Anda di halaman 1dari 22

Orientasi Tutorial Dan Belajar

Mandiri yang Efektif


Praktikum IPA di SD (PDGK4107)

Hazanatun Nikmatilah, S.Pd.,M.Pd


Terbuka dan Jarak Jauh
 Terbuka
 Siapapun bisa menjadi mahasiswa UT, asal lulus SLTA
(memiliki ijazah SMA/Sederajat)

 Jarak Jauh
 Dijembatani dengan penggunaan media atau
teknologi serta menekankan pada kemandirian
belajar mahasiswa dengan atau tanpa bantuan belajar
Keunggulan
Tidak ada batasan Tidak ada batasan dan persyaratan usia, tahun ijazah dan
jangka waktu penyelesaian studi.

Mudah diakses
• Tidak terkendala ruang, waktu, dan tempat
• Pembelajaran dapat dilakukan kapanpun, di manapun, dan dengan siapapun

Terjangkau Biaya relatif terjangkau.

Fleksibel Bebas memilih skema layanan pendidikan dan kegiatan belajar


(Paket/SIPAS dan non-Paket/Non-SIPAS). Bisa diikuti sambil mengikuti kuliah di
tempat lain
Korespon-
densi
Jarak Foundation
Tertulis
Modul
Jauh Course Suplemen
Sistem Multi
Terekam
Audio, VCD,
Pendidikan Media CAI, Tersiar
Konven- Tatap Internet
Terkoneksi
sional Muka Telecon
Sistem Belajar
BELAJAR MANDIRI

• Mahasiswa Belajar Sendiri atau Dalam Kelompok

BELAJAR DENGAN BANTUAN/


TUTORIAL

• Tutorial/bimbingan tatap muka (TTM), termasuk praktik &


praktikum
• Tutorial/bimbingan online (Tuton)
• Tutorial berbasis web (Tuweb)
• Tutorial Televisi
Bantuan Belajar

Perpustakaan Digital

Bahan Ajar Cetak/Non Cetak Tutorial Online

Tutorial Tatap Muka Guru Pintar Onine


Deskripsi Mata Kuliah:

Mata kuliah Praktikum IPA di SD menghendaki mahasiswa untuk melakukan


percobaan yang terdiri dari 14 percobaan yang meliputi 10 percobaan
dengan bimbingan tutor/instruktur dan 4 percobaan mandiri. Mata kuliah
Praktikum IPA di SD ini telah diidentifikasi relevan dengan konsep-konsep
materi yang terdapat pada IPA di SD, dan manfaat yang diharapkan adalah
untuk membekali mahasiswa agar dapat menerapkan konsep-konsep IPA
dengan mengembangkan keterampilan bereksperimen dan mengembangkan
keterampilan berpikir dan bekerja ilmiah.

Topik:
Mata kuliah praktikum IPA di SD ini terdiri dari topik-topik praktikum makhluk hidup,
makanan, mekanika, kalor, gelombang, optik, listrik, magnet serta bumi dan alam semesta.

Kompetensi Umum:
Setelah mengikuti kegiatan praktikum mahasiswa diharapkan mampu menerapkan konsep-
konsep dasar IPA melalui kegiatan percobaan sehingga terampil dalam mengajar IPA di
sekolah dasar.
Tujuan Praktikum IPA di SD:

 Diharapkan setelah mengikuti mata kuliah mahasiswa mampu menerapkan


konsep-konsep dasar IPA melalui suatu kegiatan percobaan
 Memahami konsep dasar IPA dan memiliki keterampilan yang baik dalam
mengajar siswa di SD

Ketentuan Umum Pelaksanaan Praktikum IPA di SD

 Praktikum dilakasanakan dengan menerapkan protocol kesehatan Covid 19


 Praktikum IPA dilaksanakan dengan 6 pertemuan melalui tutorial webinar
(TUWEB) dan 2 pertemuan tatap muka
Pengaturan Pertemuan Tatap Muka

 Satu kelas pelaksanaan untuk praktikum IPA maksimal


30 mahasiswa

 Tutor membagi mahasiswa menjadi berkelompok dengan


masing-masing kelompok beranggotakan 5 orang
(maksimal)

 Persatu sesi praktikum maksimal dalam satu kelas


terdapat 2 kelompok untuk pelaksanaan praktikum
sehingga dalam satu kelas maksimal terdapat 10 orang
berkumpul
DOKUMENTASI PRAKTIKUM
1. Pelaksanaan setiap kegiatan praktikum didokumentasikan melalui
foto berseri, foto dikususkan memuat kegiatan yang penting dalam
kegiatan praktikum.
2. Minimal tiga foto kegiatan dalam satu kali praktikum
3. Foto dilampirkan dalam LKPI (Laporan Kegiatan Praktikum IPA)
4. 3 foto tersebut berupa
• Persiapan praktikum
• Proses praktikum IPA
• Hasil yang diperoleh

PROSES PENILAIAN PRAKTIKUM IPA DI SD

Laporan praktikum disusun dengan tulis tangan asli (bukan foto


copy) atau diketik dengan menggunakan MS. Word dan
dikelompokkan berdasarkan jenis percobaan (Bimbingan dan
mandiri)
KETENTUAN BAGI MAHASISWA

1. Jumlah praktikum yang harus dikerjakan mahasiswa


adalah 10 praktikum bimbingan wajib dan 4 praktikum
mandiri.
2. Praktikum mandiri terdiri dari 2 (dua) praktikum Biologi
dan 2 (dua) praktikum Fisika.
3. Praktikum dibimbing oleh tutor yang sekaligus menjadi
instrukstur praktikum.
4. Mahasiswa mengupload sebanyak 14 LKP (terdiri dari 10
LKP praktikum bimbingan wajib dan 4 LKP praktikum
mandiri) dan ke dalam aplikasi pada pertemuan di
minggu ketiga, kelima, ketujuh dan kedelapan
Sistematika praktikum mandiri, praktikum bimbingan tatap
muka, dan praktikum bimbingan tuweb

SISTEMATIKA PRAKTIKUM MANDIRI

1. Praktikum mandiri dipilih dari 14 pratikum yang tersedia dengan


ketentuan terdiri dari 2 praktikum mandiri biologi dan 2 praktikum
mandiri fisika.
2. Mahasiswa yang melakukan praktikum mengikuti langkah-langkah yang
terdapat dalam Modul Praktikum IPA di SD sesuai dengan praktikum yang
dipilih.
3. Praktikum mandiri dilakukan sendiri oleh mahasiswa dengan tetap
melakukan diskusi dengan tutor (instruktur)
4. Mahasiswa melaporkan kemajuan setiap kegiatan praktikum yang telah
dilakukan melalui WAG.
5. Membuat LKPI sesuai dengan ketentuan.
SISTEMATIKA PRAKTIKUM BIMBINGAN TATAP MUKA

1. Praktikum dilaksanakan secara tatap muka sesuai dengan ketentuan


umum pelaksanaan praktikum IPA di SD
2. Praktikum bimbingan tatap muka dilakukan pada minggu ke 5 dan ke
6
3. Mahasiswa melakukan praktikum secara langsung mengikuti langkah-
langkah yang terdapat dalam Modul Praktikum IPA dibimbing oleh
tutor/instruktur secara langsung
4. Diskusi dan tanya jawab yang terdiri dari
 Presentasi hasil praktikum yang dilakukan
 Feedback hasil presentasi
 Kesulitan praktikum bimbingan yang dilakukan secara tatap muka
dalam masa new normal
 Solusi yang diberikan dan kesulitan tersebut
5. Penjelasan praktikum tatap muka selanjutnya
SISTEMATIKA PRAKTIKUM BIMBINGAN TUWEB

1. Membahas kompetensi esensial dari praktikum yang akan


dilakukan
2. Melakukan bimbingan praktikum sesuai dengan materi/pokok
bahasan yang telah ditentukan pada minggu sebelumnya
3. Tutor/instruktur membimbing mahasiswa dalam praktikum melalui
TUWEB
4. Diskusi dan tanya jawab yang terdiri dari
 Presentasi hasil praktikum yang dilakukan
 Feedback hasil presentasi
 Kesulitan praktikum bimbingan yang dilakukan secara tatap muka
dalam masa new normal
 Solusi yang diberikan dan kesulitan tersebut
5. Memberikan penjelasan praktikum bimbingan TUWEB selanjutnya
SISTEMATIKA LAPORAN PRAKTIKUM IPA
DAN SKOR PER KOMPONEN PENILAIAN

A.JUDUL PERCOBAAN
Berisi judul praktikum yang telah dilakukan berpanduan pada
modul Praktikum IPA di SD

B. TUJUAN PERCOBAAN (SKOR ≤ 2)


Ditulis sesuai dengan tujuan praktikum yang telah dilakukan
dan disesuaikan dengan tujuan yang ada dalam modul

C. ALAT DAN BAHAN (SKOR ≤ 2)


Alat dan bahan ditulis sesuai dengan alat dan bahan yang
digunakan saat praktikum berlangsung
D. LANDASAN TEORI (SKOR ≤ 10)

Berisi tentang seperangkat definisi, konsep, proposisi yang


telah disusun rapi, dan sistematis tentang praktikum yang telah
dilakukan.

E. PROSEDUR PERCOBAAN (SKOR ≤ 2)

Pada bagian ini dituliskan prosedur atau langkah kerja dari


percobaan/praktikum yang telah dilakukan

F. HASIL PENGAMATAN (SKOR ≤ 30)

Pada bagian ini, diuraikan hasil pengamatan terkait praktikum


yang telah dilakukan, baik dalam bentuk tabel, grafik, maupun
deskripsi hasil praktikum yang telah dilakukan
G. PERTANYAAN-PERTANYAAN (SKOR ≤ 15)

Pada bagian ini, diuraikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan


yang terdapat dalam modul, sesuai dengan praktikum yang telah
dilakukan

H. PEMBAHASAN (SKOR ≤ 15)

Pada bagian ini, diuraikan penjelasan dan interpretasi atas hasil


penelitian yang telah dianalisis guna menjawab pertanyaan
penelitiannya. Pada bagian ini juga di sertakan teori pendukung
interpretasi data yang didapat.

I. KESIMPULAN (SKOR ≤ 15)


Kesimpulan merupakan rangkuman dari temuan utama
praktikum/percobaan yang menjadi jawaban atas tujuan
penelitian
J. DAFTAR PUSTAKA (SKOR ≤ 2)
Pada bagian ini, ditulis semua sumber rujukan yang telah di tulis pada bagian
sebelumnya seperti landasan teori maupun pembahasan. Daftar pustaka
diutamakan dari buku maupun jurnal/artikel hasil penelitian.

K. KESULITAN YANG DIALAMI : SARAN DAN MASUKAN


(SKOR ≤ 2)
Pada bagian ini, mahsiswa menuliskan kesulitan yang dialami selama kegiatan
praktikum berlangsung, memberikan saran dan masukan untuk kegiatan
praktikum selanjutnya.

L. FOTO PRAKTIKUM (SKOR ≤ 5)

setiap kegiatan praktikum didokumentasikan melalui foto berseri, foto


dikususkan memuat kegiatan yang penting dalam kegiatan praktikum. Minimal
3 kegiatan yang mencakup
• Persiapan praktikum
• Proses praktikum IPA
• Hasil yang diperoleh
1. Tuweb 1 Pendahuluan dan Persiapan
2. Praktikum Bimbingan (Tuweb 2): Modul 1 KP 1 (Ciri-ciri
Mahluk Hidup), KP 3 Pertumbuhan, perkembangan dan
perkembangbiakan mahluk hidup.
3. Praktikum Bimbingan (Tuweb 3): Modul 2 :KP 1 (Ekosistem),
KP 2 ( Pencemaran lingkungan)
4. Praktikum Bimbingan (Tuweb 4): Modul 3 KP 1(jenis dan zat
makanan), KP 2 (Uji Makanan)
5. Tatap Muka 1 (Minggu ke 5): Modul 4 KP 2 (gerak), Modul 6
KP 1 ( jenis dan bentuk gelombang)
6. Tatap Muka 2 (Minggu ke 6): Modul 7 KP 1 (sifat-sifat
cahaya), KP 2 (lensa cembung dan cermin cekung)
7. Praktikum Bimbingan (Tuweb 5): Modul 8 KP 1 (kelistrikan)
8. Tuweb ke 6: Membahas kompetensi esensial capaian
pembelajaran SAT ke-8.
Pokok bahasan Praktikum Bimbingan Tuweb ke 2
Modul 1
KP 1 Ciri-ciri Mahluk Hidup
Gerak pada tumbuhan (1.5)

KP 3 Pertumbuhan, perkembangan dan perkembangbiakan mahluk


hidup
Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan (1.17)
Pertumbuhan dan perkembangan hewan (1.18)
TERIMAKASIH