Anda di halaman 1dari 18

COMPUTER BASED

ASSESMENT/TEST
 Suci Nur Hidayah
 Deden Haryanto
 Hani Hidayatunnajah
 Syifa Nailufar Rahman
 Annisa Fitri K
 Ika shepti Indriani
Akan membahas tentang
1. Teori CBT (Pengertian CBT)
2. Kelebihan dan Kekurangan CBT
3. Cara Membuat CBT dan Cara Penggunaan CBT
4. Perbedaan CBT dengan yang lain
5. Model Pembelajaran CBT Berbasis Karakter
6. Perencanaan Produksi Program CBT
7. Prinsip CBT
8. Penerapan CBT
9. Sistem Koreksian
10. Aplikasi CBT
Pengertian CBT
• Menurut John Daintith, CBT merupakan
penggunaan computer untuk mengendalikan, baik
digital maupun analog teknik pengujian dan
evaluasi kualitas komponen dan produk.
• Menurut Sri Lestari, CBT adalah suatu metode
administrasites yang dilakukan secara elektronik
dengan dicatat, dinilai, atau keduanya.
• CBT merupakan sistem penilaian berdasarkan
computer serta bagian dari cakupan Computer
Assisted Instructional (CAI) yang dapat
dilengkapi dengan audio, video, penskoran, dan
layanan autorun.
Kelebihan dan Kekurangan
CBT
Cara Membuat CBT dan Cara Penggunaan
CBT
Membuat Program Computer Based Test Sederhana
Dengan Delphi

Merancang
alur kerja
CBT.

Merancang
antarmuka
berbasis grafik
dengan Delphi

Mengimpleme
ntasikan
pemrograman
Perbedaan CBT dengan yang
lain
Perbedaan CBT
dengan yang lain

Aplikasi CBT

Penggunaan
Aplikasi CBT
Perbedaan CBT dengan PBT
COMPUTER BASED ASSESSMENT/ TEST
PAPER BASED TEST (PBT)
(CBT)

Diperlukan kertas pada saat tes CBT akan mengurangi penggunaan kertas
berlangsung. (Paperless). Hemat biaya

Diperlukan waktu yang banyak untuk CBT tidak memerlukan transportasi untuk
mendistribusian test dengan pengiriman soal karena soal di distribusika
Kertas apabila testersebut dilaksanakan nsecaraonline(Sinkronisasi).Hemat
dalam jangkauan daerah yang luas waktu

System skoring pada PBT ini masih


Sistem scoring atau koreksi langsung
manual, identiknya ialah menggunakan
dilakukan oleh komputer
kinerja manusia.

Dari keseluruhandiatas, PBT masih


Tes dengan menggunakan computer
Belum efisien dan menghemat
sangat efisien dan praktis
waktu maupun biaya.
Model Pembelajaran CBT
Berbasis Karakter
Ada empat bentuk model tes berbasis komputer dan
internet yang dikembangkan oleh ITC, yaitu

Terkontrol

Terbuka

Supervised
Supervised
Mode
1. Terbuka (Open Mode)
Tes dengan model terbuka seperti ini, dapat diikuti siapapun dan tanpa pengawasan
siapapun, contohnya tes yang dapat diakses secara terbuka di internet. Peserta tes
tidak perlu melakukan registrasi peserta.

2. Terkontrol (Controlled Mode)


Tes dengan model seperti ini, sama dengan tes dengan model terbuka yaitu tanpa
pengawasan siapapun, tetapi peserta tes hanya yang sudah terdaftar, dengan cara
memasukkan username dan password.

3. Supervised Mode
Pada model ini terdapat supervisor yang mengidentifikasi peserta tes untuk
diotentikasi dan memvalidasi kondisi pengambilan tes. Untuk tes di internet mode
ini menuntut administrator tes untuk meloginkan peserta dan mengkonfirmasi
bahwa tes telah diselesaikan dengan benar pada akhir tes.

4. Managed Mode
Pada model ini biasanya tes dilaksanakan secara terpusat. Organisasi yang
mengatur proses tes dapat mendefinisikan dan meyakinkan unjuk kerja dan
spesifikasi peralatan di pusat tes. Mereka juga melatih kemampuan pegawai/staff
untuk mengontrol jalannya tes. (Bartram, 2001)
Perencanaan Produksi
Program CBT
Penentuan tujuan tes

Penyusunan kisi-kisi tes

Pengolahan soal

Menentukan jenis media yang digunakan

Membuat naskah pembuatan media


Prinsip CBT
Penerapan CBT
Dalam pelaksanaan tes berbasis komputer (CBT) ada beberapa
hal yang perlu diperhatikan diantaranya

Ke-o
n
pese tetikan
rta t
est

a nk
B al
So

Co Sy
s
b m te
it ase pu m
u t
se d t er-
nd es
ir t
i.
Sistem Koneksian
Aplikasi CBT
CBT saat Ujian Nasional
Cara pengaktifan CBT
Siswa
• Video

Guru
• Video