Anda di halaman 1dari 9

Siklus Akuntansi

Perusahaan Jasa
Siklus akuntansi perusahaan jasa
EDIT IN GOOGLE SLIDES
Click on the button under the presentation
preview that says "Use as Google Slides
Theme".
You will get a copy of this document on your
Google Drive and will be able to edit, add or
delete slides.
You have to be signed in to your Google
account.

More info on how to use this template at


www.slidescarnival.com/help-use-presentation-template

This template is free to use under Creative Commons Attribution license. You can keep the Credits
slide or mention SlidesCarnival and other resources used in a slide footer.

2
Karena kalian udah belajar sampai neraca saldo,
maka kita akan lanjutkan ke penyesuaian neraca
saldo/ adjusment/ jurnal penyesuaian

3
Jurnal Penyesuaian adalah jurnal
akuntansi yang digunakan untuk
melakukan proses penyesuaian terhadap
pos/akun atau transaksi-transaksi
tertentu dalam proses penyusunan
laporan keuangan. Jurnal penyesuaian
(AJP) dibuat akhir periode.
Akun akun yang membutuhkan jurnal
penyesuaian yaitu:
A. Kelompok akun yang melibatkan penerimaan atau pengeluaran kas di awal:
1. Beban dibayar di muka
2. Pendapatan diterima di muka
 
B. Kelompok akun yang melibatkan penerimaan atau pengeluaran kas di belakang:
3. Piutang pendapatan
4. Beban yang masih harus dibayar

5. Penyusutan Peralatan

5 .
 1. Beban Dibayar Di Muka/ beban DBM (prepaid expenses)
Beban tersebut sudah kita bayar, tapi jasa atau barangnya belum diterima.
Beban DBM dicatat sebagai aset.
- Tanggal 01 Januari 2019:
PT Anak Zaman Now membeli bahan habis pakai/perlengkapan sebesar Rp
1.350.000.
Atas transaksi ini perusahaan membuat catatan jurnal umum sebagai
berikut:
Perlengkapan Rp 1.350.000
Kas Rp 1.350.000

-Tanggal 31 Januari 2019: Di debit beban


 PT Anak Zaman Now menghitung sisa bahan habis pakai yang telah perlengkapan
digunakan, dan ternyata jumlah sisa bahan habis pakai sebesar Rp 550.000 bertambah sebesar
Berarti jumlah bahan habis pakai yang digunakan sebesar: Rp 800.000
= Rp 1.350.000  – Rp 550.000 = Rp 800.000
 
Perlengkapan
Untuk meng-update kondisi tanggal 31 Januari 2019, maka dibuat jurnal berkurang/terpakai
penyesuaian seperti berikut ini: sebesar Rp 800.000,
Beban perlengkapan Rp 800.000 maka disimpan di sisi
perlengkapan Rp 800.000 kredit
6
2. Pendapatan diterima dimuka/ pendapatan DTM

Pendapatan DTM masuk dalam golongan utang.


Pada tanggal 1 Februari 2019 perusahaan menerima pembayaran
sewa gedung sebesar Rp 360.000 (120.000/bln) dari pelanggan untuk
jangka waktu 3 yaitu bulan Februari, Maret, dan April.
Dicatat dalam jurnal umum:
Kas Rp 360.000
Sewa DTM Rp 360.000

Pada akhir pebruari, kita bisa menganggap Sewa DTM berkurang


sebesar Rp 120.000 , maka disimpan di sisi debit. Selain itu kita
sudah bisa mengakui pendapatan sewa untuk bulan tersebut (dicatat
di sisi kredit),
sehingga kita buat jurnal penyesuaiannya :
Sewa DTM Rp 120.000
pendapatan sewa Rp. 120.000

7
3. Piutang Pendapatan

tanggal 15 Maret 2019., PT Berkah Jaya menandatangani perjanjian dengan perusahaan PT Sukses
Mulia Jaya untuk menyediakan jasa konsultasi accounting. Untuk jasanya, PT Berkah akan dibayar
dengan tarif Rp 20.000/jam dan bayarannya akan diterima sebulan kemudian yaitu tanggal 15 April
2019.
Per 31 Maret 2019, PT Berkah Jaya telah memberikan 25 jam jasa konsultasi pada PT Sukses Mulia
Jaya.
Meskipun pendapatan Rp 500.000 (25 jam x Rp 20.000) akan diterima 15 April 2019, PT Berkah Jaya
telah mengakui pendapatan di bulan Maret 2019 (selama 2 minggu, 15 maret-30April)
Jurnal  penyesuaian untuk mencatat klaim terhadap pelanggan (piutang usaha) dan pendapatan honor
di bulan Maret 2019 adalah
Jurnal penyesuaian:
Piutang Usaha  Rp 500.000
Pendapatan Kotor  Rp 500.000

8
4. Beban yang masih harus dibayar
pada tanggal 31 Maret 2017 ada gaji yang belum dibayar sebesar Rp
3.000.000
Maka kita buat jurnal penyesuaian:
Beban gaji Rp 3.000.000
Utang gaji Rp 3.000.000

5. Jurnal Penyesuaian Penyusutan Peralatan


Contoh aset tetap adalah peralatan kantor seperti meja, kursi dan komputer yang seiring
berjalannya waktu, peralatan akan semakin menurun/menyusut kualitasnya. Penurunan
manfaat ini disebut penyusutan atau depresiasi (depreciation).
Nilai pembelian peralatan Kantor adalah Rp 1.800.000, setiap bulan
kualitasnya/manfaatnya menyusut sebesar Rp 50.000, maka dibuat
Jurnal penyesuaian:
Beban Penyusutan/depresiasi peralatan Rp 50.000
Akumulasi penyustn peralatan Rp 50.000