Anda di halaman 1dari 12

IMPLANTASI DAN

PERKEMBANGAN PLASENTA
KELOMPOK 7
1.ARFIATUN
2.DHANIK KUSUMA WARDANI
FISIOLOGI PLASENTA

GAMBAR 1: Trofoblas yang berdiferensiasi menjadi


sinsiotrofoblas dan sito trofoblas.
Dikutip dari kepustakaan 2
 
ANCHORING VILI

GAMBAR 2: Ekstravili ditemukan di luar vili dan dapat di


bedakan lagi kepada tipe endovaskular dan interstisial.
Dikutip dari kepustakaan 2
 
ANATOMI PLASENTA
BAGIAN FETAL

BAGIAN MATERNAL
GAMBAR 5:
a. Plasenta manusia berbentuk
discoidal
b. Kapilari yang menghubungkan
feto-maternal tersusun dalam
bentuk pohonan vili yang
terapung di dalam bendungan
darah ibu.
c. Barier feto-maternal pada
plasenta tipe hemokorion terdiri
dari vili dari trofoblas yang
berkontak langsung dengan
bendungan darah ibu.
d. Peredaran darah feto dan
maternal terdiri dari peredaran
multivilus.
 
Dikutip dari kepustakaan 3
PERKEMBANGAN PLASENTA
a.Perkembangan Trofloblas
b.Stadium Pra Lakuna
c.Stadium Lakuna
d.Stadium Vili
e. Invasi Arteri Spiralis
GAMBAR 8: Perubahan fisiologi yang berakibat dilatasi arteri
maternal 1/3 bagian dalam miometrium. Perubahan ini
berakibat konversi pasokan darah uteroplasenta kedalam
vaskularisasi yang bersifat “low resistance – high flow
vascular bed” yang diperlukan untuk tumbuh kembang janin
intra uterin.
Dikutip dari kepustakaan 6
f. Pembentukan Sirkulasi Utero-Fetoplasenter

GAMBAR 9: Skema yang menunjukkan embrio yang sedang


berkembang. Aliran masuk bermula pada bagian atas plasenta
yaitu bagian yang lebih dekat dengan epitelium endometrium
Dikutip dari kepustakaan 6
RINGKASAN PERKEMBANGAN PLASENTA4

Hari setelah ovulasi Korelasi antara morfologi-fungsi

6-7 Implantasi blastosis

7-8 Proliferasi dan invasi blastosis. Terbentuknya sintiotrofoblas

9-11 Periode Lakunar. Pembuluh darah endomertrium diinvasi.

13-18 Pembentukan vili pimer dan sekunder, body stalk, dan amnion

18-21 Vili tertier terbentuk. Mesoblas menginvasi vili membentuk dasar. Pembentukan sirkulasi
fetoplasenta.

21-40 Korion frondosum, pembentukan plat korion

40-50 Pembentukan kotiledon

80-225 Plasenta terus berkembang sehingga matur. Kotiledon yang terbentuk sekitar 10-12 biji,
dengan tekanan darah maternal pada ruang intervili mencapai 40-60mmHg. Plat basal ditaik
oleh vili ankor untuk membentuk septa

225-267 (aterm) Proliferasi seluler berkurang, tetapi hipertrofi seluler tetap lanjut.
MATURSUWUN