Anda di halaman 1dari 31

PERILAKU DAN

MOTIVASI KARYAWAN Pengantar Bisnis

Muhammad Iqbal (B1032191020)


Gusti Muhammad Wahyu (B10321910
Fahril Arie Prahmana (B1032191034)
Vivian Margaretta (B1032191008)
Nadia Dutinova (B1032191021)
Ifanka Ramadhannisa (B1032191032)
Matrina (B1032191033)
Putri Febriyanti (B1032191006)
BENTUK-BENTUK PERILAKU
KARYAWAN
Perilaku karyawan adalah pola tindakan yang dilakukan
oleh anggota suatu organisasi yang secara langsung
ataupun tidak langsung mempengaruhi efektivitas
organisasi tersebut
JENIS JENIS PERILAKU KARYAWAN

KEWARGAAN PERILAKU
PERILAKU KINERJA ORGANISASI KONTRAPRODUKTIF
Serangkaian perilaku terkait Karyawan melibatkan diri Perilaku yang menjauhi kinerja
pekerjaan yang diharapkan dalam perilaku positif yang dan merugikan organisasi
dapat ditunjukkan oleh tidak secara langsung
karyawan dalam organisasi. berkontribusi pada laba
Pada dasarnya, ini adalah perusahaan
perilaku yang langsung disasar
untuk menjalankan pekerjaan
PERBEDAAN
INDIVIDU
DAN KARYAWAN
Perbedaan individu adalah
atribut pribadi yang berbeda-
beda antara satu orang dengan
orang lain. Dua kategori dasar
perbedaan individu adalah
Kepribadian dan Sikap.
Kepribadian Dalam Kehidupan
Kepribadian dalam kehidupan nyata adalah serangkaian
Nyata
atribut prikologis yang membedakan satu individu dengan
individu lain.
LIMA BESAR SIFAT KEPRIBADIAN
PENGATURAN DIRI EKSTRAVERSI
Keterbukaan terhadap lingkungan
Kegigihan, sifat mudah sosial dan fisik mengacu pada tingkat
diandalkan, dan keteraturan kenyamanan individu terhadap
sesorang. hubungan

Kemampuan seseorng untuk Kecenderungan seseorang memiliki Sifat yang mencerminkan seberapa luwes
berinteraksi dengan orang pandangan dan prilaku positif atau atau kakunya seseorang dalam hal
lain. negatif terhadap orang lain keyakinannya
KESETUJUAN EMOSIONAL KETERBUKAAN
Kerangka Pemikiran Myers-Briggs
Kerangka pemikiran ini, didasarkan pada karya klasik Carl
Jung, yang membedakan orang-orang berdasarkan empat
dimensi.
01 02 E vs I S vs N
Extraversi vs Introversi Pengindera/Sensing vs Intuisi

03 04 T vs F J vs P
Memikirkan vs Merasakan Menilai vs Memahami
Kecerdasan Emosional
Mengacu pada derajat dimana orang-orang memiliki
kesadaran diri, dapat mengelola emosi, dapat memotivasi diri,
menunjukkan empati bagi orang lain dan memiliki
keterampilan bersosialisasi.
SIFAT KEPRIBADIAN LAIN DALAM LINGKUNGAN KERJA

LOKUS KENDALI EFIKASI DIRI OTORITARIANISME


Derajat sejauh mana Keyakinan seseorang atas Derajat sejauh mana seseorang
orang=orang meyakini bahwa kemampuannya untuk meyakini bahwa perbedaan
perilaku mereka memiliki menjalankan suatu tugas kekuasaan dan status bisa
dampak rill terhadap apa yang dibenarkan dalam hierarki
terjadi pada diri mereka sistem sosial seperti organisasi

KECENDERUNGAN
MACHIAVELLIANISME HAARGA DIRI MENGAMBIL RESIKO
Perilaku yang mengarah pada Derajat sejauh mana seseorang Derajat sejauh mana seseorang
perolehan kekuasaan dan meyakini bahwa dirinya adalah bersedia mengambil keputusan
kecenderungan mengendalikan individu yang berharga dan pantas beresiko
perilaku orang lain diperhitungkan
SIKAP DI
LINGKUNGAN KERJA
Sikap (attitudes) mencerminkan
keyakinan dan perasaan seseorang
mengenai ide-ide tertentu situasi,
atau individu lain. Sikap dibentuk
oleh berbagai kekuatan, antara lain
nilai-nilai yang kita pegang,
pengalaman kita, dan kepribadian
kita.
TIGA KOMPONEN SIKAP

KOGNISI AFEK INTENSI


Kognisi (cognition) adalah Afek (affect) adalah perasaan Intensi (intension) adalah
pengetahuan yang dipegang individu mengenai suatu hal bagian sikap yang memandu
seseorang mengenai sesuatu perilaku seseorang
SIKAP UTAMA YANG
BERKAITAN DENGAN
PEKERJAAN
Sikap mencerminkan keyakinan dan
perasaan seseorang mengenai ide-
ide tertentu, situasi, atau individu
lain.
SIKAP-SIKAP YANG PENTING ANTARA LAIN:

KEPUASAN KOMITMEN
KERJA ORGANISASI
Kepuasan kerja yang mencerminkan derajat Komitmen organisasi disebut juga komitmen
sejauh mana orang-orang memiliki sikap kerja mencerminkan identifikasi seseorang
positif terhadap pekerjaan mereka. dengan organisasi dan misi perusahaan.
MENCOCOKKAN PEKERJAAN DAN
INDIVIDU
Kontrak Psikologis (psychological contract) adalah serangkaian ekspektasi yang dimiliki
oleh karyawan dan organisasi terkait dengan apa yang karyawan akan berikan lagi
organisasi dan apa yang organisasi berikan imbalannya. Tidak seperti kontrak bisnis,
kontrak psikologis tidak tertulis dan tidak seleruh ketentuannya dinegosiasikan secara
eksplisit
Kesesuaian individu-pekerjaan (person-job fit) mengacu pada derajat sejauh
mana kontribusi seseorang dan insentif dari organisasi cocok satu sama lain.
Kesesuaian individu pekerjaan yang baik memilih keseimbangan antara kontribusi
yang di hasilkan individu dan insentif yang berikan organisasi. Dalam teorinya,
setiap karyawan memiliki serangkaian kebutuhan yang harus di penuhi dan
serangkaian perilaku terkait pekerjaan dan kemampuan untuk dikontribusikan.
Kesesuaian individu-pekerjaan yang baik pada gilirannya akan menghasilkan kinerja
yang lebih tinggi dan sikap lebih positif.
KONSEP DAN TEORI MOTIVASI DASAR

TEORI PERILAKU
TEORI KLASIK AWAL
Teori klasik adalah pekerja yang termotivasi Teori perilaku awal adalah teori yang
oleh uang. Menurut Taylor, jika pekerja meyakinkan bahwa para manajer harus
termotivasi oleh uang, menggaji mereka lebih lebih banyak memperhatikan para
tinggi akan mendorong mereka untuk lebih karyawan
banyak berproduksi
KONSEP DAN TEORI MOTIVASI DASAR

TEORI X TEORI Y
Teori X adalah teori motivasi yang Teori Y adalah teori motivasi yang
menyatakan bahwa orang-orang menyatakan bahwa orang-orang
malas dan tidak mau bekerja pada dasarnya bersemangat, ingin
berkontribusi dan tertarik menjadi
produktif
TABEL

Teori X Teori Y
Orang malas Orang memiliki semangat
Orang tidak punya ambisi dan tidak suka bertanggung jawab Orang berambisi dan mencari tanggung jawab
Orang mementingkan diri sendiri Orang bisa mementingkan orang lain
Orang menentang perubahan Orang ingin memberikan kontribusi dan perubahan bisnis
Orang mudah dihasut dan tidak pintar Orang pada dasarnya cerdas
KONSEP DAN TEORI MOTIVASI DASAR

MODEL HIERARKI
KEBUTUHAN MASLOW
Model hierarki kebutuhan manusia yang
dipaparkan psikolog Abaraham Maslow
menyatakan bahwa orang-orang
memiliki beragam kebutuhan yang
berbeda-beda yang mereka coba penuhi
untuk pekerjaan mereka.
KONSEP DAN TEORI MOTIVASI DASAR

TEORI DUA KEBUTUHAN PENTING


FAKTOR LAINNYA
Teori dua faktor adalah teori motivasi Adalah serangkaian kebutuhan
yang menyatakan bahwa kepuasan individu yang penting saling terkait
kerja bergantung dari dua jenis faktor dalam pemikiran masing-masing
yaitu faktor higiene dan faktor
motivasi
KONSEP DAN TEORI MOTIVASI DASAR

TEORI
TEORI EKSPENTASI KEADILAN
Teori yang menyatakan bahwa Teori yang menyatakan bahwa
orang-orang termotivasi untuk orang-orang mengevaluasi
bekerja dan memperoleh imbalan perlakuan organisasi dan
membandingkan dengan perlakuan
diterima orang lain
STRATEGI
DAN
TEKNIK
UNTUK
MENINGKAT
KAN
MOTIVASI
PENGUATAN/MODIFIKASI PERILAKU

Penguatan Positif
(positive
reinforcement)

Hukuman
(punishment)

Pembelajaran Sosial
(social learning)
MENGGUNAKAN
SASARAN UNTUK
MEMOTIVASI PELAKU
Metode yang paling sering digunakan sebagai
penetapan sasaran kinerja disebut juga manajemen
berdasarkan tujuan (management by objectives ─ MBO)
yaitu suatu sistem penetapan sasaran kolaboratif dari
tingkat atas hingga bawah organisasi.
MANAJEMEN
PARTISIPATIF DAN
PEMBERDAYAAN
Metode meningkatkan kepuasan
kerja dengan cara memberi
kesempatan kepada karyawan untuk
memberikan suara dalam mengelola
pekerjaan dan perusahaan
STRUKTUR TIM
Dampak dari penggunaan tim dalam suatu
organisasi ialah meningkatnya motivasi dan
kepuasan kerja bagi karyawan yang berada dalam
tim.
PENGAYAAN PEKERJAAN DAN PERANCANGAN ULANG
PEKERJAAN

PROGRAM
PROGRAM PERANCANG
PENGAYAAN ULANG
PEKERJAAN PEKERJAAN
Metode peningkatan kepuasan kerja Metode peningkatan kepuasan kerja
dengan cara menambah satu faktor dengan cara membuat kesesuaian yang
motivasi atau lebih kedalam kegiatan kerja tepat kepada karyawan dan pekerjaannya
JADWAL KERJA YANG DIMODIFIKASI DAN TEMPAT KERJA
ALTERNATIF

PROGRAM BERBAGI PROGRAM WAKTU TEMPAT KERJA


PEKERJAAN FLEKSIBEL ALTERNATIF
Metode peningkatan Metode peningkatan Telecommuting merupakan
kepuasan bekerja dengan cara kepuasan kerja dengan cara bentuk waktu fleksibel yang
memungkinkan dua orang memungkinkan pekerja untuk memungkinkan orang-orang
atau lebih untuk berbagi satu mengatur jadwal kerja harian melaksanakan sebagian atau
pekerjaan purnawaktu atau mingguan seluruh pekerjaan di luar dari
kantor
KEUNTUNGAN DAN KELEMAHAN JADWAL YANG
DIMODIFIKASI DAN TEMPAT KERJA ALTERNATIF

KEUNTUNGA
N KELEMAHAN
Memberikan kebebasan lebih besar bagi Terkadang dapat mempersulit koordinasi
karyawan dalam kehidupan profesional dan karena orang-orang bekerja pada jadwal
pribadi mereka yang berbeda
THAN
KS!
Does anyone have any questions?