Anda di halaman 1dari 18

Kelompok 2

“Perbandingan Akuntansi di Eropa & Perbandingan

Akuntansi Amerika dan Asia

Paschalina Yohana Dede

Jeanerita P.C.Tuniama

Yolanda Lakapu

Iksan Lani

Maria Elvrida Nembo

Rosa Dalima Cosat

Aryani Erdalina Natonis

Emania Yasinta Nio


Akuntansi komparatif adalah akuntansi untuk transaksi
internasional, perbandingan prinsip akuntansi antar Negara yang
berbeda dan harmonisasi berbagai standar akuntansi dalam bidang
kewenangan pajak, auditing dan bidang akuntansi lainnya.
Akuntansi internasional menjadi semakin penting dengan
banyaknya perusahaanmultinasional (multinational corporation)
atauMNC yang beroperasi diberbagai negaradibidang produksi,
pengembangan produk, pemasaran dan distribusi.
Di samping itu pasar modal juga tumbuh pesat yang ditunjang
dengan kemajuan teknologi komunikasi daninformasi sehingga
memungkinkan transaksi di pasar modal internasional berlangsung
secarareal time basis.
Laporan Keuangan
Laporan keuangan IFRS terdiri
atas neraca gabungan, laporan
IFRS dalam UNI
laba rugi, laporan kas, laporan
perubahan ekuitas (laporan Eropa
laba rugi dan pengeluaran yang
diakui), dan catatan penjelasan.
Ungkapan catatan harus
mencakup:
I
•Kebijakan akuntansi yang
diikuti
•Penilaian yang dibuat oleh
manajemen dalam
menerapkan kebijakan
akuntansi yang penting
•Asusmsi utama mengenai
masa depan dan sumber-
sumber penting tentang
ketidakpastian estimasi
Akuntansi di Amerika Serikat diatur oleh Badan
AMERIKA SERIKAT Sektor Swasta (Badan Standar Akuntansi
Keuangan, atau Financial Accounting Standards
Board– FSAB).

AICPA (American Institute of Certified Public


Accountants) yaitu Institut sertifikasi akuntan
publik Amerika sebagai badan khusus lain yang
mengaudit standarisasi mereka.

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi SEC


memiliki kewenangan atas perusahaan-
perusahaan yang mencatatkan sahamnya
pada bursa-bursa efek AS dan perusahaan
yang sahamnya diperdagangkan over the
counter. .
Inggris
a. Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

Undang-undang tahun 1981 menetapkan 5 prinsip


akuntansi dasar, yaitu:
1. Pendapatan dan beban disesuaikan dengan dasar
akrual
2. Aset dan kewajiban individu dalam setiap
golongan aset dan kewajiban dihitung secara terpisah
3.Prinsip konservatisme (kehati-hatian) diterapkan,
khususnya dalam pengenalan penghasilan yang
didapat dan semua kewajiban dan kerugian yang
ditemukan
4. Penerapan kebijakan akuntansi yang konsisten
diharuskan dari tahun ke tahun
5. Prinsip perusahaan yang terus berjalan bisa 17 MARET 2025
diterapkan untuk entitas yang sedang dihitung.
•Laporan direktur

•Akun laba dan rugi serta neraca


b) Laporan Keuangan
Laporan keuangan biasanya mencakup:.

•Laporan arus kas

•Laporan keseluruhan laba dan rugi

•Laporan kebijakan akuntansi

•Catatan yang direferensikan dalam


laporan keuangan

•Laporan auditor
c) Penghitungan Akuntansi
Inggris memperbolehkan adanya metode akuisisi dan
penggabungan akuntansi untuk kombinasi bisnis. Di bawah
metode akuisisi, goodwill dihitung sebagai selisih antara
harga pasar dari uang yang dibayarkan dan harga pasar dari
aset bersih yang diakuisisi. FRS 7 menyatakan bahwa harga
pasar ditujukan untuk aset-aset dan kewajiban yang bisa
diidentifikasi yang ada pada saat akuisisi, menggambarkan
kondisi pada saat itu.
Metode ekuitas digunakan untuk perusahaan-perusahaan
rekanan dan untuk usaha patungan berbentuk usaha. FRS 23
berhubungan dengan translasi mata uang asing dan
memerlukan metode tingkat penutupan (nilai tukar saat ini)
untuk cabang independen dan metode temporal untuk
cabang-cabang yang digabungkan, FRS 23 disejajarkan
dengan IFRS.
Aset-aset bisa dihitung pada harga perolehan, biaya sekarang,
atau menggunakan gabungan keudanya.
PERANCIS
Perancis merupakan penyokong utama dunia
dalam kesamaan akuntansi nasional. Menteri
Ekonomi Nasional menyetujui Plan Comptable
General (undang-undang akuntansi nasional) formal
yang pertama pada September 1947. Sebuah
ketentuan yang telah direvisi mulai berjalan pada
tahun 1957. Revisi selanjutnya dari ketentuan tersebut
dibuat pada tahun 1982 dibawah pengaruh Fourth
Directive of the European Union. Pada tahun 1986,
ketentuan tersebut diperluas untuk
mengimplementasikan persyaratan Seventh
DirectiveUni Eropa pada laporan keuangan gabungan,
dan selanjutnya direvisi lagi pada tahun 1999.
01
Tujuan dan prinsip
laporan dan akuntansi
keuangan
Plan Comptable General berisi:
02
Definisi aset, utang,
ekuitas pemegang
saham, pendapatan, dan
pengeluaran
03
Aturan-aturan valuasi dan
pengakuan
04

Daftar akun,
persyaratan
penggunaannya,
dan persyaratan
tata buku lainnya
yang telah
terstandardisasi

05

Contoh laporan
keuangan dan aturan
presentasinya
Pemerintah pengguna daftar akun nasional yang
sama, tidak membebani bisnis Prancis karena
ketentuannya sangat diterima dalam praktik.
Dasar utama untuk regulasi akuntansi di Perancis adalah
Undang-Undang Akuntansi 1983 dan Dekrit Akuntansi 1983,
yang menjadikan Plan Comptable General suatu kewajiban
bagi semua perusahaan. Kedua naskah dasar tersebut
dimasukkan kedalam Code de Commerce. Undang-undang
komersial dalam Code de Commerce memiliki ketentuan
akuntansi dan laporan yang luas. Persediaan aset dan utang
tahunan diperlukan. Tinjauan yang baik dan benar untuk
laporan keuangan harus diberikan, dan catatan akuntansi
tertentu diberikan pesanan khusus dalam kelanjutan hukum
tertentu. Catatan akuntansi, yang secara hukum memberikan
bukti dan verifikasi, sangat dianggap sebagai sumber
informasi untuk pengambilan keputusan.
A. Regulasi Dan Pelaksanaan
Akuntansi
Ada 5 perusahaan besar yang
terlibat dalam penyusunan
standar di Perancis :
1) Counseil National de la
Comptabilitie, atau CNC (Badan
Akuntansi Nasional)
2) Comite de la Reglementation
Comptable, atau CRC (Komite
Regulasi Akuntansi)
3) Autorite des Marches Financiers,
atau AMF (Otoritas Pasar
Keuangan)
4) Ordre des Experts-Comptables,
atau OEC (Institut Akuntan
Publik)
5) Compagnie Nationale des
Commissaires aux Comptes, atau
CNCC (Institut Nasional Undang-
Undang Auditor)
B. Laporan Keuangan
Perusahaan Perancis harus melaporkan hal-hal
berikut:
1.    Neraca
2.    Laporan laba rugi
3.    Catatan atas laporan keuangan
4.    Laporan direktur
5.    Laporan auditor
Laporan keuangan dari semua perusahaan dan perusahaan
kewajiban terbatas lainnya di atas ukuran tertentu harus
diaudit. Perusahaan-perusahaan besar juga harus
mempersiapkan dokumen-dokumen yang berhubungan
dengan pencegahan kebangkrutan bisnis dan sebuah
laporan sosial, yang keduanya merupakan ciri khas Perancis.
Undang-undang Perancis juga berisi ketentuan yang ditujukan
untuk mencegah kebangkrutan (atau mengurangi akibatnya).
Pemikirannya adalah bahwa perusahaan yang memiliki pemahaman yang
baik tentang masalah keuangan internal mereka, dan mempersiapkan
proyeksi yang aman bisa menghindari masalah keuangan dengan lebih
baik. Maka, perusahaan-perusahaan yang lebih besar mempersiapkan
dokumen berupa : laporan perubahan posisi keuangan atau laporan arus
kas, laporan estimasi laba rugi, dan sebuah rencana bisnis. Dokumen-
dokumen tersebut hanya dikirim kepada dewan direktur dan perwakilan
pegawai; dokumen tersebut tidak diberikan kepada pemegang saham atau
masyarakat umum kecuali diberikan secara sukarela (seperti laporan arus
kas). Jadi, informasi ini dirancang sebagai sebuah sinyal peringatan awal
internal untuk manajemen dan pekerja.
C. Patokan Akuntansi
Perusahaan-perusahaan Perancis yang terdaftar
mengikuti IFRS dalam laporan keuangan gabungan
mereka, dan perusahaan-perusahaan yang tidak terdaftar
juga mempunyai pilihan ini. Namun, semua perusahaan
Perancis harus mengikuti regulasi tetap dari ketentuan
pada tingkat perusahaan pribadi. Akuntansi untuk
perusahaan pribadi merupakan dasar hukum untuk
membagikan deviden dan menghitung penghasilan
wajib pajak. Di bawah ini akan diberikan sebuah contoh
laporan keuangan dari perusahaan Perancis yang
terdaftar. Saint-Gobain, sebuah perusahaan produk
materiel dan kontruksi yang terdaftar di pasar modal
Paris dan pasar modal Eropa lainnya, menjelaskan
kebijakan akuntansinya untuk laporan keuangan
gabungan dan terpisah.
ROSA
JEPANG
Pembukuan dan laporan keuangan di
Jepang menggambarkan adanya percampuran dari
pengaruh domestik dan internasional.

a. Regulasi dan
Pelaksanaan b. Laporan Keuangan
c. Patokan Akuntansi
Akuntansi
Sekian dan
Terimakasi
h