Anda di halaman 1dari 16

TEKNIK PENGAMBILAN

KEPUTUSAN

Nama Kelompok

1. Dwi Wisnu Aji 20101021039


2. Nadlurotul Kholiffah 20101021042
3. Safira Halimatul H 20101021048
4. Silfia Febriyanti 20101021052
5. Muhammad Sholahuddin 20101021078
6. Yoga Pamungkas 20101021081
7. Rina Khoirona 20101021093

Akuntansi Manajerial
DEFINISI PENGAMBILAN KEPUTUSAN TAKTIS

adalah pemilihan dari berbagai alternatif dengan hasil langsung


atau terbatas yang dapat terlihat. Tujuan : untuk memilih memilih
strategi strategi alternatif alternatif sehingga sehingga dapat
tercapai tujuan jangka panjang. Merupakan model keputusan
yang didasarkan dari informasi akuntansi differensial sehingga
manajemen memperoleh gambaran terhadap potensi dan
kemampuan perusahaan dalam memperoleh peluang untuk
meningkatkan laba perusahaan.

Pengambilan keputusan taktis harus mendukung tujuan


keseluruhan meskipun tujuan langsungnya berjangka pendek
atau berskala kecil. Pengambilan keputusan yang tepat yaitu
keputusan yang dibuat tidak hanya mencapai tujuan terbatas,
tetapi juga jangka panjang.
1. Kenali dan definisikan masalah

2. Identifikasi setiap alternatif


sebagai solusi yang layak atas
masalah tersebut

3. Identifikasi biaya dan manfaat


yang berkaitan dengan setiap
alternatif yang layak
LANGKAH PENGAMBILAN KEPUTUSAN
4. Hitunhg total biaya dan manfaat TAKTIS
yang relevan dari setiap
alternatif

5. Nilai faktor - faktor kualitatif

6. pilih alternatif yang


menawarkan manfaat terbesar
secara keseluruhan
KONSEP KEPUTUSAN TAKTIS DAPAT DIGUNAKAN DALAM BERBAGAI
SKENARIO PEMBUATAN KEPUTUSAN

1. MEMBELI ATAU MEMPRODUKSI SENDIRI

Kapasitas Mesin. apakah ada kapasitas yang msih menganggur?


• Memiliki kemampuan untuk membuat sendiri
• Terdapat biaya tetap yang belum terserap secara keseluruhan
• Ada tawaran proses sejenis di pasar
Contoh : Sesuai dengan kebutuhan , perusahaan akan membuat suku cadang
sebanyak 100.000 unit, Harga yang ditawarkan oleh pasar seandainya membeli
dalam bentuk barang jadi adalah Rp. 350 per unit.

PENGHITUNGAN MANFAAT BIAYA:


HARGA BELI (350 x 100.000) : Rp 35.000.000
TAKSIRAN BIAYA PRODUKSI : Rp 27.000.000
PENGHEMATAN BIAYA YANG DIPEROLEH : Rp 8.000.000
KEPUTUSAN : PERUSAHAAN AKAN MEMPRODUKSI SENDIRI KARENA LEBIH
MENGUNTUNGKAN ADA PENGHEMATAN BIAYA
2. MENGHENTIKAN ATAU MELANJUTKAN

Memutuskan apakah suatu segmen atau lini produksi harus dilanjutkan atau
diberhentikan. Contoh : Norton Materials memproduksi balok, bata, genteng.
Estimasi laba rugi yang dibuat tiap segmen sbb:
Analisa :

• Proyeksi kinerja segmen genteng menunjukkan margin yang negatif


• Meningkatkan penjualan yang sudah tidakmemungkinkan karena pasar
sudah jenuh
• Mengurangi biaya sudah tidak memungkinkan karena biaya sudah ditekan
sejak dua tahun yang lalu
• Keputusan : perbaikan kinerja sudah tidak bisa dilakukan disegmen atau
lini genteng. Sehingga manajemen memutuskan untuk menghentikan
segmen genteng. Dengan menghentikan segmen genteng maka akan ada
penghematan dan menaikkan laba sbesar $35.000 ( 45.000 – 10.000 )
3. MENERIMA ATAU MENOLAK PESANAN KHUSUS

• Keputusan pesanan khusus berfokus untuk menerima atau menolak pesanan


khusus
• Biaya tetap akan tetap terjadi walaupun tidak ada tambahan pesanan,
sehingga sehingga tidak masuk sebagai biaya relevan dalam biaya pesanan.
• Tidak ada biaya komisi dan distribusi karna distributor langsung
berhubungan dengan perusahaan langsung sebagai produsen ice cream
4. MENJUAL ATAU MEMPROSES LEBIH LANJUT DATA TAMBAHAN :

Keputusan penting harus dibuat manager mengenai apakah akan menjual


atau memproses lebih lanjut produk gabungan setelah titik pemisahan.
Dalam membuat keputusan, biaya yang dikeluarkan sebelum titik pemisah
tidaklah relevan. Biaya yang relevan adalah pendapatan yang akan diterima
dan biaya yang harus dikeluarkan jika produk doiproses lebih lanjut.
a. Unit yang terjual 10.000, harga Rp. 10.000 /unit
b. Total Biaya yang diperhitungkan Rp. 70.500.000
c. Laba Bersih yang diperhitungkan Rp. 29.500.000
d. Diproses menjadi produk A-1, dan tidak memerlukan investasi mesin baru.
e. Tambahan yang diperlukan untuk proses lanjut adalah Rp. 5.000 per unit.
Dan harga jual setelah setelah proses lanjut adalah Rp. 18.500.
5. KEPUTUSAN BAURAN

Produk setiap bauran selalu mencerminkan suatu alternatif yang mengandung


tingkat laba terkait dan manajer akan memilih alternatif yang akan memaksimalkan
total laba. Pemilihan bauran produk ini akan menemui kendala sumber daya, oleh
karena itu perlu ditetapkan dengan solusi perbandingan produk yang dihasilkan
untuk untuk menghasilkan total laba maksimal. Contoh : perusahaan memproduksi
x dan y, margin kontribusi x = $25, y = $10. waktu yang dibutuhkan untuk
memproduksi x = 2 jam, Y = 0,5 jam. Kapasitas maksimal pertahun = 40.000jam.
BIAYA RELEVAN

ETIKA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Dalam pengambilan keputudsn taktis, masalah etika selalu berkaitan dengan cara
keputusan diimplementasikan dan kemungkinan pengorbanan sasaran jangka
panjang untuk hasil jangka pendek. Baiaya relevan berguna dalam pengambilan
keputusan taktis – keputusan yang memiliki gambaran langsung atau sasaran
terbatas dalam pikiran. Namun, pengambilan keputusan harus selalu
mempertahankan kerangka kerja etis.
DEFINISI BIAYA RELEVAN

Adalah biaya masa depan yang berbeda pada setiap alternatif. Semua
keputusan berhubungan dengan masa depan sehingga hanya biaya masa
depan yang dapat menjadi relevan dengan keputusan. Namun, untuk menjadi
relevan, suatu biaya tidak hanya merupakan biaya masa depan, tetapi juga
harus berbeda dari satu alternatif dengan alternatif lainnya. Jika biaya masa
depan terdapat pada lebih dari satu alternatif, maka biaya tersebut tidak
memiliki pengaruh terhadap keputusan. Biaya demikian disebut biaya tidak
relevan. Kemampuan untuk mengidentifikasi biaya relevan dan tak relevan
merupakab suatu ketrampilan pengambilan keputusan yang penting.
RELEVANSI, PERILAKU BIAYA DAN MOFDEL PENGGUNAAN SUMBER DAYA
AKTIVITAS

Kunci utama dalam memahami biaya relevan atau tidak relevan ini
adalah bahwa perubahan terhadap permintaan dan penawaran atas sumber
daya aktivitas harus dipertimbangkan dalam penilaian relevansi.
Jika perubahan dalam penawaran dan permintaan sumber daya
terhadap beberapa alternatif menyebabkan perubahan dalam pengeluaran
sumber daya merupakan biaya relevan yang harus digunakan dalam menilai
keunggulan relatif dari dua alternatif
CONTOH APLIKASI BIAYA RELEVAN
Keputusan untuk membuat atau Membeli
PENETAPAN HARGA

 Penetapan Harga Berdasarkan Biaya


Pendapatan harus menutup biaya perusahaan untuk menghasilkan laba,
banyak perusahaan menetapkan biaya dalam menentukan harga terlebih
dahulu.

 Perhitungan Biaya Target dan Penetapan Harga


Perhitungan biaya target dapat digunakan paling efektif pada tahap desain dan
pengembagan siklus hidup produk

 Aspek Hukum dari Penetapan Harga


Secara umum biaya merupakan justifikasi penting untuk harga.
- Penetapan harga predator
Merupakan praktik pengaturan harga yang lebih rendah dari biaya
dengan tujuan merugikan pesaing dan mengeliminasi persaingan. Harga
predator dalam pasar internasional disebut dumpling
- Deskirminasi harga
Adalah pengenaan harga yang berbeda kepada beberapa pelanggan atas
produk - produk yang pada dasarnya sama.
 Keadilan dan enetapan Harga
Standar masyarakat mengenai keadilan memiliki dampak penting terhadap harga. Eksploitasi
harga dikatakan terjadi jika ketika perusahaan dengan kekuatan pasar menghargai produknya “
sangat tinggi “
TERIMA KASIH