Anda di halaman 1dari 14

KETAHANAN PENETRASI DAN

KONSISTENSI TANAH
KETAHANAN PENETRASI
 Tahanan tanah terhadap tembusan suatu alat merupakan
penjumlahan indeks pemadatan tanah, kelembaban
tanah, tekstur dan tipe mineral liat (Baver,et al., 1972)
 Besarnya tahanan penetrasi tanah disebabkan tekanan
dan gesekan antara tanah dengan logam.
FAKTOR-FAKTOR MEMPENGARUHI
KETAHANAN PENETRASI
 Tekstur tanah
 Kandungan dan jenis liat

 Kerapatan isi tanah

 Kandungan air tanah


PENGUKURAN TAHANAN PENETRASI
TANAH
 Menggunakan alat penetrometer t-2
 Dilakukan pada selang kedalaman (1-10, 10-20,20-
30,30-40 dan 40-50) cm
 Dihitung tahanan penetrasi (CI) dengan rumus :

CI = (98 Fp)
CI = (Cone Indeks) = Tahanan penetrasi (kPa)
Fp = gaya tahanan penetrasi (kgf)
KONSISTENSI TANAH
 Kekuatan daya kohesi butir-butir tanah atau daya adhesi
butir-butir tanah dengan benda lain yang ditunjukkan
oleh daya tahan tanah terhadap gaya yang akan
mengubah bentuk (Hardjowigeno, 1987).
 Suatu istilah untuk menunjukkan keadaan gaya-gaya
fisik dari kohesi dan adhesi yang bekerja dalam tanah
pada berbagai keadaan kelembaban tanah (Russel, 1928
dalam Baver, et al, 1972).
KONSISTENSI TANAH
 Suatu kombinasi yang dipengaruhi oleh kekuatan
menhikat antara butir-butir tanah (Buckman and Brady,
1982).
 Ketahanan tanah terhadap perubahan bentuk dan
perubahan yang ditentukan oleh sifat kohesi dan adhesi
(Foth, 1984).
 Kepentingan konsistensi : pengolahan tanah dan lalu
lintas
KRITERIA KONSISTENSI TANAH DI
LAPANG MENURUT SOIL SURVEY STAFF
Kelas Kriteria
Konsistensi
1. Konsistensi Ditetapkan pada contoh tanah kering angin
Kering
a. Galir Massa tanah dalam keadaan hancur, jarah-jarahnya saling
terpisah
b. Lunak/ gembur Massa tanah dapat digumpalkan tetapi mudah teroisah jika
dikenai tekanan ringan dengan menekuk jari-jari
c. Agak keras Ped atau gumpalan tanah mudah dipatahkan di antara ibu jari
dan telunjuk dengan penekukan dalam
d. Keras Ped atau gumpalan tanah dapat dihancurkan dengan tekanan
kuat tidak dapat dipatahkan oleh jar-jari dengan sekali
tekanan sangat kuat
e. Sangat keras Ped tanah tidak dapat dihancurkan dengan tekanan jari-jari
tangan
Kelas Konsistenasi Kriteria

2. Konsistensi Lembab Ditetapkan pada contoh tanah dengan kelengasan antara


kering angin sampai kapasitas lapang

a. Galir Massa tanah terurai tanpa disentuh dan tidak dapat


digumpalkan

b. Sangat remah Massa tanah akan hancur dengan piritan ringan jika
dipirit cukup kuat dengan tmenggunakan jari-jari

c. Remah Massa tanah akan hancur jika dipirit agak kuat

d. Teguh Massa tanah akan hancur jika dipirit cukup kuat dengan
tekukan jari cukup dalam

e. Sangat teguh Massa tanah akan hancu jika dipirit sangat kuat

f. Sangat teguh sekali Massa tanah tidak hancur dipirit oleh jari-jari tangan
Kelas Konsistensi Kriteria
3. Konsistensi Basah Ditetapkan pada contoh tanah dengan kadar air melebihi kapasitas lapang

A. Kelekatan Massa tanah dijepit di antara ibu jari dan jari telunjuk

Tidak Lekat Jarah-jarah tanah tidak menempel pada jari

Agak Lekat Jarah tanah dapat menempel pada kedua jari, tetapi jika saling ditolakkan
akan tertarik ke salah satu jari tanpa menyebabkan pemisahan jarah tanah
Lekat Massa tanah yang dipijit antara kedua jari itu akan merentang jika kedua
jari saling ditolakkan dan jika penolakan diteruskan menyebabkan
terpisah dan saling melekat pada kedua jari
Sangat Lekat Massa tanah mempunyai kakas adhesi yang menyulitkan pemisahan jari-
jari yang digunakan memijitnya
B. Keplastisan Massa tanah digulung-gulung dan dirubah bentuk

Tidak plastis Massa tanah tidak dapat digulung kecil

Agak plastis Massa tanah dapat digulung kecil tapi mudah rusak

Plastis Massa tanah ,udah dibuat gulungan kecil dan mudah diubah bentuk

Sangat plastis Massa tanah dapat digulung kecil, sedangkan untuk mengubah bentuknya
memerlukan piritan yang kuat
PLASTISITAS
 Kemampuan tanah untuk berdeformasi pada volume
tetap tanpa terjadi retakan atau remahan.
 Batas plastis tanah : kelengasan minimum sebelum
massa tanah menunjukkan gejala meretak tapi tidak
patah jika diuli di atas suatu alas berpermukaan rata.
 Batas plastis tanah menunjukkan kandungan air tanah
pada saat massa tanah dengan mulai hancur sebagian dan
meremah bila dibulung atau diuli sampai membentuk
gulungan berukuran diameter 3,2 mm (SOWERS dan
SOWERS,1951)
BATAS CAIR TANAH
 Yakni kandungan kelengasan maksimum suatu massa
tanah yang tidak menyebabkannya mengalir jika dikenai
tekanan.
 Indeks plastisitas = batas cair-batas plastis
FENOMENA KELEMBABAN TANAH
 Pada kelembaban tanah rendah, tanah akan keras dan
bergumpal-gumpal karena perekatan antara partikel-
partikel kering tanah.
 Bila tanah ini diolah akan timbul bongkahan-bongkahan
tanah.
 Bila kelembaban tanah ditingkatkan, maka molekul-
molekul air diikat pada permukaan partikel-partikel
tanah dan merubah bentuk gumpalan menjadi keadaan
remah.
 Pada keadaan remah, pengolahan tanah memberikan
hasil optimum.
FENOMENA KELEMBABAN TANAH
 Bila air ditambah, kohesi lapisan air di sekitar partikel
tanah menyebabkan tanah menjadi lekat dan menjadi
plastis, sehingga tanah akan mudah melumpur.
ALAT MECHANICAL LIQUID LIMID DEVICE
(MENGUKUR BATAS CAIR TANAH)