METODE PENELITIAN ADMINISTRASI (MPA)
BAGIAN 7

PARADIGMA PENELITIAN

Paradigma penelitian dibuat dalam suatu gambar yang terdiri dari simbol variabel dan tanda anak panah yang menunjukkan hubungan atau pengaruh antar variabel. atau pola pikir tentang hubungan antara berbagai variabel penelitian. tidak disebutkan nama variabelnya. . model. Dalam gambar paradigma penelitian.PENGERTIAN DAN KEGUNAAN PARADIGMA PENELITIAN Paradigma Paradigma penelitian adalah pandangan. yang ditulis hanya simbol variabelnya (X atau Y).

. merumuskan hipotesis. dan instrumen penelitian. serta teknik analisis data yang akan digunakan. variabelditelitinya. 2.Kegunaan paradigma penelitian yaitu : 1. penelitian. Menjadi pedoman bagi peneliti dalam merumuskan masalah penelitian. menentukan metode penelitian. Memudahkan peneliti dalam memahami pola Memudahkan hubungan antar variabel-variabel yang ditelitinya. memilih teori yang relevan.

TANDA DAN SIMBOL DALAM PARADIGMA PENELITIAN Simbol kotak atau lingkaran yang di dalamnya terdapat huruf sebagai lambang variabel. X Y = variabel bebas = variabel terikat Simbol kotak atau lingkaran yang digunakan tergantung dari kebiasaan di Program Studi yang bersangkutan (yang biasa kita gunakan adalah simbol kotak). misalnya X (variabel bebas). . dan sebagainya. Y (variabel terikat).

berpengaruh´ dibacanya ³berpengaruh´. korelasi/ akibat). tersebut. atau korelasi/hubungan kausal (sebab akibat). artinya pengaruh satu.Tanda panah berkepala satu. di mana arah anak panah menunjukkan arah pengaruh atau hubungan kausal tersebut. .

dibacanya ³berkorelasi / berhubungan´. korelasi/ hubungan timbal balik (reciprocal).Tanda panah berkepala dua. artinya korelasi/ dua. berhubungan´ .

dibacanya ³sama-sama mempengaruhi´. artinya satu. pengaruh bersama-sama dari dua atau lebih bersamasamamempengaruhi´ variabel.Tanda panah ganda berkepala satu. variabel. .

CATATAN : Paradigma penelitian dibaca dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah sesuai urutan pada gambar. (cara membaca paradigma penelitian akan dijelaskan kemudian) .

BENTUKBENTUK-BENTUK PARADIGMA PENELITIAN 1. Paradigma sederhana berurutan 3. Paradigma ganda dengan dua atau lebih variabel terikat 6. Paradigma ganda dengan tiga atau lebih variabel bebas 5. Paradigma sederhana 2. Paradigma ganda dengan dua variabel bebas 4. Paradigma ganda dengan dua variabel bebas dan dua variabel terikat 7. Paradigma jalur .

.1. Gambar 1 : Gambar 2 : X Y X Y Misalnya X = Pengawasan. Pengawasan. terikat. Y = Disiplin Kerja Pegawai. Pegawai. PARADIGMA SEDERHANA Paradigma sederhana terdiri dari satu variabel bebas dan satu variabel terikat. Paradigma pada gambar 1 dibaca : ³Pengawasan (X) berkorelasi dengan Disiplin Kerja Pegawai (Y)´ sedangkan pada paradigma pada gambar 2 dibaca : ³Pengawasan (X) mempengaruhi Disiplin Kerja Pegawai (Y)´.

(hasil). . proses. Paradigma di atas dibaca : ³Kualitas Input (X1) mempengaruhi Kualitas Proses (X2).2. berurutan. Gambar : X1 X2 X3 Y Misalnya X1 = Kualitas input (masukan). X2 = Kualitas (masukan). Kualitas Proses (X2) mempengaruhi Kualitas Output (X3). X3 = Kualitas output (keluaran). PARADIGMA SEDERHANA BERURUTAN Paradigma sederhana berurutan (serial) terdiri dua atau lebih variabel bebas dan satu variabel terikat yang disusun secara berurutan. Y = Kualitas (keluaran). proses. outcome (hasil). (Y)´. dan Kualitas Output (X3) mempengaruhi Kualitas Outcome (Y)´.

Human Relations (X2) mempengaruhi Semangat Kerja Pegawai (Y). . Kepemimpinan (X1) dan Human Relations (X2) sama-sama samamempengaruhi Semangat Kerja Pegawai (Y)´. Y = Semangat Kerja Pegawai Paradigma di atas dibaca : ´Kepemimpinan (X1) berhubungan dengan Human Relations (X2). Human Relations (X2) berhubungan dengan Kepemimpinan (X1). PARADIGMA GANDA DENGAN DUA VARIABEL BEBAS Gambar : X1 Y X2 Misalnya X1 = Kepemimpinan.3. X2 = Human Relations. Kepemimpinan (X1) mempengaruhi Semangat Kerja Pegawai (Y).

PARADIGMA GANDA DENGAN TIGA ATAU LEBIH VARIABEL BEBAS Gambar : X1 X2 X3 Misalnya : X1 = Kepemimpinan X2 = Human Relations X3 = Motivasi Y = Kinerja Pegawai Y .4.

Kepemimpinan (X1) mempengaruhi Kinerja Pegawai (Y).Paradigma di atas dibaca : ´Kepemimpinan (X1) berkorelasi dengan Human Relations (X2) dan Motivasi (X3). Motivasi (X3) mempengaruhi Kinerja Pegawai (Y). Motivasi (X3) berkorelasi dengan Kepemimpinan (X1) dan Human Relations (X3). Kepemimpinan (X1). sama- . Human Relations (X2). dan Motivasi (X3) sama-sama mempengaruhi Kinerja Pegawai (Y)´. Human Relations (X2) berkorelasi dengan Kepemimpinan (X1) dan Motivasi (X3). Human Relations (X2) mempengaruhi Kinerja Pegawai (Y).

Pegawai. Y1 = Efektivitas Kerja Pegawai. Y2 = Kinerja Pegawai Paradigma di atas dibaca : ´Disiplin Kerja Pegawai (X) mempengaruhi Efektivitas Kerja Pegawai (Y1) dan Kinerja Pegawai (Y2) Efektivitas Kerja Pegawai (Y1) berkorelasi dengan Kinerja Pegawai (Y2)´.5. Pegawai. PARADIGMA GANDA DENGAN DUA ATAU LEBIH VARIABEL TERIKAT Gambar : X Y2 Misalnya X = Disiplin Kerja Pegawai. Y1 .

6. PARADIGMA GANDA DENGAN DUA VARIABEL BEBAS DAN DUA VARIABEL TERIKAT Gambar : X1 Y1 X2 Y2 Misalnya : X1 = Kelengkapan Sarana dan Prasarana X2 = Kualitas Pelayanan KTP Y1 = Jumlah KTP yang Dihasilkan Y2 = Kepuasan Pemohon KTP .

Paradigma penelitian di atas dibaca : Kelengkapan Sarana dan Prasarana (X1) berkorelasi dengan Kualitas Pelayanan KTP (X2). Kelengkapan Sarana dan Prasarana (X1) mempengaruhi Jumlah KTP yang Dihasilkan (Y1) dan Kepuasan Pemohon KTP (Y2) Kualitas Pelayanan KTP (X2) mempengaruhi Jumlah KTP yang Dihasilkan (Y1) dan Kepuasan Pemohon KTP (Y2) Jumlah KTP yang Dihasilkan (Y1) berkorelasi dengan Kepuasan Pemohon KTP (Y2) .

7. Gambar : I X1 X2 J Y1 Y3 X3 X4 Y2 Misalnya : X1 = Tingkat Sosial Ekonomi Keluarga X2 = Tingkat Kecerdasan (IQ) Mahasiswa X3 = Kualitas Dosen X4 = Fasilitas Kampus Y1 = Motivasi Belajar Belajar Y2 = Aspirasi Pendidikan dan Jabatan Y3 = Prestasi Belajar .

TUGAS / PR (dikumpulkan minggu depan) Bagaimana membaca paradigma penelitian di atas ? .

Pada paradigma penelitian yang berupa pengaruh dapat ditambahkan variabel epsilon ( ). yaitu variabel-variabel lain variabeldi luar variabel X yang mempengaruhi variabel Y. masih ada beberapa bentuk paradigma penelitian atas. lainnya yang merupakan kombinasi dari bentuk-bentuk bentuktersebut.Selain 7 bentuk paradigma penelitian yang sudah dijelaskan di atas. tersebut. peneliti. Variabel epsilon digambarkan dengan tanda panah berkepala satu menuju ke variabel Y. X Y Pada paradigma penelitian juga dapat ditambahkan variabel moderator atau variabel intervening. . tergantung dari variabelvariabel-variabel yang diteliti oleh seorang peneliti. peneliti. Hal itu tergantung dari variabel-variabel yang variabelditeliti oleh seorang peneliti.

Paradigma penelitian dibuat dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah dengan memberikan tanda panah yang sesuai. sehingga tidak salah dalam membuat tanda panah. X2. misalnya X. sejajar. Pahami hubungan/korelasi atau pengaruh antara variabel yang satu dengan variabel lainnya. tidak tumpang tindih. dan enak dipandang. X1. Berikan simbol huruf untuk variabel-variabel yang variabelditeliti. Paradigma penelitian dibuat secara sistematis.MEMBUAT PARADIGMA PENELITIAN Cara membuat paradigma penelitian yaitu : 1. paralel. 2. 3. dan sebagainya. 4. berurutan. Y. dan simetris. . sehingga tidak membingungkan.

Pegawai. Pegawai. buatlah paradigma penelitian yang baik dan benar ! . Y1 berkorelasi dengan Y2 berkorelasi Berdasarkan uraian di atas. Y2 = Semangat Kerja Pegawai. Kepemimpinan. X1 mempengaruhi X2 b. X3 mempengaruhi Y1 g. X2 berkorelasi dengan X3 berkorelasi d.TUGAS / PR (dikumpulkan minggu depan) depan) Di dalam suatu penelitian terdapat lima variabel yaitu : X1 = Filsafat Manajemen yang dianut. Pegawai. Pola hubungan/korelasi dan pengaruh antar variabel-variabel hubungan/ variabeltersebut yaitu sebagai berikut : a. X3 mempengaruhi Y2 h. X2 mempengaruhi Y2 f. X2 = Gaya dianut. Y1 = Kepuasan Kerja Relations. X2 mempengaruhi Y1 e. X1 mempengaruhi X3 c. X3 = Human Relations. Kepemimpinan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful