Anda di halaman 1dari 31

SMP NEGERI 1 REMBOKEN

MATA PELAJARAN IPA


KELAS 9
KD :
3.3. Menerapkan konsep pewarisan sifat dalam pemuliaan dan
kelangsungan maklhuk hidup.
4.3. Menyajikan hasil penulusuran informasi dari berbagi sumber tentang
kelainan sifat yang diturunkan dan pewarisan sifat dalam pemuliaan
makhluk hidup
Tujuan Pembelajaran:

• Mengidentifikasi kelainan sifat menurun pada manusia


• Menjelaskan penerapan pewarisan sifat dalam pemuliaan
makhluk hidup
•Menjelaskan cara-cara untuk memperoleh bibit unggul pada makhluk
hidup
Kelainan Sifat Menurun P
ada Manusia
D
D
Kelainan Sifat Menurun Pada Manusia

Pewarisan sifat pada manusia dapat memengaruhi


bentuk fisik. Selain itu, pewarisan sifat pada manusia
juga berdampak pada menurunnya suatu penyakit
cacat kepada keturunannya. Pewarisan sifat pada
manusia ditentukan oleh gen dan kromosom yang
dimiliki oleh individu yang melakukan persilangan.
Meskipun demikian, cacat atau penyakit menurun
tersebut dapat dicegah dengan cara menghindari
pernikahan dengan orang yang memiliki hubungan
kerabat dekat atau keluarga dekat.
Kelainan Sifat Menurun Pada Manusia

Pewarisan Bentuk Pertumbuhan Rambut Pada Dahi

Pewarisan Kelainan Albino

Pewarisan Kelainan Buta Warna

Pewarisan Kelainan Hemofilia


Pewarisan Bentuk
Pertumbuhan Rambut
D
D

Pada Dahi
Pewarisan Bentuk Pertumbuhan Rambut Pada Dahi
Ada rambut yang tumbuh melingkar biasa atau tumbuh seperti huruf “V” atau yang
dikenal dengan widow’s peak.  Tumbuhnya rambut seperti huruf “V” dikontrol oleh
gen W. Gen W ini bersifat dominan, orang yang memiliki pertumbuhan rambut pada
dahi memilik gen WW (homozigot dominan), atau gen Ww (heterozigot), sedangkan
orang yang tidak memiliki pertumbuhan rambut seperti huruf “V” memiliki genotype
homozigot resesif (ww).
Pewarisan Kelainan
Albino
Pewarisan Kelainan Albino
Istilah albino berasal dari Tidak  semua  keturunan  dalam
bahasa Latin, albus, yang  satu keluarga bersifat  albino,
artinya putih. Albino  sehingga dapat diduga bahwa
merupakan kelainan yang sifat tersebut dibawa oleh gen
disebabkan tidak adanya zat resesif yang muncul jika ayah dan
warna (pigmen) yang disebut  ibunya  masing-masing
zat melanin. Penderita  membawa  sifat  resesif  tersebut.
albinoa tidak dapat  Gen  albino tidak terletak pada
membentuk melamin di  kromosom kelamin,  melainkan
kuklit, rambut, dan mata.  pada  autosom.  Oleh  karena
Orang yang menderita itu, penderita albino dapat berjenis
kelainan ini pada umumnya kelamin wanita atau laki-laki
akan mengalami fotofobia seperti pada gambar.
atau takut cahaya.
Pewarisan Kelainan Albino
Gen albino dikendalikan oleh gen
resesif a dan gen A yang
menentukan sifat kulit normal.
Dengan demikian, orang yang
menderita kelainan ini memiliki
a genotip homozigot resesif (aa),
orang yang memiliki kulit normal
a memiliki genotip homozigot
dominan (AA), sedangkan yang
menjadi carrier atau pembawa
memiliki genotip heterozigot (Aa).
Pewarisan Kelainan Buta
Warna
D
D
Pewarisan Kelainan Buta Warna

Penyakit buta warna Penyakit buta warna


adalah cacat menurun parsial tidak dapat
yang menyebabkan membedakan warna
seseorang tidak dapat tertentu, misalnya
membedakan warna warna merah dan
tertentu oleh orang hijau. Sedangkan buta
dengan mata normal.  warna total tidak dapat
Buta warna dibedakan membedakan sama
menjadi dua, yaitu buta sekali semua jenis
warna parsial dan buta warna, sehingga
warna total. tampak hitam dan
putih saja.
Buta warna disebabkan oleh gen resesif c (dari kata colour blind) yang menempel atau
terpaut pada kromosom . Seorang perempuan akan menderita buta warna jika kedua
kromosom X mengandung gen buta warna (X cXc). Akan tetapi jika hanya salah satu
kromosom X yang mengandung gen buta warna (X cX), maka perempuan tersebut akan
menjadi pembawa (carrier) gen buta warna tanpa menjadi penderita. Pada laki-laki jika
kromosom X mengandung gen buta warna maka akan langsung menderita buta warna
(XcY).
Pewarisan Kelainan
Hemofilia
D
D
Pewarisan Kelainan Hemofilia

Hemofilia adalah Saat penderita hemofilia


kelainan  dimana mengalami luka
darah sulit untuk disertai pecahnya
menggumpal saat pembuluh darah, maka
terjadi luka pada darah akan terus
bagian tubuh tertentu mengalir keluar dan
yang disebabkan sukar membeku,
tidak dihasilkannya sehingga penderita
faktor penggumpalan dapat mengalami
darah dalam tubuh kekurangan darah dan
seseorang. dapat menyebabkan
kematian.
Gen hemofilia terletak pada kromosom X dan sering ditandai
dengan lambang Xh (huruf X sebagai penanda jenis
kromosom, huruf h sebagai penanda hemofilia). Jika wanita
memiliki salah satu kromosom X yang mengandung gen
hemofila (memiliki genotip (XhX), maka dia akan menjadi
pembawa (carrier) kelainan hemofilia. Wanita dengan kedua
kromosom X mengandung gen hemofilia (X hXh) akan
langsung meninggal (letal) pada saat dilahirkan. Orang laki-
laki memiliki satu kromosom X saja, sehingga laki-laki yang
menderita hemofilia adalah laki-laki yang memiliki kromosom
X yang mengandung gen hemofilia (XhY).
Penerapan
Pewarisan Sifat
dalam Pemuliaan
D
D

Makhluk Hidup
Pewarisan Sifat dalam Pemuliaan Tumbuhan

Pemuliaan tanaman
merupakan usaha yang
dilakukan untuk memperoleh Varietas hibrida adalah
bibit yang secara genetik baik contoh dari jenis tumbuhan
dan dengan cara menyeleksi, yang merupakan hasil
sehingga kita akan persilangan antara dua atau
memperoleh tanaman atau
lebih sifat tumbuhan yang
hewan ternak yang lebih
unggul. Manusia berbeda. Varietas hibrida
memanfaatkan ilmu dilakukan untuk diambil
pengetahuannya terkait dengan manfaatnya dari munculnya
genetika di bidang pertanian kombinasi yang baik dari
salah satunya dalam penyiapan persilangan antara induk-
bibit unggul melalui pembuatan induknya.
varietas hibrida.
Pewarisan Sifat dalam Pemuliaan Hewan

Pewarisan sifat juga Cara untuk mendapat bibit


berperan penting dalam unggul pada hewan, pada
pemuliaan hewan. Hal ini prinsipnya yakni persilangan
dilakukan agar bisa antara dua individu yang
menghasilkan hewan berbeda rasa tau varietas tetapi
ternak yang berkualitas masih dalam satu spesies.
tinggi. Dimana, hewan- Misalnya, ayam boiler yang
hewan tersebut merupakan hasil persilangan
diharapkan mampu dari beberapa jenis ayam.
menghasilkan telur yang Ayam boiler dikenal dengan
lebih banyak, daging banyak dan
menghasilkan kualitas menghasilkan banyak telur jika
susu, serta daging dibandingkan dengan ayam
dengan lebih baik. jenis lain.
 
Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk memperoleh bibit
unggul, yaitu:

Hibridasi

Mutasi Genetik

Radiasi

Rekayasa Genetik
Hibridasi
Hibridisasi (persilangan) merupakan langkah awal program
pemuliaan. Pemulia tanaman dan hewan telah melakukan
persilangan untuk mentransfer karakter yang berguna antar
spesies. Hibridisasi ialah perkawinan antara berbagai
spesies, suku, ras atau varietas tumbuhan yang bertujuan
memperoleh organisme yang diinginkan. Tujuan hibridisasi
untuk menambah keragaman genetik melalui proses
pengkombinasian genetik dari tetua yang berbeda
genotipnya.
Hibridisasi juga bertujuan untuk mendapatkan gabungan
gen-gen terbaik dari tetuanya, sehingga diperoleh varietas
baru berdaya hasil tinggi dengan daya adaptasi umum
maupun khusus. Kegiatan persilangan dilakukan dengan
perencanaan yang meliputi pemilihan tetua dan cara
persilangan (hand pollination dan open pollination).
Contoh Hibridasi Pada Hewan

Kawin silang atau hibridisasai adalah kegiatan menggabungkan


keanekaragaman genetik melalui perkawinan suatu individu yang telah
diketahui sifatnya dengan individu sejenis lainnya.
Terdapat dua bentuk persilangan, yaitu secara alami atau buatan yang
melibatkan campur tangan manusia. Jenis kawin silang antara lain
sebagai berikut.
a. Silang murni (purebreeding)
b. Silang dalam (inbreeding)
c. Silang luar (crossbreeding)
d. Upbreeding
Contoh Hibridasi Pada Hewan
Hewan yang dapat disilangkan
adalah hewan yang berasal dar
i satu famili atau subfamili. Mis
alnya antara kambing dan dom
ba yang menghasilkan geep (g
oat-sheep).
Contoh Hibridasi PadaTumbuhan
Ubijalar merupakan tanaman berumah satu dimana pada satu bunga
terdapat organ jantan dan betina. Bunga ubijalar tumbuh pada ketiak
daun, berbentuk menyerupai terompet/canvonulatus, tersusun dari lima
helai daun mahkota, lima helai daun bunga, kuncup di bagian pangkal
dan mekar di bagian ujungnya. Mahkota bunga berwarna putih atau
putih keunguan, bagian tepi bunga bergelombang, pada bagian mahkota
terlihat berbentuk bintang. Bunga ubijalar mekar pada pagi hari mulai
pukul 04.00−11.00. Bila terjadi penyerbukan bunga akan membentuk
buah. Buah ubijalar berbentuk bulat berkotak empat, berkulit keras dan
berbiji.
Mutasi Genetik
Mutasi merupakan salah satu teknik yang telah
dikembangkan  secara luas sebagai upaya untuk
meningkatkan keragaman genetik tanaman untuk
mendapatkan sifat baru sebagai sarana untuk perbaikan
genetik tanaman, terutama pada tanaman yang selalu
diperbanyak secara vegetative sehingga keragaman
genetiknya rendah atau untuk mendapatkan karakter baru
dimana sifat  tersebut tidak dijumpai pada gene poll yang
ada. Yang disebut mutasi adalah perubahan materi genetik
pada makluk hidup  yang terjadi secara tiba-tiba dan secara
acak serta diwariskan. Mutasi yang terjadi dapat diwariskan
dan dapat kembali normal (epigenetik). Mutasi dapat terjadi
secara alami maupun sengaja di induksi untuk tujuan
tertentu untuk perbaikan genetik tanaman.
Contoh Mutasi Genetik PadaTanaman
Mutasi Gen dapat dilakukan pada ta
naman dengan perlakuan bahan mut
agen tertentu terhadap organ reprod
uksi tanaman seperti biji, stek batan
g, serbuk sari, akar rhizome, kultur j
aringan dan sebagainya.
Contoh Mutasi Genetik Pada Hewan
Mutasi gen pada awalnya ditemuk
an oleh Seth Wright yang menemu
kan domba berkaki pendek, kemud
ian menurun ke anak-anaknya. Set
elah itu, domba tersebut dinamai
Domba Ancon
Radiasi
Radiasi mendeskripsikan setiap proses di mana energi
 bergerak tanpa melalui media atau melalui ruang, dan
akhirnya diserap oleh benda lain. Radiasi sinar gamma
merupakan salah satu cara dalam meningkatkan keragaman
genetik tanaman. Penggunaan rradiasi sinar gamma pada
tingkat atau dosis rendah (mutasi mikro) dapat
mempengaruhi perubahan karakter kuantitatif tanaman dan
sedikit mempengaruhi perubahan kromosom dibandingkan
dengan mutasi makro yang menggunakan radiasi sinar
gamma pada dosis yang tinggi. Radiasi sinar gamma yang
diberikan pada suatu tanaman berpengaruh nyata pada
parameter umur berbunga dan umur panen lebih lama dari
tanaman tanpa radiasi.
Rekayasa Genetik

Rekayasa genetik digambarkan sebagai ilmu di mana


karakteristik suatu organisme sengaja dimodifikasi dengan
manipulasi genetik. Hal tersebut biasanya menggunakan
DNA dan transformasi gen tertentu untuk menciptakan
variasi yang baru. Penerapan rekayasa genetik sangat
membantu dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia,
diantaranya menyediakan kebutuhan pangan masa depan
dengan kualitas yang lebih baik.
Rekayasa Rekayasa genetik juga menyentuh di bidang lain seperti
peternakan, perkebunan, dan kehutanan. Produk tersebut
Genetik misalnya, vaksin, antibiotik, dan hormon pertumbuhan untuk
hewan. Ternak kloning, berbagai macam tanaman tahan
herbisida, insek, jamur, dan cacing, serta tanaman yang toleran
terhadap kekeringan dan cuaca dingin.

Teknik rekayasa genetik juga dilakukan pada bahan pangan,


antara lain tomat, jagungm kedelai, kanola, bunga, kol, keju,
tepung susu, kentang, beras, dan sebagainya. Ada juga
tanaman transgenetik seperti tanaman anggrek yang tahan
lama dengan warna bunga yang diinginkan, tanaman karet
yang menghasilkan lateks dengan kadar protein tinggi, dan
masih banyak lainnya.
D
D
Thank you