Anda di halaman 1dari 7

Metode Simpleks

Pendahuluan
• Metode grafikal menunjukkan bahwa solusi
optimal dari LP selalu terkait dengan titik
sudut dari ruang solusi. Hasil ini menjadi kunci
dari pengembangan metode simpleks.
• Transisi dari solusi titik sudut geometris ke
metode simpleks melibatkan prosedur
komputasional yang menentukan titik sudut
secara aljabar.
Pendahuluan
• Transisi ini dicapai dengan pertama kali
mengubah semua pembatas pertidak-samaan
menjadi persamaan dan kemudian
memanipulasi persamaan yang diperoleh
secara sistematis.
• Fitur utama dari simpleks adalah penyelesaian
secara iteratif. Tiap iterasi membawa solusi ke
titik sudut baru yang meningkatkan nilai dari
fungsi tujuan.
Pendahuluan
• Untuk memudahkan, gambaran aljabar dari
ruang solusi LP berada pada dua kondisi:
– Semua pembatas (dengan pengecualian untuk
pembatas non-negatif) adalah persamaan dengan
nilai sisi kanan yang non-negatif.
– Semua variabel adalah non-negatif.
Mengubah Pertidak-samaan
• Untuk ≤, selisih antara sisi kiri dan sisi kanan
persamaan memberikan jumlah sumber daya
yang tidak digunakan (slack).
• Maka untuk mengubah menjadi persamaan,
variabel slack non-negatif ditambahkan pada
sisi kiri.
• Contoh, 6x1+4x2≤24 menjadi 6x1+4x2+s1=24,
dengan s1≥0.
Mengubah Pertidak-samaan
• Untuk ≥, selisih antara sisi kiri dan sisi kanan
persamaan memberikan permintaan sumber
daya yang berlebihan (surplus).
• Maka untuk mengubah menjadi persamaan,
variabel surplus non-negatif ditambahkan
pada sisi kiri.
• Contoh, x1+x2≥800 menjadi x1+x2-S1=800,
dengan S1≥0.