Anda di halaman 1dari 17

ETOS KERJA

Materi Pembekalan PKL SMKN 1 PLERED 2021

Merty Indah Wahyuni,


S.T.
PENGERTIAN PKL
Menurut (Dikmenjur, 2008) Prakerin/PKL adalah pola penyelenggaraan diklat
yang dikelola bersama-sama antara SMK dan industri/asosiasi profesi sebagai
Institusi Pasangan (IP). Mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga
evaluasi dan sertifikasi satu kesatuan program dengan mengunakan berbagai
bentuk alternatif pelaksanaan seperti Day Release, Blok Release, dan
sebagainya. Lebih lanjut dalam Undang-Undang Prakerin Dikmendikti, (2003)
dijelaskan bahwa Praktik Kerja Industri/PKL adalah program wajib yang
diselenggarakan oleh sekolah khususnya sekolah menengah kejuruan dan
pendidikan luar sekolah serta wajib diikuti oleh siswa atau warga belajar.
TUJUAN PRAKTIK KERJA
LAPANGAN
Menurut Dikmenjur (2015:2) tujuan PKL antara lain adalah :
1. Mengaktulisasikan model penyelenggaraan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) antara SMK
dan Institusi Pasangan (DU/DI) yang memadukan secara sistematis dan sistemtaik program
pendidikan di sekolah (SMK) dan program latihan penguasaan keahlian di dunia kerja
(DU/DI).
2. Membagi topik-topik pembelajaran dan Kompetensi Dasar yang dapat dilaksanakan di
sekolah (SMK) dan yang dapat dilaksanakan di Institusi Pasangan (DU/DI) sesuai dengan
sumber daya yang tersedia dimasing-masing pihak.
3. Memberikan pengalaman kerja langsung (real) kepada peserta didik dalam rangka
menanamkan (internalize) iklim kerja positif yang berorientasi pada mutu proses dan hasil
kerja.
PENGERTIAN ETOS KERJA
ETOS berasal dari bahasa Yunani (etos) memberikan arti
sikap, kepribadian, watak, karakter, serta keyakinan
atas sesuatu. Sikap ini tidak saja dimiliki oleh individu,
tetapi juga oleh kelompok bahkan masyarakat. Dalam
kamus besar bahasa Indonesia ETOS KERJA adalah
semangat kerja yang menjadi ciri khas dan keyakinan
seseorang atau suatu kelompok.
Beberapa pengertian ETOS KERJA.

1. Keyakinan yang berfungsi sebagai panduan tingkah laku bagi


seseorang, sekelompok orang atau sebuah institusi.
2. Etos kerja merupakan prilaku khas suatu komunitas atau
organisasi, mencangkup motivasi yang menggerakan, karakteristik
utama, spirit dasar, pikiran dasar, kode etik, kode moral, kode
prilaku, sikap, aspirasi, keyakinan, prinsip, dan standar.
3. Sekumpulan perilaku positif yang lahir sebagai buah keyakinan
fundamental dan komitmen total pada sehimpunan paradigma
kerja yang integral.
MANFAAT ETOS KERJA
Rohani, Seseorang yang memiliki etos kerja tinggi, tidak akan pernah melupakan
pencipta sekaligus penguasa langit dan bumi ini. Segala sesuatu yang diperintahkan
oleh-Nya akan selalu dilaksanakan tanpa menunda-nunda.

Kesehatan, Seseorang yang selalu positif akan memberikan dampak luar biasa bagi
kesehatannya. Pekerjaan baik membuat karir juga baik, sehingga membuat mental
pekerja sangat kuat. Ingat makanan yang sehat juga akan mempengaruhi etos kerja
seseorang.

Kenaikan status social, Seakan-akan memancarkan sinar, naiknya status sosial


membuat kepribadian seseorang lebih dikenal baik oleh keluarga hingga rekan kerja.
Peluang untuk promosi kenaikan jabatan sangat tinggi karena kepribadian yang
disiplin dan baik adalah salah satu sifat pemimpin.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
TIMBULNYA ETOS KERJA
1. Agama 2. Budaya
Cara berpikir, bersikap, dan bertindak Hidup dalam masyarakat dengan budaya
seseorang pasti dipengaruhi oleh agamanya yang maju akan memberikan etos kerja
jika menganut agama dengan sungguh- yang tinggi.
sungguh.
4. Kondisi Lingkungan
3. Sosial Politik Keadaan lingkungan suatu daerah memiliki
Sistem politik akan mendorong peran juga terhadap etos kerja seseorang,
masyarakatnya untuk berpikir maju dan Lingkungan yang panas membuat etos kerja
memiliki etos kerja yang tinggi. masyarakat menurun.

5. Pendidikan 6. Motivasi intrinsic


Etos kerja tidak dapat dipisahkan oleh peran Pribadi dengan motivasi hidup yang tinggi
pendidikan seseorang. Peran pendidikan membuat semangat dan etos kerja tinggi.
membentuk jati diri seseorang melalui Keyakinan pada diri sendiri yang membuat
kurikulum dan kebiasaan yang diberikan. motivasi kerja sangat tinggi.
8 PRINSIP ETOS KERJA
◦ Kerja adalah Rahmat, bekerja tulus dan ◦ Kerja adalah Ibadah, bekerja serius penuh
penuh rasa syukur. kecintaan.
◦ Kerja adalah Ibadah, bekerja dengan ◦ Kerja adalah Seni, bekerja cerdas penuh
penuh tanggung jawab. kreativitas.
◦ Kerja adalah Panggilan, bekerja tuntas ◦ Kerja adalah Kehormatan, bekerja tekun
penuh integritas. penuh keunggulan.
◦ Kerja adalah Aktualisasi, bekerja keras ◦ Kerja adalah pelayanan, bekerja paripurna
penuh semangat. penuh kerendahan hati.
SIFAT-SIFAT YANG MENCERMIKAN ETOS KERJA
YANG BAIK.
o Aktif o Jujur o Ramah
o Ceria o Kerja Keras o Sabar
o Dinamis o Kerja Tim o Semangat
o Disiplin o Konsisten o Tanggung Jawab
o Efektif o Kreatif o Tekun
o Efisien o Lapang Dada o Teliti
o Energik o Membagi o Tepat Waktu
o Fokus o Menghargai o Teratur
o Gesit o Menghibur o Terkendali
o Ikhlas o Optimis o Toleran
o Interaktif o Peka o Total
o Jeli o Rajin o Ulet
CARA MENUMBUHKAN ETOS
KERJA
1. Menumbuhkan sikap optimis.
2. Jadilah diri sendiri.
3. Keberanian untuk memulai.
4. Kerja dan waktu.
5. Konsentrasikan diri pada pekerjaan.
6. Bekerja adalah sebuah panggilan.
BEBERAPA PERILAKU YANG MENCERMIKAN
ETOS KERJA
1. Bekerja Keras
Saat memasuki dunia kerja, hidup terasa sedikit berbeda dari biasanya. Bekerja menjadi kegiatan yang
paling membosankan. Walaupun begitu, kamu tidak boleh langsung menyerah. Ayo beradaptasi agar diri
terbiasa dengan suasana kerja.
Bekerja keraslah karena masa depanmu ditentukan apa yang dilakukan saat ini. Jika kamu tidak kerja
keras, bersiaplah untuk mengatakan selamat tinggal pada masa depan yang indah.
2. Sikap Profesional
Pekerja yang baik itu tidak selalu harus pintar saja, tapi juga harus profesional. Sikap profesional
ditunjukkan dari keseharian di kantor. Secara tidak langsung, sikap mu dalam bekerja akan menunjukkan
profesionalitas dirimu.
Kalau mau dianggap pekerja profesional, bekerjalah secara maksimal. Dapat menghargai waktu dan
mengontrol emosi menjadi dua hal penting terkait profesionalitas.
3. Open Minded
Nilai plus seorang pekerja akan bertambah jika kamu open minded atau berpikiran terbuka. Sikap ini
ditunjukkan jelas dari cara pandang kamu mengenai suatu hal.
Orang yang open minded biasanya tidak menutup dirinya pada perubahan. Namun, berusaha untuk
beradaptasi pada perubahan yang ada. Open minded juga ditunjukkan dari tingkat kepedulian pada
lingkungan sekitar.
4. On Time
Mematuhi setiap peraturan di tempat kerja menjadi suatu keharusan. Misalnya, datang tepat pada
waktunya. Banyak pekerja yang lalai dan mengabaikan poin yang ini. Sekilas memang terlihat sepele.
Namun, poin ini sangat berpengaruh pada masa depanmu di dunia kerja nanti.
Jika selama ini kamu sering datang terlambat, sekarang lakukan perubahan. Usahakan agar dirimu
selalu on time. Singkirkan segala suatu yang menghambat dirimu dan datanglah tepat waktu. Atur
jadwal yang baik dan bangun lebih cepat pada pagi hari agar kamu bisa on time setiap saat.
5. Integritas
Kejujuran merupakan poin yang harus dijunjung tinggi di dunia kerja. Perusahaan membutuhkan
seseorang yang punya integritas tinggi dalam menyelesaikan pekerjaan.
Namun, rasa bosan sering membuat kamu mengabaikan tugas dan loyalitas. Padahal, apa yang kamu
lakukan untuk perusahaan akan berbuah manis jika hasilnya bagus.
CIRI-CIRI SESEORANG MEMILIKI ETOS
KERJA TINGGI

1. Menghargai waktu.
2. Memiliki moralitas dan kejujuran.
3. Komitmen terhadap sesuatu.
4. Memiliki pendirian yang kuat.
ETOS KERJA DI DUNIA INDUSTRI
o Mental. Kamu harus kuat dan jangan merasa lemah, mulailah berpikir positif akan
tanggapan disekitar kamu. Jangan terlalu memikirkan kritikan orang lain, buatlah kritikan
tersebut menjadi motivasi tersendiri untuk diri kita kedepannya.
o Mengenali Diri. Kenali diri kita sepenuhnya, apa kelemahan dan kelebihan kita, ketahui
kekurangan yang kita miliki dan perbaiki sepenuhnya agar kita siap menghadapi dunia
kerja. Perbaiki setiap kekurangan fisik dan mental agar kita lebih percaya diri, dan carilah
banyak pengalaman agar semakin terlatih untuk percaya diri.

o Mengasah Kemampuan. Ketika kalian sudah mengetahui dimana letak kekurangan dan
kesalahan dalam diri kamu, saatnya untuk mengetahui kelebihan diri kamu. Mengasah
kemampuan diri dapat membuat kita semakin percaya diri dilingkungan kerja.
o Mengontrol Emosi. Kita juga harus bisa menguasai emosi agar tidak ada masalah
kedepannya dalam dunia kerja, terkadang kita sangat sulit untuk mengontrol emosi. Namun
perlu diingat agar kita dapat menahannya dengan cara menarik nafas dalam dan
menghembuskannya secara perlahan dan tenang.

o Menjadi Pendengar yang Baik. Hal ini merupakan aspek yang paling penting dalam diri
kita agar didunia kerja nanti mendapat apresiasi dan dihargai oleh karyawan lain. Orang
akan senang jika mendengarkan nasehat-nasehat mereka yang dapat merubah diri kamu
kedepannya.

o Atitude. Sikap atau perilaku seseorang dalam melakukan interaksi dengan orang lain
disertai kecenderungan untuk bertindak sesuai sikap tersebut. Attitude sering juga dikaitkan
dengan kesiapan mental seseorang
TETAP SEMANGAT DAN LAKUKAN YANG
TERBAIK
TERIMAKASIH ☺

Anda mungkin juga menyukai