Anda di halaman 1dari 50

Sesi 8

Modul 11 dan Modul 12


Teori Atom
• Atom terdiri dari partikel- partikel antara lain
1. Proton ( + )
2. Elektron ( - )
3. Neutron ( o )
• Proton dan Neutron membentuk inti atom yang
dikelilingi oleh elektron
• Elektron dalam mengelilingi inti atom pada tingkat
energi tertentu
semakin jauh dari inti energi elektron semakin kecil
• Atom netral jika jumlah proton sama dengan jumlah
elektron
• Atom bermuatan positif jika atom kekurangan
elektron
• Atom bermuatan negatif jika atom kelebihan
elektron
Hukum Coulomb
• Besar gaya tarik atau tolak antara muatan sebanding dengan besar
muatan masing masing dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak
antara kedua muatan.

q1 q 2
F k 2
r
Medan Listrik
• Ruang disekitar muatan listrik yang masih dipengaruhi
oleh gaya listrik
• Medan listrik digambarkan sebagai garis -garis gaya listrik.

Arah garis gaya listrik muatan Arah garis gaya listrik muatan
positif meninggalkan muatan negatif menuju muatan
Kuat medan listrik
Q q
E
r
Benda bemuatan listrik Q diletakkan benda uji bermuatan q berjarak r maka
besar kuat medan listrik di titik benda uji adalah gaya listrik yang
ditimbulkan benda bermuatan di bagi muatan uji

F Qq Q
E Ek 2 Ek 2
q r q r
Pengertian Arus Listrik

Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir dalam


suatu penghantar per satuan waktu.

Q= muatan listrik ( Coulomb )


Q
I  t = waktu ( detik )
I= Kuat arus listrik (Coulomb /
t detik atau Ampere)
RESISTOR/HAMBATA
N
Besarnya hambatan dari suatu konduktor dinyatakan dalam :

L
R
A
Grafik hambat jenis lawan temperatur untuk suatu konduktor memenuhi hubungan :
HUKUM OHM
GAYA GERAK LISTRIK (E)

• Gaya gerak listrik adalah beda potensial antara ujung-ujung


sumber tegangan pada saat tidak mengalirkan arus listrik atau
dalam rangkaian terbuka.
Pengukuran ggl

V
TEGANGAN JEPIT (V)
• Tegangan jepit adalah beda potensial antara ujung – ujung
sumber tegangan saat mengalirkan arus listrik atau dalam
rangkaian tertutup .
Pengukuran Tegangan Jepit

V
Bahan Magnetik dan
Non-magnetik
• Bahan Magnetik :
Bahan yang dapat ditarik dengan kuat oleh magnet dan dapat
dimagnetkan.
Contoh : besi, baja, nikel, kobalt
 Bahan Non-magnetik, terdiri dari :
 Bahan paramagnetik,
Bahan yang ditarik dengan lemah oleh magnet dan tidak
dapat dimagnetkan.
Contoh : alumunium, platina
 Bahan diamagnetik,
Bahan yang ditolak dengan lemah oleh magnet dan tidak
dapat dimagnetkan
Contoh : seng, bismuth
Magnet Menimbulkan
Medan Magnetik di Sekitarnya

• Medan magnetik adalah ruang di


sekitar suatu magnet di mana
magnet lain atau benda lain yang
mudah dipengaruhi magnet akan
mengalami gaya magnetik jika
diletakkan dalam ruang tersebut.

• Garis-garis gaya magnet atau fluks


magnetik adalah garis-garis yang
menggambarkan adanya medan
magnetik.
Sifat garis-garis gaya magnetik

• Garis-garis gaya magnet tidak pernah saling berpotongan.


• Garis-garis gaya magnet selalu keluar dari kutub utara magnet dan
masuk ke kutub selatan magnet.
• Tempat yang garis-garis gaya magnetnya rapat menunjukkan
medan magnetnya kuat, sebaliknya tempat yang garis-garis
magnetiknya renggang menunjukkan medan magnetnya lemah.
MEDAN MAGNET DI SEKITAR
ARUS LISTRIK

• Percobaan Oersted (1820)


a) Pada saat kawat tidak dialiri arus
listrik ( I = 0 ), jarum kompas tidak
menyimpang ).
b) Pada saat kawat dialiri arus listrik ke
atas, kutub utara jarum kompas
menyimpang ke kanan.
c) Pada saat kawat dialiri arus listrik ke
bawah, kutub utara jarum kompas
menyimpang ke kiri.

Kesimpulan :
1. Di sekitar penghantar kawat yang dialiri
arus listrik terdapat medan magnet.
2. Arah medan magnet bergantung pada
arah arus listrik yang mengalir.
Garis-garis Gaya Magnetik di
Sekitar
Penghantar Lurus
Medan magnetik ( simbol B ) di sekitar
kawat penghantar lurus yang dilalui arus
listrik berbentuk lingkaran, dan dapat
ditentukan dengan aturan tangan kanan.

Arah ibu jari = arah arus listrik ( I )


Arah keempat jari = arah medan magnetik ( B )
Garis-garis Gaya Magnetik pada
Kumparan Berarus ( Solenoida )

Garis-garis medan magnetik yang


Garis-garis gaya magnetik sebuah
ditunjukkan oleh pola serbuk-serbuk besi
kumparan persis sebuah magnet
batang
Kutub utara magnet kumparan dapat
ditentukan dengan aturan tangan kanan :
• Keempat jari = arah arus listrik ( I )

Ibu jari = arah kutub utara ( N )
Elektromagnet
Jika ke dalam kumparan berarus listrik diberi inti besi lunak,
ternyata pengaruh kemagnetannya menjadi besar. Susunan
kumparan dan inti besi lunak inilah yang disebut dengan
elektromagnet atau magnet listrik.
Gaya Pada Penghantar
Berarus Listrik

Panghantar yang berada di dalam


medan magnet akan bergerak bila
dialiri arus listrik. Besarnya gaya ini
bergantung pada :
 kuat arus listrik,
 kuat medan magnet, dan
 panjang penghantar.
Arah gaya magnetik dapat ditentukan dengan kaidah tangan
kanan (Kaidah Fleming) sebagai berikut :
Penggunaan Gaya Magnetik

• Gaya magnetik yang timbul pada penghantar berarus


listrik digunakan untuk mengubah energi listrik menjadi
energi gerak.
• Contoh : motor listrik dan alat ukur listrik.

Fungsi komutator adalah


agar arus listrik yang
mengalir pada loop tidak
berbalik arah, sehingga
loop dapat terus berputar.
Besarnya medan magnet dari
magnet listrik ditentukan oleh
faktor – faktor :

Kuat arus yang mengalir Jumlah lilitan kumparan. Bahan inti yang
pada kumparan.
Semakin banyak jumlah dimasukkan pada
Semakin besar arus yang lilitannya, semakin besar kumparan
mengalir, semakin besar medan magnetnya
medan magnetnya.
Penggunaan
Elektromagnetik
• Untuk mengangkat benda-benda dari
besi
• Bel listrik
• Relai
Transformator

Transformator atau trafo


adalah alat yang
digunakan untuk
merubah tegangan listrik
AC
Jenis Transformator

Trafo ada dua jenis, yaitu:


Trafo Step-Up
digunakan untuk menaikan
tegangan listrik

Trafo Step-Down
digunakan untuk
menurunkan tegangan
listrik
Persamaan Transformator

Pada transformator ideal berlaku


persamaan:
Np Vp Is
= =
Ns Vs Ip
Daya yang masuk ke
trafo sama dengan
N = jumlah lilitan
daya yang keluar dari
V = tegangan (volt) trafo Pp = Ps
I = Kuat arus (A)
Efisiensi
Transformator
Daya listrik yang dihasilkan oleh sebuah trafo tergantung dari
efisiensi trafo tersebut
Efisiensi trafo adalah persentase daya yang keluar dari trafo

Pp Ps
Modul 12
Bumi dan Tata Surya
STRUKTUR BUMI
LAPISAN KERAK BUMI

Manusia, hewan dan tumbuhan hidup di lapisan ini,


terutama di bagian permukaan. Terdiri dari batuan dan
batuan yang sudah lapuk menjadi tanah.
LAPISAN MATEL BUMI
Lapisan yang paling tebal dan terdiri dari batuan
SILIKAT
LAPISAN INTI BUMI LUAR

Lapisan yang terdiri dari zat cair. Terdiri dari Besi


(Fe), Nikel (Ni) dan zat lain.
Lapisan Inti Bumi Dalam
Pusat Bumi. Padat. Terdiri dari besi dan nikel
padat.
DAUR AIR
JENIS PERISTIWA
ALAM
• GEMPA BUMI
• TSUNAMI
• GUNUNG MELETUS
• BANJIR
• TANAH LONGSOR
• TOPAN BADAI
Sumber Daya Alam (SDA)
Berdasarkan Jenis

SDA BIOTIK
• Contoh : rotan, ternak dll

SDA ABIOTIK
• Contoh : bahan tambang, air
dll
SDA BERDASAR SIFAT
PEMBAHARUAN

SDA yang tidak dapat


SDA yang dapat SDA yang tidak terbatas
diperbaharui/ non
diperbaharui/renewable jumlahnya/unlimited
renewable
• tumbuh2an, • Minyak Bumi • Sinar Matahari
• hewan, • Timah • Udara
• hasil huta • Batu Bara
SDA BERDASAR PENGGUNAANNYA

SDA • Hasil Hutan


Penghasil
• Hasil Tambang
Bahan Baku

SDA • Ombak
Penghasil
• Panas Bumi
Energi
PEMANFAATAN SUMBER DAYA
ALAM

a. Tercapai keselarasan hubungan manusia dan


lingkungan
b. Terkendalinya SDA secara bijaksana
c. Terwujudnya keutuhan dan kelestarian lingkungan
sekarang dan mendatang.
d. Terwujudnya manusia Indonesia sebagai pembina
lingkungan hidup
e. Terlindunginya negara dari kerusakan lingkungan
TATA SURYA
Anggota Tata Surya
1. Matahari 3.Meteoroid
2. Planet 4.Komet
3.Asteroid
4.Satelit
Matahari

• Matahari adalah benda


langit yang sangat besar.
Berdiameter 1,4 juta
kilometer (1.400.000 km).
• Matahari berupa bola gas
raksasa yang disebut juga
sebagai bintang, Matahari
dapat memancarkan
cahayanya sendiri.
• Cahaya Matahari berasal
dari reaksi gas-gas di
dalam inti Matahari.
Planet
Karakteristik masing-masing planet
5. Yupiter
1. Merkurius - Planet terbesar
- Planet terdekat matahari - Diameter 142.796 km
- Diameter 4.875 km - P. revolusi 11,9 tahun, rotasi 9 jam 55 menit
- P. revolusi 87,97 hari, P. rotasi 59 hari 6. Saturnus
2. Venus - Planet terbesar ke-2
- Bintang kejora - Memiliki cincin
- Planet terpanas - Diameter 120.000 km
- Diameter 12.119 km - P. revolusi 84,02 tahun, P. rotasi 10,2 jam
- P. revolusi 224,7 hari, P. rotasi 243 hari 7. Uranus
3. Bumi - Sangat jauh dengan matahari
- Planet ditempati Makhluk hidup - Diameter 50.800 km
- Diameter 12.714 km - P. revolusi 365¼ hari, rotasi 10 jam 45 mnt
- P. revolusi 365¼ hari, P. Rotasi 30 hari 8. Neptunus
4. Mars - Planet terluar
- Planet kering tertutup debu merah - Diameter 44.600 km
- Diameter 6.760 km - P. revolusi 165 tahun, P. 16 jam
- P. revolusi 678 hari , P. rotasi 30 hari
Asteroid
Planet – planet kecil yang berada diantara orbit Mars dan orbit Jupiter.

SATELIT
Satelit merupakan benda langit yang mengorbit planet dan mengiring
planet di dalam mengorbit matahari

METEOR
Batuan meteorid yang masuk ke atmosfir bumi dan menghasilkan jejak
cahaya.
Komet
Benda langit yang mengorbit matahari dengan lintasan yang sangat
lonjong
Komet juga dikenal dengan nama Bintang berekor
Ekor komet selalu menjauhi matahari
Gerhana Matahari
ketika bulan berada diantara bumi dan matahari sehingga cahaya
matahari terhalang sebagian atau seluruhnya
Gerhana Bulan
terjadi saat sebagian atau keseluruhan piringan bulan tertutup oleh
bayangan bumi.
Gerak rotasi Bumi
Arah : dari Barat ke Timur
Periode : 23 jam 56 menit 4 detik
Gerak revolusi bumi mengitari matahari

21 Maret

22 Des.

22 Juni

23 Sept.
•Sekian
•Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai