Anda di halaman 1dari 11

PEMBANGUNAN BREAKWATER

KEC. BRONDONG KAB. LAMONGAN

TA. 2021-2022
CATATAN RPB 24 Mei 20121 :

1. Direksi keet dihilangkan


2. Biaya SMK3 dikeluarkan dr pek. persiapan (menjadi sub pek. baru)
3. Pekerjaan breakwater:
- sisi utara pemasangan tetrapod dan batu akses melalui darat
- sisi timur pemasangan tetrapod dan batu akses melalui laut
- material (tetrapod 1,4 ton, batu berat 265-320 kg, diameter
0,5m)
- volume berubah sesuai dgn desain balai pantai
4. Pekerjaan pengerukan kolam
- lokasi pengerukan pada alur dermaga lama area 3 (hasil
konsultasi PPN)
- analisa pengerukan dibedakan mjd 2 (lumpur/tnh lunak dan
karang/tnh padas)
- analisa dibedakan sesuai dengan jarak buangan
5. Pekerjaan normalisasi kali asinan
- analisa pengerukan lumpur dan sampah
6. Referensi harga kapal ponton, ponton, tetrapod
Mobilisasi dan Demobilisasi

PPN Brondong
Lamongan

Gudang Alat Berat


Di Surabaya

• Alat berat dimobilisasi dari gudang di Surabaya dengan jarak 83 Km


• Mobilisasi alat berat menggunakan Truck Self Loader
• Alat yang dimobilisasi :
1. Excavator : 3 Unit
2. Crane : 3 Unit
3. Ponton : 4 Unit
Pengadaan Tetrapod 1,4 ton

Breakwater Sisi
Utara, L = 50 m

Stockpile
Luas = 1,1 Ha Breakwater Sisi
35 0 m Timur, L = 300 m

• Pengadaan tetrapod termasuk harga sampai lokasi di atas truck, biaya sewa alat
dan upah tenaga untuk menurunkan di area stockpile yang ditentukan
• Alat yang dibutuhkan : Crane 1 unit
• Tetrapod ditata rapi di area stockpile untuk memudahkan pengecekan dan
proses pengangkutan ke lokasi pemasangan
• Jadwal pengiriman dan pemasangan tetrapod diatur sedemikian rupa sehingga
stockpile mencukupi
Pemasangan Geotextile
• Lembaran geotextile 6 x 50 m diangkut dengan menggunakan ponton.
• Dua perahu menarik masing-masing sudut lembaran geotextile
• Setelah terkembang, geotextile diturunkan secara perlahan diatasnya diisi batu
penindas sehingga geotektile terhampar di bagian dasar
• Demikian seterusnya dilakukan dengan overlap 50 cm
• Alat yang dibutuhkan : Ponton 1 unit, Perahu 2 unit, Excavator 1 unit

Pemasangan seterusnya
ke arah laut

Batu penindas ditempatkan


dengan excavator
Geotextile

Perahu 1

Ponton

Perahu 2

Excavator

Excavator Dumptruck

Darat
Pasangan Batu 100 kg Sisi Utara

• Batu ditumpahkan dari dumptruck di lokasi rencana breakwater, digusur dan


diratakan dengan menggunakan bulldozer pada posisi yang tepat sesuai dengan
gambar kerja diatas geotextile yang sudah terpasang
• Penghamparan batu dilaksanakan lapis per lapis
• Alat yang dibutuhkan : 1 unit Excavator

Pemasangan seterusnya
ke arah laut

Geotextile Batu penindas

posisi
penumpukan batu

Excavator
Dumptruck

Darat
Pengerukan Kolam Pelabuhan

• Pengerukan di lakukan dengan excavator PC-200 di atas ponton


• Hasil galian ditempatkan di ponton (langsir)
• Target volume pengerukan 80 ribu m3 (lebar 70 m, kedalam 1 sd 2 m)
• Komposisi tanah lunak 30% dan tanah keras 70%
Pembersihan Bangkai Kapal

1. Identifikasi bangkai kapal berdasarkan


lokasi dan jenis kerusakan.
Berdasarkan informasi rata2 berukuran
13.5 m x 5 m x 2 m
B 2. Lokasi pembongkaran kapal
A
C
dilaksanakan di 3 titik seperti dalam
gambar (titik A, B, C). Bangkai kapal
ditarik ke lokasi terdekat yang
ditentukan sebagai titik pembongkaran
3. Pembongkaran dilakukan dilakukan
secara manual dengan masing-masing
tim terdiri dari 1 mandor, 2 tukang kayu
dan 6 pekerja selama 5 hari.

Sumber Photo : PPN Brondong Tahun 2020


Pembersihan Bangkai Kapal

4. Bangkai kapal dipotong sedemikian rupa agar bisa


dimanfaatkan untuk keperluan lainnya dengan berat
maksimal masing-masing potongan adalah 2 ton
5. Alat angkat yang digunakan adalah mobile crane
kapasitas 10 ton.
6. Potongan bangkai kapal diangkut dengan dump truck
kapasitas 8 ton ke lokasi yang ditentukan
7. Semua tahapan pekerjaan di dokumentasikan secara
lengkap. Setiap unit bangkai kapal yang dibongkar dibuat
berita acara
8. Satuan pembayaran pembersihan bangkai kapal adalah
Lumpsum

Sumber Photo : PPN Brondong Tahun 2020


Pengerukan Kolam Pelabuhan

Muka Air

Maksimal Pengerukan
Pengerukan Kolam Pelabuhan
Excavator Darat mengangkat
Excavator + Ponton hasil galian dari Ponton Angkut
Menggali di kolam Hasil galian ditampung ke Stock Pile
pelabuhan di ponton angkut

Ponton Angkut
ditarik ke pinggir

1. Excavator diatas ponton bersama-sama dengan ponton angkut bergerak dengan


menggunakan lengan excavator dari tepi menuju ke titik pengerukan.
2. Lakukan pekerjaan pengerukan dan pengisian hasil pengerukan ke dalam ponton Angkut
sampai penuh
3. Kemudian ponton angkut yang sudah terisi penuh ditarik/dibawa ke pinggir dan
kemudian hasil pengerukan tersebut dipindahkan/diangkat dari ponton angkut dan
ditempatkan pada lokasi yang telah ditentukan menggunakan excavator yang ada di darat.
4. Setelah kosong, Ponton Angkut ditarik/dibawa kembali ke lokasi penggalian dan kemudian
diisi kembali
5. Lakukan pekerjaan berulang hingga kedalaman kolam pelabuhan mencapai elevasi
rencana, untuk mengetahui kedalaman rencana dilakukan pengukuran.

Material hasil pengerukan Dump Truck


Excavator Darat
diangkat ke Dump Truck