Anda di halaman 1dari 15

RUANG LINGKUP DAN CAKUPAN

KONSEP DASAR IPS


NAMA KELOMPOK I (SATU)
KURNIA HALAWA (KETUA)
DIANA SISKA LAIA
KASIH NIAT TRIAMIN WARUWU
SERNI WATI LAFAU

UPBJJ UT MEDAN POKJAR IDANOGAWO


2021/2022
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Ilmu pengetahuan social merupakan suatu program
pendidikan yang mengintegrasi konsep-konsep dasar
terpilih dan ilmu-ilmu sosial dan humaniora, untuk
tujuan pembinaan warga Negara yang baik.
Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah
sebagai berikut
1. Apakah yang dimaksud dengan ilmu pengetahuan
sosial?
2. Apakah yang dimaksud dengan konsep?
PEMBAHASAN
KB.1
Ruang Lingkup Dan Cakupan Konsep Dasar
IPS
Istilah ilmu pengetahun sosial (IPS) dan
keberadaannya dalam kurikulum persekolahan di
Indonsia tidak lepas dari perkembangan dan
keberadaan social studies (studi sosial) di Amerika
Serikat. Oleh karenanya gerakan dan paham sosial
studies di Amerika Serikat banyak mempengaruhi
pemikiran mengenai ilmu pengetahuan sosial
(IPS) diIndonesia.
Studi sosial bukan merupakan suatu bidang keilmuan atau
displin bidang akademis, melainkan lebih merupakan suatu
bidang pengkajian tentang masalah dan gejala sosial.
Achmad Sarusi (1971) memberikan penjelasan tentang studi
sosial sebagai berikut :
Adapun studi sosial tidak selalu bertaraf akademis
universiter, bahkan dapat merupakan bahan-bahan pelajaran
bagi murid-murid sejak pendidikan dasar, dan dapat
berfungsi selanjutnya sebagai pengantar bagi bujutan
sebagai pengantar bagi bujutan kepada disiplin-disiplin ilmu
sosial. Studi sosial bersifat interdisipliner dengan
menetapkan pilihan jadwal atau masalah-masalah tertentu
berdasarkan sesuatu langkah referensi dan meni njaunya
dari beberapa sudut sambil mencari logika dari hubungan-
hubugan yang ada satu dengan lainnya. Sesuatu acara
ditinjau dari beberapa sudut sekon prchensip mungkin
Ilmu pengetahuan sosial yang kita kenal di Indonesia bukan ilmu
sosial. Oleh karena itu, jika proses pembelajaran IPS seperti apa yang
di gambarkan diatas adakah perbedaan IPS dengan studi sosial ?
jawabannya adalah tidak ada bedanya, artinya apa yang disebut studi
sosial yang berkembang dan dikembangkan di Amerika Serikat atau
dibeberapa perguruan tinggi di Indonesia, tidak lai adalah ilmu
pengetahuan sosial yang kia kenal saat ini.
Konsep dasar IPS yang dikembangkan berdasarkan konsep-konsep
dalam ilmu-ilmu sosial sangat dibutuhkan sebagai bahan
pembelajaran pada tingkat persekolahan mulai dari sekolah Dasar
sampai sekolah lanjutan.
Dorothey J.Skeet menyatakan bahawa konsep adalah sesuatu yang
tergambar dalam pikiran suatu pemikiran gagasan atau suatu
pengertian.
James G. Womalk mengemukakan tentang konsep yaitu : konsep studi
sosial yaitu suatu kata atau ungkapan yang berhubungan dengan
sesuatu yang menonjol sifat yang melekat.
KB.2
Karakteristik Cakupan Konsep Sejarah , Geografi, Ekonomi,
Sosiologi, Antropologi, Politik Dan Pemerintahan Serta Psikologi
Sosial
Sejarah
Hugino dan P.K Poerwartana mengemukakan bahwa sejarah adalah gambaran tentang
peristiwa-peristiwa masa lampau yang di alami manusia disusun secara ilmiah,
meliputi urutan waktu, di beri tafsiran dan analisis kritis sehingga mudah dimengerti
dan di pahami. Hugiono dan P.K Poerwartana mengemukakan bahwa sejarah adalah
gambaran tentang peristiwa-peristiwa masa lampau yang di alami manusia, disusun
secara ilmiah,melipti urutan waktu diberi tafsiran dan analisis kritis sehingga mudah di
mengerti dan dipahami berdasarkan konsep-konsep yang telah di kemukakan tadi.
Kunci dalam pengertian sejarah terletak pada masa lampau , baik berupa peristiwa
pengalaman kolektif maupun riwayat masa lampau tersebut.

Geografi
Geografi itu berakar dari kata geo berarti bumi dan graphein berarti tulisan atau
lukisan. Oleh karena itu, secara harafiah geografi itu berarti lukisan tentang bumi,
Geografi berkenan dengan dunia nyata dunia yang dipeljari seseorang dengan baik
melalui sol sepatu atau kaki telanjang, atau dengan mengendarai kereta api, perahu,
mobil , atau pesawat terbang, dan melalui lukisan atau gambar atau yang lain.
Ekonomi Dan Koperasi
 Pembahasan ekonomi sebagai salah satu bidang ilmu sosial akan dikaitkan
dengan koperasi yang menurut undang-undang menjadi soko guru
perekonomian Indonesia.
Ilmu ekonomi adalah suatu studi ilmiah yang mengkaji bagaimana orang
perorangan dan kelompok-kelompok masyarakat menentukan pilihan
manusia mempunyai keinginan yang tidak terbatas. Untuk memuaskan
bermacam ragam keinginan yang tidak terbatas. Untuk memuaskan
bermacam ragam keinginan tersebut , tersedia sumber daya yang dapat di
gunakan.
Setelah kita memperhatikan batasan-batasan ekonomi dan koperasi , marilah
kita mengamati konsep-konsep dasar yang menjadi kunci dua pokok persoalan
yang erat kaitannya satu sama lain.Konsep-konsep dasar itu sebagai berikut
Kalangan sumber daya
Keterbatasan sumber daya
Kebutuhan yang tidak terbatas
Konsumsi-produksi-distribusi
Penawaran-permintaan
Kekeluargaan
Keuntungan ekonomi
Keuntungan sosial
Alternatife pemanfaatan sumber daya
Sumber daya alternative
Sumber daya yang terbarukan (dapat diperbaharui)
Sumber daya yang tidak tebarukan (tidak dapat
diperbaharui)
Modal
Tenaga kerja
Pemuasan kebutuhan
Surplus-minus-keseimbangan
Efektif-efesien produktif
Hal-hal lain yang dapat di gali sendiri lebih jauh.
Sosiologi
Sosiologi adalah studi ilmiah tentang fenomena yang timbul dan
hubungan kelompok umat manusia.
Atas pembahasan singkat yang baru dikemukakan dapat
dikelengahkan konsep-konsep dasar sosiologi sebagai berikut :
konsep-konsep dasar sosiologi sebagai berikut :
 Interaksi sosial
 Sosialisasi
 Kelompok sosial
 Proses sosial
 Perlapisan sosial
 Perubahan sosial
 Mobilitas sosial
 Modernisasi
 Patologi sosial
 Konsep-konsep lainyang dapat digali sendiri dari kenyataan dan proses
kehidupan sehari baru.
Entapologi
Namun untuk lebih jelasnya, apa sesungguhnya
Antropologi itu, E.A Hoebel (Fairchild, H.p,
dkk .:1982:12) secra singkat mengemukakan
antropologi adalah suatu studi tentang manusia
dengan kerjaannya. Sedangkan Koenjaningrat
(1990:11) juga secara singkat menyatakan : Antropologi
berarti ilmu tentang manusia.
Konsep yang dikemukakan oleh Ellwod diatas
sangat jelas dan gambalang bahwa kebudayaan itu
hanya menjadi otentik manusia. Namun demikian,
konsep-konsep dasar itu akan diketengahkan kembali
secara lebih lengkap . Konsep-konsep dasar itu ,
meliputi :
Kebudayaan
Tradisi
Pengetahuan
Ilmu
Teknologi
Norma
Lembaga
Seni
Bahasa
Lambing
Banyak hal serta fenomena yang dapat kita sendiri
meggalinya.
Politik dan pemerintahan
Secara singkat Mildred Parten (Fairchil, H.P.
dkk:1982:224). Mengemukakan bahwa ilmu politik
adalah teori, kiat dan praktikmemerintah. Sedangkan
Brown dan Brow (1980-304) mengemukakan bahwa
ilmu politik adalah proses dilaksanakannya kekuasaan
mencapai tujuan-tujuan tertentu.
Psikologi sosial
Psikologi sosial sebagai salah satu bidang ilmu sosial ,
menurut Harold A Phelps (Fairchild, H.p,
dkk:1982:290): “psikologi sosial adalah suatu studi
ilmiah tentang proses mental manusia sebagai
makhluk sosia”.
 
PENUTUP
 Kesimpulan
Interaksi kerja sama manusia dalam kelompok sering bersepakat untuk
bekerjasama melakukan pekerjaan, memecahkan masalah dan untuk
memenuhi kebutuhan bersama.
Saling ketergantungan manusia saling bergantungan dalam beragam cara,
mulai dari pemeliharaan dan dukungan perasaan sampai pada pertukaran
barang dan jasa.
Kesinambungan dan perubahan kesinambungan terjadi karena lembaga
lembaga perkawinan menyebabkan manusia dilahirkan dan kemudian
melahirkan.
Keragaman/kesamaan/perbedaan suatu masyarakat yang beraneka ragam
dapat membentuk suatu Negara bangsa karena adanya kehendak bersama
untuk hidup bersatu sehingga terbentuk integrasi bangsa.
Konflik/consensus konflik dapat berujud pertengkaran anak-anak sampai pada
skala yang sangat luas yaitu perang dunia.
Evolusi/adaptasi revolusi, berarti perubahan yang sangat cepat.
Saran
Menyadari keterbatasan dalam pembuatan
makalah ini banyak hal belum kami muat dalam
makalah. Jadi kritik dan saran di butuhkan dengan
guna menyempurnakan makalah ini.
 
Sekian
dan
Terimakasi