Anda di halaman 1dari 44

In hal as i

n e s t et ik
Ob a t A
u s 2 0 1 6
2 A gu s t
0 IC
ar, Sp AnK
dm a r Anw
Dr A
Obat anestestik inhalasi
Nitrous Oxida ( N2O)

Obat halogenasi
Desflurane , dgn fluorinepotensi meningkat, tidak mudah
terbakar
Halotane, dgn fluorine, chlorine dan bromine
Isoflurane, dgn fluorine dan chlorine
Sevoflurane, dgn fluorine
Anestetika inhalasi
Obat anestetik inhalasi
Halotane, merupakan obat fluorinasi yang pertama ,
berhasil secara luas

Cepat menggantikan semua obat anestestik yang lain

Perkembangan lanjutan anestetik halogenasi lain yang


lebih khas sebagai obat anetetika inhalasi yang ideal dari
pada halotane  isoflurane, desflurane dan sevoflurane
Obat anestetik inhalasi
Mempengaruhi banyak reseptor,( spt GABA A, glycine,
acetylcholine, serotonin,NMDA ) dimana akan mengatur
mejelaskan anestesia. Reseptor mana yang mediasi
anestesia masih belum jelas.
Karakteristik ideal anestetik
inhalasi
Potensi luas
Kelarutan dalam darah dan jaringan rendah
Resisten terhadap degradasi fisik dan metabolik
Efek proteksi dan kurang cedera terhadap jaringan vital
Sedikit kecendrungan menyebabkan seizure, iritasi respirasi dan
stimulasi sirkulasi
Sedikit atau tidak berefek pada lapisan ozon
Biaya rendah
Minimum alveolar
concentration ( MAC)
Bisa dengan konsentrasi oksigen tinggi

MAC obat anestestik pada 1 atm yang menghilangkan


gerakan terhadap respon ransangan pada 50 % subjek

Potensi obat anestetik inhalasi, menggunakan standar


MAC
MAC
Halotane 0,75 %

Isoflurane 1,15 %

Sevoflurane 1,85 %

Desflurane 6,0 0 %

N20 104 % , diberikan dalam ruang


betekanan untuk keamanannya
Blood:gas partition coefifficient
Ratio konsentrasi anestetika dalam fase darah terhadap
konsentrasi anestetika dalam fase gas sewaktu terjadi
keseimbangan anestetika pada kedua fase ini

Contoh : partition coefficient 0,5 jika konsentrasi


anestetika didalam darah arteri 3 % dan konsentrasi di
dalam paru 6 %
Blood:gas partition coefficient
Rendahnya coefficient mencerminkan rendahnya daya
ikat darah untuk anestetika, ini sifat yang diinginkan
karena diperkirakan kendali lebih tepat terhadap kondisi
anestesi dan lebih cepat pulih dari anestesi
Blood:gas partition coefficient
N2O 0,45

Desflurane 0,45

Sevoflurane 0,65

Isoflurane 1,4

Halotane 2,4
The tissue : gas partition
coefficient
Ratio konsentrasi anestetika di jaringan terhadap konsentrasi anestetika
dalam fase gas ketika tercapai keseimbangan diantara kedua fase

Rendahnya coefficient mencerminkan rendah kelarutan dalam jaringan

Coefficient N20 pada otak dan lemak lebih rendah dibandingkan dgn
obat inhalasi, menunjukan kelarutannya rendah dalam jaringan

Desfluran dan N20 kelarutan dalam jaringan tanpa lemak sama tetapi
kelarutan desflurane dalam lemak 10 kali lbh besar
Kelarutan
Tissue : gas coefficient
Kelarutan dalam jaringan Desflurane ½ dari sevoflurane

Sevoflurane ½ dari isoflurane

Isoflurne ½ dari halotane


Kelarutan
Perbedaan kelarutan dalam darah dan jaringan mempunyai
pengaruh yang penting untuk pasien pulih dari anestesia

Jadi bisa diprediksi pemulihan dari Desflurane lebih cepat


dari sevoflurane

Pemulihan dari sevoflurane lebih cepat dari isoflurane


Degradasi
Tergantung kepada absorbent, lembab atau kering ( terjadi
karena terlalu lama terpapar aliran gas segar ) dan jenis
anestetika inhalasi

Beberapa produk degradasi harus jadi perhatian

Contoh pada absorbent lembab atau kering, sevoflurane


berdegradasi jadi compound A, nephrotoksin pd binatang
dan mungkin pada manusia
Degradasi
Absorbent yang kering bisa mendegradasi semua
anestetika inhalasi menjadi CO ( lebih dengan
desflurane) , masalah ini tidak terjadi dengan absorbent
yang lembab

Yang paling berpotensi mendegradasi jadi CO adalah


absorbent yang mengandung Potasium hydroxide
Degradasi
Degradasi sevoflurane dgn absorbent kering temperatur
tinggi ( reaksi eksotermi), CO dan eksplosi dan kebakaran.

Tidak ada laporan dengan anestetik inhalasi yang lain

Halotane tdk terdegradasi jadi compound A, jadi tdk


nephrotoksik
Degradasi
Nephrotoksik compound terlihat pada binatang yang terpapar
konsentrasi tinggi, tetapi jarang pada manusia

Hati-hati pemberian Sevoflurane 2 MAC dalam 1 jam atau 1 MAC


dalam 2 jam dan pada aliran gas kurang dari 2l / menit, sering
proteinuria dan glucosuria

Oleh karena itu penggunaan sevoflurane 2 MAC dengan aliran gas


1-2 l/menit harus dihindari utk meminimalkan terpapar dengan
compound A dan penggunaan aliran gas < 1 L/menit tdk dianjurkan.
Degradasi metabolik
Degradasi metabolik, jaringan bisa cedera

Jenisnya cedera tergantung pada luasnya metabolisme dan


metabolit yang dihasilkan

Degradasi Chloroform bisa cedera hati, tetapi relatif


jarang pada anestetik inhalasi yang ada sekarang
Degradasi metabolik
Desflurane, halotane dan isoflurane , semuanya
dimetabolisme menjadi trifluoroacetate, yang dapat
menyebabkan hepatotoksis melalui mekanisme
imunologi , melalui pembentukan tyrifluoroacetyl hapten
dan respon autoimun

Kejadian cedera hepar tergantung kpd luasnya


metabolisme, dengan kejadian yang tertinggi pada
halotane dan rendah pada isoflurane dan desflurane
Degradasi metabolik
Kira-kira 5 % sevoflurane di metabolisme menjadi
fluoride inorganik dan hexafluoroisopropanol

Sevoflurane tidak hepatotoksik


Degradasi metabolik
N2O tidak dimetabolisme

Inactivates methionine synthase, vit B12 enzim yang


penting utk pembentukan DNA

N2O dapat merusak jaringan melalui inaktivasi methionine


synthase, tetapi jarang dan mungkin terjadi hanya pada
pasien dgn defisiensi B12 atau terpapar lama dengan N2O

Cedera pada pembentukan darah dan sistem saraf pusat


Seizure dan agitasi
Seizure dan agitasi dilaporkan terjadi pd sevoflurane
(terutama anak dan dewasa muda)

Desflurane, halotane , isoflurane, N2O tidak ada


Ransangan bau dan iritasi jalan
nafas
Sevoflurane , ransangan bau rendah dan iritasi jalan nafas
rendah populer utk induksi dengan inhalasi
Desflurane , hindari untuk induksi karena bau dan risiko iritasi
jalan nafas
Desflurane tidak boleh untuk induksi melalui sungkup muka
pd pediatrik , krn risiko laringospasme, batuk, nahan nafas,
sekresi meningkat dan desaturasi oxyHb. Desaturasi pada anak
anak, tetapi tidak pada dewasa.
Nilai ambang iritasi
Iritasi tidak terjadi dengan 1 MAC Desflurane , Isoflurane dan 2
MAC Sevoflurane

Nilai ambang utk iritasi , 1 MAC (6%) Desflurane, 1,5 MAC (1,8
%) isoflurane

Tdk ada nilai ambang utk halotane dan sevoflurane, krn tidak
menimbulkan iritasi pd konsentrasi berapapun

Fentanyl 1 ugrkg/ kg, Morfin 0,1 mg/kg  mengurangi iritasi


jalan nafas
Laringeal Musk (LMA)
Bisa digunakan dengan konsentrasi < 1 MAC

Selama ruwatan dengan LMA, kejadian batuk dan


manifestasi iritasi lainnya , tidak ada perbedaan pada
semua anestetika inhalasi
Efek terhadap sirkulasi
Pemberian 1,25 MAC Desflurane dan sevoflurane , HR
dan MAP tidak ada perbedaan pada keduanya

Pemberian konsentrasi besar bertahap 0,5 MAC, 1 MAC


dan 1,5 MAC Desflurane (3 %, 6%, 9%) atau sevofluran 1
%, 2 %, 3 % ; transisi cepat 1 MAC ke 1,5 MAC ,
menaikan HR dan TD pada desflurane dan menurunkan
sdkt HR dan TD pd sevoflurane
SEVOFLURANE
Kelarutan dalam darah dan jaringan intermediate

Tidak iritasi jalan nafas, tidak stimulasi sirkulasi, tidak


hepatotoksik

Untuk induksi , ramah lingkungan ( tidak menghabiskan


lapisan ozone)

Nephrotoksik dari degradasi fisik menjadi compound A,


seizure dan agitasi post op
SEVOFLURANE
Risiko eksplosif dan kebakaran, jika menggunakan
absorbent CO2 yang kering

Biaya tinggi dan aliran gas terbatas utk meminimalkan


terpapar dengan compund A
ISOFLURANE
Kelarutan dalam darah dan jaringan relatif tinggi dengan
risiko intermediate utk iritasi jalan nafas (antara sevo dan
desflurane)

Stimulasi sirkulasi, hepatotoksik

Tdk menyebabkan seizure

Efek terhadap lapisan ozone minimal dan biaya lebih


rendah dari sevo dan desflurane
DESFLURANE
Kelarutan dalam darah dan jaringan rendah  pemulihan
lebih cepat

Risiko hepatotoksik tidak ada

Proteksi terhadap jaringan vital lebih luas

Tidak menimbulkan seizure dan ramah lingkungan


DESFLURANE
Risiko tinggi iritasi jalan nafas , stimulasi sirkulasi

Biaya hampir sama dengan sevoflurane


Terima kasih
Pelatihan Perawat Asisten Anestesi
RS Islam Jakarta Cempaka Putih
11 Agustus 2015
Terima kasih
Pelatihan Perawat Mahir Anestesi
RS Islam Cempaka Putih Jakarta
2014-2015
Drag picture to placeholder or
click icon icture to placeholder or click icon
to add Drag p
to add