Anda di halaman 1dari 26

CV.

DECIMA ARSITEK
SIDANG LAPORAN KOS – KOSAN MAKMUR 3 LANTAI
PRAKTEK KERJA JALAN MAKMUR NO. 11 KOTA BANDUNG
LAPANGAN UZY SANDI - 41155030170020
LATAR BELAKANG

Sebagai mahasiswa kami diharapkan untuk dapat langsung terjun ke dunia


kerja setelah lulus kuliah, setiap mahasiswa harus memiliki kesiapan dalam
menghadapi dunia pekerjaan yang diminati. Kerja Praktik ini dilakukan sebagai
metode bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman dalam lingkungan
pekerjaan yang sebenarnya. Kerja Praktik ini dilakukan atas dasar kurangnya
mahasiswa Jurusan Arsitektur UNLA dalam kegiatan praktik di lapangan yang
sesuai dengan bidang studi arsitektur.
Proyek perencanaan Kos – Kosan ini dipilih atas anjuran dari pimpinan
perusahaan CV. DECIMA ARSITEK Bapak Ir. Deppy Taufik Hidayat, MT. untuk
memenuhi standar pekerjaan bagi tingkat kerja praktik. Proyek bangunan ini
memiliki kriteria, yaitu perencanaan bangunan 3 lantai yang dibangun dari lantai
dasar.
MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud
- Untuk menambah wawasan mahasiswa
dalam dunia kerja
- mengetahui perbedaan antara ilmu di
perkuliahan dengan pekerjaan secara
teknis dilapangan.
Tujuan
- Untuk memenuhi persyaratan kurikulum
- memberikan bekal mahasiswa dalam perencanaan
suatu proyek
- memberikan pengalaman kepada para mahasiswa
berupa pengamatan yang lebih jelas dalam aspek
perencanaan.
Manfaat
- Mengetahui tahapan – tahapan dalam suatu proyek.
- Mengetahui proses kerja atau kegiatan suatu instansi di tempat
kerja praktik dalam mengelola suatu proyek.
- Mempelajari mekanisme kerja suatu instansi dengan melihat dan
mempelajari langsung tentang prinsip – prinsip kerja.

Tempat Kerja Praktik


Nama Perusahaan : CV. DECIMA ARSITEK
Alamat : Jalan Sukalestari No.1
Bandung
Bidang Usaha : Konsultan Arsitektur
SISTEMATIKA
PELAPORAN

BAB I PENDAHULUAN
BAB II TINJAUAN UMUM PROYEK
METODE PENELITIAN
BAB III TINJAUAN KHUSUS
a. Metode identifikasi yaitu dengan
BAB IV TEKNIS PELAKSANAAN
melihat secara langsung proses
PEKERJAAN
perencanaan di tempat praktik.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
b. Metode literatur yaitu digunakan
sebagai pengarah dan panduan dalam
penulisan laporan hasil kerja praktik
profesi.
Praktik
Lapangan KERANGKA BERFIKIR

Latar Teori
Belakang Perkuliahan

Ruang Lingkup
(Organisasi
Proyek)

Data Pencairan
Literatur Data

Analisa &
Evaluasi Data

Kesimpulan &
Saran
PENGERTIAN PROYEK
Suatu proyek merupakan upaya yang mengerahkan
sumber daya yang tersedia, yang diorganisasikan
untuk mencapai tujuan, sasaran dan harapan penting
tertentu serta harus diselesaikan dalam jangka waktu
terbatas sesuai dengan kesepakatan. (Dipohusodo,
1995).

TUJUAN PROYEK
1. Agar semua rangkaian kegiatan tersebut tepat waktu
2. Biaya yang sesuai
3. Kualitas sesuai dengan persyaratan.
4. Proses kegiatan sesuai persyaratan.
MACAM – MACAM PROYEK
1. Proyek konstruksi bangunan gedung (Building
Construction)
2. Proyek bangunan perumahan atau pemukiman
(Residential Contruction /Real Estate)
3. Proyek konstruksi rekayasa berat (Heavy
Engineering Construction)
4. Proyek konstruksi industri (Industrial
Construction)
STRUKTUR ORGANISASI
PROYEK
1. Pemilik proyek
2. Konsultan perencana
3. Konsultan pengawas
4. Pelaksana proyek

TAHAPAN PROYEK
1. Tahap perencanaan (planning)
2. Tahap perancangan (design)
3. Tahap pengadaan/pelelangan.
4. Tahap pelaksanaan (construction)
5. Tahap pemeliharaan.
SYARAT KONSULTAN PERENCANA HAK DAN KEWAJIBAN KONSULTAN PERENCANA
1. Memiliki akta notaris yang berisi tentang 1. Membuat perencanaan secara lengkap yang terdiri dari
kepemilikan modal, bentuk hukum dan gambar rencana, rencana kerja dan syarat-syarat,
organisasi. hitungan struktur, rencana anggaran biaya.
2. Izin Jasa Konstruksi (SIUJK). 2. Memberikan usulan serta pertimbangan kepada
3. Wajib Pajak pengguna jasa dan pihak kontraktor tentang
4. Terdaftar di panitia pengadilan atau pelaksanaan pekerjaan.
departemen keadilan (tergantung pada 3. Memberikan pekerjaan dan penjelasan kepada
bentuk bisnis). kontraktor tentang hal-hal yang kurang jelas dalam
5. Tercatat di papan perencanaan. gambar rencana, rencana kerja, dan syarat-syarat.
4. Membuat gambar revisi bila terjadi perubahan
pekerjaan.
5. Menghadiri rapat koordinasi pengelolaan proyek.
Lingkup kegiatan utama perusahaan adalah jasa
PROFIL PERUSAHAAN
konsultan dalam perencanaan yang meliputi :
Nama Perusahaan : CV. Decima Arsitek
A. Perencanaan (Rumah Sakit, Kantor, Hotel,
Alamat Perusahaan : Jl. Sukalestari No. 1, Sukajadi, Bandung
Rumah Tinggal, dll)
Jenis Perusahaan : Consultant Engineering
 Pra-rancangan survey lapangan
SIUP : 510/1-5059-BPPT/2010
 Rancangan Pengembangan
SITU : 503/IG-6347/BPPT/2010
 Rancangan Akhir
No. NPWP : 31.229.449.9-428.000
 Dokumen Pelaksanaan
No. Telp : 08122025529 / (022) 2007066
• DED (Detail Engineering Design)
Email : decimaarsitek2014@gmail.com
• RAB (Rencana Anggaran Biaya)
• BQ (Bill of Quantity)
SEJARAH PERUSAHAAN
• RKS (Rencana Kerja dan Syarat)
CV. DECIMA ARSITEK adalah usaha jasa yang bergerak
dalam bidang Arsitektur , Lansekap, Struktur dan ME B. Design and Build (Rumah Tinggal, Guest House,
dengan fokus pekerjaan desain dan pelaksanaan mencakup Ruko, dll)
lay out, bentuk bangunan, rencana anggaran biaya, dll.  Pra-rancangan
Perusahaan ini didirikan pada tanggal 04 April 2004 dan
merupakan perusahaan yang didirikan dan dikelola oleh  Rancangan Pengembangan
tenaga ahli dalam bidangnya.  Rancangan Akhir
 Pelaksanaan (Pengadaan Tenaga Kerja dan Logistik)
STRUKTUR ORGANISASI
- Rumah Sakit Hastien Husada Karawang PROYEK YANG SUDAH DI KERJAKAN
- Proposal Rumah Sakit St Najihah Banten
- Gedung Kantor Dinas Pemberdayaan
- Gedung Instalasi Gizi RSUD Ciawi Kabupaten Bogor
Masyarakat dan Desa Kabupaten Garut
- Rumah Sakit Hastien Karawang
- Perencanaan Gedung Workshop PT LRS
- Rumah Sakit Otak Sungai Penuh
- Rumah Sakit PHC Surabaya - Pengukuran Kekuatan Gedung T Berdasarkan
- Rumah Sakit AL Islam Bandung As Built Drawing PT LRS
- Masjid Pondok Pesantren Ulul Albab - Pengecekan Struktur Gedung PLN GIS Abadi
- Masjid At Taqwa Cibogo
Guna Papan
- Masjid RS Cisanca
- Desain Layout Lab Penelitian, Pengujian Ubin
- Pabrik AQUA Vietnam
- Bank Eksport Import cabang Kyai Tapa Jakarta
& Sanitair Serta Alih Teknologi Balai Besar
- BRI cabang Pekalongan Jawa Tengah Keramik
- BNI cabang Tembilahan Riau - Penyusunan Desain Rinci Rumah Susun
- Desain Perpustakaan IKIP Padang Wilayah III
- Museum Kota Sungai Penuh
Kerja praktek dilaksanakan selama 3 bulan
BULAN 1 BULAN 2 BULAN 3 DATA PROYEK
N
URAIAN PEKERJAAN Nama Proyek : Perencanaan Kos – Kosan 3 Lantai
O 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
Lokasi : Jl. Makmur No. 9, Bandung
Mempelajari desain                         Fungsi Bangunan : Hunian Sewa
1 Jumlah Lantai : 3 Lantai
awal yang sudah ada
Pemilik : Bapak Doni & Ibu Ani
Membuat denah                        
2 Konsultan Perencana : CV. DECIMA ARSITEK
alternatif
3 Membuat gambar kerja                        
4 Membuat 3D fasade                        
DESAIN AWAL KOS - KOSAN

Denah lantai 1 disewakan sebagai paviliun dan terdapat pula


4 unit kamar kos. Lantai 1 memiliki ruang sebagai berikut :
a. Ruang tamu
b. Ruang keluarga
c. Kamar tidur utama
d. Kamar tidur anak
e. Pantry
f. Kamar mandi
g. Tangga untuk sirkulasi vertikal
h. Area parkir
DESAIN AWAL KOS - KOSAN

Pada denah lantai 2 digunakan sebagai area kamar kos –


kosan yang terdiri dari 10 unit kamar kos, 10 unit toilet, dan
tangga untuk sirkulasi.
DESAIN AWAL KOS - KOSAN

Pada denah lantai 2 dan 3 yaitu denah tipikal yang


digunakan sebagai area kamar kos – kosan yang terdiri dari
10 unit kamar kos, 10 unit toilet, dan tangga untuk sirkulasi.
Jadi total seluruh kamar kos – kosan terdapat 24 unit kamar.
DESAIN AWAL KOS - KOSAN
TAMPAK
- Untuk tampak memaksimalkan bagian tampak
depan karena bangunan kos – kosan ini di apit
oleh bangunan lain.
- Fasade bangunan menggunakan konsep klasik
dimana dilantai 1 terdapat 2 buah pilar
- Terdapat list – list profil untuk menambah
aksen pada bangunan sehingga lebih
menambah kesan klasik.
- Bukaan pada jendela dan pintu tidak hanya
terdapat kusen dan kaca saja tetapi terdapat
muntin bar untuk memisahkan panel dari kaca
sehingga menjadi bagian bagian kecil.
HASIL DISKUSI DENGAN OWNER
N
PERMASALAHAN PEMBAHASAN
O
GSB di sesuaikan dengan jl
1 GSB
Makmur yaitu 8m
2 Fasade - Finishing tidak
menggunakan cat
namun menggunakan
bata ekspos.
- Pilar pilar dibagian
depan dihilangkan
3 Parkir Memaksimalkan lahan parkir
sesuai dengan unit kamar yang
ada atau lebih
4 Pos jaga Penambahan bangunan pos
jaga
5 Sirkulasi vertikal Menambahkan sebuah lift
supaya tidak hanya ada tangga
saja
6 Penjaga kos Membuat jalur penghubung
antara proyek kos –kosan ini
dengan kos – kosan rahayu
supaya penjaga kos bisa
mengontrol kedua kos – kosan
tersebut dengan mudah
Pada bagian belakang bangunan yang
PERUBAHAN DESAIN SETELAH DISKUSI
semula tertutup dinding sekarang
LANTAI 1
memiliki bagian yang terbuka untuk
membuat jalur penghubung antara Ruang ini semula dijadikan untuk kamar
kos – kosan makmur dan kos –kosan kos tetapi dikarenakan owner menginginkan
rahayu. lahan parkir maka ruangan ini pun dirubah
menjadi area parkir.
Pada sirkulasi vertikal owner
meminta untuk ditambahkan
lift sehingga bentuk tangga Pada denah awal bagian ruang ini adalah
menjadi mengelilingi lift. koridor untuk menuju kamar kos di lantai 1.
Sedangkan sekarang menjadi koridor untuk
jalan masuk ke area parkir motor.
Penambahan pos jaga yang
diletakan pada bagian depan
bangunan.
PERUBAHAN DESAIN SETELAH DISKUSI

Posisi Jalur Penghubung Kos – Kosan Makmur Dengan Rahayu

ah a yu
sa nr
s – ko
Ko
Kos – kosan
makmur
PERUBAHAN DESAIN SETELAH DISKUSI
LANTAI 2
Pada bagian belakang bangunan yang
semula tertutup dinding sekarang
memiliki bagian yang terbuka untuk B
membuat jalur penghubung antara
kos – kosan makmur dan kos –kosan
rahayu.

Pada sirkulasi vertikal owner


meminta untuk ditambahkan A
lift sehingga bentuk tangga
menjadi mengelilingi lift.
PERUBAHAN DESAIN SETELAH DISKUSI
LANTAI 3

Pada sirkulasi vertikal owner


meminta untuk ditambahkan
lift sehingga bentuk tangga
menjadi mengelilingi lift.
PERUBAHAN DESAIN SETELAH DISKUSI
FASADE

Penambahan bukaan jendela


pada bagian atap untuk
bagian kamar mezzanine. Pemberian ornamen pada
bagian pinggir jendel untuk
memberikan bangunan
kesan lebih klasik.

Finishing yang semula


menggunakan cat berwarna
putih diubah menjadi bata
ekspos.
KESIMPULAN
Berdasarkan pengamatan praktikan selama melakukan
kerja praktek, penulis mendapatkan beberapa kesimpulan yaitu

1. Dalam proses perencanaan suatu proyek sangat


diperlukan koordinasi yang baik antara pemilik dan
SARAN
konsultan supaya tercapai hasil yang maksimal sesuai
1. Untuk perencaan setiap bangunan seharusnya lebih
tujuan yang telah ditetapkan.
memperhatikan fasilitas penunjang seperti lahan parkir
2. Pelaksanaan proses untuk proyek ini dilakukan dengan
penunjukan langsung dari pihak owner atau pemilik. karena pada bangunan ini area parkir tidak sesuai
3. Lahan yang terbatas dan keinginan owner untuk dengan jumlah kamar.
memaksimalkan jumlah kamar yang tersedia menjadikan 2. Seharusnya terdapat ruang dapur bersama pada tiap
unit – unit kamar pada bangunan menjadi kurang standar lantai supaya lebih nyaman untuk kegiatan memasak,
terutama pada bagian toilet yang hanya menyediakan
jangan hanya terdapat meja kompor dan wastafel saja.
shower dan closet duduk.
4. Lahan parkir untuk mobil masih kurang karena hanya
cukup untuk 4 mobil sedangkan menurut owner biasnya
penghuni kos tersebut kebanyakan dokter atau perawat
yang bekerja di RSHS.
TERIMAKASIH