi manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat.
Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menerapkan prinsip ini ialah dengan
menetapkan tujuan bisnis seadil dan sebaik mungkin.
2.) Prinsip kejujuran. Kejujuran sangat penting dalam berbagai aspek, termasuk
bisnis. Prinsip kejujuran menjadi etika utama yang harus selalu diterapkan, tidak
hanya ke mitra bisnis saja, namun juga ke pelanggan dan di internal perusahaan.

Sumber : https://bixbux.com/etika-bisnis/
PRINSIP-PRINSIP ETIKA BISNIS
3.) Prinsip otonomi. Pelaku bisnis harus bisa dan mampu mengambil keputusan
yang tepat. Keputusan ini tidak boleh bertentangan dengan etika bisnis atau
peraturan yang berlaku. Kata lainnya pebisnis harus mengambil keputusan sesuai
dengan etika bisnis dan peraturan hukumnya.
4.) Prinsip keadilan. Artinya seluruh pihak yang terlibat dalam bisnis, harus
mendapat hak dan perlakukan yang sama. Keadilan juga dilakukan dengan
menjunjung tinggi martabat manusia. Tidak hanya mendapat hak yang sama,
seluruh pihak tersebut juga melakukan kewajibannya sesuai dengan yang telap
ditetapkan.

Sumber : https://bixbux.com/etika-bisnis/
TEORI ETIKA BISNIS
1.) Teori Teleologis
Istilah ‘teleologis’ berasal dari kata Yunani “telos” yang berarti akhir. Menurut teori teleologis,
kuatnya suatu tindakan ditentukan semata-mata oleh konsekuensinya daripada ciri apa pun dari
tindakan itu sendiri. Tindakan yang menghasilkan keseimbangan baik dengan buruk dianggap etis.
Dengan demikian, teori teleologis didasarkan pada konsep kebaikan.
• Egoisme Etis : Bahwa tindakan dari setiap orang pada dasarnya bertujuan untuk mengejar pribadi
dan memajukan dirinya sendiri. Satu-satunya tujuan tindakan moral setiap orang adalah mengejar
kepentingan pribadi dan memajukan dirinya.
• Utilitarianisme : Menurut teori ini suatu perbuatan adalah baik jika membawa manfaat, tapi
manfaat itu harus menyangkut masyarakat sebagai keseluruhan, bukan hanya sebagian orang saja.

Sumber : Agoes, Sukrisno. Ardana, I Cenik. 2013. Etika Bisnis Dan Profesi. Jakarta: Salemba Empat.
TEORI ETIKA BISNIS
2.) Teori Deontologis
Istilah ‘deontologis’ berasal dari kata Yunani “deon” yang berarti tugas atau kewajiban. Tugas atau
kewajiban adalah konsep dasar dalam teori deontologis. Ada tiga prinsip yang harus dipenuhi, yaitu :
• Agar tindakannya mempunyai nilai moral, harus dijalankan berdasarkan kewajibannya.
• Nilai moral dari tindakan ini tidak tergantung pada terca[ainya tujuan dari tindakan itu melainkan
tergantung pada kemauan baik yang mendorong seseorang untuk melakukan tindakan itu.
• Sebagai konsekuensi dari kedua prinsip ini, kewajiban adalah hal yang niscaya dari tindakan yang
dilakukan berdasarkan sikap hormat pada hukum moral universal.

Sumber : Agoes, Sukrisno. Ardana, I Cenik. 2013. Etika Bisnis Dan Profesi. Jakarta: Salemba Empat.
TEORI ETIKA BISNIS
3.) Teori Hak
Teori hak ini adalah pendekatan yang paling banyak dipakai untuk mengevaluasi
baik buruknya suatu perbuatan atau perilaku. Teori hak merupakan suatu aspek
dari teori deontologis, karena berkaitan dengan kewajiban. Hak dan kewajiban
harus saling berdampingan. Hak didasarkan atas martabat manusia dan martamat
semua manusia itu sama. Oleh karena itu, teori hak sangat cocok dengan suasana
pemikiran demokratis

Sumber : Agoes, Sukrisno. Ardana, I Cenik. 2013. Etika Bisnis Dan Profesi. Jakarta: Salemba Empat.
TEORI ETIKA BISNIS
4.) Teori Keutamaan
Keutamaan yang harus ditandai oleh pebisnis
perorangan yaitu :
• Kejujuran Keutamaan yang harus dimiliki manajer dan
• Keadilan karyawan ketika mereka mewakili perusahaan adalah
:
• Kepercayaan
• Keramahan : Merupakank hakiki untuk setiap
• Keuletan. hubungan antar manusia, termasuk juga hubungan
bisnis.
• Loyalitas : menunjukkan bahwa karyawan bekerja
karena mempunyai komitmen yang tulus dengan
perusahaan, bukan hanya untuk mendapatkan gaji.
• Kehormatan : membuat karyawan menjadi peka
terhadap suka dan duka perusahaan.
Sumber : Agoes, Sukrisno. Ardana, I Cenik. 2013. Etika Bisnis Dan Profesi. Jakarta: Salemba Empat.
• Rasa malu : membuat karyawan takut dengan
CONTOH ETIKA BISNIS
Etika bisnis digunakan dan diterapkan dalam setiap kegiatan bisnis. Contoh dari Etika Bisnis seperti :
Menyebut nama mitra dengan sopan dan baik.
Hadir tepat waktu.
Mengucapkan terima kasih.
Selalu bersikap sopan.

Menerapkan etika bisnis dengan baik dapat menimbulkan dampak yang baik untuk bisnis. Perusahaan
yang memberikan informasi faktual, menghormati semua orang baik kepada karyawan maupun
pelanggan, dan benar-benar mematuhi peraturan dan regulasi terkenal dengan standar etika yang tinggi.
Menerapkan etika bisnis berarti menjalankan bisnis dengan cara yang bermanfaat bagi kepentingan sosial,
lingkungan, serta bisnis. Setiap keputusan strategis memiliki konsekuensi moral.

Sumber : https://bixbux.com/etika-bisnis/
CONTOH ETIKA BISNIS
Contoh dari beberapa perusahaan terbaik yang menerapkan etika bisnis dengan baik, seperti :
Google: Dengan program Google Green, perusahaan ini telah menyumbangkan lebih dari $1 miliar
untuk proyek-proyek energi terbarukan, dan telah mengurangi jejak karbon dengan menggunakan
bangunan hemat energi dan transportasi umum. Google juga merupakan pendukung setia kebebasan
berpendapat. Selain itu, perusahaan ini memberikan banyak manfaat kepada karyawannya seperti
perawatan kesehatan gratis, diskon layanan hukum, makanan ringan tanpa batas, kantor ramah hewan
peliharaan dan banyak lagi.
Microsoft: Perusahaan perangkat lunak ini bersama karyawannya menyumbangkan lebih dari $1 miliar
setiap tahun untuk amal dan organisasi nirlaba. Selain menjadi karyawan dengan bayaran tertinggi,
mereka juga menikmati sejumlah besar tunjangan, termasuk cakupan 100% pada perawatan premium
kesehatan mereka.

Sumber : https://www.kompas.com/skola/read/2021/06/28/134641969/etika-bisnis-pengertian-teori-prinsip-dan-contohnya?page=al
KESIMPULAN
Etika bisnis berlaku sebagai benteng bagi pemangku kepentingan, etika bisnis juga
memiliki fungsi yang mampu menyinergikan antar pemangku kepentingan dalam bisnis.
Bisnis yang beretika akan membawa dampak baik pada perusahaan. Penerapan etika dalam
kegiatan bisnis akan membawa dampak yang positif bagi kelangsungan suatu bisnis.
Dalam dunia bisnis etika memiliki peran penting bagi perjalanan organisasi bisnis. Bisnis
merupakan aktivitas yang memerlukan tanggung jawab moral dalam pelaksanaannya,
sehingga etika dalam praktik bisnis memiliki hubungan yang erat. Bisnis tanpa etika akan
membuat praktik bisnis menjadi tidak terkendali dan justru merugikan tujuan utama dari
bisnis itu sendiri.
TERIMAKASIH