Anda di halaman 1dari 19

Asepsis dan Antisepsis

Oleh:
Andesty (2065050158)

Pembimbing:

dr. Sumidi, Sp.B

Kepaniteraan Klinik Ilmu Bedah RS Bhayangkara TK.I R.


Said Sukanto
Universitas Kristen Indonesia
Periode 18 Oktober 2021 – 01 Januari 2022
Tindakan operasi/pembedahan → Tindakan medis yang menggunakan
cara invasif untuk membuka bagian tubuh

rentan terhadap infeksi


Asal sumber infeksi

Intrinsik
●Berasal dari dalam tubuh (oral, sistem GIT)
●Penyebaran secara direk (lymphogenous, hematogenous)

Ekstrinsik
Berasal dari lingkungan luar
(udara, debu, alat bedah)
Asepsis
- Kondisi di mana tidak dijumpainya organisme patogen
- Tindakan asepsis merupakan prosedur klinis yang dilakukan untuk
mencegah kontaminasi dari luka dan bagian tubuh lainnya

Antisepsis
-Tindakan penggunaan bahan antiseptik untuk menghilangkan organisme
patogen
Asepsis
1. Asepsis medis
Tehnik bersih, termasuk prosedur yang digunakan untuk mencegah penyebaran mikroorganisme.
Contoh: mencuci tangan, mengganti linen tempat tidur, dan menggunakan cangkir untuk obat.

2. Asepsis bedah
Teknik steril, termasuk prosedur yang digunakan untuk membunuh mikroorganisme dari suatu
daerah.
Prinsip Asepsis
Higenitas tangan
5 momen cuci tangan :
1.Sebelum menyentuh pasien
2.Sebelum prosedur aseptik
3.Setelah terkena cairan tubuh pasien
4.Setelah menyentuh pasien
5.Setelah menyentuh lingkungan sekitar pasien
Antiseptik
●Memiliki fungsi anti-mikrobial namun tidak berbahaya untuk jaringan
dan sel sekitarnya
●Tidak mengalami penurunan aktivitas ketika berkontak dengan darah,
pus, atau jaringan sekitarnya
●Tidak mudah menguap
●Mudah digunakan dan murah
Antiseptik
●Mekanis
Eksisi jaringan nekrotik (dianggap sebagai medium pertumbuhan
organisme yang baik)
●Biologis
Penggunaan antibiotik, bakteriofag, serum, immunoglobulin
Antiseptik
●Kimia
○Alkohol
○Halogen dan senyawanya (Povidone iodine, klorheksidin)
○Oksidator (Kalium permanganate, perhidrol)
○Garam logam berat (Merkuri klorida)
○Derivat fenol (Trinitrofenol/as. pikrat)
○Etakridin (Rivanol)
○Asam (As. borat, as. format, as. hidroklorit)
○Aldehid
○Garam hipertonis
Tindakan pada pasien
●Tindakan sebelum operasi
Daerah operasi dicukur bersih → dicuci dengan sabun, antiseptik, dan
alkohol

●Tindakan menjelang operasi


(di meja operasi)
Daerah operasi dicuci dengan eter, yodium 2%, alkohol 96%
Teknik Pembersihan Luka
1.Irigasi dengan sebanyak-banyaknya dengan tujuan untuk membuang jaringan
mati dan benda asing
2.Hilangkan semua benda asing dan eksisi semua jaringan mati (debridement)
3.Berikan antiseptik
4.Bila diperlukan, tindakan ini dapat dilakukan dengan pemberian anastesi lokal
5.Bila perlu, lakukan penutupan luka (dijahit jika tidak ada tanda infeksi)
Terimakasih