Anda di halaman 1dari 12

MASALAH - MASALAH KESEHATAN REPRODUKSI YANG SERING

TERJADI: PELVIC INFLAMATRY DESEASES (PID), UNWANTED


PREGNANCY DAN ABORSI, HORMON REPLACEMENT THERAPI
(HTR)

Disusun Kelompok 5

@ ELVI TAMARA
@ YUNIDAR

AKBID HARAPAN
IBU
Pelvic
PelvicInflammatory
InflammatoryDiseases
Diseases(PID)
(PID)

 Definisi

PID adalah suatu infeksi pada organ reproduksi wanita. Infeksi ini
terjadi saat bakteri dari vagina dan serviks naik ke atas menuju ke
uterus, ovarium, dan tuba fallopi. Bakteri ini menyebabkan abses
(timbunan nanah yang terakumulasi) di tuba fallopi.

PID disebabkan oleh akibat dari PMS (Penyakit Menular Seksual)


dalam bentuk Sexually Transmitted Diseases (STDs), yaitu Gonorrhe
dan Chlamydia. Gonorrhea dan chlamydia ini dapat menimbulkan
gejala yang samar, namun setelah seseorang terinfeksi dan tidak
diberi pengobatan maka penyakit ini berkembang menjadi PID
Pelvic
PelvicInflammatory
InflammatoryDiseases
Diseases(PID)
(PID)

 Gejala dan Efek yang Ditimbulkan


• Secret vagina yang abnormal
• Nyeri pada abdomen bawah dan kanan atas
• Nyeri saat berkemih
• Nyeri saat berhubungan seksual
• Perdarahan haid yang abnormal
• Demam dan menggigil
• Mual dan muntah
Unwanted
UnwantedPregnancy
Pregnancydan
danAborsi
Aborsi

 Definisi

Unwanted preagnancy atau di kenal dengan kehamilan yang tidak


diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak
menghendaki adanya proses kelahiran dari suatu kehamilan.
Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku
seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak
disengaja.
Unwanted
UnwantedPregnancy
Pregnancydan
danAborsi
Aborsi

 Faktor-faktor Penyebab

• Penundaan dan peningkatan usia perkawinan, serta semakin


dininya usia menstruasi pertama (menarche).
• Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku
seksual yang dapat menyebabkan kehamilan.
• Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan.
• Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan
anak).
• Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan
konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau
kegiatan belajar).
• Kehamilan karena incest
Unwanted
UnwantedPregnancy
Pregnancydan
danAborsi
Aborsi

 Pencegahan Unwanted pregnancy


• Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah.
• Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif
seperti berolah raga, seni dan keagamaan.
• Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan
seksual, seperti meraba-raba tubuh pasangannya dan menonton
video porno.
 Definisi Aborsi
Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah
suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup
sendiri di luar kandungan. Pada umumnya janin yang keluar itu
sudah tidak bernyawa lagi. Sedangkan secara yuridis abortus
provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan
sebelum hasil konsepsi dilahirkan, tanpa memperhitungkan umur
bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati
atau hidup.
Unwanted
UnwantedPregnancy
Pregnancydan
danAborsi
Aborsi
 Jenis-jenis Aborsi
• Abortus completes (keguguran lengkap), artinya seluruh hasil konsepsi
dikeluarkan, sehingga rongga rahim kosong.
• Abortus incompletes (keguguran bersisa), artinya hanya ada sebagian
dari hasil konsepsi ynag dikeluarkan dan yang tertinggal adalah deci dua
dan plasenta.
• Abortus iminen, yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi,
dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan
obat-obat hormonal dan anti pasmodica.
• Missed abortion, yaitu keadaan di mana janin sudah mati tetapi masih
berada di dalam rahim dab tidak dikeluarkan selama dua bulan atau
lebih.
• Abortus habitualis (keguguran berulang), yaitu keadaan di mana
penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih.
• Abortus infeksious dan abortus septic, yaitu abortus yang disertai dengan
infeksi genital.
Unwanted
UnwantedPregnancy
Pregnancydan
danAborsi
Aborsi

 Akibat yang ditimbulkan


• Risiko fisik 
Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi.
Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa
menyebabkan kemandulan. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman
bisa berakibat fatal yaitu kematian.

• Risiko psikis
Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut, panik,
tertekan atau stres, trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan.
Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa
berlangsung lama. Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan
kepercayaan diri.
Unwanted
UnwantedPregnancy
Pregnancydan
danAborsi
Aborsi

 Akibat yang ditimbulkan

• Risiko sosial 
Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena
perempuan merasa tidak perawan, pernah mengalami KTD atau aborsi.
Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual
pasanganya. Risiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa
depan terganggu.

• Risiko ekonomi
Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan
semakin tinggi.
Hormone
HormoneReplacement
ReplacementTherapy
Therapy(HRT)
(HRT)

 Definisi
Hormone Replacement Therapy (HRT) atau Terapi Sulih Hormon
(TSH) adalah perawatan medis yang menghilangkan gejala-gejala
pada wanita selama dan setelah menopause untuk menggantikan
hormon yang kurang kadarnya karena tidak diproduksi secukupnya
lagi akibat kemunduran fungsi organ-organ hormon endokrin.

 Penggunaan HRT dan Efek yang Ditimbulkan


Dimulai dengan pubertas dan berikut tiga atau empat dasawarsa,
tubuh wanita mengalami siklus hormonal teratur. Hal ini
memungkinkan wanita dapat hamil dan melahirkan anak. Estrogen dan
progesteron, dikeluarkan oleh ovarium selama ovulasi, sebulan proses
di mana telur dilepaskan dari ovarium dan dipersiapkan untuk
fertilisasi dengan sperma.
Hormone
HormoneReplacement
ReplacementTherapy
Therapy(HRT)
(HRT)

 Penggunaan HRT dan Efek yang Ditimbulkan


Mual, sakit kepala, perdarahan, depresi, perubahan emosi, nyeri
tekanan pada payudara, perut kembung, siklus menstruasi yang
berkepanjangan, kegagalan untuk mengurangi gejala-gejala. Efek
samping HRT (estrogen) adalah kanker payudara, kanker
endometrium, tromboplebitis, perdarahan bercak.
Petunjuk Praktis Penggunaan HRT
• Semua wanita klimaterik, tanpa kecuali yang ingin menggunakan
HRT untuk pencegahan (meskipun tanpa keluhan)
• Semua wanita yang memiliki risiko penyakit kardiovaskuler dan
osteoporosis
• Semua wanita dengan keluhan klimaterik