Anda di halaman 1dari 14

METODE PENGENDALIAN GULMA

TERPADU
Pengendalian gulma di perkebunan adalah
dengan metode terpadu.

Berdasar definisi metode terpadu terlihat ada dua


pokok penting, yaitu : 1.pengendalian tdk hanya
mutlak dgn satu metode tapi gabungan beberapa
metode yang mungkin secara tepat.

2. Metode terpadu ditujukan untuk menekan


populasi gulma, bukan untuk memberantas atw
musnahkan secara total
Pengertian “ pengendalian gulma dgn gabungan
beberapa metode yang mungkin secara tepat “
adalah menetapkan gabungan beberapa
metode yang sesuai dgn keadaan tanaman dan
lingkungan, sesuai berdasar ketersediaan
peralatan, tenaga terampil & bahan-bahan
serta aman thd manusia & lingkungan
Pemberantasan gulma (weed
eradication) cenderung
mengakibatkan gundulnya
permukaan tanah sehingga
mendorong erosi dan cenderung
pula mengakibatkan penggunaan
herbisida secara berlebihan. Dgn
demikian mencemari lingkungan
Di perkebunan, rumusan pemberantasan
hanya dikenakan kepada gulma tertentu
yang sangat merugikan apabila tumbuh di
areal pertanaman, yaitu lalang (Imperata
cylindrica) karena efek persaingan,
cepatnya berkembang biak, alelopati & sulit
pengendalian, sambung rambat (Mikania
sp.), gulma kucingan (Mimosa sp.) juga di
berantas dari jalur tanaman karena berduri
sehingga ganggu kegiatan kerja.
Menekan populasi gulma dan
mempertahankannya pada tingkat yg tdk
merugikan berarti mengendalikan (control)
gulma agar tumbuh pada tingkat kerapatan
dan tinggi tertentu serta mengendalikan
jenis (species) yg tumbuh agar hanya
terdiri dari jenis-jenis yg tidak
menimbulkan kerugian yg berarti
Dari defenisi “Metode Terpadu”
terlihat bahwa tindakan menekan
populasi gulma dilakukan sehingga
mencapai tingkat yang tidak
merugikan.
Pengertian tingkat yang tidak
merugikan dapat dipandang dari 2
sudut, yaitu dari sudut biologi dan
dari sudut ekonomi. Masing-masing
dikenal dgn istilah ambang biologis
dan ambang ekonomis.
Metode terpadu
Tidak merugikan

Ambang biologis Ambang ekonomis

..? .. ?
 Tingkat ambang biologis adalah tingkat maximum
pertumbuhan gulma tertentu yang masih dapat
ditenggang karena belum menimbulkan efek
persaingan yang merugikan pertumbuhan dan
produksi tanaman. Bila tingkat pertumbuhan gulma
naik akan menimbulkan kerugian bagi tanaman
sebagai akibat pertumbuhan gulma.

 Tingkat ambang ekonomi gulma adalah tingkat


maximum pertumbuhan gulma yang masih dapat
ditenggang karena belum menimbulkan kerugian
ekonomi
 Tingkat ambang ekonomi dapat
juga dikatakan sebagai tingkat
pertumbuhan gulma dimana
tindakan pengendalian harus
dilaksanakan untuk mencegah
pertumbuhan gulma mencapai
tingkat yang merugikan
perusahaan.
 Dalam menetapkan metode pengendalian
gulma secara terpadu pada suatu
perkebunan dimana kondisi tanamannya
dan pertumbuhan gulmanya tidak
seragam,sehingga tdk dapat secara total
dikenakan dgn teknik pengendalian gulma
yg seragam. Dengan demikian
kebijaksanaan pengendalian gulma harus
ditetapkan secara diskriminatif
berdasarkan kondisi tanaman,komunitas
gulma,kondisi lapangan & pertimbangan
ekonomi.
TERIMA KASIH
TERIMA KASIH