Anda di halaman 1dari 5

UROLITIASIS

SKENARIO KASUS

Tn. X , 30 tahun, tiba - tiba merasa nyeri pinggang kiri yang tidak tertahankan. Oleh istrinya, Tn. X
dibawa ke IGD rumah sakit. Tn. X mengaku sejak dua minggu yang lalu, pernah kencing keluar batu. Dan
selama 1 minggu ini, ia juga mengeluhkan demam. BAK dirasakan anyang - anyangan dan berwarna keruh.
Setelah melakukan anamnesis dan pemeriksaa fisik, dokter jaga IGD, menyuntik Tn. X dengan obat analgetika.

Dari hasil pemeriksaan penunjang didapatkan kadar Hb 12 g/dL, leukosit 15.000/dL, kreatinin 1,0 mg/dL,
dan terdapat leukosituria >50/LPB, dan bakteriuria (+++). Setelah diketahui fungsi ginjalnya baik, dilakukan foto
IVP dan hasilnya adanya sumbatan ringan saluran ureter yang disebabkan karena batu ureter ukuran 3 mm. Tn.
X disarankan untuk minum banyak dan berolah raga serta kontrol ke poliklinik urologi 1 minggu lagi, selain harus
mengonsumsi obat antibiotik, anti nyeri, dan diuretik dan juga mengambil hasil pemeriksaan kultur urin
TERMINOLOGI

• BATU
• URIN
• LEUKOSIT
• BAKTERI
• ANALGETIK
• IVP
• DIURETIK
PROBLEM

• Adakah hubungan antara usia pasien dengan keluhan • 8. Apa makna hasil dari berbagai pemeriksaan
nyeri? penunjang?
• 2. Apa saja faktor pembentuk batu pada saluran kencing? • 9. Mengapa dokter menyatakan bahwa fungsi ginjal
• 3. Apa saja penyebab nyeri dan dimnakah lokasinya? pasien baik?

• 4. Mengapa pasien diberi obat analgetik? • 10. Apa saja penatalaksanaan yang dapat diberikan
kepada kondisi pasien dalam skenario?
• 5. Apa hubungan kencing batu, anyang-anyangan, kencing
keruh, dan bakteriuria? • 11. Apa saja macam-macam kencing batu?

• 6. Mengapa pasien mengalami demam dalam seminggu, • 12. Apa indikasi dan interpretasi hasil pemeriksaan
sedangkan kencing mengeluarkan batu 2 minggu kultur urin?
sebelumnya? • 13. Apa patofisiologi nyeri pinggang dan kencing abut?
• 7. Apa saja pemeriksaan fisik yang dibutuhkan dokter • 14. Apa saja kriteria ukuran batu ureter termasuk besar,
terhadap pasien? ataupun kecil?
IDK

• 1. Patogenesis terbentuknya batu saluran kemih


• 2. Penatalaksanaan batu saluran kemih
• 3. Patogenesis ISK
• 4. Klasifikasi ISK berdasar letak, sifat, dan onsetnya
• 5. Klasifikasi ukuran batu saluran kemih
• 6. Komponen – komponen pada hasil urinalisa