Anda di halaman 1dari 7

AERASI TANAH

APA ITU AERASI TANAH ?


• Aerasi tanah adalah kelancaran pergerakan atau pertukaran udara
didalam tanah

• Didalam tanah yang baik terdapat ruang-ruang (pori) yang seharusnya terisi


oleh udara yang disebut sebagai pori makro

• Aerasi tanah berkaitan secara langsung dengan porositas tanah, perkembangan


akar dan kesuburan tanah

• Dua reaksi biologi paling penting yang melibatkan aerasi tanah yang terdapat
dalam tanah adalah:
• respirasi tanaman tingkat tinggi
• proses dekomposisi residu organik oleh mikroorganisme.
KEGUNAAN AERASI
TANAH
• Merupakan factor terpenting yang mempengaruhi kesuburan tanah dan
pertumbuhan tanaman

• Meningkatkan konsentrasi O2, yang sebagian besar dikonsumsi


oleh akar tanaman dan populasi mikroba

• Mengurangi konsentrasi CO2 yang tinggi dan gas beracun yang


terbentuk selama respirasi dan oleh proses reduksi kimia lainnya
di bawah kondisi tanah anaerobik.

• Praktik yang paling umum untuk meningkatkan aerasi tanah


adalah pengolahan tanah
FAKTOR FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI AERASI TANAH

Sifat Tanah yang Mempengaruhi Status Aerasinya


• Porositas
Salah satu karakteristik mendasar tanah. Dalam konteks aerasi tanah, ini menentukan potensi kandungan udara didalam
tanah. Selain itu, difusivitas O2 dan udara permeabilitas, yang mengontrol proses aerasi tanah.

• Distribusi ukuran partikel (atau tekstur tanah)


Mempengaruhi difusivitas O2 dan permeabilitas udara. Kekurangan O2 sebagian besar ditemui di tanah liat hanya
dengan efek ukuran pori pada permeabilitas udara terutama oleh efek tidak langsung dari kadar air yang lebih tinggi
menurunkan permeabilitas dan difusivitas

• Ukuran pori efektif


Mempengaruhi permeabilitas udara. partikel tanah (atau pori-pori) juga dapat mempengaruhi porositas serta
konduktif sifat-sifat tanah .
• Kandungan air volumetric
Kandungan air volumetrik dianggap yang utama faktor pembatas yangmenentukan aerasi tanah. Untuk irigasi
yang diberikan rezim dan laju respirasi, kadar air menentukan tingkat dan durasi hipoksia atau anoksia

• Agregasi tanah
Agregasi tanah bertekstur sedang dan halus memiliki pengaruh yang nyata berpengaruh pada permeabilitas tanah
dan difusivitas efektif dan pada ketergantungan pada konten volumetrik udara

• Pemadatan tanah
Pemadatan tanah menyebabkan drainase terhambat dan aerasi tanah tidak memadai. mengurangi kandungan
udara , dengan kompresi, dari 40% menjadi 10%, mengurangi permeabilitas udara sebanyak tiga kali lipat besarnya
dan difusivitas .
FAKTOR LAIN YANG MEMPENGARUHI AERASI
TANAH
• Temperatur
Temperatur air dapat mempengaruhi laju perpindahan oksigen. Perpindahan oksigen akan meningkat
1,56 % untuk setiap kenaikan temperatur 1ºC. Termperatur yang tinggi akan menyebabkan menurunnya
kadar O₂ dalam air.
• Perpindahan gas
Perpindahan gas terjadi karena adanya kontak antara udara atau gas lain dengan air, yang kemudian
terjadi perpindahan suatu senyawa dari fase cair ke fase gas yang akan dilepas ke udara. Banyaknya
jumlah tray dalam aerasi akan mempengaruhi besarnya perpindahan gas

• Tekanan air
Tekanan air yang dipergunakan harus disesuaikan dengan metode yang dipergunakan didalam proses
aerasi. Tekanan air yang terlalu tinggi akan mengakibatkan proses transfer gas oksigen dalam air tidak
berjalan maksimal
• Kejenuhan
Konsentrasi dari gas-gas terlarut dalam air pada keadaan setimbang berarti gas-gas tersebut telah mencapai titik
jenuhnya. Nilai jenuh tergantung pada suhu air, tekanan gas dalam atmosfer. Proses aerasi yang lebih lama akan
menghasilkan nilai jenuh oksigen

• Waktu kontak
Perpindahan oksigen dari udara ke dalam air mebutuhkan waktu, semakin panjang waktu kontak
semakin banyak oksigen yang dapat berpindah