Anda di halaman 1dari 9

IMPLEMENTASI IMAN DAN

TAQWA DALAM
KEHIDUPAN MODERN

EDO SASMITO
20800041
A. PENGERTIAN IMAN DAN WUJUD IMAN

▪ Iman merupakan kepercayaan (yang berkenan dengan agama),


keyakinan dan kepercayaan kepada Allah, nabi, kitab, dan sebagainya.
▪ Wujud iman itu sendiri diyakini dalam hati, yaitu dengan mempercayai
dan meyakini dengan sepenuh hati adanya alam semesta dan segala
isinya.
B. PROSES TERBENTUKNYA IMAN DAN
TANDA-TANDA ORANG BERIMAN

• Pada dasarnya, proses pembentukan iman diawali


dengan proses perkenalan, kemudian meningkat menjadi senang atau
benci. Mengenal ajaran Allah adalah langkah awal dalam
mencapai iman kepada Allah. Jika seseorang tidak mengenal ajaran
Allah, maka orang tersebut tidak mungkin beriman kepada Allah.
• Ada 4 tanda-tanda orang beriman, diantaranya :
• Menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya.
• Punya malu (malu disini maksudnya adalah malu jika melakukan sesuatu
yang dilarang Allah)
• Hidupnya selalu bersyukur.
• Sabar menghadapi musibah, sabar menghadapi masalah, sabar melakukan
ketaatan pada Allah.
C. KORELASI ANTARA KEIMANAN DAN
KETAQWAAN
• Korelasi antara keimanan dan ketaqwaan adalah sangat erat Taqwa merupakan
bukti dari orang yang memiliki kesempurnaan iman. Sementara iman merupakan
dasar dan semangat yang melandasi ketaqwaan.
• Keimanan pada keesaan Allah yang dikenal dengan istilah tauhid dibagi menjadi dua, yaitu
tauhid teoritis dan tauhid praktis. Tauhid teoritis adalah tauhid yang membahas tentang
keesaan Zat, keesaan Sifat, dan keesaaan Perbuatan Tuhan. Adapun tauhid praktis yang
disebut juga tauhid ibadah, berhubungan dengan amal ibadah manusia. Tauhid praktis
merupakan terapan dari tauhid teoritis.
• Dalam menegakkan tauhid, seseorang harus menyatukan iman dan amal, konsep dan
pelaksanaan, fikiran dan perbuatan, serta teks dan konteks. Oleh karena itu seseorang baru
dinyatakan beriman dan bertakwa, apabila sudah mengucapkan kalimat tauhid dalam
syahadat asyhadu allaa ilaaha illa Alah, (Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah),
kemudian diikuti dengan mengamalkan semua perintah Allah dan meninggalkan segala
larangan-Nya.
D. PROBLEMATIKA IMAN DAN TAQWA
DALAM MENJAWAB TANTANGAN
KEHIDUPAN MODERN

• Peran iman dan taqwa di dalam problem dan tantangan kehidupan modern adalah
suatu masalah besar yang harus di hadapi oleh setiap orang (Manusia) karna seperti
yang kita lihat selama ini semakin bertambahnya Zaman pasti akan ada perubahan!
baik dalam segi moral, agama, budaya, maupun dalam segi sosial kehidupan di
dalam masyarakat.
• Dan yang paling utama dalam segi agama, kepercayaan dan keyakinan sehingga
dalam segi iman dan taqwapun berkurang. Peranan Iman dan Taqwa dalam
Menjawab Problema dan Tantangan Kehidupan Modern
• Pengaruh iman terhadap kehidupan manusia sangat besar. Berikut ini dikemukakan
beberapa pokok manfaat dan pengaruh iman pada kehidupan manusia.
• 1. Iman melenyapkan kepercayaan pada kekuasaan benda. Orang yang beriman
hanya percaya pada kekuatan dan kekuasaan Allah.
• 2. Iman menanamkan semangat berani menghadap maut. Takut menghadapi maut
menyebabkan manusia menjadi pengecut.
• 3. Iman menanamkan sikap “self-help” dalam kehidupan. Rezeki atau mata
pencaharian memegang peranan penting dalam kehidupan manusia.
• 4. Iman memberikan ketenteraman jiwa. Ucapkali manusia dilanda resah dan
dukacita, serta digoncang oleh keraguan dan kebimbangan.
• 5. Iman mewujudkan kehidupan yang baik (hayatan tayyibah). Kehidupan manusia
yang baik adalah kehidupan orang yang selalu menekankan kepada kebaikan dan
mengerjakan perbuatan yang baik.
• 6. Iman melahirkan sikap ikhlas dan konsekuen. Iman memberi pengaruh pada
seseorang untuk selalu berbuat dengan ikhlas, tanpa pamrih, kecuali keridhaan
Allah.
• 7. Iman memberi keberuntungan. Orang yang beriman selalu berjalan pada arah
yang benar, karena Allah membimbing dan mengarahkan pada tujuan hidup yang
hakiki.
TERIMA KASIH