Anda di halaman 1dari 9

PERTEMUAN KE-7

Prinsip Kelistrikan
dan Instalasi Listrik
PRAKARYA
GURU MAPEL: FEBRIANA
AULIA HIDAYATI, S.KOM
SMP INSAN CENDIKIA
BOARDING SCHOOL
PAYAKUMBUH
Prosedur Pembalajaran Daring

- Sediakan buku tulis

- Catatlah point-point dari materi yang

diberikan

- Setelah dicatat, Silahkan dikerjakan

latihannya dibuku tulis dan kirim bukti nya

ke WA Ustadzah (085375029362)

- Setelah masuk asrama, buku wajib di

bawa ke sekolah
A. PENGERTIAN RANGKAIAN
INSTALASI LISTRIK

● Muatan Listrik yang timbul terjadi


karena disebabkan adanya pergesekan
antara eletron dan proton
● Instalasi listrik diartikan sebagai
rangkaian terintegrasi yang
menghubungkan sumber listrik menuju
rumah asyarakat dengan media
penghangtar (konduktor)

Sistem Kelistrikan dibagi menjadi


dua, yaitu sumber listrik AC (Arus
bolak-balik) dan sumber listrik DC
(Arus Searah)
Listrik muncul akibat adanya beberapa tipe
fisika diantaranya:

1. Arus Listrik (I)


Arus listrik merupakan banyaknya muatan
listrik yang mengalir pada suatu penghantar
tiap satuan waktu

2. Tegangan atau Beda Potensial


Tegangan atau beda potensial merupakan
perbedaan potensial listrik pada sebuah
penghantar

3. Frekuensi
Frekuensi merupakan banyaknya gelombang
yang terjadi dalam satu periode waktu tertentu

4. Daya Listrik (P)


Daya listrik dapat diartikan sebagai besarnya
arus listrik dan tegangan listrik yang mengalir
pada sebuah penghantar

5. Energi Listrik (W)


Energi listrik merupakan besarnya arus
tegangan listrik yang mengalisr pada sebuah
penghantar tiap satuan waktu
Pembangkit listrik adalah suatu alat yang
dapat membangkitkan dan
memproduksi tegangan listrik dengan cara
mengubah suatu energi
tertentu menjadi energi listrik. Beberapa
contoh jenis pembangkit
tenaga listrik sebagai berikut

1. PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air)

Pembangkit listrik tenaga air (PLTA)


adalah pembangkit yang mengandalkan
energi potensial dan kinetik dari air untuk
menghasilkan energi listrik. Energi listrik
yang dibangkitkan ini biasa disebut
sebagai hidroelektrik.
2. PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap)

Pada PLTU, uap ditampung dan disalurkan untuk


memutarkan turbin uap. Energi mekanis dari
putaran turbin diubah menjadi energi listrik oleh
generator.
Contohnya PLTU Semarang Jawa Tengah dan
PLTU Suralaya Cilegon banten.

3. PLTN ( Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir)

Pembangkit listrik ini menggunakan energi uap yang


dihasilkan oleh reaktor nuklir untuk memutarkan
turbin uap. Dari turbin inilah
energi mekanis diubah menjadi energi listrik.
Contohnya PLTN di Jepang dan OBNINKS di Uni
Soviet.
3. PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Batubara)

Pembangkit listrik ini menggunakan bahan bakar fosil


berupa batubara yang dibakar untuk mendidikan air agar
menghasilkan uap. Uap yang dihasilkan digunakan untuk
menggerakan turbin uap atau turbin gas kemudian diubah
menjadi energi listrik.
Contohnya PLTB Bukit Asam Sumatera Utara.

4. PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya)

Pembangkit listrik ini menggunakan cahaya matahari


sebagai energi utama. Energi dari cahaya matahari dapat
langsung diubah menjadi energi listrik.
6. Pembnagkit Listik Tenaga Angin

Hembusan angin digunakan untuk


memutarkan baling-baling kemudian
putaran tersebut digunakan untuk
memutarkan generator. Dari generator
inilah energi mekanik diubah menjadi
energi listrik melalui bantuan solarcell
agar energi listrik yang dihasilkan dapat
digunakan perlu disimpan pada baterai.
SYUKRON 
Do you have any questions?
TETAP JAGA KESEHATAN
ANANDA
HAVE A GREAT DAY!! 