Anda di halaman 1dari 13

Pewarnaan Ziehl

Neelsen
Pewarnaan Ziehl-Neelsen adalah salah satu jenis
pewarnaan bakteri tahan asam (BTA), yang pertama kali
diperkenalkan oleh Paul Ehrlich. Pewarnaan Ziehl-
Neelsen adalah pewarnaan bakteriologis yang
digunakan untuk mengidentifikasi organisme tahan
asam, terutama jenis Mycobacterium.

Pewarnaan ini dinamai dari dua dokter Jerman yang


menyempurnakan metode: ahli bakteriologi Franz Ziehl
(1859–1926) dan ahli patologi Friedrich Neelsen

2
Komposisi Pewarnaa Ziehl Neelsen

Ziehl Neelsen A (Cat Primer) Ziehl Neelsen B (Decolorizing Ziehl Neelsen C


Agent) (Counterstain)
◉ Berisi Carbol fuchsin 1% ◉ Berisi asam alkohol (HCl 3% ◉ Berisi Methylene blue 0,1%. 
dan Ethanol 95% ). Hanya sel bakteri non-BTA
◉ 5% phenol yang larut dalam
bahan lipid seperti yang Sifat larutan ini mampu yang terwarnai oleh methylene
dimiliki oleh dinding mengeraskan dinding sel yang blue karena mengalami
sel Mycobacterium sp. tersusun dari lipid. dekolorisasi pada saat pencucian
dengan ZN B.
 Penetrasi cat ini akan dipermudah
dengan adanya pemanasan yang Dekolorisasi menggunakan Sedangkan
membantu carbol asam alkohol tidak dapat bakteri Mycobacterium sp. yang
fuchsin menembus dinding lipid melunturkan cat primer (ZN A), merupakan BTA telah meretensi
menuju sitoplasma karena ZN cat ZN A.

3
Pedoman cara membuat reagen ZN
A. Carbol Fuchsin 0,3 % B. Asam alkohol 3 % C. Methylen blue 0,3 %
1.Larutan A ◉ Dipipet 3 ml HCl 37 %, ◉ Ditimbang 0,3 ga
Ditimbang 0,3 gr Fuchsin, dilarutkan dimasukkan kedalam Methylen blue,
dalam 10 ml alkohol 96 % gelas ukur dilarutkan dalam 100 ml
2. Larutan B ◉ Ditambahkan Alkohol 96 aquadest
◉ Ditimbang 4,5 gr Fenol Kristal, % t ad 100 ml ◉ Diaduk hingga homogen
dilarutkan dalam 90 ml aquades
◉ Dicampur sampai ◉ Dimasukkan dalam botol
◉ Campurkan larutan A kedalam
larutan B, diaduk hingga merata
homogen dan diberi etiket
◉ Dimasukkan kedalam botol dan ◉ Dimasukkan kedalam
diberi etiket botol dan diberi etiket

4
PRINSIP PENGECATAN


mycobacterium yang dinding selnya tahan asam karena mempunyai lapisan lemah atau lilin
sehingga sukar ditembus cat. Oleh pengaruh phenol dan pemanasan maka lapisan lemak dapat
ditembus cat basic fuchsin.
BTA mengambil warna dari basic fuchshin kemudian dicuci dengan air mengalir, lapisan lilin
yang terbuka pada waktu dipanasi akan merapat kembali karena terjadi pendinginan pada waktu
dicuci.
Sewaktu dituangi dengan asam sulfat dan alkohol 70% atau HCI alkohol, warna merah dari basic
fuchsin pada BTA tidak akan dilepas/luntur.
Bakteri yang tidak tahan asam akan melepaskan warna merah, sehingga menjadi pucat atau tidak
bewarna. Akhirnya pada waktu dicat dengan Methylien Blue BTA tidak mengambil warna biru

5
Langkah – Langkah Pengecatan
◉ Sediaan dahak yang telah dibuat, diletakkan sediaan diatas rak dengan jarak 1 jari
◉ Sediaan ditetesi larutan Ziehl Neelsen (Carbol Fuchsin 1%) melalui corong yang dilapisi kertas saring,
dimulai dari ujung kaca sediaan hingga menutupi seluruh permukaan kaca sediaan.

6
Langkah – Langkah Pengecatan
◉ Panaskan sediaan dengan sulut api sampai keluar uap (jangan sampai mendidih), kemudian dinginkan
selama 10 menit.
◉ Bilas sediaan secara perlahan dengan air mengalir, jangan menyiramkan atau menyemprotkan air tepat pada
apusan.
◉ Buang sisa air pada sediaan

7
Langkah – Langkah Pengecatan
◉ Tuangkan Ziehl Neelsen B (Asam Alkohol 3 %) hingga warna merah bersih
◉ Bilas dengan air mengalir
◉ Tuangkan Ziehl Neelsen B (methylene blue 0.1%) hingga menutupi seluruh sediaan dan biarkan selama 1
menit.
◉ Bilas dengan air mengalir
◉ Keringkan sediaan pada rak pengering

8
Penilaian kualitas pewarnaan Ziehl Neelsen

Pewarnaan yang Baik Pewarnaan yang Kurang Baik


Pada pewarnaan yang baik,
apabila diperiksa di bawah Pada pewarnaan yang buruk,
mikroskopi akan tampak bakteri apabila diperiksa di bawah
tahan asam (BTA) berwarna mikroskop masih tampak adanya
merah baik sendiri atau sisa zat warna, endapan kristal
bergerombol dengan warna sehingga BTA tidak tampak
latar biru dan terlihat jelas dengan jelas
gambaran leukosit

9
10
Contoh Sediaan

11
Daftar Pustaka

◉ Modul Pembelajaran Tuberkulosis Untuk Pendidikan ATLM, BPPSDM


Kemenkes RI, 2020
◉ Kemenkes RI.2017. Modul pelatihan laboratorium tuberkulosis bagi petugas
di fasyankes
◉ https://fk.uii.ac.id/mikrobiologi/materi/pengecatan-ziehl-neelsen-zn/

12
Thank You

13