Anda di halaman 1dari 19

HUKUM KEKAYAAN

INTELEKTUAL
FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS DIPONEGORO

Prof. Dr. Kholis Roisah, SH.MHum


ISTILAH HKI
 HKI : hak kekayaan intelektual
 Bhs Inggris : intellectual property rights
 Bhs Belanda : intellectuale eigendomsrecht
 Hak milik intelektual (HMI) : konsep hukum perdata, para
penulis th 1980/1990, GBHN 1993.
 Hak atas kekayaan intelektual (HaKI) : Bambang Kesowo,
Dirjen HaKI 1998-2000
 Hak kekayaan intelektual (HKI) : Keputusan Menteri Hukum
dan PerUndang-Undangan RI Nomor M.03.PR.07.10 Tahun
2000 dan Persetujuan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur
Negara, dalam surat Nomor 24/M/PAN/1/2000 , Dirjen HKI
PENGERTIAN HKI
 HKI atau bisa juga disebut hak milik intelektual
pada awalnya merupakan hak yang berasal dari
hasil kreasi suatu kemampuan daya pikir manusia
yang diekspresikan kepada khalayak umum dalam
berbagai bentuknya, yang memiliki manfaat serta
menunjang bagi kehidupan manusia, juga
mempunyai nilai ekonomi. Bentuk nyata dari
kemampuan karya intelektual manusia bisa
berbentuk teknologi, ilmu pengetahuan, maupun
seni dan sastra
ISTILAH, PENGERTIAN DAN KONSEP DASAR HKI

Istilah/Term Hak milik intelektual, hak atas kekayaan intelektual dan hak
kekayaan intelektual/Intellectual poperty
Sumber/source Kreatifitas intelektual/Creation of mind

Bentuk/Form Berwujud/Fixation/in material form


Persyaratan/Requirement Orisinil, kebaruan/Original, novelty
protection (scienctific eviden)

Hasil/Result literary, artistic and scientific works & technology invention

Konstruksi/construction Hak milik individu/Property right / Indidividual rights


Benda bergerak tak berwujud/Intangable moveble goods

Kandungan Nilai Ekonomi dan moral

Kandungan Hak Integritas & Atribusi


Eksklusif
Monopoli
Sistem Perlindungan Hukum/Law Sistem Hukum Kekayaan Intelektual/IPR Law System (Cipta
Protection system dan Kekayaan Industri, Varitas tanaman)
DASAR KEPEMILIKAN HKI
 499 KUHPer : obyek hak milik kebendaan :
barang dan hak
 Barang : benda materiil, benda bertubuh, benda
berwujud (lichamelijk zaak/tangible good)
 Hak : benda immateriil, benda tdk bertubuh, benda
tdk berwujud (onlichamelijk zaak/intangible good)
DASAR KEPEMILIKAN HKI
BENDA
MATERIIEL

BENDA
BARANG
BERTUBUH

lichamelijk
zaak/tangible
BENDA OBYEK good
HAK MILIK PS
499 KUHPer BENDA
IMMATERIEL

BENTDA TAK
HAK
BERTUBUH

onlichamelijk
zaak/intangible
good
FALSAFAH MORAL DAN EKONOMI
Pertimbangan Moral Pertimbangan Ekonomi
• Natural rights & labour • Market placed, reward,
theory recovery, incentive, theory
• respectation • Investation
• Integrity, atribution • Investation volume
• Moral rights • Economic rights
• Moral orientation • Economic orientation
• Protection Focus : Author • Focus Perlindungan : works
& Invention

7
HAK MORAL VS HAK EKONOMI
8

Hak Moral Hak Ekonomi


 Natural Right  Property Right
 Dsr : moralitas  Dsr : Ekonomi/investasi
 Penghormatan karya cipta /  Ekploitasi ekonomi
temuan karya/temuan
 Pencipta / penemu :  Pencipta / Penemu :
manusia manusia & badan hukum
 Fokus Perlindungan  Fokus perlindungan hasil
Pencipta / Penemu ciptaan
 Tradisi Civil Law  Tradisi Common Law
PRINSIP PERLINDUNGAN HKI
KEADILAN KEBUDAYAAN
Pencipta sebuah karya, yang membuahkan  Bahwa karya manusia itu pada hakekatnya
hasil dari kemampuan intelektualnya, bertujuan untuk memungkinkannya hidup,
dari karya itu akan timbul gerak hidup yang
wajar memperoleh imbalan. Imbalan menghasilkan lebih banyak karya lagi.
tersebut dapat materi maupun bukan Dengan demikian maka pertumbuhan dan
materi seperti adanya rasa aman karena perkembangan ilmu pengetahuan, seni sastra
dilindungi, dan diakui hasil karyanya sangat besar artinya bagi peningkatan taraf
kehidupan, peradaban dan martabat manusia

SOSIAL EKONOMI
Hak apapun yang diakui oleh hukum, hak milik intelektual merupakan satu
yang diberikan kepada perseorangan, bentuk kekayaan bagi pemiliknya,
persekutuan atau kesatuan tidak dengan kemilikan tersebut seseorang
boleh semata-mata untuk mendapatkan keuntungan
kepentingan mereka saja tetapi untuk
kepentingan seluruh masyarakat
Paris /Bern TRIPs IDE DASAR
Convention Agreement HKI

Individualis Kapitalis

Hak Moral Hak Ekonomi

Civil law Comman Law

Human Rights Property Law

Natural Law Utalatirian

John Locke J Bentham


HISTORY OF IPR LAW SYSTEM

CIPTA MEREK

 Italia (Venesia) 1603 : UU  Abad ke 14 Eropa : Gilda, stone,


Cipta : hak eksklusif 5 th bronche age…. Compulsory
production mark..hall mark
 Inggris 1556 : Star of Chambers  Inggris 1862 Merchandise Mark
: Hak eksklusif Penerbit Act/1875 Trade Mark registration Act
selamnya, 1710 “Statuta Of  Perancis : 1857 recognation of right in
Anne” hak eksklusif penerbit trademark
dan pengarang 14 th,  Jerman 1874 Merchandise Mark Act
 Diadopsi di Perancis dg  Kanada 1879 The Trade Mark and
Design Act
penekanan perlindungan ke
 Amerika 1870 Halmark Act
author
NATIONAL TO TRANSNASIONAL

PATEN TRANSNASIONAL

 Venecian Law 1323 :  Inggris 1844 : perlindungan


preveleg right kpd ahli teknik karya cipta sing scr
 Venecian Paten Act 1474 : resirosical
hak eksklusif kpf inventor  Perancis 1863 :
 1623 : Statute Of Monopolies perlindungan karya cipta
kpd true and first inventors asing tnp resiprosical
 Amerika 1790 : Patent Act  Amerika : selama 1 abad
 Perancis 1791: Invenstor tdk melindungi karya cipta
Rights asing
PERLINDUNGAN HKI INTERNASIONAL
13
Konteks WIPO WTO
Dasar perlindungan Paris Convention 1883 TRIPs Agreement
Bern Convention 1886 Minimal Paris, Bern Convention,
Washington Treaty Washington treaty dan Rome
Rome Convention Convention
Konvensi turunan Bern dan Paris
Convention
Lingkup perlindungan Cipta, merek, disain industri, Ruang lingkup dan standart
paten dan disain tata letak sirkit perlindungan diperluas
terpadu
Prinsip perlindungan Prinsip resiprosikal, national Harmonize system, MFN, national
treatment, azas prioritas, treatment, azas prioritas, registration
registration protection, authomatic
protection, authomatic protection,
protection, kemerdekaan
perlindungan tranparansi

Struktur : Negara kolonial dan negara koloni Konflik kepentingan Negara Industri
Sosial/Ekonomi Negara kapitalis , negara komunis maju sebagai produsen HKI dan
politik dan negara non blok negara berkembang sebagai konsumen
HKI
Karakter norma/tertib Soft law/koordinatif Hard law/sub-ordinatif
hukum
KARAKTER NORMA PERLINDUNGAN HKI

14
WIPO & WTO

Softlaw /WIPO Hardlaw/WTO


 Partisipasi keikutsertaan terbuka (open  Penentuan norma dan standart
treaty) perlindungan
 Ketentuan reservasi yang sangat lunak  menetapkan ketaatan penuh (full
 Tidak ada lembaga pengawas compliance)
pelksanaan perjanjian
 Mekanisme penegakan hkm yg
 Mekanisme penyelesaian sengketa
bersifat sukarela
ketat melalui perdata, pidana
&cross border measure
 Pengakuan thd perlindungan HKI ol.
Negara peserta  Didukung lembaga Council for
 Penentuan standart perlindungan TRIPs, Dispute Settlement Body
tergantung kondisi sosio-ekonomi dan yang bersifat compulsory
budaya negara peserta  Mekanisme pemblasan silang
IPR & GLOBALIZATION

TRIPs
WIPO WTO

Trade related IPR


Recognition/ Law
respect enforcement

Implementation
Of States
MAC DSB

Develop Intern. Business Global


IP System harmonization
HKM SISTEM HKI
GLOBAL INDONESIA Kearifan Lokal

TRIPs UU Cipta 2002


UU Merek2001 Living Law
UU Paten 2001
UU RD 2000
Bern/Pris
UU VT 2000
Convention Komunal
UU DTST 2000
UU DI 2000 Spiritual

Individualis IKapitalis
UuMerek 1992
UU Paten 1989 Keterhubungan
Hak Moral Hak Ekonomi UU Cipta 1987 Mans + Alam +
Tuhan

Pasal II
Civil Law Cammon Law UUD 1945
Perancis Ameika
Konsep Hak Milik

Auteurswet 1912
Natural Law Utilitarian RIE Kolonien 1912
Octroiwet 1910 Tdk dikenal
Konsep HKI
Human Rights Property Right

Masyarakat
Gol. Eropa,
Jeremy Indonesia : Hkm
John Locke Timur Asing
Bentham Adat
IP SYSTEM

International System
WTO/WIPO National System
TRIPs UU no. 7/1994

• Paris Convention • UU No. 28 th 2014 : Copyright


• Bern Convention • UU No 13 th 2016 : patent
• Washington treaty • UU No 20 th 2016 : Mark
• Rome Convention • UU No 29 th 2000 : PV
• UU no 30 th 2000 : TS
• UU No 31 th 2000 : ID
• UU No 32 Th 2000 : IC
• related for trade
• hard law enforcement
Implementation of
TRIPs

Parties :
> 150 states
Business

Global harmonize
PERLINDUNGAN HKI DI INDONESIA
18

Sesudah Kemerdekaan Memasuki Era Globalisasi


(1945 - 1986) ( 1987 – sekarang )

 Melindungi kepentingan  Pertimbangan trend global lbh


nasional (kebutuhan akses dominan (kreatiftas &
IP &teknologi, nilai lokal) inovasi, kebutuhan investasi
& tehnologi perdagangan Int)
 Pembatasan HKI asing
 Penerapan prinsip national
 Keseimbangan hak
treatment, MFN
eksklusif & kepentingan  Pengakuan hak eksklusif yg
umum
monopolistik
 Keikutsertaan thd PI HKI  Keterikatan penuh thd PI HKI
selektif
PENGELOMPOKAN HKI
TRIPS : HN INDONESIA :
 Copyrights and Related Rights  Hak Cipta dan Hak Terkait

 Trademark,  Paten

 Geographical Indication,  Merek

 Industrial Design  Desain Industri

 Patent,  Desain Tata Letak Sirkit

 Layout-designs of Integrated Terpadu


Circuits  Rahasia Dagang
 UndiclosedInformation
 Perlindungan Varitas Tanaman
 Control of Anti-Competitive
 Persaingan Tidak Sehat /
Practicesin Contractual curang
licences