Anda di halaman 1dari 33

PS Tekpang

FST
Sesi 3
SIFAT ALIRAN DAN
TRANSPORTASI FLUIDA

PANG4215 – PRINSIP TEKNIK PANGAN (3 sks)


Anis Khairunnisa, S.TP., M.Si.
khairunnisa_anis@yahoo.com
Sifat Aliran Fluida
Sifat Aliran Fluida

Fluida
Senyawa/bahan (cair, padat, gas) yang dapat mengalir
tanpa mengalami disintegrasi jika dikenakan tekanan
kepada bahan tersebut.

Sumber foto : pexels.com


Sifat Aliran Fluida

Sifat aliran fluida dipengaruhi oleh :


• Gaya geser (shear stress)
• Laju geser (shear rate)
• Viskositas cairan

Sumber foto : pexels.com


Shear Stress dan Shear Rate

Shear Stress ()


• Gaya (F) yang diberikan pada
  =
bahan per satuan luas (A)
• Satuan : N/m2
 
Keterangan :
A : Torque (dyne.cm)
R : jari-jari (cm)
  = N : Kecepatan rotasi (rpm)
Shear Rate ()  : (ID – OD) x R x t (menit)
kecepatan aliran rata-rata atau
• Perubahan kecepatan (dv)
akibat gaya yang diberikan   =
pada jarak tertentu (dy)
• Satuan : 1/detik atau 1/s
Viskositas

Viskometer Brookfield

Viskositas
• Kekentalan
• Gaya hambat (friksi internal) yang
mempengaruhi kemampuan mengalir
suatu fluida.
• Viskositas rendah artinya kekentalan fluida
rendah, maka fluida tersebut mudah
mengalir

Sumber foto : google.c


Jenis Cairan Berdasarkan Viskositas

Newtonian Non - Newtonian

Sumber foto : google.com dan pexels.com


Cairan Newtonian

• Nilai kekentalan tidak


dipengaruhi besarnya gaya
• Viskositas konstan (µ)
• Hubungan shear stress dan
shear rate linier
• n=1
•  = K()n

*n : indeks tingkah laku aliran


*K : Koefisien Kekentalan (Pa.sn)

Sumber foto : google.com dan pexels.com


Cairan Non-Newtonian

 • Nilai kekentalan dipengaruhi


besarnya gaya yang diberikan
• Memiliki viskositas apparent
(µapp) atau tidak konstan
=

• Hubungan shear stress dan


shear rate tidak liner

Sumber foto : google.com dan pexels.c


Jenis Cairan Non-Newtonian
Bingham-Plastic
Dilatan • Perlu gaya minimum
• Semakin besar awal (yield stress atau
gaya, viskositas o) untuk mengalirkan
semakin tinggi bahan
• n>1 • Setelah mencapai o,
•  = K()n viskositas cairan tetap
konstan
•  = K()n + o

Casson-type Plastic
• Setelah mencapai o, cairan
mengalami penurunan
Pseudoplastik viskositas seiring dengan
• Semakin besar gaya, viskositas
besarnya gaya.
semakin rendah • Contoh : lelehan cokelat
• n<1 •  = K()n + o
•  = K()n
*n : indeks tingkah laku aliran
*K : Koefisien Kekentalan (Pa.sn)
Sumber foto : google.com dan pexels.
Jenis Cairan Non-Newtonian

Thixotropic
Semakin banyak pengadukan,
cairan akan semakin mengental
(viskositas meningkat).
Contoh : pembuatan mentega,
keju Cairan Non-
Newtonian yang
Rheopectic dipengaruhi waktu
Semakin banyak pengadukan,
cairan akan semakin encer
(viskositas menurun).
Contoh : bubur, larutan pati

Sumber foto : pexels.c


Jenis Cairan VS Nilai  dan 

Perlu gaya minimum untuk mengalir

Semakin besar gaya, semakin lancar aliran, dan viskositas semakin rendah

nilai kekentalan yang tidak dipengaruhi besarnya gaya

Semakin besar gaya, viskositas semakin tinggi (semakin kental)

Ingat!  adalah shear stress (N/m22);  adalah


shear rate (1/s)
Transportasi Fluida
Jenis Pipa

Sanitary Pipe Steel Pipe

Masing-masing ukuran dan jenis pipa memiliki


diameter dalam (ID) dan diameter luar (OD)
dengan satuan inci atau meter

Sumber foto : pexels.c


Jenis Pipa

Dimensi Pipa untuk Steel dan Sanitary Pipe*


Steel Pipe Sanitary Pipe
Nominal Size
(in) ID in (m) OD in (m) ID in (m) OD in (m)

0,75 0,824 (0,02093) 1,050 (0,02667) - -


1,0 1,094 (0,02664) 1,315 (0,03340) 0,902 (0,02291) 1,00 (0,0254)
*Dimensi pipa untuk Steel dan Sanitary Pipe untuk nominal size lainnya dapat dilihat pada
Tabel 3.4 KB 2, Modul 3, PANG4215

Misal : dimensi pipa 1,0 in-nominal sanitary pipe, maka diketahui bahwa diameter
dalam pipa (ID) adalah 0,902 inci atau 0,02291 m, dan diameter luar pipa (OD)
adalah 1,00 inci atau 0,0254 m
Contoh Soal 1

Jika diketahui susu pasteurisasi mengalir


dalam pipa lurus berukuran 1,0 in pada
suatu pipa jenis sanitary pipe (ID = 0,02291
m, OD = 0,0254). Produk ini memiliki debit
aliran (Q) sebesar 0,075 m33/s. Maka,
kecepatan rata-rata alirannya adalah ….

Sumber foto : pexels.c


Contoh Soal 1

Diketahui :
ukuran pipa 1,0 in; jenis sanitary pipe
ID = 0,02291 m; R1 = ID/2 = 0,011455 m
 Dijawab :
= atau
OD = 0,0254 m; R2 = OD/2 = 0,0127 m =
Q = 0,075 m3/s =
 = 3,14 atau 22/7 = 182,029 m/s

 Ditanya : =…?
Jenis Aliran
Aliran Laminar
• Fluida bergerak lurus
• Kecepatan maksimum terjadi di
pertengahan pipa
• Kecepatan terlambat di bagian dinding
pipa
• Re < 2100
Aliran Kritis atau Transisi
2100 < Re < 4000

Aliran Turbulen
• Fluida bergerak acak seolah
terjadi pengadukan
• Kecepatan aliran lebih seragam
• Re > 4000
*Re : Bilangan Reynolds

Sumber gambar : google.c


Bilangan Reynolds (Re)
Bilangan yang digunakan untuk menentukan jenis aliran fluida.
Re tidak memiliki satuan.

Re untuk Cairan Newtonian Re untuk Cairan Non-Newtonian


  Re =   ReGe =
Contoh Soal 2

Produk kecap asin mengalir dalam suatu pipa berjenis


sanitary pipe berukuran 1,5 in (ID = 0,03561 m; OD =
0,0381 m), dengan kecepatan aliran produk sebesar
1,54 m/s.

Diketahui pula bahwa densitas kecap asin sebesar


1020 kg/m33 dan viskositasnya 0,09 Pa.s.

Berdasarkan informasi tersebut, maka Bilangan


Reynold nya adalah sebesar … dan termasuk jenis
aliran ….

Sumber foto : pexels.c


Contoh Soal 2

 Diketahui :  Dijawab :
Ukuran pipa 1,5 in Sanitary pipe (ID = Kecap  cairan Newtonian
0,03561 m; OD = 0,0381 m)  Tabel Re =
3.4 KB 2, Modul 3, PANG4215 Re =
= 1,54 m/s; Re = 621,513
 = 1020 kg/m3 ;
µ = 0,09 Pa.s Re kecap asin (621,513) < 2100 
kecap asin termasuk cairan Laminar
Ditanya : Re = … ?
Jenis Hambatan Pipa

Hambatan karena Hambatan karena


gesekan pada pipa lurus sambungan (fittings)

  =   = kf

Hambatan karena Hambatan karena


kontraksi (penyempitan) ekspansi (pengembangan)

  = kf   =

fanning friction factor (f)???

Sumber foto : pexels.c


Fanning Friction Factor (f)

Fanning Friction Factor (f) adalah nilai yang ditentukan oleh


kekasaran pipa, karakteristik fluida, dan jenis aliran

• Jika Re < 2100  f = 16/Re


• Jika Re > 2100 dan mengalir dalam pipa halus (k/D atau
/D = 0)
• 3 x 103 < Re < 104  f = 0,193 (Re)-0,35
• 104 < Re < 106  f = 0,048 (Re)-0,20
• Jika Re > 2100 dan mengalir dalam pipa kasar (k/D atau
/D > 0), maka nilai f ditentukan dengan Diagram
Moody

Sumber foto : pexels.c


Sumber gambar : Singh RP dan Heldman DR. 2009. Introduction to Food Engineering
Untuk mempermudah pemahaman,
mari kita pelajari contoh soal berikut ini…
Contoh Soal 3

Hitunglah P dari suatu aliran air yang memiliki


debit aliran 6,309 x 10-4-4 m33/s dan melewati pipa
besi (steel/iron pipe) sepanjang 100 m dengan
diameter pipa 0,03579 m.
(Diketahui densitas air adalah 999,7 kg/m33 dan
viskositasnya adalah 9,8 x 10-4-4 Pas).

Sumber foto : pexels.c


Contoh Soal 3
Diketahui :
Q = 6,309 x 10-4 m3/s; L = 100 m; D = 0,03579 m;  air = 999,7 kg/m3
µ = 9,8 x 10-4 Pa.s; melewati pipa besi (steel / iron pipe) :  = 4,57 x 10-6 m (Lihat
keterangan di Diagram Moody)

Ditanya : P = … ?

Dijawab :
 
= = = 0,627 m/s
Re = = = 22891,426 = 2,29 x 104  Turbulen

/D = 4,57 x 10-6 m/0,03579 m = 1,28 x 10-4

Aliran fluida = Turbulen dan /D = 1,28 x 10-4 , maka nilai f dilihat berdasarkan Diagram Moody
Contoh Soal 3
Contoh Soal 3

Dijawab (lanjutan) :
 Berdasarkan Diagram Moody, nilai f adalah kisaran 0,006 – 0,0069  maka
diasumsikan nilai f adalah 0,006

=
P = = 13177,24 Pa = 13,177 kPa
Contoh Soal 4

Puree buah yang mempunyai kandungan padatan


15%, dipompakan melalui pipa sanitari halus
berdimensi 2,5-in (nominal) dengan debit aliran 85
gl/menit. Hitunglah pressure drop (P, dalam satuan
kPa/m)!
(Diketahui puree buah memiliki densitas 1,07 g/cm33,
indeks tingkah laku aliran puree 0,35, koefisien
kekentalan 70 dyne.sn/cm22; panjang pipa 1 m)

Sumber foto : pexels.c


Contoh Soal 4
Diketahui :
 ID = 2,5-in (nominal), maka ID = 0,06019 m ; R = 0,030095 m
Q = 85 gl/menit
Q = x x = 5,363 x 10-3 m3/s
 puree = 1,07 g/cm3 = 1070 kg/m3
n = 0,35
k = 70 dyne.sn/cm2
= x x = 7 Pa.sn
L=1m

Ditanya : P = … kPa/m ?
Contoh Soal 4
Dijawab :
 = = = 1,8858 m/s

Puree buah memiliki padatan 15% artinya puree   f = 16/Re = 16/550,476 = 0,029
buah termasuk cairan non-Newtonian  Bilangan
Reynold General (ReGe)  
=
P =
ReGe =
P = 3666,728 Pa/m = 3,67 kPa/m
ReGe =
ReGe = = 550,476  aliran laminar
Selamat belajar,
perbanyak berlatih soal,
dan
Terima Kasih