Anda di halaman 1dari 9

INTEGRITAS KULIT

Fungsi:
• Melindungi fungsi vital tubuh dari suhu, bahan
kimia, radiasi, dan patogen.
• Membantu memelihara keseimbangan cairan
dan elektrolit dan suhu tubuh yang optimal.
• Menyampaikan sensasi yang menyenangkan
maupun yang tidak menyenangkan
• Mengkomunikasikan individualitas kita
dengan warna, tekstur, dan karakteristik.
GANGGUAN INTEGRITAS KULIT

Penyakit kulit memiliki gambaran yang khas


yaitu lesi.
Lesi disebabkan : penggarukan, pengobatan,
infeksi.
MENENTUKAN ADANYA GANGGUAN INTEGRITAS
KULIT
• Karakteristik kulit
• Distribusi lesi
• Lama waktu terjasinya dan kekambuhan
• Obat-obatan yang digunakan
• Riwayat keluarga terhadap penyakit
• Pemajanan lingkungan pribadi pada material berbahaya
Sumber cedera: bakteri, virus, suhu ekstrim, dan
bahan kimia

jenis lesi:
1. Lesi primer: makula, papula, nodul, vesikel, bula,
pustula, kutil, plak, dan kista.
2. Lesi sekunder : skale, krusta, fisura, dan ulkus.
LUKA
Pengertian:
Gangguan dalam fungsi pelindung dari kulit, hilangnya
kontinuitas epitel, dengan atau tanpa kehilangan yang
mendasari jaringan ikat (misalnya otot, tulang, saraf)
cedera berikut ke jaringan kulit yang atau yang
mendasari / organ disebabkan dengan operasi, pukulan,
memotong, bahan kimia, panas / dingin, gesekan / gaya
geser, tekanan atau sebagai akibat dari penyakit.
KLASIFIKASI LUKA

Tindakan Thd Luka


Luka disengaja (Intentional Traumatis)

Luka tidak disengaja (Unintentional Traumatis)


Integritas Luka

Luka tertutup

Luka terbuka
Mekanisme Luka
Luka memar

Luka incisi

Luka abrasi
FAKTOR PENYEMBUHAN LUKA
2 cara:
Intensi primer= terjadi apabila luka yang tidak
mengakibatkan hilangnya jaringan.
Intensi sekunder= terjadi apabila luka mengakibatkan
kehilangan beberapa atau banyak jaringan.
FAKTOR FAKTOR
Faktor intrinsik Faktor ekstrinsik
•Usia •Teknik pembedahan yang
•Status penyakit dan buruk
pengobatan •Drug treatment
•Status nutrisi
•Manajemen luka
•Oksigenisasi dan
perfusian •Psikososial
•Merokok •infeksi